Iklan Sosial
 
Kamis, 8 November 2018 | 16:58:02
Nasional

Basarnas Sapu Dasar dan Permukaan Laut

Laporan : Joko prasetyo

Sebarkan:
JAKARTA - Tim Basarnas dan tim KNKT masih terus melaksanakan operasi dengan intensitas tinggi. Pada Kamis (8/11/2018) pagi, setelah melaksanakan briefing, tim Basarnas yang beroperasi di sektor prioritas 1 langsung melakukan penyelaman di titik-titik yang telah ditentukan.

Kapal Baruna Jaya I milik BPPT menjadi center operasi. Kapal ini dilengkapi dengan peralatan canggih, seperti Scan Side Sonar, Multi Beam Echo Sounder (MBES), Ping Locator untuk mendeteksi bagian black box Cockpit Voice Recorder (CVR), dan Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV).

Target operasi hari ini sampai 2 hari ke depan adalah mencari korban yang diduga masih berada di dasar laut, di sekitaran puing dan serpihan pesawat, dengan radius 250 meter. Sementara tim KNKT mencari CVR.

"Target operasi SAR tim Basarnas adalah melakukan penyapuan, baik di dasar laut maupun di permukaan untuk mencari korban," tegas Kabasarnas Marsdya TNI M Syaugi.

Terkait pencarian CVR, menjadi tanggung jawab KNKT. Namun, antara Basarnas, KNKT, dan BPPT tetap bersinergi di lapangan, tetap solid, dan bahu membahu di lapangan. "Basarnas siap dengan para penyelamnya jika KNKT dan BPPT nanti berhasil mendeteksi atau menemukan posisi black box," terangnya.

Dijelaskan sebelumnya, ping locator sempat mendeteksi sinyal bagian black tersebut, namun lemah. Sumber sinyal itu sulit dipastikan posisinya mengingat dasar laut terdapat lumpur yang kedalamannya lebih dari 1 meter.

Sementara pada prioritas 2, melaksanakan penyapuan di area sekitar center point hingga penyapuan samapai garis pantai Tanjung Pakis untuk mencari korban yang kemungkinan hanyut terbawa arus.

Pada operasi hari ke-11 ini, tim SAR mengerahkan Baruna Jaya I dari BPPT yang di dalamnya terdapat tim sari KNKT, KN SAR Basudewa sebagai On Scene Coordinator, KN. SAR Sadewa sebagai SAR Unit (SRU), KN SAR Drupada sebagai SRU dan 2 unit Rubber Inflatable Boat (RIB), serta 40 personil penyelam dari Basarnas Special Group (BSG).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabasarnas Marsdya TNI M Syaugi selaku SAR Coordinator (SC) memperpanjang 3 hari lagi proses pencarian korban Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di Perairan Karawang.

Perpanjangan dilaksanakan setelah evaluasi dan adanya masukan-masukan faktual dari lapangan. Perpanjangan waktu tersebut dilaksanakan untuk memastikan bahwa sudah tidak ada lagi korban yang harus dievakuasi, baik di dasar laut maupun di permukaan.(jok)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 19 Januari 2019 | 21:30:36

Ini dia Nama Wartawan Rohil Yang Sudah Ikuti UKW

UJUNGTANJUNG- Ketua PWI Rohil, Nopri Sandi, meminta seluruh anggota kompak menjalankan roda organisasi secara bersama-sama sesuai dengab PDRT PWI. Bahkan Sandi juga mengajak semua anggota PWI untuk ikut Uji Kom
Sabtu, 19 Januari 2019 | 20:44:11

PWI Rohil Bangkit, Noprio Sandi Gelar Rapat Besar Ini dia Hasilnya

UJUNGTANJUNG-Perasatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir secara bersam-sama bangkit membesarkan nama organisasi,karena selama ini diketaui  masih belum maksimal melakukan terobosan. Untuk
Sabtu, 19 Januari 2019 | 19:02:14

Jumat Barokah Kapolres Rohul Sambangi Warga Kaum Duafa

ROKAN HULU - Kepala Polisi Resor Rokan Hulu (Kapolres-Rohul), Daerah Riau AKBP Muhamad Hasyim Risahondua SIK, M.Si didampingi jajarannya gelar giat jumat barokah,Polisi peduli bersama Kaum Duafa dan Fakir Miski
Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:59:18

