Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:41:52
Nasional

Ratna Sarumpaet Curhat Trauma Kasus Makar

Sebarkan:
okezone.com

JAKARTA - Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin menceritakan kondisi kliennya selama berada dalam tahanan atas kasus hoaks. Aktivis perempuan itu dikabarkan masih trauma dengan kasus pemufakatan makar yang juga menyeret tokoh Aksi Bela Islam 212 kala itu.

"Beliau sempat menceritakan bahwa memang pasca penangkapan 212 (makar) itu memang dia agak sedikit beban, ada rasa traumatik lah, itu bisa jadi terbawa-bawa sampai saat ini," kata Insank di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Insank tidak menjelaskan secara rinci kenapa Ratna Sarumpaet mendadak trauma dengan kasus makar yang sudah lama tersebut. Hanya saja ia menyampaikan bahwa kasus makar itu masih menghantui pikirannya selama berada dalam tahanan.

"Sebenarnya lebih kepada perasaan tramautik lah," ujar Insank.

Ratna Sarumpaet menjadi salah satu aktivis yang turut diciduk polisi dalam kasus pemufakatan makar jilid I karena dituduh akan memanfaatkan gelombang massa Aksi Bela Islam 212 untuk mengepung gedung MPR/DPR Senayan Jakarta dan menggulingkan Presiden Jokowi.

Setidaknya ada 11 orang yang ditetap tersangka makar jilid I, selain Ratna Sarumpaet yakni Kivlan Zein, Rachmawati Soekarnoputri, Adityawarman, Firza Husein, Eko dan Alvin Indra, mereka terancam dijerat Pasal 107 juncto 110 juncto 87 KUHP tentang Makar.

Tiga tersangka lainnya, Sri Bintang Pamungkas, Rizal Kobar dan Jamran dijerat Pasal 28 ayat 2 UU Informatika dan Transaksi Elektronik (ITE). Sedangkan satu tersangka lagi musisi Ahmad Dhani dijerat 207 KUHP tentang penghinaan terhadap Jokowi.

Selang beberapa waktu kemudian, yakni pada Jumat 31 Maret 2017 menjelang Aksi Bela Islam 313, polisi kembali menangkap lima tersangka makar jilid II karena dituduh akan menguasai parlemen lewat gorong-gorong dan jalan setapak menuju gedung MPR/DPR Senayan.

Masing-masing adalah Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath, Pimpinan Gerakan Mahasiswa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR) Zainuddin Arsyad, Wakil Koorlap Aksi Bela Islam 313, Irwansyah serta Panglima Forum Syuhada Indonesia, Diko Nugraha.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:23:09

Persiapan Rampung, Besok Konferkab PWI Bengkalis Akan dibuka

BENGKALIS - Persiapan Konfrennsi Kabupaten (Konferkab) PWI Bengkalis rampung seratus persen sehari menjelang hari Pelaksanaaan besok, Minggu (21/10/2018) malam. Seluruh persiapan non teknis dan teknis sudah mat
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21:16:07

Kematian Pemuda Parit 6 Teluk Pinang, Keterangan Keluarga Berbeda dengan Pihak Kepolisian

TELUKPINANG - Terkait dengan pemberitaan sebelumnya yang dilakukan oleh spiritriau.com tentang ditemukannya seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/10/18). Sekira pukul 14:30 wib di Parit 6
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 20:35:51

Goro Bersihkan Kota, Camat Bagan Sinembah Ajak Warga Jaga Kebersihan

ROKANHILIR-Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI bersama jajaran dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bagan Sinembah menggelar gotong royong membersihkan trotoar dan median jalan.Dalam kegiatan itu, camat bersa
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:33:18

Geger...! Pemuda Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

TELUKPINANG - Masyarakat Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) digegerkan dengan salah seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/1
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:14:28

Hanura: Jangan Harap Anies Komunikasi dengan Walkot Bekasi

Jakarta - Partai Hanura ikut menyindir komunikasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal pengelolaan sampah di Bantargebang. Menurut Hanura, Anies adalah tipikal orang yang segala sesuatu berdasarkan buku
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:11:29

