Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 8 November 2018 | 13:46:51
Nasional

Limpahkan BAP ke Kejati DKI, polisi tolak permohonan tahanan kota Ratna Sarumpaet

Sebarkan:
Liputan6.com
JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya akhirnya menolak permohonan penahanan kota terhadap tersangka Ratna Sarumpaet. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Alasannya, kata Argo, adalah pertimbangan subjektif dari penyidik.

"Untuk Tahanan kota tidak dikabulkan. Alasannya jadi masih dilakukan penahanan adalah subjektivitas penyidik, artinya penyidik masih tetap melakukan penahanan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (8/11).

Sebelumnya, pihak keluarga hari ini, Rabu (8/10) resmi mengajukan surat permohonan tahanan kota bagi Ratna Sarumpaet. Kuasa hukum Ratna, Insank Nasrudin mengatakan, dirinya bersama pihak keluarga menjadi jaminan terkait permohonan tahanan kota tersebut

"Pengajuan tahanan kota itu tentunya dasar hukumnya kita merujuk dulu pada pasal KUHAP ya," kata Insank di Polda Metro Jaya.

Menurutnya, ada berbagai alasan mengajukan surat tersebut. Di antaranya adalah umur aktivis itu sudah memasuki 70 tahun.

"Yang untuk menjadi alasannya adalah kami melihat dari sisi kemanusiaannya. Apa sih sisi kemanusiaan ini yang pertama kan kita enggak bisa dipungkiri dia adalah tokoh, kemudian dia juga sudah berusia lanjut gitu loh, itu lah hal-hal itu lah, kemudian obat ya kan jadi agak sedikit ini lah kalau sampe harus berada di rutan tentunya secara fisik maupun mentalnya bisa terpengaruh dengan usia lanjutnya kan sangat ini lah ya," bebernya.

Berkas Ratna dikirim ke Kejati DKI

Sementara itu, pemeriksaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah memasuki tahap akhir dan berkas pemeriksaan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Pagi ini Polda Metro Jaya ingin menyampaikan perkembangan penyidikan daripada tersangka ibu Ratna Sarumpaet. Hari ini akan diserahkan ke kejaksaan tahap pertama," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (8/11).

Dalam berkas itu, kata Argo, disampaikan pula hasil pemeriksaan saksi-saksi dan juga barang bukti.

"Perlu kita ketahui setelah penyelidikan selama satu bulan lebih, penyidik. Polda Metro Jaya sudah menyelesaikan pemberkasan, dalam berkas ini ada 32 BAP tersangka, saksi, dan saksi ahli, dan ada lampiran 63 barang bukti," ujarnya.

Lanjut Argo apabila nanti berkas tersebut dinyatakan lengkap maka penyidik akan segera menyerahkan Ratna dan barang bukti ke kejaksaan. Namun, apabila ada kekurangan penyidik akan segera memperbaiki dan melengkapi berkas tersebut.

"Nanti kejaksaan akan meneliti kasus ini, apakah berkas ini dievaluasi apakah ada petunjuk maupun apakah ada kekurangan baik itu materil dan formil, seandainya itu ada petunjuk nanti akan segera kita penuhi," katanya.

"Tetapi kalau dinyatakan lengkap oleh penuntut umum segera akan kita serahkan tanggung jawab penyidik untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti," pungkasnya.


(merdeka.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:51:23

Polres Tanjungpinang Gelar Konfrensi Pers Tindak Pidana KARHUTLA

Tanjungpinang-Bertempat di lobi Mapolres Tanjungpinang digelar Konferensi Pers tindak pidana *Karhutla* yang dipimpin Kapolsek Bukit Bestari KOMPOL Marna, SE dan Kasat Reskrim AKP Efendri Ali, S.IP, MH, Sabtu (
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:38:08

Polres Tanjungpinang Gelar Konferensi Pers Tindak Pidana Pemerkosaan

Tanjungpinang-Bertempat di lobi Mapolres Tanjungpinang digelar Konferensi Pers tindak pidana *Pemerkosaan* yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Efendri Ali, S.IP, MH, Sabtu (24/8/2019).Korban adalah SW (36 tahun), p
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:47:14

Tim 2 Satgas Koramil 02/Tanah Putih Melaksanakan Sosialisasi Karhutla

ROKAN HILIR - Tim 2 Satgas Karhutla  Koramil 02/ Tanah Putih dalam 2 minggu belakangan ini disibukkan dengan pemadaman untuk Wilayah terjadinya Karhutla. Kegiatan ini pun Babinsa lakukan untuk sosialisasi
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:19:26

