Produk
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 12:38:48
Nasional

KPK Pede Majelis Hakim Tolak Eksepsi Setya Novanto

Sebarkan:
okezone.com

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakin Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) akan menolak eksepsi atau keberatan dari pihak terdakwa kasus korupsi E-KTP Setya Novanto (Setnov).

Pengadilan Tipikor akan menggelar sidang lanjutan dengan agenda putusan sela pada Kamis 4 Januari 2018 mendatang. Mengingat, kubu Setya Novanto sudah memaparkan eksepsi dan Jaksa Penuntut KPK telah memberikan jawaban terhadap keberatan pihak mantan Ketua DPR RI itu di sidang sebelumnya. 

"Jawaban sudah kami tuangkan semua, kami uraikan, materi eksepsi sudah menjawab," ujar Febri, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Febri menuturkan, materi pokok dari keterlibatan Setnov dalam korupsi yang membuat negara ditaksir merugi Rp2,3 triliun itu akan dibuktikan dalam sidang lanjutan, yakni pemeriksaan saksi. "Kalau menyangkut subtansi nanti bisa dibuktikan dan KPK siap sidang berikutnya. Nanti bisa saksikan sidang selanjutnya, KPK sudah siapkan bukti-bukti pertemuan dan pembicaraan proyek E-KTP, termasuk dugaan aliran dana," papar Febri.

Di sisi lain, Febri menegaskan bahwa Majelis Hakim memiliki indepedensi dalam memutuskan perkara megakorupsi bernilai proyek Rp5,9 triliun tersebut. Oleh sebab itu, Febri optimis Hakim akan menolak eksepsi Setnov. "Kami percaya indepedensi Hakim artinya KPK akan fokus persidangan dan persidangan lanjut," ucap Febri. 

Bahkan menurut Febri, akan jadi hal yang baik jika Setnov mau buka suara dan mengungkapkan fakta-fakta baru dalam kasus korupsi E-KTP. Untuk itulah, Setnov diharapkan lebih kooperatif dalam menyingkap tabir kasus ini. "Tidak menutup kemungkinan kalau terdakwa mau membuka peran pihak lain akan jadi ditunggu," tutur Febri.

Wajah Semringah Setya Novanto Hiasi Sidang dengan Agenda Tanggapan Jaksa

Sementara itu, kuasa hukum Setnov, Maqdir Ismail telah mendiskusikan sidang putusan sela dengan kliennya saat berkunjung ke Rutan KPK.  Maqdir mengaku tak memiliki strategi atau persiapan khusus apapun mengenai putusan hakim, apakah akan menerima atau menolak eksepsi yang diajukan Setnov. Dia menyatakan hanya akan mendengarkan putusan tersebut. 

"Paling duduk manis saja nanti dengarkan putusan apakah hakim terima eksepsi atau justru hakim mengatakan menolak eksepsi kami, kami dengar aja," ucap dia. 

Lebih dalam, Maqdir mengatakan siap dengan segala keputusan yang akan diberikan oleh Majelis Hakim, termasuk apabila ditolaknya nota keberatan pihaknya.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 25 April 2018 | 21:35:15

Pimpinan MPR RI Lantik Tujuh Anggota MPR PAW

JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta didampingi dua Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Ahmad Basarah, hari ini, Rabu ( 25/4/2018) memandu pengucapan sumpah/janji tujuh anggota MPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW) d
Rabu, 25 April 2018 | 17:01:18

Berbagai Kalangan Akui Keberhasilan DR Firdaus ST MT dan Ketokohan Rusli Effendi

MANDAU-Keberhasilan DR Firdaus ST MT dan ketokohan Rusli Effendi sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terus mendapatkan pengakuan dari banyak kalangan.Makanya tak heran kalau dalam setiap kampan
Rabu, 25 April 2018 | 16:57:47

Cawagubri Rusli Effendi Bernostalgia di Pematang Pudu, Ini Harapan Warganya

MANDAU - Rusli Effendi yang datang Selasa 22/4 tanpa Firdaus bercerita kalau ia pada tahun 1980 silam pernah berkunjung ke daerah Pematang Pudi Permai ini, Dulu ia sering bertemu para tokoh masyarakat dan
Rabu, 25 April 2018 | 16:44:41

Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

MANDAU - Meski berstatus sebagai kota Industri karena banyak perusahaan dan dan sejumlah industri berada di sana, namun hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi masyarakatnya yang ternyata masih ba
 
