Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 14 September 2018 | 16:58:20
Nasional

Jubir Jokowi-Maruf: Nawacita Dibuat untuk 2 Periode

Sebarkan:
Detik.com
Irma Suryani Chaniago (memegang mikrofon) dalam diskusi.
Jakarta - Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago, memaparkan, konsep Nawacita Jokowi harus diselesaikan di kepemimpinan periode kedua. Menurutnya, Nawacita Jokowi memang direncanakan untuk jangka panjang.

"Jadi beberapa program Nawacita yang belum terselesaikan akan diselesaikan pada periode kedua. Karena Nawacita program jangka panjang, maka Jokowi harus dua periode untuk menyelesaikan Nawacita kedua," kata Irma di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Irma memaparkan hal tersebut dalam diskusi bertema 'Mengintip Visi Misi Capres dan Cawapres'. Irma kemudian menjelaskan, pemerintahan Jokowi sudah merencanakan program pada 2019.

Pertama, kata Irma, pemerintahan Jokowi menawarkan pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. Kedua, pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman.

"Ketiga, peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja melalui pertanian, industri, dan pariwisata. Keempat, pemantapan tenaga energi pangan dan sumber daya air. Kelima, stabilitas ketahanan nasional dan suksesnya perlindungan. Itu jadi program kita di 2019," tutur Irma.

Irma menjelaskan, belum terwujudnya Nawacita Jokowi bukan karena tidak menepati janji. Dia bilang Nawacita yang belum terealisasi juga terhambat APBN.

"Bukan nggak tepati janji, kita tersandera juga dengan APBN. Makanya Nawacita dibuat untuk dua periode. Contoh infrastruktur itu baru bisa dirasakan 10 tahun lagi, baru bisa kita lihat pertumbuhan ekonomi akan meningkat setelah semua jadi. Karena petani bisa sampai pasar lebih cepat. Ekspedisi bisa sampai ke tujuan lebih cepat," jelasnya.

Oleh sebab itu, program yang dirancang Jokowi harus berkelanjutan. Pemerintahan Jokowi ke depan, lanjut Irma, akan fokus menyelesaikan program yang masih berlanjut, bukan membeberkan janji-janji ke publik.

"Kami tak ingin janji, tapi kerja. Kami tak muluk-muluk, semua kami kerjakan. Meski belum paripurna, tentu memang harus diperbaiki, jadi visi-misi kami membumi, tak menjual mimpi, apalagi ilusi, tidak menjual janji yang tak bisa ditepati. Kalau ada yang belum bisa dilaksanakan itu karena waktu, dengan APBN yang kita punya," jelasnya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 April 2019 | 16:53:21

Jokowi Menang Versi QC, Kapitra Janji Jemput Habib Rizieq Sebelum Lebaran

JAKARTA - Caleg PDIP Kapitra Ampera berjanji akan menjemput Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab jika capres Joko Widodo (Jokowi) dinyatakan menang dalam Pilpres 2019. Kapitra berharap Habib Rizieq segera pulan
Senin, 22 April 2019 | 16:43:39

LG Patenkan Ponsel dengan Tiga Kamera Selfie

JAKARTA- LG mengajukan paten untuk smartphone terbarunya belum lama ini. Paten tersebut menampilkan ponsel LG yang dilengkapi dengan tiga kamera belakang dan tiga kamera depan. Dilansir dari laman GSM Aren
Senin, 22 April 2019 | 16:35:47

Jonan ke Luhut: Beli Mobil Listrik Lebih Cepat Dibanding Bikin Perpres

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku malu karena rancangan peraturan presiden (perpres) kendaraan listrik tidak kunjung selesai. Itu dia ungkapkan di depan Menter
Senin, 22 April 2019 | 16:31:18

Luhut hingga Budi Karya Resmi Luncurkan Taksi Listrik Pertama RI

JAKARTA - Menteri-menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meluncurkan taksi berbahan bakar listrik pertama di Indonesia. Taksi tersebut bakal dioperasikan oleh Bluebird.M
 
Berita Lainnya
Senin, 22 April 2019 | 16:13:40

Soal Pertemuan Luhut-Prabowo, BPN: Kok Semangat Banget? Habis Lebaran Saja

JAKARTA - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah menelepon capres Prabowo Subianto dan bicara soal pemintaan Joko Widodo (Jokowi). Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga merasa ada
 
