Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 8 November 2018 | 14:44:24
Nasional

Kemlu Akan Beri Bantuan Hukum untuk Habib Rizieq di Saudi

Sebarkan:
Detik.com
Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir.
Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan akan mendampingi Habib Rizieq Syihab dalam kasus pemasangan bendera di Arab Saudi. Pemerintah melalui Kemlu memperlakukan hal yang sama kepada tiap WNI di luar negeri.

"Apabila ada WNI hadapi masalah hukum di luar negeri. Kita akan berikan bantuan, dan pendampingan, dan kekonsuleran sesuai hukum berlaku di sana. Untuk memastikan bahwa hak hukum WNI di sana terlindungi. Hal sama kita lakukan terhadap Muhammad Rizieq Syihab," ucap jubir Kemlu Arrmanatha Nasir, kepada wartawan di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018).

Arrmanatha yang akrab disapa Tata, mengatakan bahwa Rizieq diperiksa oleh pihak keamanan Arab Saudi karena memasang bendera mirip ISIS di kediamannya.

"Kenapa yang bersangkutan yang dimintai keterangan karena ada laporan kepada otoritas setempat bahwa ada bendera yang diduga mirip sepeti ISIS yang dipasang di rumahnya," kata Tata.

Namun, Tata enggan menjelaskan kasus tersebut lebih jauh. Termasuk tuduhan dari jubir FPI Munarman yang menuduh pemasangan bendera dilalukan oleh intelijen Indonesia.

"Dalam apa yang disampaikan atau pihak keamanan itu privilese kedua belah pihak (pihak Arab Saudi dan Rizieq), bukan kewenangan kita. Selanjutnya setiap yang bersangkutan akan hadapi masalah hukum kita berkewajiban memberikan pendampingan," kata Tata.

Sebelumnya, Rizieq curiga ada operasi dari Indonesia yang menyebabkan dirinya diperiksa intelijen Arab Saudi. Habib Rizieq menduga ada intelijen busuk dari Indonesia.

"Beliau (Habib Rizieq-red) menyampaikan bahwa pihak yang diduga kuat sebagai pelaku adalah 'intelijen busuk dari Indonesia'," kata Munarman kepada wartawan, Kamis (8/11).


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 25 Maret 2019 | 14:55:12

Mengapa Telinga Tak Perlu Terlalu Bersih? Ini Penjelasan Ahli!

PERNAHKAH Anda gatal atau merasa tidak nyaman pada telinga? Biasanya jika hal ini terjadi, maka Anda akan mencari benda kecil untuk mengorek kotoran yang menyangkut di dalam telinga. Ya, cotton bud menjad
Senin, 25 Maret 2019 | 14:52:14

Nyanyi Lagu Galau, Billy Syahputra Benar Putus dari Hilda?

JAKARTA - Kabarnya Billy Syahputra tengah galau dan bernyanyi melow lantaran diputusin Hilda Fitria. Tapi kata Billy nyanyian itu cuma untuk seru-seruan saja. "Nggak, itu seru-seruan doang, lagi ngumpul sama
Senin, 25 Maret 2019 | 14:49:10

Deretan Zodiak yang Bermulut Manis, Pacarmu Termasuk Gak?

BEBERAPA orang mungkin memang memiliki kemampuan untuk menjadi pembicara yang baik. Ada pula orang-orang yang bahkan tidak bisa mengatakan "tidak" kepada orang lain, sehingga tak jarang dibilang sebagai o
Senin, 25 Maret 2019 | 14:40:50

Ridho Rhoma Harus Balik ke Penjara

JAKARTA - Udara bebas yang dinikmati Ridho Rhoma harus kembali terenggut. Sebab, Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman pemakai narkoba itu sehingga anak Rhoma Irama itu harus kembali meringkuk penjara.R
 
Berita Lainnya
Senin, 25 Maret 2019 | 13:21:55

MUI: Fatwa Haram PUBG Diputus Bulan Depan

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang mengkaji fatwa haram game PlayerUnknown's Battle Grounds (PUBG). Keputusan mengenai fatwa tersebut diputuskan bulan depan."(Fatwa) ya tidak terl
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:13:38