Hasil NBA: Cousins Akhirnya Debut, Warriors Kalahkan Clippers

LOS ANGELES - DeMarcus Cousins comeback setelah lama absen karena cedera dan melakoni debutnya di Golden State Warriors saat mengalahkan Los Angeles Clippers 112-94.Pada gim NBA 2018/2019 yang dihelat di Stap
 
Berita Lainnya
Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:25:10

PDIP Soal Jokowi Dibiayai Adik Prabowo Saat Pilgub: Itu Gotong Royong

JAKARTA - Kubu Prabowo Subianto menyebut capres petahana Joko Widodo sempat meminta uang kepada adik kandung eks Danjen Kopassus itu, Hashim Djojohadikusumo, saat Pilgub DKI 2012. PDIP sebagai salah
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:06:51

Ulama Jatim Tunggu Rekomendasi Gus Ipul soal Dukungan Capres

SURABAYA - Belum semua ulama di Jawa Timur menentukan dukungan di Pilpres 2019. Salah satu faktornya, para ulama masih menunggu arah dukungan dari salah satu Ketua PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipu
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:41:15

Ketum PPP Tak Setuju Prabowo Naikkan Gaji untuk Cegah Korupsi

JAKARTA - Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, tidak punya konsep yang matang di bidang pemberantasan korupsi. Komentar tersebut dilayangkan Rommy setel
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:28:41

Wali Kota Cirebon Anak Buah SBY Putuskan Dukung Jokowi-Maruf

CIREBON - Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Azis yang juga kader Partai Demokrat ini b
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:23:07

Ditanya soal Khilafah, Sandiaga: Pancasila Tak Tergoyahkan

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menjawab pertanyaan soal survei yang menyatakan ada beberapa persen kalangan milenial yang menganggap negara khilafah bentuk ideal untuk Indonesia. Awalnya terk
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:15:28

Jokowi Tawarkan Optimisme Masa Depan Indonesia Berkeadilan

JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo didampingi calon wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam pemaparan visi misi di debat perdana menawarkan optimisme dan masa depan Indonesia yang berkeadilan."Kami mena
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:08:59

Baasyir Bebas, TPM: Ini Masalah Hukum, Bukan Politik Apalagi Gift

JAKARTA - Tim Pengacara Muslim (TPM) menyatakan pembebasan tanpa syarat untuk Abu Bakar Ba'asyir tak ada kaitannya dengan politik. TPM menegaskan bebas tanpa syarat Ba'asyir murni urusan h
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:40:23

Sudirman Said Jelaskan Alasan Prabowo Tidak Agresif Saat Berdebat

JAKARTA - Direktur Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said, menyatakan Prabowo tidak terpancing untuk agresif saat debat perdana. Alasannya, Prabowo
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:33:28

Mantan Teroris: Pembebasan Abu Bakar Baasyir Redakan Tensi Teror di Indonesia

JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan mantan amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ustadz Abu Bakar Ba'asyir mengejutkan beberapa pihak. Namun, langkah itu dinilai positif k
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:26:38

JK Tegaskan Pembebasan Baasyir dengan Alasan Kemanusiaan

JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla menegaskan rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir didasari alasan kemanusiaan. Mekanisme pembebasan disebut JK diputuskan Menkum HAM."Ya pertimbangannya kemanusiaan,
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:57:27

PSI Singgung SBY soal Penahanan Baasyir, Demokrat: Otak di Dengkul!

JAKARTA - PSI menyinggung Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pemenjaraan terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir. Partai Demokrat membela sang ketua umum, menyebut PSI
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:29:36

Debat Perdana Pilpres 2019 Dinilai Kurang Beri Ruang Saling Kritik

JAKARTA - Gelaran debat perdana Pilpres 2019 masih menuai kritikan. Direktur Konsep Indonesia Veri Muhlis Ariefuzzaman menilai format debat perdana kurang memberi ruang para pasangan capres-ca
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:26:20

Ketua DPR: Pembebasan Abu Bakar Baasyir Tak Politis, Landasannya Kuat

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir karena alasan kemanusiaan. Menurut Bamsoet, keputusan J
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:10:59

Gerindra Kritik Jokowi soal Pembebasan Baasyir: Jangan Pencitraan!

JAKARTA - Partai Gerinda mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengizinkan pembebasan terhadap terpidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir. Menurut Gerindra, izin dari Jokowi
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:56:01

Jokowi Kantongi Pertimbangan Kapolri sampai Yusril Soal Baasyir Bebas

GARUT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut keputusannya membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir melalui pertimbangan panjang. Ia sudah mendapat sejumlah masukan dari Kapolri Jenderal Tito
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top