Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 25 Maret 2019 | 10:03:48
Nasional

Dituduh Banyak Bohong, Lembaga Survei Ungkit Pengalaman Pahit Prabowo

Sebarkan:
Foto: Prabowo Subianto (Dok. Prabowo-Sandi Media Center)
JAKARTA - Prabowo Subianto menilai lembaga survei saat ini banyak bohong. Para penggawa lembaga survei menilai pernyataan itu dilandasi oleh pengalaman Prabowo yang pernah menjadi korban lembaga survei di Pilpres 2014.

"Jadi saya melihat pernyataan Prabowo itu adalah pengalaman personal dia yang pahit karena dia pernah tertipu oleh lembaga survei yang salah, yaitu pengalaman quick count di Pilpres 2014 cuma itu tak bisa di gebyah uyah (generalisir) untuk semua lembaga survei," ujar Denny Januar Ali, pendiri LSI Denny JA, kepada wartawan, Senin (25/3/2019).

Pernyataan Prabowo, jelas Denny juga diwarnai dengan melihat elektabilitas Prabowo-Sandi yang selalu kalah dengan Jokowi-Ma'ruf. Namun, menurutnya hasil itu merupakan fakta karena semua lembaga survei mengeluarkan hasil yang sama. Perbedaannya hanya menunjukkan selisih antarpaslon.

"Kebetulan sekarang ini lembaga survei hasilnya tak menyenangkan Prabowo, jadi coba cari saja di Google, semua lembaga survei yang berjumlah sekitar 20, itu Jokowi menang, yang beda hanya selisihnya, ada yang selisihnya kecil di bawah 10% ada yang di atas 10%," ucapnya.

Hal senada diutarakan oleh Sekjen Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Yunarto Wijaya, ia menilai Prabowo trauma dengan lembaga survei yang sempat membohonginya. Dia menyarankan agar Prabowo menelaah pengalaman pribadinya secara ilmiah.

"Sebenarnya Prabowo lagi curhat dan cerita tentang pengalaman dibohongi lembaga survei di tahun 2014, sayangnya dia tidak bisa mengeneralisasi dari pengalaman pribadinya dan kemudian mendelegitimasi sebuah karya ilmiah yang banyak dilakukan oleh lembaga survei atau lembaga riset," katanya.

Kemudian Direktur Riset Populi Center, Usep S Ahyar menambahkan hasil dari lembaga survei melakukan pekerjaan sesuai dengan metodologi ilmiah dan hasilnya pun dapat diuji. Jika keberatan, ia menyarankan lebih baik melaporkannya ke dewan etik.

"Nah sebenarnya ini kan retorika ya, ya menurut saya ditunjuk saja mana yang berbohong kemudian kenapa berbohong? Kalau memang berbohong mengadilinya itu kalau menurut saya bukan dengan politik, tapi dengan cara diajukan ke Dewan Etik (Persepi), lalu kemudian tolong diperiksa," paparnya.

Sebelumnya Prabowo memberikan pernyataan itu saat kampanye terbuka di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019). Prabowo menyebut lembaga survei banyak bohong dan bekerja sesuai pesanan.

"Sesuai pesanan, habis itu udah dibayar oleh kelompok ini dia kelompok yang satunya lagi minta bayaran lagi," ujar Prabowo.


Sumber: detik.com
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 April 2019 | 15:49:37

Polisi: 4 Pria yang Keracunan di Tangsel Campur Kopi dan Pil Excimer

Tangerang Selatan - Polisi telah meminta keterangan 4 pria korban keracunan kopi keliling di Serpong Utara, Tangerang Selatan. Dari hasil pemeriksaan diketahui keempat korban mencampurkan kopi dengan pil
Selasa, 23 April 2019 | 15:46:08

Sandiaga: Wagub DKI Diserahkan ke PKS, No More Discussion

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menegaskan kursi cawagub DKI Jakarta tetap untuk PKS. Sandiaga meminta DPRD DKI memproses pemilihan wagub dari nama yang diajukan."Ya ini untuk wagub ya, saya sampaikan s
Selasa, 23 April 2019 | 15:42:25

Anies Mau Tambah PBB Gratis untuk Guru hingga Pejuang

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana memperluas kebijakan gratis Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sampai dengan Rp 1 miliar. Perluasan kebijakan ini me
Selasa, 23 April 2019 | 15:36:27

Pose Berpelukan dengan Reino Barack, Syahrini Harus Jinjit Kaki

JAKARTA - Momen manis seakan terus dipertunjukkan pasangan suami istri Syahrini dan Reino Barack. Bahkan, hanya untuk sekadar berpose pelukan, pasangan yang menikah sekira 2 bulan lalu ini melakukan percaka
 