Prabowo Sebut Lembaga Survei Banyak Bohong, Fahri Ngaku Kesal ke Denny JA

JAKARTA - Capres Prabowo Subianto menyebut lembaga survei banyak bohong dan bekerja sesuai pesanan. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan sebaiknya lembaga survei itu terbuka ke publik bahwa memang ti
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:10:23

KY dan Bawaslu Tandatangani MoU Pemantauan dan Pengawasan Perkara Pemilu

UJUNGTANJUNG - Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemantauan dan pengawasan perkara pemil
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:02:32

Buya Syafii: Bodohnya Ulama Jika Mau Jadi Mainan Politik Praktis

JAKARTA - Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii, berharap para ulama di Indonesia tidak terjebak dalam politik praktis mendekati hari coblosan Pilpres 2019. Menurut manta
 
Senin, 25 Maret 2019 | 10:03:48

Dituduh Banyak Bohong, Lembaga Survei Ungkit Pengalaman Pahit Prabowo

JAKARTA - Prabowo Subianto menilai lembaga survei saat ini banyak bohong. Para penggawa lembaga survei menilai pernyataan itu dilandasi oleh pengalaman Prabowo yang pernah menjadi korban lembaga
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:54:41

Korupsi Rp 108 Miliar, Alay Baru Balikin Rp 1 Miliar

BANDAR LAMPUNG - Terpidana kasus korupsi Sugiarto Wiharjo alias Alay mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 1 miliar ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Padahal, jumlah yang ia korupsi
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:25:30

PSI: Presiden Jokowi Wujudkan Mimpi London Underground di Jakarta

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni alias Toni mengapresiasi peresmian Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berhasil mewujudkan mimpi s
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:16:14

Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf Digelar di Rokan Hulu Riau

ROKANHULU - Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Riau menggelar deklarasi mendukung untuk Capres 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Masyarakat juga siap memerangi hoax yang menyudutk
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:48:19

KAHMI: Ancaman Indonesia Terbelah di Tengah Euforia Demokrasi

MALANG - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) melihat gejala keterbelahan bangsa muncul di tengah proses demokrasi. Indonesia dikatakan masih menghadapi masalah mendasar di bidang sosial dan po
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:01:57

Tepis Tuduhan Rommy, Khofifah: Mosok Aku Ono Wajah Suap dan Disuap

SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa menepis kabar jika dirinya memberi rekomendasi kepada Romahurmuziy. Rekomendasi ini terkait kasus jual beli jabatan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanudin.Kho
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:43:14

Jokowi: Sudah 4,5 Tahun Difitnah, Saya akan Lawan!

YOGYAKARTA - Capres Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak akan mendiamkan 'serangan' hoaks yang ditujukan untuknya. Jokowi mengatakan akan melawan 'serangan' hoaks untuk kepe
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:52:39

Mendagri: ASN-TNI-Polri Komitmen Netral, Bawaslu Jadi Wasit yang Adil

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan akan bersepakat mendukung Bawaslu menjalankan tugas menjaga keadilan dalam Pemilu 2019. Tjahjo menegaskan aparatur sipil negara (AS
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:45:34

Zulkifli Hasan Khawatirkan Perpecahan Pasca Pemilu Nanti

BANDAR LAMPUNG  - Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengatakan, kemenangan atau kesuksesan dalam pemilu adalah kalau semua warga negara bisa menjahit kembali persatuan, serta diharapkan bisa kokoh,
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:46:29

Fakta-fakta Direktur Krakatau Steel Diciduk KPK

JAKARTA - KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur PT Krakatau Steel. Saat ini identitas direktur dari perusahaan yang memproduksi baja itu belum diketahui. "Tim KPK mema
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:45:55

Rommy Ngaku Most Wanted Ketum, Dahnil: Ungkap yang Berpotensi Menjebak

JAKARTA - Tersangka KPK dalam kasus jual beli jabatan di Kemenag yang juga eks Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy menyebut dirinya sebagai 'most wanted ketum' s
 
 
 
Terpopuler

1

19 Mar 2019 16:59 | 796 views
Nasional

Romi Ngaku Dijebak, Mahfud MD: Nanti Malam Kita Bongkar

2

19 Mar 2019 16:47 | 731 views
Nasional

Jokowi Minta Pemprov DKI Segera Putuskan Tarif MRT

3

21 Mar 2019 14:20 | 310 views
Nasional

Idrus Marham Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta

 
 
 
 
 
 
Top