Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:48:19
Nasional

KAHMI: Ancaman Indonesia Terbelah di Tengah Euforia Demokrasi

Sebarkan:
Detik.com
Simposium Ketahanan Sosial dan Demokrasi menuju 100 tahun Indonesia
MALANG - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) melihat gejala keterbelahan bangsa muncul di tengah proses demokrasi. Indonesia dikatakan masih menghadapi masalah mendasar di bidang sosial dan politik. KAHMI berharap adanya solusi untuk menjawab tantangan itu.

Koordinator Organizing Committee Simposium Nasional KAHMI Lukman Hakim mengatakan berdasar kekhawatiran itulah doktor dan guru besar KAHMI berkumpul membahas problematika yang ada. Karena persoalan dan tantangan yang dihadapi tidak sepenuhnya harus menjadi tanggung jawab negara/pemerintah, melainkan masyarakat memiliki peluang dan panggilan turut menyelesaikan.

"Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan mendasar di bidang politik dan sosial. Bidang sosial problem-problem yang dihadapi seperti kemiskinan, keterbelakangan, ketidak merataan pendidikan, pengangguran, layanan kesehatan yang buruk, sampai konflik horizontal. Sementara bidang politik problem mendasar adalah demokrasi yang sedang mencari bentuk, tingginya tingkat korupsi politik, serta beragam persoalan lain," terang Lukman di sela simposium "Ketahanan Sosial dan Demokrasi menuju 100 tahun Indonesia' digelar KAHMI di Universitas Brawijaya Jalan Vetaran, Sabtu (23/3/2019).

Menurut Lukman, dalam konteks pemilu saat ini, bangsa Indonesia seolah terbelah antara kutub 01 dengan kutub 02. Keterbelahan itu tidak saja antar kelompok yang sescara sosial dan politik
berbeda, melainkan juga terjadi di dalam kelompok yang sama.

"Misalnya, keterbelahan di kalangan internal NU, Muhammadiyah, Partai Golkar, Partai Demokrat, PDI-P, PAN, Partai Nasdem, dan lain-lain. Pada lembaga-lembaga negara dan birokrasi juga
terjadi keterbelahan-keterbelahan tersebut. Hal itu bisa menjadi sesuatu yang biasa sebagai dinamika dalam demokrasi. Namun, ketika ia menjadi pertentangan politik yang tajam dan kurang terkendali ditambahi fanatisme (agama, etnis, partai, dan lain-lain) dapat menimbulkan kegaduhan bahkan konflik. Hal itu yang turut dibahas fenomena tersebut dalam simposium KAHMI," bebernya.

Sejumlah pakar hadir dalam simposium nasional ini, untuk menyampaikan pandangannya demi penyelamatan Indonesia dari perpecahan dan kesenjangan sosial. Diantaranya, pengamat politik LIPI Siti Zuhro, ilmuwan politik dan dosen FISP Universitas Brawijaya Wawan Sobari serta pakar media Erman Anom. Simposium juga menyajikan kelas-kelas panel untuk spesifik empat subtema, Demokrasi dan Identitas Nasional, Civil Society dan Ketahanan Sosial, Media dan Kebebasan Sipil, Kewirausahaan Sosial Politik dan Reformasi birokrasi. KAHMI memiliki 473 guru besar dan 1.042 doktor yang tersebar dalam semua bidang ilmu.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:43:18

Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Laksanakan Pendampingan dan Penyuluhan Ternak Ayam Kampung

TANAH PUTIH-  Sepertinya kebutuhan akan ayam kampung  yang terus semakin meningkat  tidak diimbangi dengan produksi yang besar, sehingga terjadi kekurangan persediaan ayam  yang mengakibatka
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:39:41

Ini Alasan Kulit Tampak Kusam

Terdapat sejumlah alasan mengapa kulit Anda terlihat kusam. Padahal Anda sudah sering kali mandi dan memakai pelembab kulit agar kulit tampak cerah. Rupanya memang terdapat sejumlah alasan mengapa kulit seri
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:36:18

PD ke Rian Ernest soal Parpol Cari Duit dari APBD DKI: Masih Aja Ngomong Rumor!

JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman merespons pernyataan politikus PSI Rian Ernest soal rumor parpol tingkat nasional menjadikan APBD DKI sebagai 'lahan' mencari dui
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30:53

PAN Nilai Inti Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan soal Bagi-bagi Jatah

JAKARTA - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut akan bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. PAN berharap tokoh yang sempat bersebrangan di Pemilu 2019 bertemu kembali."Semoga bis
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:36:18

PD ke Rian Ernest soal Parpol Cari Duit dari APBD DKI: Masih Aja Ngomong Rumor!

JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman merespons pernyataan politikus PSI Rian Ernest soal rumor parpol tingkat nasional menjadikan APBD DKI sebagai 'lahan' mencari dui
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 14:56:33

Ketua Dewan Pers Bicara Tantangan Media Hadapi Revolusi Industri 4.0

JAKARTA - Revolusi Industri 4.0 terus menjadi tantangan untuk berbagai pihak, salah satunya industri media. Ketua Dewan Pers, M Nuh mengatakan perubahan menjadi kunci agar media mampu bertahan dalam
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 14:38:55

Wanbin Demokrat Bertemu Jokowi Beri 2 Undangan, Tepis Bahas Koalisi

JAKARTA - Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Agus menyerahkan undangan pengukuhan guru besar dan undangan pernik
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 14:31:35

Jokowi: Jangan Ulang Kesalahan, di Atas Lempeng Tektonik Kok Bangun Perumahan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tegas mengenai lokasi yang berpotensi berbahaya jika nantinya akan dibangun infrast
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 14:14:45

Ranking 1 Gagal Jadi PNS karena Disabilitas, drg Romi: Sangat Menyakitkan

PADANG - drg Romi Syofpa Ismael mengaku sangat tersakiti oleh keputusan pembatalan dirinya sebagai salah seorang CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Meski lulus tes denga
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 10:30:31

Nama Caleg Anggota DPRD Rohul di Umumkan KPU, Budiman Dapil II Partai Gerindra Pimpin 4.676 Suara

ROKAN HULU -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu setelah menunggu beberapa bulan pasca Pemilu tanggal 17 April 2019 lalu, akhirnya menetapkan nama-nama Calon Legislatif terbanyak suara menjad
 
Senin, 22 Juli 2019 | 16:39:33

Moeldoko Tepis PA 212: Wiranto Tidak Benci Habib Rizieq

JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, menepis tudingan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang mengatakan Menko Polhukam Wiranto memiliki kebencian terhadap Habib Rizieq Syihab. Apa kata Moel
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:59:56

Temui Surya Paloh, Cak Imin Tepis Bahas Kursi Ketua MPR

JAKARTA - Cak Imin mengaku tidak membahas hal-hal serius dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Ketua Umum PKB yang bernama asli Muhaimin Iskandar itu mengatakan hanya mengucapkan selamat ulan
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:45:36

Gantikan Amien Rais Jalan Kaki Yogya-Jakarta, Lilik Ingin Ketemu Jokowi

Yogyakarta - Lilik Yulintoro (29), pemuda asal Blora memulai aksinya menunaikan nazar Amien Rais berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta hari ini. Ia berharap tiba di Jakarta tepat di HUT prokl
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:18:40

Soal Rekonsiliasi 55-45, Ruhut: Amien Rais Mau Bikin Apa di Republik Ini?

JAKARTA - Influencer TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul, mengomentari pembagian kursi 55-45 ala Amien Rais. Ruhut menilai lebih baik tak ada rekonsiliasi ketimbang dilakukan pembagian kursi seperti i
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:11:59

Soal Izin Kepala Daerah ke LN, Mendagri Singgung Anies

JAKARTA - Mendagri, Tjahjo Kumolo, meminta kepala daerah mengajukan izin perjalanan dinas ke luar negeri paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan. Menurutnya, ada kepala daerah yang kerap asal pergi.
 
Senin, 22 Juli 2019 | 13:47:17

Soal Ide 55-45 Amien Rais, Syarief Hasan: Demokrat Tidak Transaksional

JAKARTA - Partai Demokrat tak sepakat dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais soal porsi 55-45 sebagai syarat Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Subianto. Menurut Demokrat, rekonsiliasi bukan dima
 
Senin, 22 Juli 2019 | 10:10:08

Korupsi Perpustakaan Kampus UI Rp 13 Miliar, PK Eks Wakil Rektor Ditolak

JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) melansir putusan atas nama terpidana Tafsir Nurchamid. Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan dan Administrasi Umum Universitas Indonesia (UI) 2007-2013 itu tetap divonis bersalah
 
Senin, 22 Juli 2019 | 09:54:13

Bicara soal Reklamasi, Canda Ahok: Nanti Dikira Anies Gue Kampanye

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, berbicara soal pulau reklamasi dan kontribusi tambahan 15 persen. Ahok berkelakar khawatir dikira Gubernur DKI Jakarta Anies Basw
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:20:23

MPR: Banyak Negara Memuji UUD 1945 Sebagai Konstitusi Modern

MANADO - Sebanyak 100 anggota Menwa dari sejumlah kampus mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR metode Bela Negara kepada 100 Menwa, Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu (20/7/2019). Selesai mengik
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top