Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:06:44
Nasional

Pengacara Habib Rizieq: Pengaruh HRS Lebih Luas Dari Pada UAS

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menilai pengaruh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) sudah berkurang dibandingkan Ustaz Abdul Somad (UAS). Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo mengatakana Rizieq memiliki pengaruh yang kuat.

"Saya kurang sependapat, HRS lebih luas pengaruhnya, mungkin di Sumatera UAS lebih dominan," ujar Sugito, saat dihubungi, Rabu (14/11/2018).

Sugito mengatakan berkurangnya pengaruh Rizieq hanya menurut pendapat LSI. Menurutnya, saat ini simpati terhadap Rizieq semakin meningkat.

"Itukan menurut LSI, yang memang dari dulu kurang bersahabat dengan FPI dan HRS, termasuk saat Pilgub DKI," kata Sugito.

"Itu hak LSI, kalau menurut saya sih tidak. Bahkan simpatinya kembali meningkat sejak ada fitnah pemasangan bendera Tauhid, yang diduga mirip organisasi yang terlarang di Saudi," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan LSI mengeluarkan hasil survei yang menyebut pengaruh Habib Rizieq sudah merosot. Penurunan ini karena masalah hukum Habib Rizieq.

"Jadi kemerosotan ini karena beberapa hal yaitu sudah tidak lagi di Indonesia dan mungkin dicitrakan bermasalah secara hukum, kemudian memiliki resistensi kepada beberapa kelompok tertentu," kata peneliti LSI Ikrama Masloman di Kantor LSI Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur.

Hasil survei, ada 5 tokoh yang dinilai punya pengaruh penting dan didengarkan imbauannya:

1. Ustaz Abdul Somad (UAS)
Mengikuti imbauannya: 30,2 persen
Pernah mendengar: 59,3 persen
Suka: 82, 5 persen

2. Ustaz Arifin Ilham
Mengikuti imbauannya: 25,9 persen
Pernah mendengar: 41,2 persen
Suka: 84,4 persen

3. Ustaz Yusuf Mansur
Mengikuti imbauannya: 24,9 persen
Pernah mendengar; 57,2 persen
Suka: 84,9 persen

4. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)
Mengikuti imbauannya: 23,5 persen
Pernah mendengar: 69,3 persen
Suka: 79,7 persen

5. Habib Rizieq Syihab
Mengikuti imbauannya; 17,0 persen
Pernah mendengar: 53,4 persen
Suka: 52,9 persen.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 26 Maret 2019 | 21:33:20

Kampanye di Dumai, Jokowi Minta Tangkal Hoax Hingga Pamerkan Kartu Sakti

DUMAI - Presiden yang juga Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) didampingi istri Hj Iriana melaksanakan kegiatan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Jalan HR Soebrantas Kota D
Selasa, 26 Maret 2019 | 18:53:33

Terdakwa Pembunuhan Sadis di Rohil di Vonis Hukuman Seumur Hidup

UJUNGTANJUNG-Terdakwa Martha Nababan dan Desembriadi Aruan yang merupakan pelaku pembunuhan sadis terhadap Mangandar Tua Sialoho di vonis oleh majelis hakim dengan hukaman seumur hidup penjara di PN Rohil Selas
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:55:58

Fadli Soal Golput Haram: Jangan Bikin Fatwa yang Nanti Tidak Diikuti Orang

JAKARTA - Sekum MUI DIY, KRT H Ahmad Muhsin Kamaludiningrat menegaskan golput di Pemilu 2019 haram sifatnya. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanggapi pernyataan itu."Kalau dibilang haram itu nanti aka
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:52:57

Fokus Pengembangan Destinasi Wisata Berkonsep Nomadic Tourism di Labuan Bajo

PENGEMBANGAN destinasi wisata dengan konsep nomadic tourism kini tengah gencar dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pariwisata. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, nomadic tourism merupakan p
 
Berita Lainnya
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:55:58

Fadli Soal Golput Haram: Jangan Bikin Fatwa yang Nanti Tidak Diikuti Orang

JAKARTA - Sekum MUI DIY, KRT H Ahmad Muhsin Kamaludiningrat menegaskan golput di Pemilu 2019 haram sifatnya. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanggapi pernyataan itu."Kalau dibilang haram itu nanti aka
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:46:29