Ngaku Bisa Ambil Uang Ghoib, Dukun Ini Gauli Seorang Ibu dan Anaknya

ROKANHULU - Dengan berkedokkan seorang dukun yang bisa menggandakan uang, D (45) warga Desa Rambah Muda Kecamatan Rambah Hilir ini berhasil menyetubuhi dua korbannya. Parahnya kedua korban adalah ibu dan anak y
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:38:32

Danlantamal IV Resmi Tutup Kegiatan Wasrik BPK

TANJUNNGPINANG-Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. secara resmi menutup kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (
 
Jumat, 23 Agustus 2019 | 12:21:05

DPR Masih Tunggu Draf RUU Pemindahan Ibukota

JAKARTA-Hingga kini DPR masih menunggu draf Rancangan Undang-undang tentang pemindahan Ibu Kota dari pemerintah. Pemindahan Ibukota tidak akan pernah terwujud apabila belum melalui proaes pembahaan dan persetuj
 
Kamis, 22 Agustus 2019 | 21:00:27

Panglima TNI : Sidang Ke 15 HLC Malindo Merupakan Forum Strategis Kedua Negara

JAKARTA-Sidang ke-15 High Level Committee Malaysia-Indonesia (HLC Malindo)  merupakan forum  yang bernilai strategis bagi kedua negara dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks.Demikian
 
Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:23:22

Masalah Papua Bisa Diselesaikan Melalui Pendekatan Budaya

JAKARTA-Anggota DPD RI  Mervin Komber berpendapat persoalan orang Papua seharusnya tidak  meluas hingga ke Provinsi Papua jika masalahnya  segera diselesaikan  di Malang dan Surabaya. Pemeri
 
Senin, 19 Agustus 2019 | 21:17:59

Danlantamal IV Terima Warik BPK RI

Tanjungpinang-Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P.,  menerima Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Badan Pemeriks
 
Minggu, 18 Agustus 2019 | 22:04:16

HUT RI Ke 74 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2019

Tanjungpinang-Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi  Ke merdekaan RIHari/tanggal :Sabtu, 17 Agustus 2019Pukul             :09.03 wibTempat.       
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:57:58

Upacara Detik-detik Proklamasi HUT RI Ke 74 Tingkat Kabupaten Bengkalis Berlangsung Khidmat

Bengkalis - Upacara peringatan detik-detik proklamasi dalam rangka ‎Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Bengkalis, Sabtu, 17 Agustus 2019 di lapangan Tugu berlangsung khidmat
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:10:27

Zulkifli Hasan: MPR Periode Sekarang Tak Mungkin Amendemen UUD 1945

JAKARTA - Wacana untuk mengembalikan wewenang MPR sebagai lembaga tertinggi kembali menghangat lewat amendemen UUD 1945. Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut amendemen tidak bisa dilakukan di masa
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:42:42

Ombudsman Nilai Impor Bawang tak Transparan: Pemantauan Jadi Sulit!

JAKARTA - Ombudsman RI memandang peraturan impor bawang saat ini tidak transparan. Menurut Ombudsman, kondisi tersebut justru membuka ruang bagi oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan ilegal.
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:31:18

Perdebatan Waktu Munas Menyita Energi Kader

JAKARTA -DPP Partai didesak untuk memggelar rapat pleno dan menyepakati waktu Rapimnas dan Munas menjelang Oktober 2019. Selanjutnya disepakati bersama, pengurus DPP sekarang diberi kewenangan penuh untuk
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:26:01

Jokowi Saksikan Geladi Bersih Upacara Bendera HUT RI di Istana

JAKARTA - Geladi bersih upacara pengibaran bendera merah-putih HUT ke-74 RI digelar di Istana. Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyaksikan persiapan upacara.Jokowi tiba di panggung utama upacara di Istana M
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:57:04

Tantangan Menteri LHK Kabinet Jokowi: Integrasi Lingkungan-Pembangunan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mencari menteri untuk diajak bekerjasama selama lima tahun ke depan, salah satunya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Ada tantangan berat ya
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:41:56

Buya Syafii Titip Pesan ke Jokowi soal Kabinet: Cari yang Petarung

Sleman - Wapres Jusuf Kalla (JK) bertandang ke kediaman Buya Syafii Maarif di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pagi ini. Dalam kesempatan itu, Buya Syafii menitipkan pesan ke JK untuk di
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:00:10

Fadli Sebut Jokowi Kurang Berhasil Berantas Narkoba, Ngabalin: Tak Pantas!

JAKARTA - Waketum Gerindra, Fadli Zon menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) kurang berhasil memberantas Narkoba dalam masa pemerintahannya. Menanggapi hal tersebut Istana mengatakan ucapan ters
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:43:46

PKB soal Desain Kabinet Jokowi: Jangan Ada Persepsi Parpol Tak Profesional

JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinet di periode keduanya yang akan berisi 55% menteri profesional. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut jangan ada persepsi menteri dari
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top