Senin, 22 April 2019 | 16:10:22

Massa Demo KPU soal Hubungan Keluarga Komisioner-Tim BPN

JAKARTA - Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Muslim Indonesia (AMI) menggelar demo di depan KPU RI. Mereka menuntut KPU bersikap netral karena ada dugaan anggota KPU disusupi oleh oknum yang memil
 
Senin, 22 April 2019 | 15:13:20

Prabowo Tertawa Saat Ditelepon Luhut, Janjian Bertemu Sambil Makan Jepang

JAKARTA - Rencana pertemuan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dengan capres Prabowo Subianto masih harus dijadwal ulang. Tapi Prabowo disebut Luhut merespons baik ajakannya bertemu sambil santap b
 
Senin, 22 April 2019 | 14:54:58

Pesan Luhut ke Prabowo: Jangan Dengerin Pikiran yang Tak Jelas Basisnya

JAKARTA - Utusan Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan sudah menelepon capres Prabowo Subianto untuk menjadwalkan pertemuan pasca-Pilpres. Lewat telepon, Luhut juga menyelipkan pesan agar Prabowo tak
 
Senin, 22 April 2019 | 14:26:05

BPN Tegaskan Tak Palsukan C1 Menangkan Prabowo!

JAKARTA - Isu beredarnya foto C1 palsu yang diduga untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, dibantah tegas oleh Badan Pe
 
Senin, 22 April 2019 | 14:17:49

Pasca-Bom Sri Lanka, Polri Perkuat Monitoring dan Pengamanan

JAKARTA - Polri meminta masyarakat tetap tenang pasca-bom di Sri Lanka yang menewaskan sedikitnya 290 orang. Polri mengatakan ancaman teroris dalam negeri sudah diantisipasi sejak jauh hari oleh
 
Senin, 22 April 2019 | 13:29:23

WNI Pro-Prabowo Malaysia Temui Fadli Zon di DPR, Adukan Surat Suara Tercoblos

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menerima aduan dari WNI yang menetap di Malaysia terkait peristiwa surat suara tercoblos. Mereka yang mengadukan peristiwa itu mengaku terlibat dalam penggere
 
Senin, 22 April 2019 | 13:27:06

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/TP Melaksanakan Patroli dan Sosialisasi

ROHIL-  Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02/Tanah Putih (TP) Serka Seman, dan Serda Yohanes Wahyu Yanta, melaksanakan patroli dan
 
Senin, 22 April 2019 | 11:46:59

BPN Prabowo Tak Setuju Jurdil2019 Diblokir tanpa Peringatan

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memberikan tanggapan tentang pemblokiran dan pencabutan izin situs Jurdil2019. BPN menilai seharusnya ada mekanisme peringatan
 
Senin, 22 April 2019 | 11:23:09

Sidang Perdana Praperadilan Romahurmuziy Ditunda

JAKARTA - Sidang perdana praperadilan mantan Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) ditunda. Sidang ditunda karena KPK, selaku tergugat, mengaku masih mengumpulkan bukti-bukti.Sidang perdana praperadilan Ro
 
Senin, 22 April 2019 | 10:16:45

Real Count KPU 14%: Jokowi-Amin 54,91% Prabowo-Sandi 45,09%

JAKARTA - Data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 14%. Situng yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU' mencatat Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul atas P
 
Senin, 22 April 2019 | 09:22:12

BPN: Langkah Bupati Madina Sebaiknya Diikuti Bupati Pro-Jokowi Lain

JAKARTA - Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengajukan pengunduran diri karena capres petahana Joko Widodo (Jokowi) kalah di wilayahnya. Badan Pemena
 
Minggu, 21 April 2019 | 11:17:41

Benarkah Jokowi Tak Bisa Menang Pilpres meski Raih 51 Persen Suara Lebih? Begini Faktanya

JAKARTA-Benarkah Jokowi Tak Bisa Menang Pilpres Meski Raih 51 Persen Suara Lebih? Begini Faktanya JAKARTA-Beredar sebuah tulisan soal paslon 01, Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin yang diisukan tidak bisa memenan
 
Minggu, 21 April 2019 | 10:35:58

Kumpulan Ucapan Hari Kartini 2019

Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini setiap tahunnya.Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberikan penghargaan atas segala jasa perempuan di sekeliling Anda, satu diantaranya dengan memberi uca
 
Sabtu, 20 April 2019 | 16:55:13

BPN Tepis soal Utusan, Jokowi: Tanya Langsung ke Prabowo

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menepis apabila capres Joko Widodo (Jokowi) sudah mengirim utusan untuk bertemu capres nomor urut 02 tersebut. Apa respons Jokowi?"Tanyakan la
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top