Jokowi: Aceh Sering Saya Kunjungi, Pokoknya Menang 65%

Lhokseumawe - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) berkampanye di hadapan pendukungnya di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Aceh. Jokowi menargetkan menang 65 persen di Aceh."Sore hari setelah pen
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:43:30

Beda dengan Wiranto, BPN Minta Korupsi-Pemilu Curang Dijerat UU Terorisme

JAKARTA - Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tak sepakat dengan gagasan Menko Polhukam Wiranto terkait pelaku hoax bisa dijerat UU Terorisme. BPN justru
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:04:40

JK soal Erwin Aksa Dukung Prabowo: Kalau Dia Minta Izin, Saya Tidak Kasih

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan Erwin Aksa tak meminta izin saat hendak mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. JK mengatakan kalau Erwin minta izin, mak
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 15:45:35

Rocky Gerung Kritik KPU-Bawaslu: Pemilu Urusan Etis, Bukan Teknis!

JAKARTA - Akademisi Rocky Gerung mengkritik KPU dan Bawaslu dalam diskusi tentang DPT Pemilu 2019. Rocky menyebut KPU dan Bawaslu terlalu sibuk mengurusi perkara teknis."Saya juga mau kritik KPU juncto Bawa
 
Senin, 25 Maret 2019 | 15:23:29

Prabowo Bicara Pesan Orang Tua: Bela Kaum Lemah, Baru Hidupmu Punya Arti

MERAUKE - Capres Prabowo Subianto mengungkap pesan-pesan yang disampaikan orang tua dan kakek-neneknya. Dia mengatakan selalu diberi pesan agar menjadi orang yang selalu berpihak kepada rakyat
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:21:55

MUI: Fatwa Haram PUBG Diputus Bulan Depan

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang mengkaji fatwa haram game PlayerUnknown's Battle Grounds (PUBG). Keputusan mengenai fatwa tersebut diputuskan bulan depan."(Fatwa) ya tidak terl
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:13:38

Prabowo Sebut Lembaga Survei Banyak Bohong, Fahri Ngaku Kesal ke Denny JA

JAKARTA - Capres Prabowo Subianto menyebut lembaga survei banyak bohong dan bekerja sesuai pesanan. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan sebaiknya lembaga survei itu terbuka ke publik bahwa memang ti
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:10:23

KY dan Bawaslu Tandatangani MoU Pemantauan dan Pengawasan Perkara Pemilu

UJUNGTANJUNG - Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemantauan dan pengawasan perkara pemil
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:02:32

Buya Syafii: Bodohnya Ulama Jika Mau Jadi Mainan Politik Praktis

JAKARTA - Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii, berharap para ulama di Indonesia tidak terjebak dalam politik praktis mendekati hari coblosan Pilpres 2019. Menurut manta
 
Senin, 25 Maret 2019 | 10:03:48

Dituduh Banyak Bohong, Lembaga Survei Ungkit Pengalaman Pahit Prabowo

JAKARTA - Prabowo Subianto menilai lembaga survei saat ini banyak bohong. Para penggawa lembaga survei menilai pernyataan itu dilandasi oleh pengalaman Prabowo yang pernah menjadi korban lembaga
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:54:41

Korupsi Rp 108 Miliar, Alay Baru Balikin Rp 1 Miliar

BANDAR LAMPUNG - Terpidana kasus korupsi Sugiarto Wiharjo alias Alay mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 1 miliar ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Padahal, jumlah yang ia korupsi
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:25:30

PSI: Presiden Jokowi Wujudkan Mimpi London Underground di Jakarta

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni alias Toni mengapresiasi peresmian Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berhasil mewujudkan mimpi s
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:16:14

Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf Digelar di Rokan Hulu Riau

ROKANHULU - Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Riau menggelar deklarasi mendukung untuk Capres 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Masyarakat juga siap memerangi hoax yang menyudutk
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:48:19

KAHMI: Ancaman Indonesia Terbelah di Tengah Euforia Demokrasi

MALANG - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) melihat gejala keterbelahan bangsa muncul di tengah proses demokrasi. Indonesia dikatakan masih menghadapi masalah mendasar di bidang sosial dan po
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top