Suap Bakamla, KPK kesulitan lacak keberadaan Ali Fahmi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kesulitan melacak keberadaan saksi kasus dugaan suap proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla), Ali Fahmi. Kader PDI Perjuangan itu merupakan Staf Khus
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:56:07

Maruf Amin: Zaman Jokowi Kasus HAM Dapat Perhatian

Jakarta - Cawapres Ma'ruf Amin bicara soal pandangan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang menyebut pemerintah tidak sepenuhnya menangani kasus pelanggaran hak asasi ma
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:38:39

4 tahun Jokowi-JK, Rommy: Perbaikan Itu Nyata

Jakarta - Hari ini, Sabtu (20/10/2018), pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) genap berusia 4 tahun. Selama 4 tahun terakhir, Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy, menilai Jokowi-JK berhasil menunjukkan ke
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:52:54

Kiai Maruf Amin Lelang Sorban di Konser Nasyid untuk Bantu Korban Gempa-Tsunami

JAKARTA - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menghadiri Konser Nasyid dan Salawat untuk kerukunan bangsa di Istora Senayan, Jakarta Pusat, bersama istrinya Wury Estu Handay
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:49:42

Polemik Sampah DKI, Walkot Bekasi: Kami Minta Anies Gentle Datang

Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berharap polemik sampah DKI Jakarta bisa segera diselesaikan. Dia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera datang langsung berkomunikasi."Kami meminta gub
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:58:32

Polemik Dana Kelurahan Cair 2019, Ini Jawaban Jokowi

Semarang - Presiden Joko Widodo menanggapi soal polemik Dana Kelurahan yang direncanakan cair pada tahun politik 2019. Menurutnya pencairan harus melalui persetujuan dewan dan jatuh pada tahun 2019.
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:54:56

Polisi Minta Imigrasi Cegah Ahmad Dhani ke Luar Negeri

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Polda Jawa Timur sudah mengirimkan status cegah tangkal terhadap musisi Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani ke
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 13:45:20

Jokowi Bicara Soal Hoax yang Terpa Dirinya kepada Santri

Semarang - Presiden Joko Widodo bicara soal hoax dan fitnah yang sering muncul jelang pemilihan umum. Ia pun memberitahu sikapnya terhadap hoax yang kerap menyasar dirinya.Di hadapan ratusan santri
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:43:40

Bawaslu Buka Kemungkinan Periksa Timses Jokowi soal Iklan Rekening

Jakarta - Bawaslu menyelidiki dugaan pelanggaran kampanye terkait pemasangan iklan rekening kampanye pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di media cetak. Bawaslu masih akan lebih dulu meminta keter
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:26:35

Giliran Hanum Rais Kena Getah Hoax Ratna Sarumpaet

Jakarta - Hanum Rais diadukan ke Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) terkait hoax Ratna Sarumpaet. Putri Amien Rais itu dinilai ikut menyebarkan hoax penganiayaan Ratna."Hari ini kami l
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:16:06

MPR: Demokrasi di Indonesia Berbiaya Mahal

Yogyakarta - Wakil Ketua MPR Mahyudin mengakui demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang berbiaya mahal. Dia mencontohkan, ketika ditawari maju menjadi gubernur Kaltim, dia menghitung sedikitnya per
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:04:31

Pencairan Dana Kelurahan di Tahun Coblosan Perlu Diawasi Ketat

Jakarta - Janji Presiden Joko Widodo yang menyatakan dana kelurahan akan cair di tahun coblosan atau tahun 2019 menuai banyak pro dan kontra. Pemerhati pemilu memandang pencairan dana kelurahan di tahun p
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:15:43

BURT Minta Lapangan Tembak Direlokasi

JAKARTA - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI akan meminta relokasi Lapangan Tembak Senayan, Jakarta. Permintaan tersebut akan disampaikan dalam rapat gabungan dengan Kapolri, Setneg dan Perbakin, pad
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:06:27

Selain Jokowi, Prabowo Juga Masuk 500 Muslim Berpengaruh Sedunia

Jakarta - Tak hanya calon presiden Joko Widodo, nama capres Prabowo Subianto juga masuk dalam daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019. Prabowo bahkan masuk dalam daftar nama yang sering munc
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top