Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 15 April 2019 | 15:36:20
Nasional

KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu Terkait Pemungutan Suara Susulan di Sydney

Sebarkan:
Foto: Suasana pencoblosan Pemilu 2019 di Sydney (PPLN Sydney)
JAKARTA - Masyarakat Indonesia di Sydney meminta adanya Pemilu 2019 diulang, salah satunya dalam bentuk petisi. Terkait desakan tersebut, KPU masih menunggu rekomendasi resmi Bawaslu.

"Terkait permintaan pemungutan suara susulan, kami harus menunggu rekomendasi resmi dari Bawaslu. Penyelenggara di Sydney itukan ada PPLN, Panwas sana," ujar komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Ilham mengatakan, jika Panwaslu menganggap dan menemukan adanya pelanggaran dalam proses pemungutan suara, maka Panwaslu dapat memeberikan rekomendasi pemungutan suara susulan bagi KPU. Menurut Ilham, nantinya KPU akan menjalankan rekomendasi yang diberikan.

"Kalau Panwas sana menganggap bahwa memang ada pelanggaran atau ada hal yang memang harus direkomendasi untuk pemungutan suara susulan, maka kita harus menjalankan," kata Ilham.

Terkait kasus Sydney, dia mengatakan pihaknya masih menunggu adanya laporan resmi dari PPLN. "Sydney kita masih menunggu laporan resmi dari PPLN, sana bagaimana kejadian yang sebenarnya. Karena sekarang seakan-akan semua salah PPLN, kita akan minta informasi resmi," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan ribu WNI sudah meneken petisi meminta pemungutan suara susulan di Sydney. Petisi itu menyebutkan, dalam pemilu 13 April 2019 yang digelar di Sydney, ratusan warga Indonesia yang mempunyai hak pilih tidak diizinkan melakukan apa yang jadi hak mereka meski telah antre panjang.

Warga Indonesia disebut tidak dapat memilih karena proses yang panjang dan ketidakmampuan PPLN Sydney sehingga menyebabkan antrean tidak berakhir sampai pukul 6 sore waktu setempat. PPLN juga disebut sengaja menutup TPS tepat jam 6 sore, tanpa menghiraukan pemilih yang telah antre.

Terkait hal ini, Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney menjelaskan duduk perkaranya. Pencoblosan di Sydney berlangsung pada Sabtu (13/4/2019). Berdasarkan penjelasan yang dimuat di situs https://pemilusydney.org.au, pemungutan suara yang berada di wilayah kerja PPLN Sydney meliputi 4 TPSLN berlokasi di KJRI Sydney, 5 TPSLN berlokasi di Sydney Town Hall, 3 TPSLN berlokasi di Marrickville Community Centre, 3 TPSLN berlokasi di Yagoona Community, 3 TPSLN berlokasi di Good Luck Plaza, 2 TPSLN berlokasi di Sherwood State School-Brisbane, dan 2 TPSLN di Adelaide State Library.

"Hampir semua lokasi adalah gedung yang disewa," demikian keterangan dari PPLN Sydney.



Sumber: detik.com
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 April 2019 | 15:11:10

Barbie Kumalasari Lapor Polisi karena Dituduh Pakai Barang KW, Lebay?

JAKARTA - Barbie Kumalasari merasa terhina oleh seorang warganet di dunia maya karena dirinya disebut-sebut kerap pakai barang KW alias palsu. Barbie Kumalasari pun berencana untuk melaporkan kepada pihak
Selasa, 23 April 2019 | 14:56:26

TKN Tolak Pemboikotan: Siapa yang Bisa Seminggu Tak Makan Nasi Padang?

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyesalkan adanya seruan boikot Nasi Padang di media sosial. Kubu pasangan nomor urut 01 itu menegaskan tak ada hubungannya dengan seruan t
Selasa, 23 April 2019 | 14:50:20

Bupati Pantau Pelaksanaan UNBK Jenjang SMP

TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (22/4). Sejumlah sekolah yang dipantau te
Selasa, 23 April 2019 | 14:48:18

Petugas KPPS yang Gugur Dapat Tunjangan dari Sri Mulyani

BOGOR - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati siap mengakomodasi tunjangan yang akan diberikan kepada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat pelaksanaan Pemilu Pilpres
 
