Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 16 Maret 2019 | 11:51:28
Nasional

Temui Kader AMPI di Medan, Jokowi Singgung soal Hoax Larang Azan

Sebarkan:
Detik.com
Jokowi bertemu dengan kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) seluruh Indonesia.
MEDAN - Setelah berbelanja di Pasar Petisah, Medan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung mendatangi Lapangan Merdeka. Jokowi bertemu dengan kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) seluruh Indonesia.

Pantauan detikcom, Jokowi tiba di Lapangan Merdeka Kota Medan, Sumatera Utara, sekitar pukul 09.45 WIB, Sabtu (16/3/2019). Kehadiran Jokowi disambut meriah oleh para kader AMPI.

Jokowi berjalan ke arah panggung sambil bersalaman dan berfoto dengan kader AMPI di Lapangan Merdeka. Setiba Jokowi di panggung, acara dibuka dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'.

Dalam sambutannya, Ketua Umum AMPI Dito Aryotedjo mengaku senang atas kehadiran Jokowi. Apalagi baru kali ini acara AMPI dihadiri Presiden RI.

"Hari ini pertama kalinya acara AMPI dihadiri Presiden Republik Indonesia. Ini sejarah bagi AMPI," kata Dito.

Sementara itu, dalam pidatonya, Jokowi memuji semangat kader AMPI yang didominasi para milenial.

"Yang hadir di sini memperlihatkan semangat anak muda pembaharuan yang kita harapkan dengan militansinya mampu bersaing secara global," kata Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menyinggung soal Pilpres 2019. Dia mengatakan, menjelang pencoblosan, banyak sekali kabar bohong alias hoax mengenai dirinya tersebar di masyarakat.

"Saya titip menjelang pilpres seperti ini banyak fitnah dan kabar bohong, hoax. Jangan takut melawan itu. Jangan takut melawan fitnah dan hoax. AMPI takut nggak?" kata Jokowi.

"Tidak," jawab kader AMPI serentak.

Jokowi mengatakan belakangan ini banyak fitnah yang mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinannya akan melarang azan, menghapus pendidikan agama di kurikulum, hingga melegalkan zina dan pernikahan sejenis.

"Ini di bawah ramai. Katanya pemerintah baru nanti akan melarang pendidikan agama, melarang azan, akan melegalkan pernikahan sejenis, melegalkan zina. Saudara percaya ndak?" tanya Jokowi lagi.

"Tidak!" tegas kader AMPI.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 26 Mei 2019 | 02:33:07

Disdik Kepri Peringati Hardiknas 2019

TANJUNG PINANG-GUBERNUR H Nurdin Basirun Mengajak semua pihak,dalam Merefleksikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untik bersama- Sama menyatukan komitmen Dalam mengeluarkan energi Positif dalam
Minggu, 26 Mei 2019 | 02:24:51

H.Nurdin Basirun:Tulus Ikhlas Adalah Kunci Kesuksesan

TANJUNG PINANG-Gubernur Tanjung Pinang H Nurdin Basirun "GUBERNUR H Nurdin Basirun Mengatakan dalam kehidupan  Keseharian ketulusan dan ke-Ikhlasan menjadi bagian dari Sebuah landasan  akan hadirnya r
Minggu, 26 Mei 2019 | 00:06:05

KP Hayabusa 3008 Dit Polair Mabes Polri Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Benih Lobster

Dumai - Kapal Polisi (KP) Hayabusa 3008 Direktorat Polisi Air Baharkam Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih kurang 77 Ribu benih Lobster, pada Kamis (24/5/2019) siang kemarin di sekitar p
Sabtu, 25 Mei 2019 | 22:47:48

Meriahkan Malam 27 Ramadhan dan Malam Idul Fitri, Remaja Masjid Baitul Rahman Kuala Gasib Membaut Lampu Colok

SIAK - Sambut malam 27 Ramadhan 1440 Hijriah dan malam Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440, remaja Masjid Baitul Rahman Kampung Kuala Gasib, bergotong royong membuat lampu colok.Salah seorang Remaja Masjid Baitu
 
Berita Lainnya
Sabtu, 25 Mei 2019 | 15:39:17

BW Singgung Rezim Korup saat di MK, Istana: Tak Perlu Tendensius

JAKARTA - Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), menyinggung rezim korup saat mendaftarkan gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Pihak Istana meminta BW t
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 13:45:56

