Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 24 April 2019 | 10:06:28
Nasional

Belum Ada Kandidat yang Lolos, KPK Buka Seleksi Sekjen Gelombang Ketiga

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - KPK membuka seleksi untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) gelombang ketiga. Pembukaan ini digelar setelah tak ada satupun kandidat yang terpilih sebagai Sekjen pada dua gelombang seleksi sebelumnya.

"KPK kembali mencari 3 orang kandidat yang akan diusulkan pada Presiden RI untuk melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Jenderal KPK melalui program 'Indonesia Memanggil'," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Proses pendaftaran dibuka sejak 5 April hingga 26 April 2019. Pendaftaran terbuka bagi ASN maupun non-ASN dengan sejumlah persyaratan umum dan khusus yang harus dipenuhi.

Persyaratan umum yang dimaksud antara lain, WNI, berusia minimal 45 tahun dan maksimal 58 tahun, tidak terikat hubungan sedarah maupun semenda sampai derajat ketiga dengan pimpinan KPK, penasihat KPK, pegawai KPK, maupun tersangka, terdakwa serta terpidana kasus korupsi.

Untuk persyaratan khusus, bagi ASN antara lain diutamakan yang berpendidikan S2/S3 di bidang hukum, keuangan, manajemen, hingga telah melaporkan kekayaannya dalam LHKPN kepada KPK. Para ASN yang ingin mendaftar juga harus sedang atau pernah menduduki JPT pratama atau JF jenjang ahli utama paling singkat 2 tahun.

Sementara bagi masyarakat umum yang ingin mendaftar, persyaratan khususnya antara lain berpendidikan paling rendah S2. Masyarakat umum yang ingin mendaftar juga harus punya pengalaman kerja minimal 15 tahun dengan pengalaman manajerial minimal 10 tahun.

Nantinya ada sejumlah tes yang harus diikuti oleh para peserta yang lolos seleksi administrasi. Persyaratan lengkap dapat dilihat di situs jpt.kpk.go.id.

"Posisi ini membutuhkan calon yang benar-benar kompeten untuk melakukan pembinaan atas manajemen perencanaan, pengelolaan keuangan, organisasi dan tata laksana, manajemen strategis dan manajemen kinerja, manajemen sumber daya manusia hingga bantuan hukum dan hubungan masyarakat," sebut Febri.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:55:04

Anggota Koramil 06/Cerenti Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa-Siswi SDN 007 Kampung Baru

KUANSING- Anggota Koramil 06/Cerenti Kodiim 0302/Inhu memberikan materi wawasan kebangsaan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007, Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Selasa
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:54:33

Dilaporkan Makar, Eks Danjen Kopassus Soenarko Ditangkap soal Penyelundupan Senjata

JAKARTA - Eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap atas dugaan kasus penyelundupan senjata. Soenarko kini ditahan di Rutan Militer Guntur. "Terkait kasus penyelundupan senjata, per
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:50:20

Momen Langka Jokowi dan Prabowo Pidato Bareng Tanggapi Pengumuman KPU

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019. Dalam waktu yang hampir bersamaan, pasangan capres cawapres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dan pasangan capr
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:45:43

Dikaitkan dengan Juventus, Pochettino Disamakan dengan Conte

MADRID Sepupu Mauricio Pochettino, Daniele Pochettino, bahagia mendengar sang saudara dikait-kaitkan dengan klub sebesar Juventus. Meski begitu, Daniele tidak kaget jika nantinya Pochettino ditunjuk seb
 
Berita Lainnya
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:54:33

Dilaporkan Makar, Eks Danjen Kopassus Soenarko Ditangkap soal Penyelundupan Senjata

JAKARTA - Eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap atas dugaan kasus penyelundupan senjata. Soenarko kini ditahan di Rutan Militer Guntur. "Terkait kasus penyelundupan senjata, per
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:50:20

Momen Langka Jokowi dan Prabowo Pidato Bareng Tanggapi Pengumuman KPU

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019. Dalam waktu yang hampir bersamaan, pasangan capres cawapres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dan pasangan capr
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:38:01

Gugat ke MK, Prabowo: Saya Tempuh Upaya Hukum Sesuai Konstitusi

JAKARTA - Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil Pilpres 2019. Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun akan menempuh langkah hukum sesuai konstitusi."Pihak paslon 02 akan terus melakukan seluruh upay
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:12:45

TNI-Polri di Tanah Putih Melaksanakan Cipta Kondusif Keamanan Pasca Pilpres dan Pileg

TANAH PUTIH-  Anggota Koramil 02/Tanah Putih (TP) dengan anggota Polsek Tanah Putih melaksanakan Patroli bersama dalam rangka menjaga stabilitas keamanan, di wilayah Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 12:01:22

Gugatan GNPF Ditolak MK, UU Ormas Konstitusional

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi Undang-undang Ormas yang diajukan GNPF MUI. MK menilai gugatan yang diajukan tidak beralasan menurut hukum."Mengadili menolak perm
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 11:53:53

Ketua DPR: Hormati Hasil Pemilu, Hindari Anarkisme

JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersyukur KPU telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional di mana pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sa
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 11:38:44

Deretan Koruptor e-KTP Dipanggil KPK, Ada Ponakan Setya Novanto

JAKARTA - Penyidik KPK memanggil sejumlah orang yang telah berstatus sebagai terpidana kasus korupsi proyek e-KTP. Di antara orang-orang itu, terdapat keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 11:17:05

Polisi Tarik SPDP Terkait Kasus Eggi dengan Prabowo sebagai Terlapor

JAKARTA - Polda Metro Jaya menarik Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus dugaan makar tersangka Eggi Sudjana dengan terlapor Prabowo Subianto. SPDP itu dikirimkan ke Kejaksaan Tin
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:58:24

Bawaslu Bantah Gerindra soal Bukti Laporan BPN yang Terus Dianggap Kurang

JAKARTA - Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak terkejut oleh putusan Bawaslu yang menolak laporan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena selalu dianggap kurang bukti. Bawaslu membantah."
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:38:56

KPU Umumkan Hasil Pilpres Lebih Awal, SBY Tentukan Sikap PD Hari Ini

JAKARTA - KPU mengumumkan penetapan hasil pilpres lebih awal dari tanggal maksimal, yaitu 22 Mei 2019. Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono bakal menentukan sikap partainya har
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:29:13

Jokowi Panggil AHY 22 Mei

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan memanggil Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada 22 Mei. Jokowi dan AHY sebelumnya telah bertemu pada awal Me
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:05:11

Polisi Kirim SPDP Kasus Makar Eggi Sudjana ke Kejati, Prabowo sebagai Terlapor

JAKARTA - Prabowo Subianto dipolisikan dengan tuduhan turut melakukan makar bersama Eggi Sudjana. Prabowo menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dengan tersangka Eggi, namun statusnya
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 09:55:56

BPN Bantah TKN: Tak Ada Misi Paslon 02 Bentuk Pemerintahan Khilafah

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah jika ada 'kelompok ideologi khilafah' di koalisi 02. BPN menilai tak ada misi paslon 02 untuk bentuk p
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 09:50:51

KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Pemenang Pilpres, TKN: Pilihan Terbaik Indonesia

JAKARTA - Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019 berdasarkan hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tim Kampanye Nasiona
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 09:25:54

Rombongan Massa 22 Mei Dipaksa Pulang Kembali ke Madura

SURABAYA - Petugas gabungan TNI/Polri melakukan razia di Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Sejumlah kendaraan dihentikan dan diperiksa oleh petugas. Dalam razia ini, ada 2 bus, 8 Isuzu Elf serta sejumlah m
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top