Produk
 
Rabu, 16 Mei 2018 | 13:38:24
Nasional

Polda Riau Diserang, Gerindra Soroti Ketidaksiapan Aparat

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Wakil Ketua MPR yang juga Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, menyoroti insiden penyerangan yang kembali terjadi, kali ini di Mapolda Riau. Muzani menyebut rentetan kejadian teror tersebut mencerminkan ketidaksiapan aparat penegak hukum dalam mendeteksi ancaman.

"Insiden yang sekarang terjadi di Riau, sebelumnya di Mako Brimob Depok, setelahnya kemudian di Surabaya, adalah problem pada ketidaksiapan, ketidakmampuan aparat-aparat kita dalam mendeteksi dini lebih awal," kata Muzani di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

"Kita selalu tidak siap dengan problem kemendadakan ketika angsa itu berwarna hitam. Karena kita selalu berobsesi, berpikir bahwa angsa itu putih. Ini yang terjadi sehingga kemudian kita itu terbengang-bengong," sambungnya.

Ia kemudian mengimbau pemerintah, dalam hal ini aparat kepolisian, dapat menjelaskan secara transparan terkait rentetan peristiwa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Ia melanjutkan penjelasan dari pihak kepolisian dapat memberikan kejelasan bagi masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah tindakan terorisme.

"Kami ingin pemerintah dalam hal ini aparat keamanan kepolisian menjelaskan persoalan ini dengan gamblang terbuka atau tertutup. Lalu apa yang harus dilakukan menurut saya ini menjadi penting supaya tidak ada yang perlu tutup-tutupi lagi persoalan ini. Supaya jelas, sehingga kita tahu di mana kita harus mengambil posisi untuk membantu negara," ujar Wakil Ketua MPR RI tersebut.

Penyerangan di Mapolda Riau terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Penyerangan itu diduga dilakukan 5 pelaku, 4 di antaranya tewas ditembak mati.

Kejadian ini juga membuat 2 polisi terluka dan 1 polisi gugur. Belum diketahui jaringan teroris yang melakukan penyerangan.

Terkait teror ini, polisi menyita samurai, penutup muka, handycam, jaket, jam tangan, dan ikat kepala. Mobil yang ditumpangi pelaku teror juga sudah diperiksa polisi.
 
(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 26 Mei 2018 | 15:17:48

Bocorkan Rahasia ke China, 2 Eks Mata-mata Prancis Ditangkap

Paris - Dua mantan mata-mata Prancis ditangkap setelah dituduh menyerahkan informasi rahasia ke China. Keduanya dianggap telah melakukan pengkhianatan negara. Seperti dilansir AFP, Sabtu (26/5/201
Sabtu, 26 Mei 2018 | 15:14:10

Warga Menyemut Lihat Pencarian Sopir Pikap Tercebur di Kalimalang

Jakarta - Warga menyemut di Jl. KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi. Mereka melihat upaya pencarian sopir pikap yang tercebur ke Kalimalang. Pencarian dilanjutkan tim Basarnas dan BPBD pada sekitar pukul 13.35
Sabtu, 26 Mei 2018 | 15:09:29

Sedang Cari Ikan di Sungai, Petani Tewas Dimakan Buaya

SERUYAN - Taslim (68) warga Desa Panca Jaya, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, tewas dimangsa buaya saat sedang mencari ikan di sungai. Kapolsek Seruyan Tengah Ipda Romadhon
Sabtu, 26 Mei 2018 | 15:06:25

Pegawai Honorer di Pemda Dapat THR? Ini Penjelasan Sri Mulyani

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan tentang tunjangan hari raya (THR) untuk pegawai non PNS di pemerintah pusat maupun di daerah. Khusus untuk pegawai non PNS daerah, Sri Mulyani
 
Berita Lainnya
Sabtu, 26 Mei 2018 | 14:19:39

UU Terorisme Telah Disahkan, Jokowi Diminta Segera Terbitkan Perpres

Jakarta - DPR telah mengesahkan revisi Undang-Undang Terorisme menjadi Undang-Undang (UU), Jumat kemarin. Dengan demikian, DPR selanjutnya mengharapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi segera menerbitkan
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 13:55:50

