Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 15 Mei 2019 | 13:51:55
Nasional

Ini Alasan Amien Rais Ganti People Power Jadi Gerakan Kedaulatan Rakyat

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengganti narasi people power dengan gerakan kedaulatan rakyat. PAN menjelaskan terkait langkah Amien tersebut.

"Sekarang kan ada oknum-oknum otoriter yang langsung memelintir istilah people power sebagai makar. Itu ngawur. Selain itu, terkesan hanya sebagai narasi untuk melakukan tindakan represif dan kriminalisasi terhadap ulama dan politisi di kubu Prabowo-Sandi," kata anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo saat dikonfirmasi, Rabu (15/5/2019).

Menurut Dradjad, oknum-oknum tersebut lupa asal kata demokrasi dari bahasa Yunani. Dia mengatakan sangat keliru jika people power dianggap gerakan makar.

"Mereka lupa asal kata demokrasi. Demos (people) dan kratos (power) itu kalau diterjemahkan menjadi people power. Jadi people power itu ya demokrasi. Ngawur saja kalau ditarik sebagai makar," kata Dradjad. Saat berbicara soal arti demos dan kratos, Dradjad menyertakan tautan yang mendukung pernyataannya ini.

Dradjad mengatakan Amien Rais merupakan lokomotif reformasi dan demokratisasi Indonesia. Amien sebagai mantan Ketua MPR, kata dia, sama sekali tidak pernah berpikiran soal makar.

"Jadi makar sama sekali tidak ada dalam pikiran, ucapan dan tindakan Pak Amien. Semua langkah politik yang beliau ambil selalu dalam koridor konstitusi dan sesuai dengan demokrasi," sebut Dradjad.

Amien Rais, katanya, menentang penistaan pemilu. Bagi Dradjad, Pilpres 2019 telah dinistakan dengan berbagai kelemahan dan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif.

Lebih jauh, Dradjad menyebut Amien Rais mengangkat topik people power karena menurutnya KPU gagal menunjukkan netralitas dan kapabilitas juga tidak responsif terhadap protes resmi BPN. Dalam demokrasi, kata dia, rakyatlah yang berdaulat, punya suara dan menjadi sumber kekuasaan bagi semua penyelenggara negara, bukan KPU.

Akan tetapi, lantaran menurutnya banyak pihak yang tak mengerti makna people power, Dradjad mengatakan Amien Rais mengganti frasa itu dengan gerakan kedaulatan rakyat.

"Tapi karena oknum-oknum otoriter itu tidak paham pengertian people power yang bahasa Inggris atau demos dan kratos yang bahasa Yunani, Pak Amien menerjemahkan menjadi kedaulatan rakyat. Kalau masih menganggap itu makar juga, baca UUD NRI Tahun 1945 pasal 1 ayat 2 yang bunyinya: Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar," sebut Dradjad.

"Jadi siapa saja yang menganggap istilah people power, demos and kratos, atau kedaulatan rakyat sebagai makar, justu dia melanggar konstitusi kita," imbuh dia.


Sumber: detik.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:17:44

Lolos, Kevin Marcus Jumpa Hendra Ahsan di Final Indonesia Open

JAKARTA - All Indonesian Final terwujud di nomor ganda putra Indonesia Open 2019, usai kemenangan sang juara bertahan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.Pada laga semifinal Kevin/Marcus berhadapan
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:11:41

PWI Riau Gelar Orientasi dan Ujian Masuk Calon Anggota Tahun 2019

PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menggelar Orientasi dan Ujian Masuk calon anggota baru tahun 2019, Sabtu (20/07/2019).Pada kegiatan yang di ikuti 110 peserta yang terdiri dari warta
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:56:44

Manfaat Jitu Minyak Almond untuk Kulit

JAKARTA  Almond dikenal dengan banyak manfaat baiknya, baik untuk kesehatan, maupun kecantikan. Menurut para dokter, almond dapat menyehatkan jantung, sarat dengan lemak tak jenuh tunggal, dan antiok
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:47:07

3 Langkah Mendapatkan Kulit Wajah Cerah Merona

JAKARTA - Meliliki wajah cerah merona bak perempuan Korea menjadi tren kecantikan saat ini. Kulit merona membuat penampilan terlihat lebih segar dan natural. Untuk mendapatkan tampilan ini, kamu tida
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:20:23

