Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 10 November 2018 | 11:02:18
Nasional

Beredar Video Prabowo Salah Sebut Sila ke-4 Pancasila, Ini Kata Timses

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Beredar video capres Prabowo Subianto sempat salah sebut sila ke-4 Pancasila. Video itu disebut tim Prabowo sebagai serangan politik secara personal.

"Jadi ya ini kan bentuk gorengan ya, sama kaya semalam saya ditelepon soal videonya Pak Prabowo dan Bang Sandi yang melangkahi makam. Jadi gini sekarang terlihat permainan itu menyerang isu personal, bukan lagi adu gagasan yang terjadi, jadi nggak substansi lagi," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade saat dihubungi, Sabtu (10/11/2018).

Andre menegaskan, Pancasila bukan sebatas menghafal tetapi bagaimana mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan brenegara. Andre lantas menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap tidak mengamalkan Pancasila ke dalam pemerintahannya.

"Pertama bicara Pancasila, bicara Pancasila kita kan nggak hanya sebatas menghafal, kalau menghafal itu Pak Prabowo pasti hafal. Tapi kan masalah bangsa kita nggak hanya menghafal, tapi bagaimana mengimplementasikan banyak orang ngaku 'saya Pancasila, saya Pancasila', kelakuannya jadi pejabat dia Pancasila nggak?," ujarnya.

"Misalnya persatuan Indonesia, kita tahu sejak Pak Jokowi pakai baju kotak-kotak ini lah Indonesia mulai terkotak-kotakkan, lalu kita tanya soal kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan. Bagaimana demokrasi Pak Jokowi? Semakin mundur akhir ini, dan keadilan sosial, apa yang diraskan masyrarakat sekarang? Petani lagi panen, beras anda impor, kemarin panen gula, anda impor," lanjutnya.

"Kalau soal Pancasila mah mohon maaf, jauh lebih Pancasila Prabowo daripada Jokowi. Prabowo sudah pertahankan Pancasila dan UUD dengan darah dan air mata di saat Pak Jokowi lagi di mana? Nggak tahu," sambungnya.

Soal video yang beredar, Andre menyebut Prabowo saat itu menghadiri peresmian Kopasandi dengan para ulama Alumni 212 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11).

Andre menegaskan, Prabowo tidak lupa sila ke-4 Pancasila. Prabowo sempat salah sebut dengan kalimat 'Kemanusiaan yang...". Tapi Prabowo langsung mengoreksinya.

"Itu kan Pak prabowo kan lagi ngomong pasal ke-4, habis itu kan di revisi lagi. Jadi hal lumrah kan salah sebut sedikit, nggak masalah, yang maslah itu bukannya beliau nggak koreksi langsung. Jadi dikoreksi, beliau habis itu keluarin pernyataan yang benar, tapi inikan butuh gorengan isu personal, jadi kenapa penggorengan terus berjalan? agar peemrintah tidak perlu diskusi hal substansi, makanya pemerintah lebih cenderung bicara politik sontoloyo, genderuwo, dan kebohongan," tutur dia.


(detik.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:40:07

Babinsa Koramil 02/TP Melaksanakan Kegiatan Outbond dan Menanam Pohon Bersama Siswa Pramuka

ROKAN HILIR- Kegiatan Bumi perkemahan yang sedang berlangsung di desa Datuk Comel, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Tanah Putih berjalan dengan lancar. Kamis (22/8/2019).Peserta Pramuka sangat antusias d
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:32:36

Video Gempi Karaoke Lagu Location Unknown Dilihat 1,1 Juta Kali

JAKARTA  Location Unknown kini menjadi salah satu lagu favorit Gempita Noura Marten atau Gempi. Seperti yang diabadikan oleh Gading Marten, Gempi terlihat bak penyanyi saat menyanyikan lagu yang diny
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:23:16

Mau Terlihat Langsing? Yuk, Ikuti Trik Fashion Berikut ini

Jakarta Bagi para perempuan, banyak yang mendambakan tampilan tubuh yang langsing. Tapi faktanya, tak semua orang memiliki bentuk tubuh langsing. Apalagi bagi kamu yang kurang percaya diri dengan bent
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:14:44

Pulau Menorca, Surga Tersembunyi di Spanyol yang Miliki Pantai Sejernih Kristal

PANTAI memang menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi sebagian besar wisatawan. Selain pemandangannya yang indah, objek wisata ini cenderung lebih mudah disambangi dibanding pegunungan.Tidak heran, b
 
