Iklan Sosial
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 15:23:44
Nasional

Mantan Ketua MK Setuju Ambang Batas Presiden Nol Persen

Sebarkan:
Liputan6.com
Tokoh Nasional Jimly Assidiqqi, menjadi pembicara dalam seminar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Prospek Indonesia 2018 di Jakarta, Sabtu (16/12). Seminar membahas berbagai persoalan bangsa antara lain isu sentimen SARA

Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mendukung gugatan terhadap ambang batas presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen. Menurut dia, argumen gugatan itu berdasarkan pada perbedaan situasi pemilihan presiden dengan periode sebelumnya.

"Kalau 2014 itu tidak ada petahana ya, beda dengan 2019. Maka MK bisa pertimbangkan dinamika baru, ada kesulitan dihadapi, kita tak bisa mengarahkan cepat kepada dua koalisi, jadi menurut pendapat saya ini (PT nol persen) bagus untuk jangka panjang," kata Jimly dalam diskusi di Univetas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Beberapa waktu lalu, sejumlah orang mengajukan gugatan uji materi terkait ambang batas presiden. Mereka meminta MK menetapkan ambang batas presiden nol persen.

Bila gugatan itu dikabulkan, menurut Jimly, tak lantas membuat petahana khawatir. Hitung-hitungannya, petahana masih bisa menang dalam satu putaran.

"Jadi kepada calon petahana itu (PT 0 persen) lebih baik untuk 2019 ini, lebih cepet dia menangnya, 1 ronde saja, dengan calonnya bisa 5 pasang. Maka mau 20 atau 0 persen itu sama aja," jelas Jimly.

Ia berharap MK bisa mempertimbangan putusan gugatan ambang batas presiden 20 persen dengan matang.

"Bagi MK, kali ini dia (bisa) membuat sejarah, dia mengubah putusan yang telah diputus, dan ini akan menjadi landmark decision," Jimly menandasi.

Pernah Diajukan Sejumlah Partai

Sebagai informasi, gugatan serupa sebelumnya sempat diajukan sebagian partai, seperti Partai Idaman, Perindo, dan PSI. MK menenolak gugatan itu.

"Uji materi nomor 53/PUU-XV/2017. Menolak permohonan pemohon untuk selain dan selebihnya," kata Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat saat membacakan putusan di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Januari 2018.


(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 September 2018 | 14:14:35

Isak Tangis Warnai Aksi Ribuan Guru Honorer di Sukabumi

Sukabumi - Isak tangis mewarnai aksi ribuan guru honorer di Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/9/2018). Aksi tersebut mendapat pengawalan dari sebanyak 300 personel kepolisian dar
Rabu, 19 September 2018 | 14:10:57

Tommy Sugiarto Disingkirkan Shi Yuqi di Babak Pertama China Open 2018

CHANGZHOU ? Tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, harus mengubur impiannya melaju lebih jauh di China Open 2018. Ia harus menelan kekalahan dalam dua set langsung dari pebulutangkis China, Shi Yuqi, 21
Rabu, 19 September 2018 | 14:08:41

Hindari Kecelakaan, Seorang Biker Tewas Jatuh ke Jurang 10 Meter

Bondowoso - Berusaha menghindari kecelakaan dengan kendaraan lain, dua pengendara motor asal Bondowoso malah mengalami kecelakaan tunggal. Mereka terjatuh ke dasar jurang sedalam sekitar 10 meter, d
Rabu, 19 September 2018 | 13:59:22

Polisi soal Al Ghazali Pingsan: Mobilnya Berhenti Mendadak

Jakarta - Polisi menyelidiki informasi artis Ahmad Al Ghazali mengalami kecelakaan di Condet, Jakarta Timur. Polisi menyatakan mobil putra Ahmad Dhani itu berhenti mendadak."Dari keterangan RYH (saksi) meny
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 September 2018 | 11:29:36

Fadli Zon Nyanyi Potong Bebek Angsa: Gagal Urus Bangsa Maksa Dua Kali

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bernyanyi 'Potong Bebek Angsa' di Twitter. Dia mengubah lirik lagu anak-anak tersebut menjadi bernada Pilpres 2019.Lirik lagu tersebut, seperti
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:22:49

Bertemu Waketum PD, Jokowi Sampaikan Salam Hormat ke SBY

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyapa Presiden Joko Widodo seusai acara pelantikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Istana. Syarief menyampaikan, Jokowi juga titip salam ke Ketu
 
Rabu, 19 September 2018 | 10:51:32

PAN Balas PSI: Tak Ada Istilah Jadul untuk Adil dan Makmur

Jakarta - Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebut nama koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni 'Koalisi Indonesia Adil Makmur', jadul. PAN mempertanyakan maksud sindiran itu. "Yang modern itu sepe
 
Rabu, 19 September 2018 | 08:44:31

Disomasi Nasdem, 720 Advokat Sukarela Bela Rizal Ramli

JAKARTA - Ekonom Dr. Rizal Ramli mengatakan siap menutut balik Partai NasDem karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya sebagai pakar ekonomi nasional dan internasional. "Kami juga bisa tuntut balik.
 
