Iklan Sosial
 
Sabtu, 3 November 2018 | 16:33:46
Nasional,

Masyarakat Cinta Indonesia Adukan Penyebar Ujaran Kebencian ke Polisi

Sebarkan:
detik.com
Malang - Masyarakat Cinta Indonesia (MCI) mengadukan pemilik akun Facebook ke Polres Malang Kota. Sebab dalam postingannya, ditengarai telah menyebarkan ujaran kebencian. Polisi diminta menangani serius persoalan tersebut.

Perwakilan MCI Moch Zakki mengatakan, bahwa kehadirannya berniat melaporkan ujaran kebencian melalui medsos yang dilakukan pemilik akun Facebook Herman Jenggot Harland.

"Kami mau melaporkan ujaran kebencian di sosial media atas nama Herman Jenggot Harland. Nanti bisa dinarasikan sendiri sesuai postingan yang bersangkutan," ungkap Zakki kepada wartawan di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang, Sabtu (3/11/2018).

Zakki datang bersama sejumlah perwakilan MCI menambah, bahwa dalam postingan tersebut, sangat mencederai dan bisa menimbulkan konflik di masyarakat.

Seorang tokoh notabene Ketua GP Ansor dan satu lagi calon presiden dan juga masih menjabat presiden RI bersama wakilnya sekaligus kiai khos Nahdlatul Ulama (NU) digambarkan seperti itu.

"Bangsa ini memiliki norma hukum dan kami percaya masyarakat cinta Indonesia ingin mengembalikan persoalan ini ke norma hukum yang berlaku," bebernya.

Menurut dia, bila persoalan ini dibiarkan dan tak disikapi dengan bijak. Maka akan memicu persoalan baru di tengah masyarakat.

"Bahkan bisa menimbulkan anarkisme di akar rumput, maka kami perwakilan dari Masyarakat Cinta Indonesia berinisiatif untuk melaporkan ke polisi," tegasnya.

Dalam penelusurannya, kata dia, pemilik akun merupakan warga asal Sumatera. Meskipun saat ini, postingan tersebut telah dihapus oleh pemilik di akun Facebooknya. Pihaknya, sudah menyimpan postingan yang telah diunggah untuk sebagai barang bukti.

"Penelusuran tim kami, pemilik akun orang Riau. Memang sudah dihapus di halaman facebook-nya, tapi kami sudah memiliki bukti yang disertakan dalam laporan," urainya.

Pelaporan diharapkan, sebagai pembelajaran bagi masyarakat dalam menggunakan media sosial. Apalagi dalam postingannya, pelaku mengubah bagian wajah Ketua GP Ansor dengan hanya memiliki mata satu. Parahnya lagi, hal serupa juga dilakukan terhadap pimpinan negara yakni Presiden RI.

"Ini sangat parah, ada perubahan pada wajah yang diposting. Itu merupakan gambar Ketua GP Ansor dan simbol negara yakni Presiden Indonesia dengan memiliki mata hanya satu. Kami harapkan ada penindakan hukum dan sebagai pembelajaran bagi masyarakat," paparnya.

Dalam pengamatan detikcom mengacu potongan gambar yang tersimpan sebagai barang bukti. Postingan menampilkan dua gambar, yang satu mirip dengan Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas lengkap dengan seragamnya, namun hanya memiliki mata satu. Di sampingnya, gambar menyerupai capres Jokowi bersama wakilnya KH Ma'ruf Amin yang bagian wajahnya ikut diedit.

Zakki mengaku, hasil koordinasi dengan penyidik pihaknya diminta melengkapi pelaporan secara tertulis. "Petugas meminta kita membuat laporan tertulis, dan kami akan kembali untuk melengkapinya," tuturnya usai bertemu dengan petugas pelayanan masyarakat Polres Malang Kota.

Sementara Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Marhaeni membenarkan, jika kedatangan perwakilan MCI ingin melaporkan dugaan ujaran kebencian di sosial media.

"Namun, tadi sifatnya masih koordinasi dahulu. Dan diminta buat surat pengaduan tertulis untuk ditindak lanjuti," kata Ni Made saat dikonfirmasi terpisah.



