Iklan Sosial
 
Senin, 16 April 2018 | 21:31:38

Taufik Kurniawan: UU Desa Harus Segera Direvisi

Laporan : Joko Prasetyo

Sebarkan:
Joko Prasetyo
JAKARTA-Wakil Ketua DPR Taufik Kurniwan mengatakan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Desa harus segera direvisi. Pasalnya, UU Desa yang berlaku saat ini, belum mengatur secara tegas mengenai status perangkat desa sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Selain itu, perlu ada kejelasan dari status dan posisi Ketua RT atau Ketua RW, karena mereka itu merupakan bagian dari perangkat desa. Tentu perangkat desa tidak bisa bekerja maksimal kalau tidak didukung Ketua RT/RW. Ini perlu ada perlindungan status hukum, makanya yang akan datang perlu adanya revisi UU Desa," kata Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Taufik Kurniawan saat menerima Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Politisi Partai Amanat Nasional itu mengaku prihatin dengan kondisi Ketua RT dan Ketua RW. Pasalnya, honor yang diterima keduanya hanya Rp300 ribu setahun. Padahal, jika tanpa adanya mereka, perangkat desa tidak bisa bekerja. Selain itu, selama ini tak ada reward and punishment, padahal pekerjaan mereka sangat dituntut.

"Dulu dalam UU Desa tidak pernah bermimpi akan dialokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar per desa, karena ini merupakan hasil perjuangan dari perangkat desa. Namun, dalam pelaksanaan teknisnya, ini membutuhkan penyempurnaan, karena perangkat desa yang berjuang dari awal, hak dan kewajibannya menjadi tertinggal," katanya.

Menyinggung  revisi UU Desa itu, Taufik akan menginisiasi revisi UU Desa, dan akan menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) melalui fraksinya dan pemerintah. Menurutnya, UU Desa perlu penyempurnaan. Karena, dengan anggaran Dana Desa yang mencapai Rp70 triliun setiap tahunnya, namun masih ada ketimpangan. Pelaksanaan teknisnya pun masih diatur dalam Peraturan Menteri (Permen), di luar UU Desa.

"Misalnya, dalam Permen itu harus ada BUMDES dan APBDes. Ini kan memberatkan, bagaimana mungkin disertai dengan syarat-syarat yang begitu ketat, karena Kepala Desa ini bukan adminstratif seperti PNS yang lengkap aparatnya. Harus ada akuntan publik, ini dari mana biayanya, " ujar Taufik.

"Mereka dapat memberikan pelayanan publik yang maksimal juga sangat bagus, tapi dipaksakan untuk memenuhi syarat-syarat yang tidak ada dalam UU, dan hanya diatur dalam Permen bahwa BUMDES dan APBDES syarat mutlak dari dana desa itu," kata Wakil rakyat dapil Jawa Tengah itu.

Taufik menambahkan, sebelumnya, saat RDPU antara Komisi II DPR RI dengan PPDI terkait hak dan status perangkat desa, menyimpulkan kesepakatan dengan pemerintah mengenai status perangkat desa yang sebelumnya menginginkan agar menjadi PNS, namun ketika pembahasan kesimpulannya menjadi status perangkat desa itu setara dengan PNS golongan IIA.

"Kemudian hak mengenai tunjangan atau apapun, harus dimasukkan dalam APBN 2019. Nanti dalam proses pembahasan anggaran akan diteruskan ke Komisi XI dan Badan Anggaran DPR RI. Ini sebetulnya perjuangan yang lama dan harus kita apresiasi," ujarnya. (jok)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 21 September 2018 | 20:27:03

Ratusan Dus Rokok Ilegal Bermerek H Mild Diamankan Polres Inhil

TEMBILAHAN - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Indragiri Hilir, mengamankan ratusan dus  rokok ilegal, dari sebuah gudang,  pada hari Rabu, 19/9/2018, sekira pukul 20.00 WIB. Dari gudang yang t
Jumat, 21 September 2018 | 20:22:21

Bedah Rumah FKWI Kemuning Inhil Tahap Ke- 4 Sukses

KEMUNING - Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI) Kecamatan Kemuning melaksanakan acara penyerahan kunci bedah rumah tahap ke 4 yang berlokasi di Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning, Jumat 21/9/18.Prog
Jumat, 21 September 2018 | 18:11:13

Pelaku Penggelapan dua Sepeda Motor di Pujud Ini Dibekuk Saat Menunggu Jemputan

ROKANHILIR-RAS (22) warga Desa Kasang Bangsawan Kecamatan Pujud ini akhirnya dibekuk Tim Opsnal Polsek Pujud. Ia dibekuk atas laporan penggelapan sepeda motor. Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK M
Jumat, 21 September 2018 | 17:40:03

Perusahaan TGI di Talang Mandi Kecewakan Warga

MANDAU - Satu lagi perusahaan yang beroperasi di wilayah Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, menimbulkan kekecewaan warga.Kali ini perusahaan PT.Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang me
 