Catatan Komnas HAM untuk Perpres TNI dilibatkan tangani teroris

Setelah pelibatan TNI masuk dalam UU tindak pidana terorisme, pemerintah segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan membuat aturan mainnya. Terkait itu, Komisioner Komn
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 13:48:55

Deteksi Teroris Diharap Lebih Mudah Usai UU Antiterorisme Disahkan

Jakarta - DPR telah mengesahkan UU Antiterorisme. Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi meminta aparat tak lagi mencari alasan kesulitan mendeteksi teroris."RUU baru saja disahkan. Dengan d
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 13:46:20

Eks Kepala BNPT Sebut Tak Ada Lagi Batas Terorisme dan Radikalisme

JAKARTA - Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menilai, saat ini sudah tidak ada lagi garis batas antara terorisme dan radikalisme di Indonesia. Padahal, kata dia, pa
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 13:35:50

Dilibatkan Berantas Terorisme, TNI Diwanti-wanti Jangan Kebablasan

JAKARTA - Ketua Setara Institute Hendardi mewanti-wanti TNI agar tidak menyalahgunakan wewenang atau kekuasaannya apabila dilibatkan dalam pemberantasan terorisme di Indonesia. Ia khawatir TNI bertindak k
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 10:52:40

UU Terorisme disahkan, PKS minta teroris ditumpas sampai ke akar-akarnya

DPR telah menyetujui RUU Terorisme menjadi UU. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini berharap dengan UU Terorisme itu, aparat keamanan dapat membongkar akar, motif, dan aktor intelektual terorisme yang selama ini
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 15:24:54

Matahari Melintas di Atas Kakbah pada Tanggal Berikut, Saatnya Cek Arah Kiblat!

JAKARTA - Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Juraidi menjelaskan, berdasarkan data astronomi, pada hari Minggu 27-28 Mei 2018 akan melintas tepat di atas Kakbah. Peristiwa
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 14:21:12

Aman Abdurrahman Bantah Sebagai Dalang Teror, Minta Hukuman Diringankan

Jakarta Aktor intelektual serangkaian teror di Indonesia, Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman, membantah menjadi otak teror. Aman yang mengajarkan anti terhadap pemerintah berharap Pengad
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 13:48:27

DPR Sahkan RUU Terorisme Menjadi Undang-Undang

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menyetujui Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Terorisme disahkan menjadi undang-undang. Persetujuan ini disuarakan langsu
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:19:33

DPR Akan Mengesahkan RUU Terorisme Hari Ini

JAKARTA Pengesahan Revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme akan disahkan hari ini, Jumat (25/5/2018). RUU Terorisme disahkan setelah pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 09:50:42

Apa Penjelasan Rektor UGM Terkait Fahri Hamzah Ditolak Menjadi Penceramah di Masjid Kampus?

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, batal mengisi ceramah dan dialog pascatarawih di Masjid Kampus UGM. Padahal sebelumnya Fahri dijadwalkan menjadi penceramah. Pihak kampus mengakui meminta takmi
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 09:42:44

Suara Ledakan di Sidang Aman Abdurrahman, Jalan Depan PN Jaksel Sempat Ditutup

Jakarta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang kasus terorisme dengan terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman, Jumat (25/5/2018). Jalan di sekitar PN Jakarta S
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 09:29:06

Teroris Abdurrahman Tiba di PN Jaksel, Sidang Pleidoi Dimulai

Jakarta - Teroris Aman Abdurrahman tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pagi ini. Aman saat berjalan ruang sidang dijaga Brimob.Pantauan di lokasi, Jumat (25/5/2018) sekitar pukul 08.49 WIB. Ama
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 09:26:21

Kapolri Gandeng Dunia Internasional Berangus Terorisme

JAKARTA - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian belum lama ini mengundang sejumlah duta besar ke kediamannya untuk menjelaskan penanganan kasus terorisme di Indonesia beserta kondisi keamanan nasio
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 16:34:15

Catatan Kelam Jurnalis Setelah 20 Tahun Reformasi

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta merilis sejumlah data soal cacatan kelam dunia pers Indonesia selama 20 tahun reformasi. Dari 2003 hingga 2017, setidaknya terdapat 732 kasus menyangkut
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top