(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:57:00

2 Hari Berturut-turut, Puluhan Pelajar SMP di Sumbar Kesurupan

BATUSANGKAR - Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kesurupan, Rabu (16/1) pagi. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan karena selur
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:53:53

Google Hapus Aplikasi yang Minta Izin Akses SMS

JAKARTA - Ketika Anda meng-install sebuah aplikasi, maka aplikasi Android itu bisa saja meminta izin kepada Anda. Misalnya, meminta izin untuk mengakses pesan atau foto di ponsel Anda. Hal yang mencuri
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:45:30

Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Dalam Mobil di Banyumas

BANYUMAS - Warga Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Banyumas, Jateng, dikagetkan dengan penemuan mayat di dalam mobil. Leher mayat tersebut terikat dan tergantung di dalam mobil.Menurut K
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:39:59

Berulangkali Tertunda, Thailand Batal Gelar Pemilu pada Februari 2019

BANGKOK - Pemilihan umum untuk mengakhiri pemerintahan militer di Thailand yang telah lama tertunda akan kembali mundur dari jadwal pelaksanaan semula. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan, p
 
Berita Lainnya
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:21:17

Fahri Pimpin Rapat Bersama Mendagri Bahas Pekerja Migran

JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, memimpin rapat kerja (raker) bersama sejumlah kementerian dan lembaga. Rapat membahas soal pekerja migran Indonesia.Rapat digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jaka
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:12:28

Jelang Debat, Grace Yakin Jokowi Ungguli Prabowo

JAKARTA - Calon presiden petahana Joko Widodo menggelar pertemuan dengan pimpinan partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie yakin jagoan
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:32:52

Fadli Hingga Dhani Bikin Klip Selawat Perjuangan Lawan Kezaliman

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bersama rekan-rekan politiknya kembali meluncurkan klip musik. Kali ini, klip tersebut diberi judul 'Shalawat Perjuangan Melawan Kedzali
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:14:50

TKN Jokowi ke Amien Rais yang Ancam Gempur KPU: Jangan Lebay

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengancam akan menggempur KPU jika ada kecurangan dalam Pemilu 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin meminta Amien tidak berl
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 09:53:54

Kapolres di Sumsel Pakai Narkoba, Ahli Pidana: Hukuman Harus Berat

JAKARTA - AKBP Agus Setiawan dicopot dari jabatan Kapolres Empat Lawang karena hasil tes urinenya positif narkoba. Pakar hukum pidana Prof Hibnu Nugroho menganggap perilaku kapolres tersebut sudah keterla
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 16:55:13

Jokowi Bersih, Komitmen Berantas Korupsi

JAKARTA Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, menyatakan, program Jokowi-Ma'ruf dalam hal pemberantasan korupsi telah dijabarkan secara detil dalam visi misi. Ia m
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 16:12:34

Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Bukan untuk Gaya-gayaan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengajukan pertanyaan pada dirinya sendiri saat dia baru menjadi orang nomor satu di negeri ini. "Jokowi, kamu hendak melakukan apa dalam lima tahun ke depan
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:37:50

Sandiaga Bela Prabowo yang Dikritik Presiden PKS Soal Durasi Pidato

TANGGERANG - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno membela Prabowo Subianto atas kritikan Presiden PK Sohibul Iman. Calon presiden (capres) nomor urut 02 itu dikritik Sohibul terlalu
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:25:25

Amien Bicara Korupsi Infrastruktur dan Kepala Negara Dibawa ke Pengadilan

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyebut telah terjadi mega korupsi infrastruktur di negeri ini. Amien juga berbicara mengenai kepala negara yang dibawa ke pengadilan.Amien dalam paparan
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:05:06

Fahri Samakan Pidato Prabowo dengan Sukarno, PDIP: Jauh!

JAKARTA - Fahri Hamzah menyamakan gaya orasi Prabowo Subianto dengan Presiden RI pertama, Sukarno. PDIP menyebut penilaian Fahri melenceng."Jauh amat. Bung Karno the best orator ever dalam semua kat
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:58:57

Alasan di Balik Dukungan Para Aktivis Islam kepada Prabowo

JAKARTA - Meskipun Prabowo Subianto telah mengakui punya pengetahuan yang minim tentang Islam, belum menjalankan ritual Islam dengan baik, dan tumbuh di lingkungan abangan, toh banyak tokoh dan ormas Islam teta
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:41:41

KPU: Dalam UU Tak Ada Tes Baca Alquran, Kami Serahkan ke Paslon

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan ide tes baca Alquran bagi capres-cawapres yang dicetuskan Ikatan Dai Aceh (IDA) tidak ada diatur dalam UU Pemilu maupun Peraturan KPU (PKPU). KPU
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:38:13

PNS Kemenag Kena OTT Dana Bangun Masjid Pascagempa NTB

MATARAM - Petugas Kepolisian Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, berinisial BA. OTT diduga terkait
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 11:50:41

Bawaslu Juga Kaji Dugaan Pelanggaran Prabowo Bicara Visi Misi di TV

JAKARTA - Bawaslu bakal mengkaji penyampaian visi misi calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto yang disiarkan sejumlah stasiun televisi (TV). Kajian itu dilakukan untuk mengecek ada tidaknya pe
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 11:35:11

Warung Markobar Gibran di Solo pun Dipepet Posko Prabowo

SOLO - Satu lagi posko BPN Prabowo-Sandiaga didirikan di Solo. Kali ini posko tersebut nempel di warung Markobar milik putera sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.Ketua Badan Pemenangan Prabowo
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top