Produk
 
Sabtu, 10 Februari 2018 | 22:11:30

HPN 2018, Jokowi Tunjuk Wartawan Sebagai Presiden

Laporan : Afriyanto S

Sebarkan:
Afriyanto S
Yousri Nur Raja Agam (pakai baju batik) dan sepeda hadiah dari Presiden Jokowi poto bersama beberapa awak media usai acara HPN.
PADANG- Pada Puncak Hari Pers (HPN) Nasional yang diselenggarakan di Danau Cimpago, Padang, Sumatera Barat Jumat 9/2, Presiden Jokowi menunjuk wartawan menggantikan dirinya sebagai Presiden. 

Alasan Jokowi menunjuk wartawan sebagai Presiden berdasarkan pengalaman beliau sering di buru wartawan hendak kemana beliau melaksanakan tugas.

"Saya sering dicegat oleh wartawan, ada sekitar 80 hingga 90 wartawan. Pertanyaannya juga tidak satu. Banyak sekali dan pertanyaannya sulit," kata Presiden Jokowi saat menghadiri HPN 2018.

Maka dari itu, beliau menunjuk salah seorang wartawan senior untuk menggantikan dirinya sebagai Presiden versi HPN.

Yousri Nur Raja Agam, yang ditunjuk Jokowi langsung maju ke depan tampak dengan raut wajah penuh semangat dan gembira.

"Bapak jadi Presiden, saya jadi wartawan. Menteri mana yang bapak anggap paling penting, "tanya Jokowi sebagai wartawan.

Dalam moment tanya jawab antara Presiden dan wartawan, ribuan yang menghadiri HPN tersebut. Sontak tertawa menyaksikan, mendengar sesi tanya jawab Jokowi dan Yousri.

Usai menjadi Presiden dadakan versi HPN, sebagai ucapan terimakasih dan cenderamata, Jokowi memberikan satu unit sepeda kepada Presiden Yousri.

Saat ditemui awak media usai puncak HPN, pria kelahiran bengkalis, 68 tahun silam itu mengungkapkan rasa tak menyangka ditunjuk Jokowi sebagai Presiden dalam HPN 2018.

"Tadi, kan banyak yang nunjuk tangan, tapi kok bisa ya,,, mata beliau mengarah ke saya. Kemudian, saya didaulat pula jadi Presiden dadakan, dan Pak Presiden juga siap jadi wartawan dadakan. Jadi kalau saya jadi Persiden, tentu saya siap menghadapi wartawan, "katanya sembari tersenyum gembira. 

Sebagai seorang wartawan senior, pria yang telah bergelut di dunia jurnalistik kurang lebih 40 tahun. Beliau menyikapi HPN 2018, dimana kebebasan pers saat ini sangat luar biasa.

"Siapa saja bisa jadi wartawan, dan bahkan banyak Pemimpin Redaksi dari pada wartawannya. Kebebasan ini tidak terkontrol, "ungkapnya.

Menurut pandangannya, hal tersebut dikarenakan tidak adanya perwakilan dewan pers dari setiap daerah untuk melayani insan pers. Jelas diketahui, Dewan Pers berada di Pusat Jakarta.

"Idealnya, harus ada kaki tangan atau perwakilan, memberikan kuasa di daerah atau kuasa ke organisasi Pers yang ada di daerah. Karena Dewan Pers kan perwakilan media massa. Minimal organisasi Pers di daerah bisa dijadikan kaki tangan Dewan Pers," bebernya.

Selama 40 tahun menjadi wartawan, dirinya menceritakan perbedaan antara wartawan dulu dengan wartawan sekarang. Di mana, wartawan dulu diberikan pendidikan pers sebelum menjadi wartawan.

"Dulu, jadi wartawan melamar. Melamar bukan karena pekerjaan tapi profesi. Kalau sekarang jadi wartawan itu pekerjaan. Bahkan wartawan sekarang, saya lihat dia itu mengetahui kegiatan jurnalistik dengan ortodidak melalui media-media, "ungkapnya.

Menurut Pimpinan Redaksi Ragamnewsdotcom ini, Wartawan sekarang merasa pintar, padahal pengetahuannya hanya sekedar. Dan itupun dari mbah google. "Sekarang itu jadi wartawan untuk dijadikan pekerjaan cari uang saja. Untuk profesinya sendiri bisa ada nilai tawarnya, "bebernya.

Dulu di tahun 70-n, lanjut Yousri  menceritakan, dirinya bergabung di organisasi jurnalistik saat masih menjadi mahasiswa di Akademi Tekstil Bandung.

"Setelah tamat kuliah, saya bekerja di perusahaan tekstil di Surabaya. Saat bekerja, saya mendirikan koran buruh di Surabaya, namanaya Berita Raya yang kantor pusatnya berada di Jakarta," kisahnya.

