Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 11 Mei 2019 | 16:59:17
Nasional

Surat Pencegahan Kivlan Zen ke Luar Negeri Dicabut

Sebarkan:
Detik.com
Kivlan Zen
JAKARTA - Polri mengajukan pembatalan surat pencegahan ke luar negeri terhadap Kivlan Zen. Polri sempat meminta Imigrasi mencegah Kivlan Zen terkait laporan atas dugaan penyebaran hoax dan dugaan makar.

"Sudah (dicabut). (Kivlan Zen) sudah sempat (dicegah) tetapi dicabut," ujar Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham Sam Fernando saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/5/2019).

Polri sebelumnya menyebut Kivlan Zen hendak ke Brunei Darussalam lewat Batam. Kivlan Zen sempat ditemui personel Bareskrim Polri, yang menyerahkan surat panggilan atas laporan dugaan makar.

"Kami sudah kirimkan surat cekal itu ke Imigrasi agar yang bersangkutan dicegah untuk bepergian ke luar negeri dan permohonan cekal itu sudah dilakukan Imigrasi. Yang bersangkutan mau ke Brunei melalui Batam di Bandara Soetta," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra saat dihubungi, Jumat (10/5).

Kivlan Zen disambangi polisi saat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada sore tadi. Penyidik menyerahkan surat panggilan kepada Kivlan Zen.

Kivlan Zen dipanggil polisi pada Senin (13/5). Panggilan ini terkait dengan laporan atas Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma soal tuduhan makar yang ditangani Siber Bareskrim.

Laporan atas Kivlan terdaftar dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Sementara itu, tim pengacara Kivlan Zen mempertanyakan prosedur dalam pengiriman surat panggilan. Sebab, Kivlan Zen disambangi polisi yang memberikan surat panggilan terkait laporan dugaan makar.

"Klien saya komplain dan keberatan kepada saya. Klien kami, Kivlan Zen, merasa keberatan dan merasa kecewa akibat pihak, oknum kepolisian yang datang menjumpai beliau. Bahkan Kivlan Zen menyatakan dikejar-kejar seperti layaknya seorang penjahat," ujar pengacara Kivlan Zen, Pitra Romadoni Nasution, Sabtu (11/5).

Pitra menegaskan Kivlan Zen siap menghadapi proses hukum. Kivlan Zen dilaporkan oleh Jalaludin dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:43:59

Babinsa Koramil 02/TP Bersama Warga Melaksanakan Karya Bhakti Semenisasi Jalan

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil/02 Tanah Putih (TP), Kabupaten Rohil Riau, melaksanakan Gotong Royong Karya Bhakti semenisasi Jalan Teguh, RT 001/RW 001 Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten R
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:33:17

Pasca Demo Mahasiswa, Aktifitas di Kantor DPRD Provinsi Riau Berjalan Normal

PEKANBARU- Pasca aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru, selasa sore (21/5). Hari ini, aktifitas di kantor DP
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Berita Lainnya
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:22:30

Kapolri Terima Laporan 6 Tewas di Aksi 22 Mei, Ingatkan Kasus Senjata Ilegal

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendapatkan laporan mengenai enam orang tewas dalam rusuh dini hari 22 Mei. Namun Tito meminta masyarakat jangan langsung menarik kesimpulan mereka merupaka
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:36:21

KPI Minta Pemberitaan Lembaga Penyiaran Redakan Suasana

JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta seluruh lembaga penyiaran untuk tidak menyiarkan tayangan bermuatan kekerasaan dalam liputan unjuk rasa terkait penetapan hasil pemilu 2019. Selain itu j
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:14:47

MUI: Muslim Wajib Pelihara Kesucian Ramadhan, Anarkistis Haram

JAKARTA - Komisi Fatwa MUI mengingatkan semua pihak untuk menahan diri serta waspada dari ulah provokator yang memicu tindak kekerasan dan perilaku anarkistis serta mencederai kesucian bulan ram
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:04:59

Negara Tak Boleh Kalah! Pemerintah Kantongi Dalang Aksi Rusuh 22 Mei

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto menyebut pemerintah telah melakukan investigasi terkait sejumlah aksi. Pemerintah telah mengantongi dalang terkait kekacauan 22 Mei 2019."Dari apa yang telah k
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:59:21

Wiranto: Penyerang Asrama Polisi Petamburan Adalah Preman Bayaran

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto menjelaskan kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei dini hari tadi. Wiranto menegaskan pelaku kerusuhan adalah preman bayaran."Yang membuat kekacauan adalah preman-prem
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:50:52

TKN Jokowi Imbau Masyarakat Waspada Ada Free Rider di Aksi 22 Mei

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyoroti ricuhnya buntut demo di Bawaslu. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai adanya penunggang gelap dari Aksi 22 Mei yang disebut untuk mengawa
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:46:33

BPN Minta Massa Aksi 22 Mei Tahan Diri Tak Lakukan Kekerasan

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengimbau massa aksi 22 Mei agar menahan diri. Massa aksi diminta tak melakukan kekerasan dan provokasi. "Massa yang demo juga harus t
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:35:38

Setelah AHY, Zulkifli Hasan Temui Jokowi di Istana Bogor

BOGOR - Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor.Pantauan detikcom, Zulkifli memasuki ruang kerja
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 11:48:26

Demo Bawaslu Rusuh, Andi Arief: Jokowi dan Prabowo Bertemulah!

JAKARTA - Kerusuhan di Jakarta memakan korban jiwa. Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyalahkan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto."Pak Prabowo dan Pak Jokowi Yth, sampai berapa korban
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 11:42:12

AHY: SBY Telepon Jokowi Beri Ucapan Selamat

JAKARTA - Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengimbau kepada pihak-pihak yang belum menerima hasil Pemilu 2019 untuk menyalurkan lewat jalur hukum. Ia berharap
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:44:54

Sambut Saran JK, TKN Ungkit Batalnya Pertemuan Luhut-Prabowo

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengimbau capres Prabowo Subianto menemui Joko Widodo (Jokowi) sebagai pemenang Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) sepakat dengan saran JK."Perny
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:35:02

Gubernur Sumbar Beri Selamat ke Presiden Terpilih

PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengucapkan selamat kepada seluruh kontestan yang terpilih pada Pemilu 2019. Dia juga mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai p
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:08:55

PD Tak Mau Ikut Aksi 22 Mei, BPN: Kami Tidak Pernah Paksa

JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan tidak akan ikut dalam aksi 22 Mei. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan mereka memang tak pernah memaksa partai-partai ko
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:55:12

JK Sarankan yang Kalah Temui Pemenang, Ini Respons BPN Prabowo

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengimbau capres Prabowo Subianto agar mengucapkan selamat atas kemenangan Joko Widodo (Jokowi). Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menyerahkan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top