Jumat, 8 Februari 2019 | 14:43:34
Hukrim

Release Pembunuhan Ucok Klewang, Para Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara Hingga Hukuman Mati

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Humas Polres Rokan Hilir
Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Rahim saat menggelar pers release di Mapolsek Bagan Sinembah. Jumat 8/2/2019.
ROKANHILIR - Lima pelaku pembunuhan berencana terhadap Sudarmono alias Ucok Klewang (38) warga Kampung Harapan Kelurahan Bagan Sinembah Kota Kecamatan Bagan Sinembah Raya Kabupaten Rokan Hilir terancam 20 Tahun Penjara hingga hukuman mati.

Hal itu terungkap saat Polsek Bagan Sinembah menggelar pers release terkait kasus pembunuhan tersebut pada Jumat 8/2/2019 di halaman Mapolsek Bagan Sinembah.

Pers rilis yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Rahim SIK dengan menghadirkan kelima tersangka bersama barang bukti.

Kelima pelaku terancam 20 tahun penjara, di mana aksi pembunuhan terhadap korban merupakan pembunuhan berencana.

"Para pelaku dikenai pasal Pasal 340 Junto pasal 338 junto pasal 55 ayat 1 KUHPidana. Sementara untuk eksekutor, tersangka Parji dan Sup alias Bores dikenakan pasal 340 Jo 338 Jo 170 Jo ayat 2 ke 3 KUHPidana," terang Kapolsek dan mengatakan ancaman pidananya 20 tahun penjara hingga hukuman mati.

Kelima tersangka tersebut yakni SE alias Parjo (44) dan Sup alias Bores (34) keduanya warga Paket G Kepenghuluan Harapan Makmur kecamatan Bagan Sinembah Raya. RS alias Rizki (25) Alamat Jl. Penghubung Sidomuliyo Kel. Bagan Sinembah Kota Kecamatan Bagan Sinembah Raya, SI alias Iwan (28) alamat Sidomuliyo Kelurahan Bagan Sinembah Kota Kec Bagan Sinembah Raya dan R alias Ramli (42) warga Jln Utama Bagan Sinembah, Dusun Sidomulyo, Kelurahan Bagan Sinembah Kota Kecamatan Bagan Sinembah Raya Kabupaten Rokan Hilir.

Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Rahim SIK mengatakan bahwa dari kelima tersangka mempunyai peran masing-masing. Pelaku Parjo dan Bores bertindak sebagai eksekutor. Sementara ketiga pelaku lainnya, Rizki dan Surya serta Ramli bertindak sebagai penyuruh eksekutor.

Dikatakan Kapolsek, kedua eksekutor tersebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mengaku melakukan aksinya menerima imbalan dari pelaku Ramli sebanyak Rp 5 juta (sebelumnya ditulis Rp 6 Juta). Yang mana, pada saat sebelum dilakukan, pelaku Parjo dan Bores diberi panjar sebesar Rp 1 juta. "Dan sisanya Rp 4 juta, diberikan setelah dilakukan eksekusi. Uangnya diberikan melalui tersangka Rizki," ungkap Kompol Asmar.

Pada press reales tersebut, polisi juga memperlihatkan barang bukti berupa 1 buah potongan fiber atau tongkat kayu berlapis Alma dengan panjang lebih kurang 25 Cm yang diujungnya diikat tali ban, 1 buah celana pendek warna abu-abu, 1 helai baju kaos lengan pendek warna hitam, 1 pasang sendal merk Swallow warna biru, 1 pasang sendal merk AP classic warna cokelat, 1 unit sepeda motor merk Honda Supra tanpa Nopol milik korban, 1 unit sepeda motor merk Yamaha tanpa Nopol yang digunakan pelaku Suparjo dan Suprianto.

Penemuan mayat korban tersebut terjadi pada Senin (28/1) lalu. Yang mana sekira pukul 15.30 wib, ketua RT 09 Sugito Gito Hartono, mendapatkan kabar dari warga telah ditemukan mayat laki-laki yang diketahui bernama Sudarmono alias Ucok Klewang di perkebunan kelapa sawit tersebut.