Koran Buruh Berita Raya ini terbit di Jakarta. " Saya perwakilan di Surabaya. Beberapa tahun kemudian, saya pun ditawarkan oleh media di Surabaya untuk jadi wartawannya, "pungkasnya. (aft)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:30:44

Hati-hati, Kaum Muslim Bagan Batu Jadi Sasaran Aliran Yehuwa

ROKANHILIR- Aliran Yehuwa kini sudah masuk ke Bagan Batu, bahkan sasaran mereka untuk menyampaikan alirannya adalah warga yang beragama Islam. Kejadian itu terjadi di RT 04/RW 02, Dusun Bahagia, Pajak Baru, Ke
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:11:38

Tak Kapok!, Miliki 8 Paket Narkotika, Napi di Lapas Tembilhan ini Kembali Ditangkap

TEMBILAHAN - War (29) meski sudah terkurung di balik tembok tinggi penjara, lelaki itu kembali tertangkap tangan memiliki 8 (delapan) paket narkotika jenis sabu - sabu, Jumat, 23/2/2018, sekira pukul 23.20 WIB.
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:06:31

PJs Bupati Sambut Keberadaan DPD Pemuda BNN Inhil

TEMBILAHAN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Bersama Ninggalin Narkoba (BNN) Indragiri Hilir (Inhil)  melakukan kunjungan kepada Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Rudyanto di kediaman dinas Bupati I
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:00:48

Ibu di Inhil ini Ditemukan Terbujur Kaku dan Anaknya dalam Keadaan Lemas Disampingnya

TEMBILAHAN - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, ditemukan sudah tewas, di rumah kostnya, di Jalan Pangeran Hidayat Tembilahan, Sabtu, 24/2/2018, sekira pukul 13.00 WIB. Informasi yang dihimpun, korb
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Februari 2018 | 15:22:17

Gelar Pertemuan Tertutup, Loyalis Habib Rizieq Serukan Tiga Tuntutan Ulama

JAKARTA – Loyalis Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang terdiri atas ulama dan para aktivis menggelar Kaukus atau pertemuan tertutup di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/201
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:25:14

Akun Twitter Humas Polri Akui Ada Aktivitas Ilegal Soal Cuitan Survei Pilpres

JAKARTA - Akun twitter resmi milik Divisi Humas Mabes Polri sempat menghebohkan warganet lantaran memposting hasil survei pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019. Namun, karena dibanjiri komentar sumbang,
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 13:48:01

Tiba di Kantor Dit Tipid Narkoba Polri, 4 Tersangka Sabu 1,6 Ton Dijaga Ketat

JAKARTA - Empat tersangka beserta barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 1,6 ton yang ditangkap di perairan Batam telah tiba di Kantor Direktorat Tindak Pidana (Dit Tipid) Narkoba Bareskrim Polri, Cawa
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 15:24:15

Polri Tangkap Pelaku Penghina Presiden Jokowi dan Istri di Medsos

JAKARTA - Bareskrim Polri menangkap seorang Wiraswasta yang melakukan penghinaan terhadap terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Istrinya Iriana Jokowi di Media Sosial. Pelaku ditangkap di T
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 09:22:34

Blusukan ke Tabanan, Jokowi Tinjau Proyek Pembangunan Irigasi

TABANAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke proyek padat karya tunai untuk membangun jalan produksi dan irigasi yang melibatkan masyarakat di Desa Kukuh, Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan, Bali.
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 08:32:11

Pasca Konflik, Hanura Rombak Susunan Fraksi MPR/DPR RI

JAKARTA, Setelah konflik, Partai Hanura akhirnya merombak total pimpinan fraksi MPR/DPR RI. Perombakan ini langsung ditandatangani oleh Ketua umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan Sekjen Herry Lon
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 11:38:22

Polri Tangkap Guru Penyebar Hoaks Megawati Larang Adzan di Masjid

JAKARTA - Polisi meringkus seorang oknum guru berinisial SF (35), karena diduga sebagai pelaku penyebar berita bohong atau hoaks di media sosial yang menyebutkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarn
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 10:13:48

KPK Cermati Kesaksian Nazaruddin Terkait Keterlibatan Ketua Fraksi di Kasus E-KTP

JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ‎(KPK), Febri Diansyah, mengakui pihaknya memang sedang mendalami dan mencermati kesaksian mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin di s
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 09:30:12

Terkait Penyerangan Pemuka Agama, MUI: Umat Harus Semakin Kuat Menggalang Kebersamaan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah meminta polisi bisa segera mengungkap tuntas kasus penyerangan terhadap sejumlah pemuka agama. "I
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 08:46:53

Gempa 4,5 SR Mengguncang Pesisir Barat Lampung

JAKARTA – Gempa mengguncang Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Bandar Lampung, pada Kamis (22/2/2018) dini hari. Gempa tersebut diketahui berkekuatan 4,5 skala Richter (SR). Berdasarkan informasi dari lam
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 14:42:02

Ulama Gandeng Wiranto Tangkal Gerakan Radikalisme

JAKARTA - DPP Ikhwanul Muballighin bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemananan (Menko Polhukam) Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta. Kedatangan para ulama ini bertujuan
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:59:43

Terima Suap Pengadaan Satelit, Eks Pejabat Bakamla Dituntut 5 Tahun Penjara

JAKARTA - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Nofel Hasan dengan hukuman lima tahun penjara subsidair tiga bulan s
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 11:19:37

Bertemu di Istana Batu Tulis, Jokowi-Megawati Bahas Isu Nasional Sambil Santap Nasi Jambal

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan rutin dengan Presiden Jokowi di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/2/2018) malam. Pertemuan yang berlangsung se
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 08:37:38

Marak Penyelundupan Narkoba, Presiden Diminta Segera Membuat Perppu

JAKARTA – Beberapa waktu belakangan ini penyelundupan narkoba ke Indonesia semakin marak terjadi. Caranya pun dilakukan melalui hal-hal yang beragam. Hal itu tentu untuk mengelabui petugas yang selalu men
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 23:10:31

Pemekaran Daerah Jangan Jadi Forum Elit Politik Menjadi Kepala Daerah

JAKARTA—Peneliti LIPI Siti Zuhro menyatakan setelah provinsi Papua dan Papua Barat,  Papua memungkinkan dimekarkan tiga provinsi lagi menjadi lima provinsi. Tiga provinsi berikutnya adalah Papua Barat Daya
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top