Berita Lainnya
Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:23:22

Masalah Papua Bisa Diselesaikan Melalui Pendekatan Budaya

JAKARTA-Anggota DPD RI  Mervin Komber berpendapat persoalan orang Papua seharusnya tidak  meluas hingga ke Provinsi Papua jika masalahnya  segera diselesaikan  di Malang dan Surabaya. Pemeri
 
Senin, 19 Agustus 2019 | 21:17:59

Danlantamal IV Terima Warik BPK RI

Tanjungpinang-Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P.,  menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Badan Pemeriks
 
Minggu, 18 Agustus 2019 | 22:04:16

HUT RI Ke 74 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2019

Tanjungpinang-Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi  Ke merdekaan RIHari/tanggal :Sabtu, 17 Agustus 2019Pukul             :09.03 wibTempat.       
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:57:58

Upacara Detik-detik Proklamasi HUT RI Ke 74 Tingkat Kabupaten Bengkalis Berlangsung Khidmat

Bengkalis - Upacara peringatan detik-detik proklamasi dalam rangka ‎Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bengkalis, Sabtu, 17 Agustus 2019 di lapangan Tugu berlangsung khidmat
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:10:27

Zulkifli Hasan: MPR Periode Sekarang Tak Mungkin Amendemen UUD 1945

JAKARTA - Wacana untuk mengembalikan wewenang MPR sebagai lembaga tertinggi kembali menghangat lewat amendemen UUD 1945. Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut amendemen tidak bisa dilakukan di masa
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:42:42

Ombudsman Nilai Impor Bawang tak Transparan: Pemantauan Jadi Sulit!

JAKARTA - Ombudsman RI memandang peraturan impor bawang saat ini tidak transparan. Menurut Ombudsman, kondisi tersebut justru membuka ruang bagi oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan ilegal.
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:31:18

Perdebatan Waktu Munas Menyita Energi Kader

JAKARTA -DPP Partai didesak untuk memggelar rapat pleno dan menyepakati waktu Rapimnas dan Munas menjelang Oktober 2019. Selanjutnya disepakati bersama, pengurus DPP sekarang diberi kewenangan penuh untuk
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:26:01

Jokowi Saksikan Geladi Bersih Upacara Bendera HUT RI di Istana

JAKARTA - Geladi bersih upacara pengibaran bendera merah-putih HUT ke-74 RI digelar di Istana. Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyaksikan persiapan upacara.Jokowi tiba di panggung utama upacara di Istana M
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:57:04

Tantangan Menteri LHK Kabinet Jokowi: Integrasi Lingkungan-Pembangunan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mencari menteri untuk diajak bekerjasama selama lima tahun ke depan, salah satunya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Ada tantangan berat ya
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:41:56

Buya Syafii Titip Pesan ke Jokowi soal Kabinet: Cari yang Petarung

Sleman - Wapres Jusuf Kalla (JK) bertandang ke kediaman Buya Syafii Maarif di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pagi ini. Dalam kesempatan itu, Buya Syafii menitipkan pesan ke JK untuk di
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:00:10

Fadli Sebut Jokowi Kurang Berhasil Berantas Narkoba, Ngabalin: Tak Pantas!

JAKARTA - Waketum Gerindra, Fadli Zon menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) kurang berhasil memberantas Narkoba dalam masa pemerintahannya. Menanggapi hal tersebut Istana mengatakan ucapan ters
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:43:46

PKB soal Desain Kabinet Jokowi: Jangan Ada Persepsi Parpol Tak Profesional

JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinet di periode keduanya yang akan berisi 55% menteri profesional. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut jangan ada persepsi menteri dari
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 08:05:20

Gubri Tunjuk Ahmadsyah Harrofie Jadi Penjabat Sekdaprov Riau

PEKANBARU- Berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bergerak cepat dengan menunjuk Ahmadsyah Harrofie sebagai Penjabat Sekdaprov untuk ma
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 20:24:28

Ini Progress Pekerjaan Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 5 dan 6

Bengkalis - Progress pekerjaan ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai seksi 5 dan 6 untuk bidang pekerjaan kontruksinya per Juni 2019 sudah mencapai 48,48% di wilayah seksi 5, dan 55,45% untuk di wilayah seksi 6.Sement
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:35:27

JK Usul Serangan Balik ke KKB, Tim Kemanusiaan Nduga: Justru Bikin Rumit

JAKARTA - Tim Kemanusiaan Nduga menilai usul Wapres Jusuf Kalla (JK) agar aparat keamanan melakukan serangan balik terhadap KKB usai penembakan Briptu Hedar dinilai bisa menambah rumit keadaan.
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top