Iklan Sosial
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 23:10:31

Pemekaran Daerah Jangan Jadi Forum Elit Politik Menjadi Kepala Daerah

Laporan : Joko Prasetyo

Sebarkan:
Joko Prasetyo
JAKARTA—Peneliti LIPI Siti Zuhro menyatakan setelah provinsi Papua dan Papua Barat,  Papua memungkinkan dimekarkan tiga provinsi lagi menjadi lima provinsi. Tiga provinsi berikutnya adalah Papua Barat Daya, Papua Selatan dan Papua Tengah. 

Namun Siti Zuhro mengingatkan pemekaran tiga provinsi tersebut dengan catatan Papua harus membangun birokrasi atau menyiapkan terlebih dahulu, SDM yang kompeten dan menyiapkan potensi ekonomi daerah yang bisa diandalkan.

"Kabupaten/kota di Indonesia sudah banyak yakni 542. Kalau mau pemekaran harus ada perbaikan dan disiapkan SDM  (birokrat) lokal terlebih dulu, potensi ekonomi daerah dan jumlah penduduk yang memadai, " kata Siti Zuhro dalam diskusi 'Pemekaran Daerah di Papua Bawa Berkah atau Musibah'  di Pressroom Parlemen, Gedung Nusantara III, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa (20/2/2018)

Siti Zuhro menambahkan untuk pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), kesiapan SDM (birokrasi) lokal merupakan hal mutlak. SDM yang memadai dan kompeten penting diperlukan untuk menjalankan birokrasi pemerintahan secara efektif, efisien dan professional.

"Kalau tidak, maka pemerintahan tak bisa dijalankan dengan efektif, efisien dan profesional. Sehingga akan bangkrut akibat tak mampu mencapai target-target pembangunan," katanya.

Menurut Siti Zuhro sepanjang tiga persyaratan untuk pemekaran daerah yakni syarat administrative, syarat teknis dan syarat fisik belum bisa dipenuhi oleh daerah, maka dia menyatakan tidak setuju adanya DOB. Bahkan dia menyarankan agar pemekaran daerah untuk sementara dihentikan. Terlebih apabila pemekaran daerah hanya kental dimotivasi politik, maka hasilnya akan bermasalah.

"Harus ada tujuan yang jelas untuk pemekaran, karena sekarang masih moratorium. Jangan ujuk-ujuk cari panggung atau forum untuk elit politik menjadi gubernur. Saya tidak setuju, " katanya.

Tidak hanya itu, Zuhro juga mengatakan, penyelenggaraan daerah otonomi baru kurang efektif. Bahkan penyelenggaraan pemerintahan daerah di daerah otonom baru kurang efektif, seperti kapasitas managemen pemerintahan tidak memadai, kualitas SDM aparat pemda dan DPRD.

"Siapkan dengan serius, jangan ada keterpaksaan seakan-akan menantang pemerintah pusat. Kondisi keuangan negara atau APBN juga saat ini sedang minus. Jadi harusnya Otda mampu memproduksi klaster-klaster baru, " kata Siti Zuhro.

"Tiga tahun terakhir, pemerintah memprioritaskan pembangunan daerah tertinggal. Dan ingat di Indonesia masih ada 120 daerah tertinggal, " katanya.

Dalam kesempatan sama, anggota DPR RI FPDIP Jemmie Deminianus Ijie merasa aneh isu Papua Merdeka selalu menjadi komoditas politik oleh elit-ellit di Papua untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Sementara elit-elit politik selama ini telah menikmati dana Otsus.

"Mereka tidak konsisten dengan terus menikmati dana Otus. Kalau mau merdeka, harusnya mereka berani tidak menggunakan mata uang rupiah dan menikmati dana Otsus, " katanya. (jok)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Desember 2018 | 23:22:52

Mahasiswa STIK- PTIK Angkatan 75 Gelar Pembukaan Pengabdian Masyarakat di Polres Bengkalis

BENGKALIS - Rangka pengabdian kepada masyarakat di wilayah Polres Bengkalis, Senin 17 Desember 2018, belasan Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 75, gelar acara pembukaan Giat Mahasiswa di wilayah Polres Bengkalis.Gia
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:08:47

Kapolres Rohil Himbau Warga Terkena Banjir Waspada

UJUNGTANJUNG - Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIk.MH menghimbau masyarakat yang terkena banjir untuk lebih waspada,terutama sekali warga yang rumahnya berada di pinggiran Sungai Rokan.Pasalnya saat
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:06:11

Herawati Hanura Hadiri Perayaan Hari Ibu, Ini Sambutannya

ROKANHILIR - Herawati Bendahara DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Hanura (Hatu Nurani Rakyat) Kabupaten Rokan Hilir dalam kedudukannya sebagai Ketua Komite Sekolah Ananda Bagan Batu menghadiri acara Peri
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:03:22

