Iklan Sosial
 
Kamis, 6 Desember 2018 | 16:07:47
Nasional

Zumi Zola Terima Divonis 6 Tahun dan Hak Politik Dicabut Selama 5 Tahun

Sebarkan:
Merdeka.com
JAKARTA - Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola dijatuhi hukuman pidana penjara selama 6 tahun atas perkara gratifikasi dan pemberian suap yang dilakukannya selama menjabat sebagai gubernur. Selain itu, Zumi Zola juga dihukum pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan dan pencabutan hak politik selama lima tahun.

Atas vonis ini, Zumi Zola mengatakan tak akan melakukan banding. Kepada wartawan, Zumi Zola mengatakan menerima keputusan majelis hakim yang dijatuhkan kepadanya.

"Saya terima keputusan hakim dan menghormati setiap proses jalannya hukum," ujarnya kepada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Zumi Zola juga berharap JPU KPK menerima putusan majelis hakim ini. Sehingga statusnya segera memiliki kekuatan hukum tetap atau inkracht.

"Saya berharap JPU juga begitu ya, dan bisa segera inkrah. Dan saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman media yang telah memberikan perhatian selama ini. Terima kasih," tutupnya.

Zumi Zola terbukti telah menerima gratifikasi sebesar Rp 40 miliar, USD 177,300, dan SGD 100 ribu selama menjabat gubernur sejak 2016. Gratifikasi yang diterima Zola ini dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan partai. Selain itu, Zumi Zola juga dinyatakan terbukti memberikan suap kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Suap sebesar Rp 16.490.000.000 diberikan terkait ketok palu persetujuan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017.

Majelis hakim memutuskan Zumi Zola terbukti melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Selain itu juga diputuskan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.


(merdeka.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:08:47

Kapolres Rohil Himbau Warga Terkena Banjir Waspada

UJUNGTANJUNG - Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIk.MH menghimbau masyarakat yang terkena banjir untuk lebih waspada,terutama sekali warga yang rumahnya berada di pinggiran Sungai Rokan.Pasalnya saat
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:06:11

Herawati Hanura Hadiri Perayaan Hari Ibu, Ini Sambutannya

ROKANHILIR - Herawati Bendahara DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Hanura (Hatu Nurani Rakyat) Kabupaten Rokan Hilir dalam kedudukannya sebagai Ketua Komite Sekolah Ananda Bagan Batu menghadiri acara Peri
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:03:22

Bawa 2 Kg Shabu, Sat Narkoba Polres Rohul Amankan Satu Warga Malaysia

ROKANHULU - Sebanyak 2 Kg sabu diamankan dari tangan warga negara Malaysia yang mencoba memasuki wilayah Riau. Tersangka WNA inisial KH (50) berasal dari Muara, Johor.Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombe
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:01:21

Ribuan Keping KTP Hangus Dibakar

DUMAI - Sebanyak 5.700 keping Kartu Tanda Penduduk (KTP) dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai dengan cara dibakar.Pemusnahan dilakukan pada 14 Desember lalu usai
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:59:11

Optimistis Menang, Trend Dukungan Jokowi-Maruf Terus Bertambah

JAKARTA -  Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Jusuf Kalla optimistis dengan elektabilitas calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amien. Kall
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:57:02

Presiden Jokowi Serahkan 6000 Sertipikat di Riau

PEKANBARU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Sabtu (15/12/2018), menyerahkan sebanyak 6.000 sertipikat hak atas tanah kepada masyarakat di halaman rumah dinas Gubernur Ri
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:54:46

Presiden : Orang Jawa di Riau Harus Menghormati Adat

PEKANBARU - Usai memperoleh penabalan gelar adat Sabtu (15/12/2018) pagi dan kunjungan kerja di Pekanbaru, Presiden Joko Widodo melakukan silaturrahmi bersama Keluarga Besar Paguyuban Putra Jawa Keturunan Sum
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:52:01