Selasa, 18 September 2018 | 16:45:39

Moeldoko Bertemu Lin Neumann: Demokrat Jangan Baper

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sempat berfoto bersama co-founder media Hong Kong, Asia Sentinel, Lin Neumann, dan disoal Partai Demokrat (PD). Moeldoko meminta PD tidak terbawa perasaan (ba
 
Selasa, 18 September 2018 | 16:16:18

Timses Jokowi Bantah Bikin RBT Jokowi Saja

Jakarta - Informasi terkait ring back tone (RBT) berjudul 'Jokowi Saja' ramai beredar lewat sebuah poster. Timses Jokowi-Ma'ruf Amin membantah RBT itu buatan mereka. "Tidak (dari tim kampan
 
Selasa, 18 September 2018 | 15:38:59

Jokowi: Silakan Beda Pilihan, tapi Jangan Sampai Tak Saling Sapa

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musyawarah Nasional Ke-1 Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) di Istana Negara. Jokowi dalam pidatonya menyinggung soal perbedaan pilihan yang dija
 
Selasa, 18 September 2018 | 15:36:29

Soal Berita SBY di Asia Sentinel, Johan Budi: Jangan Kaitkan dengan Istana

JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi Sapta Prabowo membantah tudingan bahwa Istana ikut terlibat dalam pemberitaan Asia Sentinel tetang kasus pencucian uang bail-out Bank Century y
 
Selasa, 18 September 2018 | 11:30:26

KPK: Zulkifli Hasan Diperiksa Terkait Kasus Bupati Lampung Selatan

Jakarta - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyambangi KPK. Rupanya kedatangan Zulkifli sebagai saksi atas panggilan penyidik KPK berkaitan dengan perkara suap adiknya yang juga Bupati Lampung Selatan nona
 
Selasa, 18 September 2018 | 10:28:03

Garuda Indonesia Gugat Rolls-Royce Rp 640 Miliar

Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia menggugat perusahaan asal Inggris, Rolls-Royce. Garuda menilai Rolls-Royce melakukan perbuatan curang dalam membuat perjanjian sehingga merugikan Garuda.Gugatan itu d
 
Selasa, 18 September 2018 | 09:53:18

Kepala Daerah Dukung Capres, Tak Ada Aturan yang Dilanggar

JAKATRA - Anggota Fraksi PDIP Perjuangan Irma Suryani Chaniago mengingatkan dukungan kepala daerah pernah dilakukan ketika Pemilu 2014. Saat itu Gubernur dan Wagub Jabar Ahmad Heryawan dengan Deddy Miz
 
Senin, 17 September 2018 | 16:20:53

Kemendagri Akan Blokir Data 6 Juta Orang yang Belum Rekam E-KTP

Jakarta - Data Dirjen Dukcapil menyebut terdapat 6 juta penduduk dewasa yang belum merekam data KTP elektronik. Tanpa perekamam KTP elektronik, 6 juta penduduk itu tidak bisa menjalankan haknya pada Pemilu 2019
 
Senin, 17 September 2018 | 15:47:08

Ditolak di Batam, Ratna Sarumpaet minta wartawan tanya alasannya ke Jokowi

BATAM - Aktivis Ratna Sarumpaet mendapat penolakan saat ingin menghadiri Seminar Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam pada Minggu (16/9). Dia menuding pemerintah di balik penolakan itu. Dia meminta
 
Senin, 17 September 2018 | 14:49:00

KPK Periksa Dirut Pertamina

Jakarta - Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati memenuhi panggilan penyidik KPK. Nicke akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap PLTU Riau 1. Nicke tiba di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta S
 
Senin, 17 September 2018 | 13:39:49

Presiden Tinjau Pelatnas Asian Para Games di Sukoharjo*

Sukoharjo - Presiden Joko Widodo meninjau langsung kesiapan para atlet yang akan berlaga di Asian Para Games 2018 pada Sabtu (15/9/2018).Presiden meninjau pelatnas bulu tangkis dan tenis meja yang dipusat
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top