Bawa 2 Kg Shabu, Sat Narkoba Polres Rohul Amankan Satu Warga Malaysia

ROKANHULU - Sebanyak 2 Kg sabu diamankan dari tangan warga negara Malaysia yang mencoba memasuki wilayah Riau. Tersangka WNA inisial KH (50) berasal dari Muara, Johor.Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombe
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:59:11

Optimistis Menang, Trend Dukungan Jokowi-Maruf Terus Bertambah

JAKARTA -  Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Jusuf Kalla optimistis dengan elektabilitas calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amien. Kall
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:57:02

Presiden Jokowi Serahkan 6000 Sertipikat di Riau

PEKANBARU - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Sabtu (15/12/2018), menyerahkan sebanyak 6.000 sertipikat hak atas tanah kepada masyarakat di halaman rumah dinas Gubernur Ri
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:54:46

Presiden : Orang Jawa di Riau Harus Menghormati Adat

PEKANBARU - Usai memperoleh penabalan gelar adat Sabtu (15/12/2018) pagi dan kunjungan kerja di Pekanbaru, Presiden Joko Widodo melakukan silaturrahmi bersama Keluarga Besar Paguyuban Putra Jawa Keturunan Sum
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:52:01

Tingkatkan SDM, BBPLK Medan Latih Kejuruan Pemuda Asahan

MEDAN - Dalam rangka Pengembangan SDM, Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan menjalin kerja sama pelatihan denganPT Indonesia Asahan Alumanium (Inalum) dalam program Pelatihan Pendayagunaan F
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:50:10

Indonesia – Taiwan Teken MoU Peningkatan Perlindungan Pekerja Migran

TAIPEI- Pemerintah Indonesia melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (IETO) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Jakarta (TETO) mengenai pe
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:45:41

PBB soal Indonesia Bisa Punah: Prabowo Takabur, Seperti Megaloman!

Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) mengkritik pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal negara ini bisa punah jika dia kalah dalam Pemilu 2019. PBB menganggap Prabowo merasa yang p
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:36:11

Disarankan PAN Mundur dari DPR, Taufik: Saya Ikut Tata Tertib

Jakarta - PAN menyarankan agar Taufik Kurniawan mundur dari DPR. Taufik mengaku hanya ikut tata tertib."Saya hanya mengikuti tata tertib," kata Taufik di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:25:01

Canda Wiranto Ajak Prabowo Taruhan Rumah Soal Indonesia Punah

Jakarta - Menko Polhukam Wiranto ikut menanggapi pernyataan capres Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia bisa punah jika dia kalah di Pilpres 2019. Sambil melontarkan canda, Wiranto menantang Pra
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 15:01:12

PSI Pasang Badan untuk Giring Eks Nidji yang Dikritik soal Antipoligami

Jakarta - Politikus PSI Giring Ganesha dikritik Ustaz Derry Sulaiman karena menentang praktik poligami seperti kebijakan partai. PSI pun memberi pembelaan untuk mantan vokalis band Nidji itu."Bro
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 14:54:52

Soal Pidato Negara Punah, PKS: Maksud Prabowo Tidak Gitu

Jakarta - PKS meyakini capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bermaksud buruk atas pidato yang menyebut Indonesia bisa punah andai dirinya kalah di Pilpres 2019. PKS pun menjelaskan maksud pidato itu."Sa
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 14:19:57

PKS Kagumi Prabowo yang Jujur Soal Merasa Tak Pantas Jadi Imam Salat

Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tak takut mengakui bahwa dia merasa tak pantas menjadi imam salat. PKS kagumi kejujuran Prabowo."Pak Prabowo sudah bersikap jujur soal kapasitas dia dalam soa
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 14:12:48

PDIP soal Baliho Dirusak: Nggak Usah Cengeng!

Jakarta - PDIP juga mengalami perusakan baliho di sejumlah daerah. Meski begitu, PDIP tak mau sama dengan Partai Demokrat (PD), yang langsung menggelar rapat darurat untuk menghadapi permasalahan te
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 13:40:37

Prabowo Ingatkan Elite Nyumbang, Galang Perjuangan Baru Raup Rp 3,3 M

Jakarta - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengingatkan elite partai politik pendukungnya agar ikut menyumbang dana kampanye. Prabowo sendiri sebelum Pilpres 2019 digelar diketahui punya 'Ga
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 13:29:41

Tiba di Polda Jabar, Habib Bahar Didampingi 9 Pengacara

Bandung - Habib Bahar bin Smith memenuhi panggilan penyidik Polda Jabar atas laporan dugaan penganiayaan terhadap anak. Habib Bahar mengaku siap menjalani pemeriksaan.Habib Bahar datang bersama rombongan
 
Senin, 17 Desember 2018 | 16:30:31

Polisi Kejar Dalang Perusakan Baliho SBY-Demokrat di Pekanbaru

Jakarta - Polisi telah menetapkan tiga orang pelaku perusakan baliho Susilo Bambang Yudhyono dan Demokrat (SBY) di pekanbaru. Siapa pemesan perusakan baliho itu masih diburu."Ya ada seseorang itu
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top