Tingkatkan SDM, BBPLK Medan Latih Kejuruan Pemuda Asahan

MEDAN - Dalam rangka Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan menjalin kerja sama pelatihan denganPT Indonesia Asahan Alumanium (Inalum) dalam program Pelatihan Pendayagunaan F
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:50:10

Indonesia Taiwan Teken MoU Peningkatan Perlindungan Pekerja Migran

TAIPEI- Pemerintah Indonesia melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (IETO) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Jakarta (TETO) mengenai pe
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:45:41

PBB soal Indonesia Bisa Punah: Prabowo Takabur, Seperti Megaloman!

Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) mengkritik pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal negara ini bisa punah jika dia kalah dalam Pemilu 2019. PBB menganggap Prabowo merasa yang p
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:36:11

Disarankan PAN Mundur dari DPR, Taufik: Saya Ikut Tata Tertib

Jakarta - PAN menyarankan agar Taufik Kurniawan mundur dari DPR. Taufik mengaku hanya ikut tata tertib."Saya hanya mengikuti tata tertib," kata Taufik di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:25:01

Canda Wiranto Ajak Prabowo Taruhan Rumah Soal Indonesia Punah

Jakarta - Menko Polhukam Wiranto ikut menanggapi pernyataan capres Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia bisa punah jika dia kalah di Pilpres 2019. Sambil melontarkan canda, Wiranto menantang Pra
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 15:01:12

PSI Pasang Badan untuk Giring Eks Nidji yang Dikritik soal Antipoligami

Jakarta - Politikus PSI Giring Ganesha dikritik Ustaz Derry Sulaiman karena menentang praktik poligami seperti kebijakan partai. PSI pun memberi pembelaan untuk mantan vokalis band Nidji itu."Bro
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 14:54:52

Soal Pidato Negara Punah, PKS: Maksud Prabowo Tidak Gitu

Jakarta - PKS meyakini capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bermaksud buruk atas pidato yang menyebut Indonesia bisa punah andai dirinya kalah di Pilpres 2019. PKS pun menjelaskan maksud pidato itu."Sa
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 14:19:57

PKS Kagumi Prabowo yang Jujur Soal Merasa Tak Pantas Jadi Imam Salat

Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tak takut mengakui bahwa dia merasa tak pantas menjadi imam salat. PKS kagumi kejujuran Prabowo."Pak Prabowo sudah bersikap jujur soal kapasitas dia dalam soa
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 14:12:48

PDIP soal Baliho Dirusak: Nggak Usah Cengeng!

Jakarta - PDIP juga mengalami perusakan baliho di sejumlah daerah. Meski begitu, PDIP tak mau sama dengan Partai Demokrat (PD), yang langsung menggelar rapat darurat untuk menghadapi permasalahan te
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 13:40:37

Prabowo Ingatkan Elite Nyumbang, Galang Perjuangan Baru Raup Rp 3,3 M

Jakarta - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengingatkan elite partai politik pendukungnya agar ikut menyumbang dana kampanye. Prabowo sendiri sebelum Pilpres 2019 digelar diketahui punya 'Ga
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 13:29:41

Tiba di Polda Jabar, Habib Bahar Didampingi 9 Pengacara

Bandung - Habib Bahar bin Smith memenuhi panggilan penyidik Polda Jabar atas laporan dugaan penganiayaan terhadap anak. Habib Bahar mengaku siap menjalani pemeriksaan.Habib Bahar datang bersama rombongan
 
Senin, 17 Desember 2018 | 16:30:31

Polisi Kejar Dalang Perusakan Baliho SBY-Demokrat di Pekanbaru

Jakarta - Polisi telah menetapkan tiga orang pelaku perusakan baliho Susilo Bambang Yudhyono dan Demokrat (SBY) di pekanbaru. Siapa pemesan perusakan baliho itu masih diburu."Ya ada seseorang itu
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top