Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 12 Juni 2019 | 16:26:00
Nasional

Menhan soal Kerusuhan 22 Mei: Jangan Ungkit Tim Mawar Lagi

Sebarkan:
Detik.com
Foto: Menhan Ryamizard Ryacudu
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta Tim Mawar tidak lagi diungkit-ungkit dalam kerusuhan 22 Mei. Tim Mawar, katanya, sudah bubar dan tidak ada lagi.

"Nggak perlu lagi, Tim Mawar itu sudah selesai. Mereka udah kena sanksi, dan nggak ada lagi. Sudah dibekukan lagi. Jangan dibawa-bawa lagi. Itu itu terus," ucap Ryamizard kepada wartawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Pengungkitan Tim Mawar, kata Ryamizard, bisa membuat bingung prajurit Kopassus. Padahal, menurutnya, mereka tidak mengerti apapun soal tim yang dianggap bertanggung jawab soal penculikan aktivis 90-an.

"Tim Mawar itu jangan diungkit-ungkit lagi. Sudah, kasihan prajurit Kopassus itu. Dia nggak tahu apa-apa. Mungkin pas itu belum lahir," ujar Ryamizard.

Bagi Ryamizard, hal terpenting adalah menjamin keamanan bangsa Indonesia. Jangan ada kerusuhan yang mengakibatkan korban.

"Jangan dibawa-bawa lagi, jadi membawa luka lama. Nggak baik. Ke depan kita ke arah lain. Bagaimana bangsa ini tidak ribut, tidak ada korban, tidak ada kerusuhan," ucap Ryamizard.

Sebelumnya, eks Komandan Tim Mawar Mayjen (Purn) Chairawan menyayangkan pemilihan kata 'Tim Mawar' dalam berita majalah Tempo tentang peristiwa kerusuhan 22 Mei. Chairawan mengungkapkan, jika ada kecurigaan beberapa eks anggota tim yang pernah dipimpinnya dalam kejadian tersebut, jangan 'dipukul rata' seolah seluruh eks Tim Mawar terlibat.

"Nah Tim mawar kan sudah bubar. Itu kan menyudutkan berarti. Tahun 1999 sudah bubar. Kalaupun ada, itu kan personel, anggota. Nggak mungkin satu orang dibilang tim atau dua (orang) disebut tim. Tim itu banyak," ungkap Chairawan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/6).

Sementara itu, majalah Tempo pun siap mengikuti mekanisme Dewan Pers terkait aduan tersebut.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 17 Juni 2019 | 14:08:59

Viral Pria 41 Tahun Nikahi Gadis SMP 13 Tahun, Ini Pandangan Muhammadiyah

JAKARTA - Pernikahan di Sidrap, Sulawesi Selatan, antara Rustam Ashary (41) dan seorang gadis kelas 1 SMP Sri Wahyuni (13) viral di media sosial. Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan, pernikahan te
Senin, 17 Juni 2019 | 14:04:49

Demokrat DKI Tak Mau Buru-buru soal Usul Interpelasi Reklamasi ke Anies

JAKARTA - Partai Demokrat DKI Jakarta menilai wacana hak interpelasi atas Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di pulau reklamasi masih belum waktunya. Demokrat tidak mau terburu-b
Senin, 17 Juni 2019 | 13:57:58

Demi Daftarkan Anak di Sekolah Favorit, Orang Tua Ini Rela Nginap di Hotel

BOGOR - Antrean panjang para orang tua dan wali calon siswa tampak di salah satu SMA di Kota Bogor pada hari pertama pendaftaran sekolah. Bahkan, ada di antara mereka yang rela menginap di hotel sekitar demi
Senin, 17 Juni 2019 | 13:49:59

Resmi Jadi Ketua Komisi III, Azis Syamsuddin Optimistis Rampungkan RUU KUHP

JAKARTA - Azis Syamsuddin resmi dilantik menjadi Ketua Komisi III DPR RI. Ia mengatakan langkah pertama yang akan dilakukannya adalah menggelar rapat bersama pimpinan Komisi III. "Yang pertama mekanismenya
 