Berita Lainnya
Selasa, 23 April 2019 | 14:35:02

Rocky Gerung Jengkel Dibohongi, Ratna: Waktu yang akan Buktikan ke Dia

JAKARTA - Rocky Gerung mengaku jengkel dibohongi Ratna Sarumpaet sekaligus menyinggung integritas aktivis. Ratna menyebut kebohongan soal penganiayaan tak ada kaitannya dengan integritas."Saya ada Rocky ini
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:22:52

Luhut Diutus Jokowi Temui Prabowo, Maruf: Hilangkan Kesan Permusuhan

JAKARTA - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan diutus capres petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk menemui Prabowo Subianto. Cawapres Ma'ruf Amin memandang langkah itu bagus demi mengh
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:14:25

Idrus Marham Divonis 3 Tahun Bui, Golkar: Semoga Tabah

JAKARTA - Eks Menteri Sosial yang juga politikus Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan karena terbukti terlibat kasus suap. Partai Golkar menyat
 
Selasa, 23 April 2019 | 13:42:49

Tim Pokja Sahli Bidang Ekonomi Kasad Kunjungi Makorem 031/WB

PEKANBARU- Dalam rangka penilaian dan pengecekan tentang pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tim Pokja Sahli bidang Ekonomi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) wilayah Riau, melaksanakan K
 
Selasa, 23 April 2019 | 13:33:24

Kebijakan PBB Gratis: Dibuat Ahok, Disetop Anies

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevisi pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 1 miliar. Kebijakan tersebut tertuang Peraturan Gubernur (Pergub) Nomo
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:35:48

Komisi VIII-Menag-BPKH Rapat Bahas Tambahan 10 Ribu Kuota Haji

JAKARTA - Komisi VIII DPR yang membidangi urusan agama menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Agama dan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH).Rapat digelar di kompleks parle
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:32:33

Maruf Amin Menolak Sapaan Siap Wapres!

JAKARTA - Orang-orang yang mengikuti syukuran Pemilu 2019 di Kantor PBNU menyambut kedatangan Ma'ruf Amin. Calon Wakil Presiden pendamping Capres Joko Widodo (Jokowi) itu mendapat sapaan, "Siap, Wapres!"
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:20:36

Tompi: Fadli Zon Tulis Pemukulan Ratna Sarumpaet, Saya Reply, Fahri Counter

JAKARTA - Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Teuku Adifitrian atau Tompi sempat membalas cuitan Fadli Zon di Twitter yang menyebut Ratna Sarumpaet mengalami penganiayaan. Balasan Tompi yang ya
 
Selasa, 23 April 2019 | 10:39:40

Ratna Anggap Rocky Gerung Hanya Terlibat di Awal, Tak Terkait Sangkaan

JAKARTA - Rocky Gerung dipanggil menjadi saksi di sidang Ratna Sarumpaet. Ratna menyebut Rocky dipanggil menjadi saksi tidak ada hubungannya dengan dakwaannya karena keterlibatannya hanya di awa
 
Selasa, 23 April 2019 | 10:26:50

Kapitra Mau Jemput Habib Rizieq, BPN: Sia-sia, Ketemu Jokowi Saja Tak Mau

JAKARTA - Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana, tertawa mendengar janji caleg PDIP Kapitra Ampera menjemput Habib Rizieq
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:58:55

PBNU Beri Amanat ke Jokowi-Maruf, BPN: Inkonsisten!

JAKARTA - KPU belum umumkan pemenang Pilpres 2019, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan lima amanat untuk pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Badan Pemenangan Naional (BPN) Prabo
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:30:20

18% Data TPS Sudah Masuk, Ini Hasil Real Count KPU

JAKARTA - Data yang masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 18,8%. Situng, yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU', mencatat Joko Widodo (Jokowi)-Ma'
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:19:36

JPU Panggil Rocky Gerung dan Tompi di Sidang Ratna Sarumpaet

JAKARTA - Sidang lanjutan Ratna Sarumpaet kasus hoax penganiayaan kembali digelar. Tim jaksa penuntut umum (JPU) memanggil dokter bedah plastik sekaligus penyanyi, Tompi, dan Rocky Gerung sebaga
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:07:39

91 Anggota KPPS Meninggal, Jokowi: Beliau Pejuang Demokrasi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya sejumlah petugas KPPS dan aparat lainnya dalam Pemilu 2019. Jokowi menyebut para petugas itu sebagai pejuang demo
 
Selasa, 23 April 2019 | 08:45:41

Dorong Jokowi-Prabowo Bertemu, Jimly: Ngopi Saja Tak Usah Bahas Politik

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mendorong agar capres Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto segera melakukan pertemuan untuk rekonsilia
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top