Berita Lainnya
Selasa, 23 April 2019 | 14:35:02

Rocky Gerung Jengkel Dibohongi, Ratna: Waktu yang akan Buktikan ke Dia

JAKARTA - Rocky Gerung mengaku jengkel dibohongi Ratna Sarumpaet sekaligus menyinggung integritas aktivis. Ratna menyebut kebohongan soal penganiayaan tak ada kaitannya dengan integritas."Saya ada Rocky ini
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:22:52

Luhut Diutus Jokowi Temui Prabowo, Maruf: Hilangkan Kesan Permusuhan

JAKARTA - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan diutus capres petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk menemui Prabowo Subianto. Cawapres Ma'ruf Amin memandang langkah itu bagus demi mengh
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:14:25

Idrus Marham Divonis 3 Tahun Bui, Golkar: Semoga Tabah

JAKARTA - Eks Menteri Sosial yang juga politikus Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan karena terbukti terlibat kasus suap. Partai Golkar menyat
 
Selasa, 23 April 2019 | 13:42:49

Tim Pokja Sahli Bidang Ekonomi Kasad Kunjungi Makorem 031/WB

PEKANBARU- Dalam rangka penilaian dan pengecekan tentang pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Tim Pokja Sahli bidang Ekonomi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) wilayah Riau, melaksanakan K
 
Selasa, 23 April 2019 | 13:33:24

Kebijakan PBB Gratis: Dibuat Ahok, Disetop Anies

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevisi pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 1 miliar. Kebijakan tersebut tertuang Peraturan Gubernur (Pergub) Nomo
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:35:48

Komisi VIII-Menag-BPKH Rapat Bahas Tambahan 10 Ribu Kuota Haji

JAKARTA - Komisi VIII DPR yang membidangi urusan agama menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Agama dan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH).Rapat digelar di kompleks parle
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:32:33

Maruf Amin Menolak Sapaan Siap Wapres!

JAKARTA - Orang-orang yang mengikuti syukuran Pemilu 2019 di Kantor PBNU menyambut kedatangan Ma'ruf Amin. Calon Wakil Presiden pendamping Capres Joko Widodo (Jokowi) itu mendapat sapaan, "Siap, Wapres!"
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:20:36

Tompi: Fadli Zon Tulis Pemukulan Ratna Sarumpaet, Saya Reply, Fahri Counter

JAKARTA - Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Teuku Adifitrian atau Tompi sempat membalas cuitan Fadli Zon di Twitter yang menyebut Ratna Sarumpaet mengalami penganiayaan. Balasan Tompi yang ya
 
Selasa, 23 April 2019 | 10:39:40

Ratna Anggap Rocky Gerung Hanya Terlibat di Awal, Tak Terkait Sangkaan

JAKARTA - Rocky Gerung dipanggil menjadi saksi di sidang Ratna Sarumpaet. Ratna menyebut Rocky dipanggil menjadi saksi tidak ada hubungannya dengan dakwaannya karena keterlibatannya hanya di awa
 
Selasa, 23 April 2019 | 10:26:50

Kapitra Mau Jemput Habib Rizieq, BPN: Sia-sia, Ketemu Jokowi Saja Tak Mau

JAKARTA - Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eggi Sudjana, tertawa mendengar janji caleg PDIP Kapitra Ampera menjemput Habib Rizieq
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:58:55

PBNU Beri Amanat ke Jokowi-Maruf, BPN: Inkonsisten!

JAKARTA - KPU belum umumkan pemenang Pilpres 2019, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan lima amanat untuk pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Badan Pemenangan Naional (BPN) Prabo
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:30:20

18% Data TPS Sudah Masuk, Ini Hasil Real Count KPU

JAKARTA - Data yang masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 18,8%. Situng, yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU', mencatat Joko Widodo (Jokowi)-Ma'
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:19:36

JPU Panggil Rocky Gerung dan Tompi di Sidang Ratna Sarumpaet

JAKARTA - Sidang lanjutan Ratna Sarumpaet kasus hoax penganiayaan kembali digelar. Tim jaksa penuntut umum (JPU) memanggil dokter bedah plastik sekaligus penyanyi, Tompi, dan Rocky Gerung sebaga
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:07:39

91 Anggota KPPS Meninggal, Jokowi: Beliau Pejuang Demokrasi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya sejumlah petugas KPPS dan aparat lainnya dalam Pemilu 2019. Jokowi menyebut para petugas itu sebagai pejuang demo
 
Selasa, 23 April 2019 | 08:45:41

Dorong Jokowi-Prabowo Bertemu, Jimly: Ngopi Saja Tak Usah Bahas Politik

JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mendorong agar capres Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto segera melakukan pertemuan untuk rekonsilia
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top