Mendapat kabar dan meilhat ke TKP, kemudian ketua RT itupun menghubungi pihak kepolisian. Dan berdasarkan olah TKP, tim opsnal Polsek Bagan Sinembah mengantongi ciri-ciri pelaku.

Kemudian tim opsnal berhasil menangkap tersangka Parjo dan Sup alias Bores sehari setelah ditemukan mayat korban di kediamannya di Paket G Kepenghuluan Harapan Makmur, kecamatan Bagan Sinembah Raya pada Selasa tanggal 29 Januari 2019 sekitar pukul 21.00 wib.

Tersangka lainnya, RS alias Rizki dan SI alias Iwan yang mengetahui tersangka Parjo dan Bores ditangkap, sempat melarikan diri menuju arah kota Pekanbaru. Namun, sesampainya di Simpang Benar Kecamatan Tanah Putih, keduanya berubah pikiran dan hendak menyerahkan diri karena mereka tahu sedang dicari-cari Polisi.

Keduanya pun kembali ke arah Bagan Batu menumpang Bus kecil Batang Pane dan menyerahkan diri ke Mapolsek Bagan Sinembah pada malam hari sekira pukul 02 Dini hari, Rabu tanggal 30 Januari 2019.

Sementara, pelaku R alias Ramli juga menyerahkan diri pada Kamis tanggal 31 Januari 2019 sekira pukul 09.00 wib ke Mapolsek Bagan Sinembah. Dimana sebelumnya, pelaku R alais Ramli juga sempat melarikan diri. (ded)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 26 Mei 2019 | 02:33:07

Disdik Kepri Peringati Hardiknas 2019

TANJUNG PINANG-GUBERNUR H Nurdin Basirun Mengajak semua pihak,dalam Merefleksikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untik bersama- Sama menyatukan komitmen Dalam mengeluarkan energi Positif dalam
Minggu, 26 Mei 2019 | 02:24:51

H.Nurdin Basirun:Tulus Ikhlas Adalah Kunci Kesuksesan

TANJUNG PINANG-Gubernur Tanjung Pinang H Nurdin Basirun "GUBERNUR H Nurdin Basirun Mengatakan dalam kehidupan  Keseharian ketulusan dan ke-Ikhlasan menjadi bagian dari Sebuah landasan  akan hadirnya r
Minggu, 26 Mei 2019 | 00:06:05

KP Hayabusa 3008 Dit Polair Mabes Polri Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Benih Lobster

Dumai - Kapal Polisi (KP) Hayabusa 3008 Direktorat Polisi Air Baharkam Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih kurang 77 Ribu benih Lobster, pada Kamis (24/5/2019) siang kemarin di sekitar p
Sabtu, 25 Mei 2019 | 22:47:48

Meriahkan Malam 27 Ramadhan dan Malam Idul Fitri, Remaja Masjid Baitul Rahman Kuala Gasib Membaut Lampu Colok

SIAK - Sambut malam 27 Ramadhan 1440 Hijriah dan malam Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440, remaja Masjid Baitul Rahman Kampung Kuala Gasib, bergotong royong membuat lampu colok.Salah seorang Remaja Masjid Baitu
 
Berita Lainnya
Minggu, 26 Mei 2019 | 00:06:05

KP Hayabusa 3008 Dit Polair Mabes Polri Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Benih Lobster

Dumai - Kapal Polisi (KP) Hayabusa 3008 Direktorat Polisi Air Baharkam Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih kurang 77 Ribu benih Lobster, pada Kamis (24/5/2019) siang kemarin di sekitar p
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 13:13:29

BNN Jambi Gagalkan Penyelundupan 74 Kg Ganja, 1 Oknum TNI Ditangkap

JAMBI - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menggagalkan penyelundupan ganja seberat 74 kilogram dari Aceh. Salah satu tersangka yang ditangkap merupakan oknum anggota TNI berinisial FX."
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 21:11:49

Tiga Perwira Polres Siak di Sertijab

SIAK - Tiga Perwira Polisi yang bertugas di Polres Siak, Jumat (24/5/2019) pagi, melakukan serah terima jabatan di halaman Mapolres Siak. Adapun tiga perwira yang di sertijab itu adalah dari  Kapolsek
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 16:45:06

