Iklan Sosial
 
Rabu, 16 Mei 2018 | 15:45:48
Nasional

Rini Soemarno Belum Tahu Kabar Donatur Teroris Asal Riau dari Pegawai BUMN

Sebarkan:
Rini Soemarno, Menteri BUMN

Menteri BUMN Rini So‎emarno mengaku belum mengetahui soal kabar donatur dua terduga teroris asal Riau, merupakan pegawai dari perusahaan BUMN.

"Wah saya belum tahu itu, terus terang saya belum dapat laporannya," ujar Rini di komplek Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Rini menyatakan, akan mempelajari soal dugaan donatur ke teroris berasal dari pegawai BUMN, dan jika nantinya terbukti maka hal tersebut sudah melanggar hukum.

 
"Nanti bisa diproses," ujar Rini.

Saat wartawan akan menanyakan lebih lanjut, Rini tergesa-gesa masuk ke Istana Negara untuk mengikuti rapat kabinet paripurna. Namun, Rini memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada pegawai BUMN jika sudah terbukti.

"Ya pasti ada dong (tindakan tegas), lihat saja," jawab Rini saat ditanya apa bentuk tindakan tegas tersebut.

Diketahui, pegawai perusahaan BUMN ikut menjadi pemodal dua terduga teroris asal Riau yaitu AA (39) dan HK (38), dimana rencananya kedua teroris tersebut akan menyerang Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Namun, upayanya gagal setelah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kapolda Sumatera Selatan‎ Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, nama karyawan BUMN disebutkan tersangka yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror di Kawasan Pasar KM 5 Palembang.

Pemodal tersebut bekerja di perusahaan milik negara di Pekanbaru, Riau.

"Mereka mengakunya dimodali orang yang bekerja di BUMN untuk menyerang ke Mako Brimob, tapi masih kita telusuri," ujar Zulkarnain.

(tribunpekanbaru.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:06:52

Jelajah Vihara Tertua di Jakarta yang Ditemukan Pelaut Secara Tak Sengaja

Bak permata tersembunyi, begitu pula kehadiran Vihara Lalitavistara di Cilincing, Jakarta Utara. Vihara yang berlokasi di Jalan Krematorium Cilincing ini memiliki sejarah panjang karena dibangun sejak abad 11.A
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:00:32

Di Balik 80 Juta Bisa Apa

Kalimat 80 juta bisa dapat apa seketiga me­nyebar bak se­rangan fajar. Semua din­ding-dinding akun media sosial apa­pun itu dibanjiri oleh kalimat tersebut. Kalimat ta­nya yang se­mua orang akhirnya tahu m
Minggu, 20 Januari 2019 | 09:44:00

Bandara Changi Singapura Segera Miliki Air Terjun Dalam Ruang Tertinggi di Dunia

Singapura mungkin satu-satunya kota di dunia di mana penduduk setempat bepergian ke bandara untuk menghabiskan akhir pekan mereka. Pada 2019 ini, bangunan yang menghubungkan Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Ch
 
Berita Lainnya
Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:25:10

PDIP Soal Jokowi Dibiayai Adik Prabowo Saat Pilgub: Itu Gotong Royong

JAKARTA - Kubu Prabowo Subianto menyebut capres petahana Joko Widodo sempat meminta uang kepada adik kandung eks Danjen Kopassus itu, Hashim Djojohadikusumo, saat Pilgub DKI 2012. PDIP sebagai salah
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:06:51

Ulama Jatim Tunggu Rekomendasi Gus Ipul soal Dukungan Capres

SURABAYA - Belum semua ulama di Jawa Timur menentukan dukungan di Pilpres 2019. Salah satu faktornya, para ulama masih menunggu arah dukungan dari salah satu Ketua PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipu
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:41:15

Ketum PPP Tak Setuju Prabowo Naikkan Gaji untuk Cegah Korupsi

JAKARTA - Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, tidak punya konsep yang matang di bidang pemberantasan korupsi. Komentar tersebut dilayangkan Rommy setel
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:28:41

Wali Kota Cirebon Anak Buah SBY Putuskan Dukung Jokowi-Maruf

CIREBON - Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Azis yang juga kader Partai Demokrat ini b
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:23:07

Ditanya soal Khilafah, Sandiaga: Pancasila Tak Tergoyahkan

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menjawab pertanyaan soal survei yang menyatakan ada beberapa persen kalangan milenial yang menganggap negara khilafah bentuk ideal untuk Indonesia. Awalnya terk
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:15:28

Jokowi Tawarkan Optimisme Masa Depan Indonesia Berkeadilan

JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo didampingi calon wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam pemaparan visi misi di debat perdana menawarkan optimisme dan masa depan Indonesia yang berkeadilan."Kami mena
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:08:59

Baasyir Bebas, TPM: Ini Masalah Hukum, Bukan Politik Apalagi Gift

JAKARTA - Tim Pengacara Muslim (TPM) menyatakan pembebasan tanpa syarat untuk Abu Bakar Ba'asyir tak ada kaitannya dengan politik. TPM menegaskan bebas tanpa syarat Ba'asyir murni urusan h
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:40:23

Sudirman Said Jelaskan Alasan Prabowo Tidak Agresif Saat Berdebat

JAKARTA - Direktur Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said, menyatakan Prabowo tidak terpancing untuk agresif saat debat perdana. Alasannya, Prabowo
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:33:28

Mantan Teroris: Pembebasan Abu Bakar Baasyir Redakan Tensi Teror di Indonesia

JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan mantan amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ustadz Abu Bakar Ba'asyir mengejutkan beberapa pihak. Namun, langkah itu dinilai positif k
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:26:38

JK Tegaskan Pembebasan Baasyir dengan Alasan Kemanusiaan

JAKARTA - Wapres Jusuf Kalla menegaskan rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir didasari alasan kemanusiaan. Mekanisme pembebasan disebut JK diputuskan Menkum HAM."Ya pertimbangannya kemanusiaan,
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:57:27

PSI Singgung SBY soal Penahanan Baasyir, Demokrat: Otak di Dengkul!

JAKARTA - PSI menyinggung Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait pemenjaraan terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir. Partai Demokrat membela sang ketua umum, menyebut PSI
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:29:36

Debat Perdana Pilpres 2019 Dinilai Kurang Beri Ruang Saling Kritik

JAKARTA - Gelaran debat perdana Pilpres 2019 masih menuai kritikan. Direktur Konsep Indonesia Veri Muhlis Ariefuzzaman menilai format debat perdana kurang memberi ruang para pasangan capres-ca
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:26:20

Ketua DPR: Pembebasan Abu Bakar Baasyir Tak Politis, Landasannya Kuat

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir karena alasan kemanusiaan. Menurut Bamsoet, keputusan J
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:10:59

Gerindra Kritik Jokowi soal Pembebasan Baasyir: Jangan Pencitraan!

JAKARTA - Partai Gerinda mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengizinkan pembebasan terhadap terpidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir. Menurut Gerindra, izin dari Jokowi
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:56:01

Jokowi Kantongi Pertimbangan Kapolri sampai Yusril Soal Baasyir Bebas

GARUT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut keputusannya membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir melalui pertimbangan panjang. Ia sudah mendapat sejumlah masukan dari Kapolri Jenderal Tito
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top