MPR: Banyak Negara Memuji UUD 1945 Sebagai Konstitusi Modern

MANADO - Sebanyak 100 anggota Menwa dari sejumlah kampus mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR metode Bela Negara kepada 100 Menwa, Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (20/7/2019). Selesai mengik
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:33:00

TMMD ke-105 Kodim 0313/Kpr, Koramil 11/Tambusai Goro Biorama Tuanku Tambusai

ROKAN HULU - Koramil 11/Tambusai beserta masyarakat Kelurahan Tambusai Tengah laksanakan kegiatan gotong-royong (Goro) pemeliharaan Biorama Tuanku Tambusai yang berada di Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan Tam
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:13:46

Amien Rais: Sungguh Aib Bila Parpol 02 Menyeberang karena Kursi Ecek-ecek

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, kembali berbicara soal konsistensi di jalur oposisi. Amien menyebut aib bila parpol pendukung Prabowo Subianto di Pilpres berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:54:41

Di Sidang IMO ke-122, Masa Keanggotaan Diusulkan Jadi 4 Tahun

JAKARTA - Sidang Dewan Internasional Maritime Organization (IMO) atau Organisasi Maritim Internasional ke 122 telah berakhir kemarin. Sejumlah keputusan telah disepakati dalam sidang tersebut di
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:50:50

Amien Rais Komentari Kasus Novel Baswedan: Nggak Akan Tuntas Juga

JAKARTA - Amien Rais menyinggung penanganan kasus teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Amien menyebut banyaknya desakan untuk penuntasan kasus yang sudah 2 tahun lebih belum terungkap."Minggu ini
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:41:56

Presiden Jokowi Diminta Tunda Pelantikan Komisioner KPI

JAKARTA - Pemerhati penyiaran meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunda pelantikan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Alasannya diduga ada indikasi penyimpangan pada proses seleksi."Me
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 11:58:29

Bamsoet Ajak Purnawirawan TNI dan Polri Gabung ke Golkar

JAKARTA - Ketua DPR yang juga calon Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024 Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak purnawirawan TNI dan Polri untuk bergabung dengan Partai Golkar. Dia mengatakan Golkar meru
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 11:51:23

Sabet Hakim Saat Sidang, Pengacara TW Kini Meringkuk di Tahanan

JAKARTA - Pengacara Tomy Winata (TW), Desrizal, ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan dan melawan pejabat yang sedang bertugas karena memukul hakim di PN Jakarta Pusat. Dia kini tel
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 11:46:51

PA 212 Tuding Wiranto Ada Kebencian dengan Habib Rizieq

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto bicara soal pelanggaran batas waktu tinggal (overstay) yang dilakukan Habib Rizieq Syihab di Arab Saudi sehingga menyebabkan Imam Besar FPI itu tak bisa pulang.
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:20:18

Sukseskan TMMD ke 105, Koramil 10/Kds Lakukan Panen Jagung di Koptan Kasang Mungkal

BONAI DARUSSALAM - Koramil 10/ Kds Kodim 0313/ KPR, dukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 dengan melakukan panen raya jagung di Kelompok Tani (Koptan) Suka Maju, Desa Kasang Mungkal, Kecamat
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:05:01

TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Patroli Karlahut

ROKAN HULU Masih dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai melaksanakan Patroli karlahut.Kegitan tersebut guna mengantisipasi terjadinya kebakaran
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:54:32

FPI Respons Wiranto: Habib Rizieq Tak Ada Masalah Hukum di Saudi

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut Habib Rizieq Syihab bermasalah pulang ke RI karena melebihi batas waktu tinggal alias overstay di Arab Saudi. F
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:27:08

Pengacara Minta Wiranto Tak Mencampuri Proses Hukum Kivlan Zen

JAKARTA - Kuasa hukum Kivlan Zen Pitra Romadoni meminta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto tidak mencampuri proses hukum kliennya. Menurut Pitra, Wiranto lebi
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:28:56

Kunjungi RI Pekan Depan, Putra Mahkota UEA akan Bertemu Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan sejumlah menteri untuk membahas rencana kedatangan Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Syekh Mohamed aka
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:21:16

Bambu Getah Getih Dikritik, Anies: Kalau Pilih Besi Impor dari Tiongkok

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab kritikan mengenai pembiayaan Bambu Getah Getih. Anies menjelaskan anggaran instalasi tersebut mengalir ke rakyat kecil seperti petani bambu."An
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top