Selasa, 14 Mei 2019 | 19:20:05

Kekalahan Jokowi di Riau Tak Pengaruhi Perolehan Kursi PDIP, Malah Bertambah

Sebarkan:

PEKANBARU - Kekalahan Jokowi - Ma'ruf di Riau ternyata tidak berdampak negatif kepada partai pengusung utamanya, PDI Perjuangan.

Berdasarkan data DA1 hasil Pleno PPK se-kabupaten/kota Provinsi Riau, perolehan kursi PDI Perjuangan pada Pemilu serentak April lalu justru meningkat.

Jika pada Pemilu 2014 PDI Perjuangan hanya memperoleh 9 kursi di DPRD Riau, pada Pemilu kali ini "Partai Banteng" menambah satu kursi menjadi 10 kursi.

Hanya saja hingga berita ini diturunkan, pelaksana tugas Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Rohmin Danuri belum memberikan penjelasan terkait capaian tadi.

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Riau Tito Handoko mengatakan fenomena kalahnya Jokowi dan positifnya capaian PDI Perjuangan di Riau, merupakan imbas sikap rasional partai politik .

"Partai secara internal pastilah diinstruksikan untuk memperkuat basis-basis pemilih, dan memetakan segmentasi pemilihnya masing-masing. Disamping itu partai juga akan menimbang masukan dari akar rumput dalam mensosialisasikan Capres, termasuk PDI Perjuangan," terangnya kepada Gatra.com, Senin (13/5).

Saat disinggung daerah mana saja yang menjadi basis pemilih PDI Perjuangan, Tito menyebut daerah perkampungan transmigrasi menjadi salah satu tempat yang dioptimalkan PDI Perjuangan.

Hasil Pemilu serentak April lalu, capaian suara Jokowi - Ma'ruf di Riau memang masih jeblok meski petahana ini ditopang oleh sejumlah kepala daerah dan bahkan Gubernur Riau, Syamsuar. Suara Jokowi masih kalah dibanding Prabowo. Bahkan kekalahan Jokowi tadi merata di seluruh daerah di Riau. Itu berdasarkan hitungan rekapitulasi KPU Riau di 11 Kabupaten / kota,

Prabowo-Sandiaga meraup suara sebanyak 1.735.633 suara sedangkan Jokowi - Ma'aruf hanya kebagian 1.111.452 suara.

Jokowi seperti diketahui merupakan kader PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Soekarno Putri ini, bahkan menjadi partai terdepan yang memperoleh efek ekor jas (coactail effec) dalam gelaran pemilu kali ini, khususnya di kubu koalisi 01.

Namun keberhasilan PDI Perjuangan menaikan jumlah kursi dan kalahnya Jokowi di Riau, justru menimbulkan tanda tanya soal soliditas partai memenangkan Jokowi.(*)

Sumber : Gatra.com

   

 
 
Komentar
 
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:05:36

PKB Nilai Lukman Gagal di Kemenag: Parkirannya Jelek, Apalagi Menterinya

JAKARTA - PKB menilai Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bukan seorang petarung. PKB juga menyebut Lukman malah terkunci oleh anak buahnya sehingga banyak masalah yang tidak sampai kep
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:30:19

Suharso: Tak Ada Dualisme, Kalau Ada yang Ngaku PPP Kami Pidanakan

SERANG - Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan tak ada dualisme di partainya. Menurutnya, kalau ada pihak yang menggelar acara dan mengaku sebagai PPP maka bisa dipidanakan oleh pihak
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 11:54:34

Effendi Simbolon: PDIP Kondusif, Tak Ada Gejolak di Kepemimpinan Megawati

JAKARTA - Politikus PDIP Effendi Simbolon mengatakan situasi politik di internal partainya berlangsung dinamis. Ia menyebut tak ada hiruk pikuk kepemimpinan di internal PDIP seperti yang terjadi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:24:22

Gerindra Ingin Kursi Ketua MPR, Ini Respons PKS

JAKARTA - Partai Gerindra menginginkan kursi Ketua MPR sebagai bentuk rekonsiliasi nyata di tingkat elite parlemen. PKS yang berkoalisi dengan Gerindra di Pemilu 2019 mempersilakan partai berlog
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:19:18

Bima Arya: Banyak di DPP PAN yang Semangat Jadi Oposisi

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto menyebutkan banyak kader di DPP PAN yang ingin menjadi oposisi. Menurutnya oposisi juga terhormat."Saya lihat di dalam it
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 17:03:44

Gerindra Ingin Ketua MPR, PAN: Politik Itu Dinamikanya Tinggi

JAKARTA - Beberapa partai politik, termasuk Partai Gerindra, turut meramaikan bursa Ketua MPR periode 2019-2024. Berbeda dengan PAN, yang memilih menunggu hingga anggota DPR dan MPR hasil Pemilu 201
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:35:51

Gerindra: Di Luar atau Gabung Pemerintah Kami Tetap Pegang Prinsip

BOGOR - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani berbicara soal posisi Partai Gerindra untuk periode 2019-2024. Menurutnya, di dalam atau di luar pemerintahan, Gerindra bakal teguh memegang prinsip
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:07:08

Bicara Rekonsiliasi, Gerindra Ingin Kursi Ketua MPR

JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid berbicara soal rekonsiliasi. Menurutnya, rekonsiliasi bisa dimulai dari tingkat wakil rakyat di parlemen dengan menunjuk anggota Dewan dari Fraksi Part
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:42:45

Bamsoet Ingin Kembalikan Roh Golkar ke Partai Keluarga Tentara

JAKARTA - Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan Partai Golkar didirikan oleh Purnawirawan TNI/Polri. Sehingga ia ingin menjadikan Golkar sebagi
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:50:02

Deklarasi Caketum Golkar, Bamsoet Singgung Pasukan Singa Dipimpin Domba

JAKARTA - Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendeklarasikan dirinya sebagai calon ketua umum (Caketum) Partai Golkar. Maju sebagai caketum, ia mengaku
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:43:27

PSI Kritik PAN yang Tak Ganti Taufik Kurniawan di DPR: Tidak Sensitif!

JAKARTA - PSI mengkritik PAN yang tidak mengganti Taufik Kurniawan di kursi Wakil Ketua DPR setelah terjerat kasus korupsi. Menurut PSI, PAN telah memberikan contoh buruk."Rekan-rekan di PAN sam
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:43:12

PKB Ngebet Tambah Menteri, NasDem: Kurang Bijak Bebani Presiden

JAKARTA - PKB ingin menambah jatah kursi menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. Partai NasDem menilai permintaan tersebut tidak bijak karena membebani Jokowi."Melihat betap
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:09:02

PKS soal Paripurna Wagub: Kami Ikut Aturan, Tapi Jangan Dilambatin

JAKARTA - Wakil Ketua DPR DKI Jakarta M Taufik menilai ada keterlambatan rapat paripurna pemilihan wakil gubernur. Wakil Ketua Fraksi PKS DKI Jakarta Nasrullah mengatakan partainya ingin proses rapa
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:03:35

PKB Ingin Tambah Kursi Menteri, PDIP: Koalisi Bukan Perhitungan Untung-Rugi

JAKARTA - PKB ingin jatah kursi menteri untuk mereka bertambah di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. PDIP sebagai rekan koalisi PKB memandang koalisi bukan diikat oleh perhitungan untun
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 08:59:15

PKB Minta Tambah Menteri, Golkar: Nanti Ada yang Tak Kebagian

JAKARTA - PKB ingin menambah jatah kursi menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. PKB sendiri sudah menempatkan empat kadernya di kabinet Jokowi pada periode sebelumnya yaitu
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top