Berita Lainnya
Jumat, 21 September 2018 | 15:01:44

Jokowi: Nomor 1 atau 2 Alhamdulillah, Syukuri Saja

Jakarta - Jojo Widodo (Jokowi) akan mengambil nomor urut pencapresan di gedung KPU malam ini. Mau dapat nomor urut berapa nantinya, Pak Jokowi?"Dapat nomor 1 Alhamdulillah, dapat nomor 2 Alhamdulillah. Poko
 
Jumat, 21 September 2018 | 11:46:12

KPK Intip Rekening Setya Novanto: Isinya Rp 900 Juta

Jakarta - KPK sudah mengecek isi rekening koruptor e-KTP Setya Novanto. Pengecekan dilakukan dalam rangka pembayaran uang pengganti."Tapi belum dipindahbukukan, baru pengecekan awal," ujar Kabiro Humas KPK Fe
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:50:04

Gerindra Sudah Bulat Dorong M Taufik Jadi Wagub DKI

Jakarta - Ketua DPD Gerindra tetap dicalonkan maju sebagai wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno yang maju cawapres. Pencalonan Taufik itu sudah bulat."DPD Gerindra DKI sudah bulat menunjuk Pak Taufik,"
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:31:46

Mengecek Klaim Ratna Sarumpaet Soal Duit Rp 23 T dari Bank Dunia

Jakarta - Aktivis Ratna Sarumpaet membalas bantahan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atas tudingannya soal uang Rp 23 triliun dari Bank Dunia (World Bank). Ratna menegaskan dirinya telah menelepon
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:50:31

PD Anggap Khofifah-Emil Jadi Timses Jokowi Tidak Elok

Jakarta - Nama Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak muncul dalam susunan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur. Partai Demokrat sebagai partai pengusung pasangan itu pa
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:26:55

AHY Dewan Pembina Timses Prabowo, Tim Jokowi: Kenapa Tak Jadi Ketua?

Jakarta - Politikus Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Dewan Pembina tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut tim kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, AHY leb
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:20:31

Pihak Istana Bela Menteri Perdagangan: Kita Memang Masih Perlu Impor

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko membela Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita soal polemik impor beras yang terjadi antara Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita daengan Dire
 
Kamis, 20 September 2018 | 13:46:53

PSI Sindir Ratna Sarumpaet Dukung Tentara yang Dipecat

Jakarta - Ratna Sarumpaet menuding pemerintahan Presiden Joko Widodo memblokir dana nasabah untuk bantuan Papua senilai Rp 23 triliun. PSI heran atas tudingan Ratna itu. "Kami dengar celotehan Ibu Rat
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:01:28

Pawai Obor Asian Para Games di Pontianak Berlangsung Meriah

PONTIANAK - Penyambutan pawai Obor Api Asian Para Games III/2018 di Pontianak Kalimantan Barat, Rabu (19/9/2018) berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat dan pelajar Kota Khatulistiwa tampak memadati sep
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:29:49

Ikuti Putusan MA, Golkar Banten Loloskan Eks Koruptor Nyaleg

Serang - DPD Golkar Banten tetap mencalonkan calegnya maju sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) besok. Meski dua calegnya yaitu Desy Yusandi dari dapil Kota Tangerang dan Agus Randil dari dapil Pand
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:23:53

Novel Baswedan: Jokowi Masih Ada Waktu untuk Menegakkan Hukum

Sleman - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berharap Jokowi bisa menjadi motor untuk memperbaiki penegakan hukum di Indonesia."Beliau ini (Jokowi) adalah presiden ki
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:17:52

Gaduh Buwas vs Mendag, Jokowi Harus Turun Tangan

Jakarta -Jokowi harus pada performa maksimal di tahun politik. Tinggal 7 bulan lagi Pilpres 2019 digelar, kegaduhan di kabinet kerja justru kontroproduktif dengan kerja keras Jokowi selama ini.Jokowi dini
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:29:36

Fadli Zon Nyanyi Potong Bebek Angsa: Gagal Urus Bangsa Maksa Dua Kali

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bernyanyi 'Potong Bebek Angsa' di Twitter. Dia mengubah lirik lagu anak-anak tersebut menjadi bernada Pilpres 2019.Lirik lagu tersebut, seperti
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:22:49

Bertemu Waketum PD, Jokowi Sampaikan Salam Hormat ke SBY

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyapa Presiden Joko Widodo seusai acara pelantikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Istana. Syarief menyampaikan, Jokowi juga titip salam ke Ketu
 
Rabu, 19 September 2018 | 10:51:32

PAN Balas PSI: Tak Ada Istilah Jadul untuk Adil dan Makmur

Jakarta - Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebut nama koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni 'Koalisi Indonesia Adil Makmur', jadul. PAN mempertanyakan maksud sindiran itu. "Yang modern itu sepe
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top