TKN Jokowi Siap Jadi Pihak Terkait Gugatan Prabowo di MK, Ini Persiapannya

JAKARTA - Pihak Jokowi-Ma'ruf Amin siap menjadi pihak terkait dalam gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Kampanye Nasional (
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 13:38:36

TKN Jokowi Sindir Anies Tak Support Polisi Korban Aksi 22 Mei

JAKARTA - Sikap Gubenur DKI Anies Baswedan terkait Aksi 21-22 Mei lalu dipertanyakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Narasi Anies yang terkesan membela perusuh daripada pihak ke
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 13:23:06

Tak Jadi Tim Hukum, Rikrik Eks Anggota TGUPP Anies Punya Tugas Khusus

JAKARTA - Eks anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI bidang Komite Harmonisasi Regulasi, Rikrik Rizkiyana, tak terdaftar dalam surat kuasa sebagai tim hukum Prabowo Subian
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 11:58:55

BPN: Kalau Jokowi Mau Ketemu, Tinggal Telepon Langsung Prabowo

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berbicara soal keinginan petahana Presiden Jokowi bertemu dengan sang capres. Kubu 02 itu menyindir pihak Jokowi-Ma'ruf A
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 11:38:05

Ngabalin Tanggapi BW: Urusan MK Kok Jokowi Jadi Sasaran Tembak?

JAKARTA - Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), berharap gugatan pihaknya diproses Mahkamah Konstitusi (MK) diproses dengan baik sekaligus berharap MK tidak menjadi bagian
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:47:31

Tentang Istilah Mahkamah Kalkulator yang Disinggung BW

JAKARTA - Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), menyinggung istilah mahkamah kalkulator saat mendaftarkan gugatan hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK). Apa mak
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:18:32

BPN ke Wiranto soal Aksi 21-22 Mei: Yang Anarkis Bukan Pendukung Prabowo

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan bahwa peserta aksi 21-22 Mei yang anarkis bukan pendukung capres-cawapres nomor urut 02. BPN menegaskan hal tersebut guna mer
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:59:40

Jokowi Ungkap Alasan Ingin Bertemu Prabowo, BPN: Tak Reduksi Proses di MK

JAKARTA - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menilai pertemuannya dengan Prabowo Subianto bisa mendinginkan suasana di level bawah. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegask
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:47:27

Sempat Ngaku Dibajak, Dahnil Anzar Sebut Akun Twitter-nya Kembali Normal

JAKARTA - Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku bisa kembali mengakses akun Twitter miliknya. Dahnil sebelumnya meng
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:05:21

Bersama MUI, Komunitas Penulis Bengkalis Ekspos Dua Buku

BENGKALIS - Komunitas Penulis Bengkalis, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, menggelar ekspos dua buku sekaligus buka puasa bersama di Warung Api, Jalan Antar, Bengkal
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 08:45:18

Amien Pesimistis di MK, tapi Pastikan Gerakan Kedaulatan Rakyat Cooling Down

JAKARTA - Malam ini Tim Hukum BPN Prabowo-Sandiaga Uno mendaftarkan gugatan sengketa pilpres ke MK. Amien Rais, yang merupakan anggota Dewan Pembina BPN, pesimistis MK bisa mengubah keadaan."Sesungguhny
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 16:59:26

Bagaimana Membalik Selisih 16,9 Juta Suara? BPN: Strategi Masa Kami Umbar

JAKARTA - Berdasarkan Keputusan KPU, selisih suara Jokowi-Ma'ruf Amin dengan Subianto-Sandiaga Uno sebanyak 16.957.123 suara. Jubir Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menyatakan butuh pembuktian
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 16:53:31

KPK Sindir Rommy Soal Dispenser: Ingin Nyaman di Rutan Ya Tak Bisa

JAKARTA - KPK menyindir Romahurmuziy alias Rommy yang mengeluhkan soal air di dalam dispenser yang disediakan di dalam rumah tahanan (rutan). Rommy sebelumnya mengeluh karena menurutnya dispenser itu be
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 16:32:51

Habibie Tegaskan Kondisi Sekarang Tak Seperti 98: Thats Not True

JAKARTA - Presiden ke-3 RI BJ Habibie menegaskan persatuan Indonesia merupakan konsensus bersama yang tak bisa ditawar lagi. Stabilitas dan pemeretaan pembangunan harus diutamakan."Dalam hal ini kita sepakat ju
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top