Dari Penjara, Warga Riau Ini Kelabuhi dan Sebarkan Video Syur Korban

SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jawa Tengah menangkap pelaku pemerasan yang mengaku sebagai polisi. Bahkan pelaku ternyata melakukan aksinya di penjara saat menjala
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 13:42:19

Polisi Bandung Sergap Begal Bertongkat yang Beraksi Saat Sahur

BANDUNG - Polisi meringkus komplotan begal yang beraksi pada saat sahur di Bandung. Pelaku beraksi saat korban usai melakukan kegiatan Sahur On The Road (SOTR).Peristiwa itu terjadi di Jalan Sej
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:49:16

Jejak Dosen Pembuat Hoaks Bom Surabaya Pengalihan Isu Lolos dari Penjara

MEDAN - Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) , Himma Dewiyana Lubis, lolos dari tuntutan 1 tahun penjara. PN Medan hanya menjatuhkan hukuman percobaan kepada Himma karena kasus penyebaran hoaks.Berikut
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 21:03:08

Terkait Money Politic, 3 Caleg di Tanjung Pinang Kejari Belum Terima Berkas

TANJUNG PINANG-  Terkait Money Politik , 3 Oknum Caleg Dapil Tanjung Pinang Timur  pihak Kejaksaan Negeri (Kejari ) Tanjung Pinang mengaku belum terima berkas , " Kita belum menerima berkas" ujar Kasi
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 21:02:46

Polsek Rimba Melintang Bekuk Pemilik dan Pengedar Shabu serta Ekstasi

ROKANHILIR-Tim Opsnal Polsek Rimba Melintang berhasil membekuk diduga pemilik dan pengedar narkoba jenis Shabu dan pil Ekstasi. Kedua pelaku masing-masing, Z alias Tuah (42) dan H alias Senen, keduanya warga M
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 15:28:37

Aniaya Dua Remaja, Habib Bahar Akhirnya Mengaku Menyesal

BANDUNG - Habib Bahar bin Smith mengakui perbuatannya salah menganiaya dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. Bahar menyesal a
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:36:28

Polisi Gagalkan Pengiriman 1 Ton Ganja ke Jakarta, 3 Orang Ditangkap

BANDA ACEH - Polresta Banda Aceh menggagalkan pengiriman ganja sebanyak satu ton ke Jakarta. Tiga orang ditangkap, sedangkan dua orang lainnya masih diburu."Ganja hendak dibawa menggunakan truk oleh lima or
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:01:56

Ibu yang Ambil Sisa Sawit Rp 132 Ribu Akhirnya Dipenjara 7 Bulan

SIMALUNGUN - Nuria Sinambela kini meringkuk di balik jeruji besi. Ia tak menyangka harus meringkuk di penjara selama 7 bulan karena mengambil sisa buah sawit seharga Rp 132 ribu.Kasus yang menjerat ibu ru
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 11:49:47

Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Sopir Angkot di Purworejo Dibekuk

PURWUREJO- Seorang sopir angkot di Purworejo, Jawa Tengah tega menyetubuhi siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masih di bawah umur. Kini tersangka telah diamankan petugas di Mapolres Purworejo.Tersangk
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 11:23:37

Hanya 2 Hari Dibantarkan, Romahurmuziy Sudah Kembali ke Rutan KPK

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy (Rommy), sudah kembali ke rutan KPK. Dia sempat dibantarkan selama dua hari akibat sakit ginjal."
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 19:33:42

Bekuk Pengedar, Polsek Pujud Amankan 37 Paket Sabu

ROKANHILIR-JN alias Jon (28) warga jalan Pelajar Kelurahan Pujud Utara Kecamatan Pujud, Rohil ini dibekuk Tim Opsnal Polsek Pujud. Polisi berhasil mengamankan 37 paket butiran kristal diduga Narkoba jenis Shabu
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 01:14:37

Kasus Suap Proyek MY Duri-Pakning , Setelah Amril Mukminin, Siapa Tersangka Berikutnya ?

PEKANBARU - Pasca penetapan Bupati Bengkalis Amril Mukhminin sebagai tersangka kasus suap (gratifikasi) pada pekerjaan proyek multiyears (My) Duri kecamatan Mandau-Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, oleh Kom
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top