Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:45:34
Nasional

Zulkifli Hasan Khawatirkan Perpecahan Pasca Pemilu Nanti

Sebarkan:
Detik.com
BANDAR LAMPUNG  - Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengatakan, kemenangan atau kesuksesan dalam pemilu adalah kalau semua warga negara bisa menjahit kembali persatuan, serta diharapkan bisa kokoh, bersatu, saling menghormati dan menyayangi.

"Itulah menang atau sukses dalam pemilu. Tapi kalau itu tidak terjadi maka tidak ada yang menang dalam pemilu. Jika pun ada pemenang, kita katakan kalah kalau saling curiga masih berlanjut setelah pemilu usai," kata dia dalam keterangannya, Sabtu (23/3/2019).

Hal itu disampaikannya dalam diskusi dengan media bertema 'Etika Politik dalam Pemilu' di Bandar Lampung.

Persoalan yang dihadapi sekarang ini, kata Zulhasan sapaan akrab Zulkifli Hasan, adalah suasana pemilu yang begitu panas. Dari perjalanan berkeliling ke berbagai daerah, Zulkifli mengungkapkan suasana yang panas pada masa Pemilu ini. Dia mengibaratkan suasana panas itu seperti jerami kering yang sedikit saja api bisa membakar semuanya.

"Saya sudah berkeliling hampir 500 kabupaten dan saya merasakan suasana panas itu," ungkapnya.

Karena itu Zulkifli merasakan kekhawatirannya terhadap suasana panas Pemilu ini. Kekhawatiran itu bukan pada jelang pemungutan suara 17 April 2019 melainkan sesudah pemungutan suara. Dia memperkirakan sampai pada pemungutan suara 17 April tidak akan terjadi apa-apa.

"Saya tidak khawatir hari ini sampai tanggal 17 April 2019. Tidak akan terjadi apa-apa. Tapi setelah pemungutan suara, saya khawatir," katanya.

"Kalau masing-masing pihak merasa menang, terus bagaimana? Apalagi dengan beda suara yang tipis?" imbuhnya.

Menurut Zulhasan, pemilihan presiden dilakukan setiap lima tahun. Tapi seringkali justru berkepanjangan.

"Pilpres ini setiap lima tahun, tapi kita tidak boleh berkepanjangan. Kalau sampai terjadi rusuh, kita mundur lagi. Kita jaga bersama rumah kita, negeri kita ini," ujar Zulhasan.

Karena itu dia mengimbau semua pihak untuk saling menghormati dan menghargai serta melaksanakan Pemilu dengan Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil).

"Pemilu ini bukan perang. Sama sekali tidak. Kita menjalani demokrasi karena itu ada pemilu. Pak Jokowi dan Pak Prabowo adalah kader terbaik Indonesia. Pemilu ini tentang saudara kita juga," tandasnya.

Zulhasan menegaskan pemilu harus dilaksanakan secara Luber Jurdil. Jangan ada syak wasangka dan kecurigaan.

"Pemilu harus Luber Jurdil. Setelah itu kita jahit kembali merah putih agar kita kembali bersatu pasca pemilu yang panjang dan melelahkan serta mengaduk-aduk perasaan, persaudaraan, kebangsaan, persatuan. Setelah pemilu, kita satukan lagi," tegasnya.

Pada masa menjelang pemungutan suara 17 April 2019 ini Zulhasan mengajak media untuk tidak membuat suasana menjadi semakin panas melainkan menyejukkan dan meredakan ketegangan. Media sebagai pilar keempat demokrasi mempunyai peran sangat penting.

"Ayolah teman-teman media kita jaga rumah kita, negeri ini. Media mempunyai peran yang penting," ujarnya.

Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah juga meminta media untuk menyajikan informasi yang menyejukkan menjelang pemungutan suara 17 April 2019.

"Selain meliput kegiatan di parlemen, rekan-rekan media juga bisa menyajikan berita dan informasi yang menyejukkan," ujarnya.

Selain itu, Siti Fuziah juga mengharapkan media untuk mendorong masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan tidak Golput.

"Kami berharap teman-teman media juga ikut mendorong masyarakat agar tidak Golput dan datang ke TPS, " kata dia.

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber anggota MPR Fraksi PKS Almuzammil Yusuf dan Ketua Fraksi PAN MPR Alimin Abdullah. Turut hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung serta Kepala Bagian Pemberitaan MPR M Jaya.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:30:33

Pemkab Siak Gelar Halal Bihalal Dengan Masyarakat Siak

SIAK - Dalam suasana Idul Fitri 1440 hijriah, pemerintah kabupaten Siak telah memanfaatkan moment yang baik ini dengan mengelar halal bihalal bersama masyarakat kabupaten Siak, dipentas Siak Bermadah Kota
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:26:19

Dewi Juliani Bakal Ramaikan Pilkada Rohil?