Berita Lainnya
Senin, 17 Juni 2019 | 11:28:39

Sidang Gugatan Pilpres, MK Batasi Jumlah Saksi Tim Prabowo-KPU 17 Orang

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengatur jumlah saksi yang diajukan pihak pemohon gugatan Pilpres yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan KPU sebagai pihak termohon. Sesuai keputusan rapat permusyawara
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:10:08

Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Dibuka Mulai Hari Ini

JAKARTA - Pendaftaran calon pimpinan (Capim) KPK dimulai hari ini. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi para pihak yang ingin mendaftar sebagai capim KPK.Dilihat dari situs Kementerian Sekretar
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:09:52

Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Dibuka Mulai Hari Ini

JAKARTA - Pendaftaran calon pimpinan (Capim) KPK dimulai hari ini. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi para pihak yang ingin mendaftar sebagai capim KPK.Dilihat dari situs Kementerian Sekretar
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:05:58

Tolak Interpelasi ke Anies soal Reklamasi, Gerindra Singgung Era Ahok

JAKARTA - Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mengusulkan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait izin mendirikan bangunan (IMB) di Pulau Reklamasi. Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Ja
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:37:43

5 Anggota KPU Palembang Tersangka, Bawaslu: Percayakan Pada Polisi

PALEMBANG - Bawaslu Kota Palembang angkat bicara terkait penetapan status 5 komisioner KPU Kota Palembang sebagai tersangka. Bawaslu menyebut penetapan tersangka ke 5 komisioner tersebut merupakan tindak
 
Senin, 17 Juni 2019 | 09:07:22

Yasonna Didesak Mundur Imbas Pelesiran Novanto, Ini Kata Dirjen PAS

JAKARTA - Aktivis hukum LBH Jakarta mendesak Menkum HAM Yasonna Laoly mundur terkait kasus pelesiran terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto. Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM Sri Pugu
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 16:13:25

BPN Prabowo soal Protes Prof Australia: Bumbu Kecil yang Nggak Penting

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi protes Guru Besar Hukum University of Melbourne, Australia, Tim Lindsey yang tak terima artikelnya dikutip oleh tim hukum P
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:43:17

KPK Minta Setya Novanto Ditahan Seterusnya di Gunung Sindur

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan soal pengawasan sehingga narapidana korupsi Setya Novanto bisa pelesiran ke toko bangunan mewah di wilayah Padalarang, Jawa Barat. KPK
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:31:36

Novanto Kibuli Pengawal Lapas Sebelum Pelesir ke Toko Bangunan Mewah

BANDUNG - Koruptor e-ktp Setya Novanto kepergok pelesiran ke sebuah toko bangunan mewah di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Novanto disebut mengelabui petugas untuk pelesiran. Seperti apa de
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:31:12

Novanto Kibuli Pengawal Lapas Sebelum Pelesir ke Toko Bangunan Mewah

BANDUNG - Koruptor e-ktp Setya Novanto kepergok pelesiran ke sebuah toko bangunan mewah di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Novanto disebut mengelabui petugas untuk pelesiran. Seperti apa de
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 13:25:23

BW Minta Saksi Gugatan Pilpres Dilindungi, LPSK: Kami Tunggu Keputusan MK

JAKARTA - Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan meminta MK menjamin keamanan saksi ahli di sidang MK. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:47:55

Prof Australia Protes Keras Dikutip Prabowo: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter

JAKARTA - Seorang profesor asal Australia, Tim Lindsey, menyampaikan protes kepada tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengutip artikelnya dalam berkas gugatan sengketa Pilpres 2019 ke
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:24:27

TKN Jokowi ke Prabowo: Jangan Simpulkan Perbaikan Permohonan Diterima MK

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyinggung soal perbaikan berkas gugatan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sengketa Pilpres 2019 di Mahka
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:20:34

Mantan Hakim MK Puji Sidang Perdana Sengketa Pilpres

MAKASSAR - Eks Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2003-2008, Muhammad Laica Marzuki, mengapreasiasi jalannya sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi. Ia menilai sidang be
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:09:16

Festival Indonesia ke-4 Siap Digelar di Moskow Agustus Mendatang

JAKARTA - KBRI Moskow akan menggelar Festival Indonesia keempat di Moskow pada 2-4 Agustus 2019. Dubes RI untuk Rusia, Belarus M Wahid Supriyadi mengatakan Festival Indonesia keempat ini akan le
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top