ROKANHILIR - Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Masing - masing Partai Politik sedang mempersiapkan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rokan Hilir tahun 2020 mendatang. Para tokoh pun tidak sedikit yang
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:25:46

Orang Tua Harus Bolak Balik Daftarkan Anak ke SMA 2 Bandung

BANDUNG - Orangtua calon siswa harus bolak balik untuk mendaftarkan anaknya ke SMA 2 Bandung. Orangtua yang tidak terlayani pada hari pertama pendaftaran, kemarin (17/6/2019), kembali lagi hari
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:22:50

Sambil Menangis, Ratna Sarumpaet Baca Pleidoi

JAKARTA - Ratna Sarumpaet membacakan pleidoi sambil menangis saat menanggapi tuntutan jaksa penuntut umum dalam kasus hoax penganiayaan. Ratna menyinggung kasusnya dipolitisasi."Sulit dipungki
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:16:40

Tim Jokowi: Maruf Amin Bukan Karyawan BUMN, Tak Wajib Mundur

JAKARTA - Tim hukum Jokowi menegaskan cawapres Ma'ruf Amin tidak berstatus sebagai karyawan/pejabat BUMN. Posisi Ma'ruf Amin adalah Dewan Pengawas Syariah."Yang mana jelas bukan karyawan karena
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:14:31

Tim Jokowi: Maruf Amin Bukan Karyawan BUMN, Tak Wajib Mundur

JAKARTA - Tim hukum Jokowi menegaskan cawapres Ma'ruf Amin tidak berstatus sebagai karyawan/pejabat BUMN. Posisi Ma'ruf Amin adalah Dewan Pengawas Syariah."Yang mana jelas bukan karyawan karena
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:04:47

Respons Tim Jokowi atas Tuntutan Kubu Prabowo Minta 01 Didiskualifikasi

JAKARTA - Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin menanggapi permohonan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno agar MK mendiskualifikasi paslon nomor urut 01. Permohonan kubu Prabowo dinilai tak punya alas
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:46:24

Menkum HAM: Setya Novanto Dipindahkan ke Gunung Sindur Agar Tobat

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengungkapkan alasannya memindahkan Setya Novanto ke Rutan Gunung Sindur. Pemindahan, kata Yasonna, dilakukan agar koruptor kasus e-KTP itu
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:39:11

KPU Minta MK Tolak Link Berita, BPN: Itu Pintu Fakta dan Data

JAKARTA - KPU meminta majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak link berita yang dirujuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi tak sepakat."Link ber
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:34:59

Disebut BW Overconfidence Saat Jawab Gugatan, KPU: Biar MK yang Nilai

JAKARTA - Tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan KPU overconfidence dalam menjawab gugatan Pilpres Pemilu 2019. KPU menyebut tidak ada overconfidence dan menyerahkan hasil keputusan pada Mahk
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 11:52:22

Tim Jokowi ke Kubu Prabowo: Dalil Aparat Tak Netral Asumtif-Tendensius

JAKARTA - Tim hukum Jokowi-Ma'ruf Amin menyebut dalil ketidaknetralan aparat dalam permohonan gugatan Pilpres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tendensius. Kubu Prabowo dinilai tidak menguraikan secara
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 11:42:08

BW Sebut KPU Overconfidence Jawab Gugatan Prabowo

JAKARTA - KPU telah membacakan jawaban atas gugatan Pilpres 2019 yang dilayangkan Prabowo Subianto di Mahkamah Konstitusi (MK). Tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan KPU overconfidence dalam
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 11:07:54

KPU Minta MK Tolak Gugatan Prabowo

JAKARTA - KPU meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan hasil Pilpres yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tim hukum KPU menegaskan gugatan Prabowo tidak jelas, tidak relevan dan lebih meng
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:39:30

KPU Anggap Tim Hukum Prabowo Gagal Paham soal Situng

JAKARTA - Tim hukum KPU menganggap tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno gagal paham soal sistem informasi perhitungan (Situng) KPU. "Tuduhan rekayasa Situng untuk memenangkan salah satu calon adalah tudu
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:27:56

Prabowo Samakan Pilpres dengan Kasus Pilwalkot Makassar, KPU: Beda UU

JAKARTA - Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta Jokowi-Ma'ruf Amin didiskualifikasikan karena menggunakan program pemerintah sebagai bahan kampanye. Prabowo kemudian merujuk kasus Wali Kota
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:23:41

KPU Jawab Tudingan Kecurangan Pilpres TSM, Balik Tanya soal Perolehan Suara

JAKARTA - Tim hukum KPU menjawab tudingan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menuding adanya kecurangan Pilpres secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). KPU balik menyinggung tim Prab
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:19:57

Prabowo Ungkit Kotak Suara Dibuka di Parkiran, KPU: Lokasinya di Mana?

JAKARTA - Tim Prabowo-Sandiaga menuding pelaksanaan pemilu dan pilpres 2019 berlangsung penuh kecurangan. KPU menganggap materi gugatan tersebut absurd alias tidak jelas karena tak ada fakta.Ali Nurdin, k
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:09:40

Sanggah Gugatan Prabowo, KPU: Link Berita Bukan Alat Bukti

JAKARTA - KPU menyatakan link berita yang dirujuk oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, bukanlah alat bukti. Oleh sebab itu, KPU meminta MK menolak alat bukti tersebut dan tetap menyatakan Keputus
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:03:50

Siap Bacakan Pleidoi, Ratna Sarumpaet Berharap Bebas

JAKARTA - Terdakwa kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet akan menjalani sidang lanjutan pembacaan pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ratna yakin nota pembelaannya bisa memengaruhi p
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top