Berita Lainnya
Rabu, 25 April 2018 | 21:35:15

Pimpinan MPR RI Lantik Tujuh Anggota MPR PAW

JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta didampingi dua Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Ahmad Basarah, hari ini, Rabu ( 25/4/2018) memandu pengucapan sumpah/janji tujuh anggota MPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW) d
 
Rabu, 25 April 2018 | 11:04:43

Puluhan Prajurit Wanita TNI Terjun Payung di Acara Peringatan Hari Kartini

JAKARTA - Puluhan prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) menggelar aksi terjun payung dalam acara apel bersama wanita TNI, Polwan, dan segenap wanita komponen bangsa dalam rangka memperingatai H
 
Rabu, 25 April 2018 | 10:29:33

Selangkah Lagi ke Final Liga Champion Liverpool Bungkam AS Roma 5-2

JAKARTA- Bermain di depan publiknya sendiri, Liverpool sukses mencatat kemenangan laga kandang atas AS Roma 5-2 di stadion Anfield, Rabu (25/4/2018) dinihari. Mohamed Salah menjadi bintang lapangan dengan
 
Rabu, 25 April 2018 | 10:19:43

Perpres TKA Mendorong Investasi Masuk Indonesia, Perpres Mengatur Kemudahan Birokrasi Perizinan

JAKARTA- Menteri Ketangakerjaan  Hanif Dhakiri menyatakan Perpres No. 20/2018 mengenai penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) lebih mengatur penyederhanaan prosedur perizinan TKA dan mempercepat layanan
 
Rabu, 25 April 2018 | 10:14:37

Perpres TKA, Pemerintah Terus Sosialisasi. KSP : Tak Perlu Pansus TKA

JAKARTA-Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui meski Peraturan Presiden (Perpres) Nomor  20/Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) belakangan menjadi komoditas pemberitaan yang mena
 
Rabu, 25 April 2018 | 10:10:34

Tunjukkan Keberpihakan, Pemda Bisa Buat Perda Ojol

JAKARTA-Pemerintah mengakui ketidakpastian aturan karena belum adanya Undang-Undang yang mengatur tentang keberadaan transportasi online. Dampaknya pengemudi seolah-olah tidak berdaya ketika berhadapan de
 
Rabu, 25 April 2018 | 10:03:55

Ketua DPD RI Oesman Sapta Terima Doni Munardo

JAKARTA-Ketua DPD Oesman Sapta Odang (kedua dari kanan) didampingi Wakil Ketua DPD Nono Sampono, menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Mayjen TNI Doni Monardo dan Dep
 
Selasa, 24 April 2018 | 14:21:18

Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara karena Korupsi E-KTP

JAKARTA – Majelis Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Setya Novanto dengan hukuman 15 tahun penjara karena dinyatakan terbukti melakukan korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP. Mantan ketua DPR RI itu juga
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:32:54

Setya Novanto Harap Divonis Ringan

Jakarta - Mantan Ketua DPR Setya Novanto berharap divonis hukuman seringan-ringannya. Novanto pun mengaku hanya bisa pasrah saat ini."Kita serahkan kepada hakim untuk memutuskan yang seadil-adilnya, serin
 
Senin, 23 April 2018 | 20:40:52

Demo Ojol, Tuntut Tiga Hal

JAKARTA—Belasan ribu pengemudi ojek online yang tergabung  dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) melakukan aksi demo di depan gedung DPR/MPR/DPD RI Jakarta, Senin (23/4/2018). Usia berorasi, perwa
 
Senin, 23 April 2018 | 20:36:57

Jauhkan Rakyat dari Cita-cita Nasional, Rizal Ramli dan Kwik Komitmen Melawan Neolib

JAKARTA- Dua mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie mendadak mengadakan pertemuan membicarakan masalah sistem perekonomian Indonesia yang makin memprihatinkan. Keduanya memandang negara harusny
 
Senin, 23 April 2018 | 12:54:29

Hamdhani: Dunia Harus Terus Dorong Perdamaian di Korea

JAKARTA-Anggota DPR Hamdhani berharap dunia internasional mendorong terjadinya perdamaian abadi di Semenanjung Korea menyusul adanya sinyal positif pemimpin Korea Utara Kim Jong-un terkait penggunaan senj
 
Senin, 23 April 2018 | 08:55:44

Alumni 212: Sukmawati Harus Jadi Tersangka Sebelum Ramadan!

JAKARTA - Persaudaraan Alumni 212 menargetkan agar kepolisian segera menetapkan tersangka terhadap Sukmawati Soekarnoputri atas kasus penistaan agama lewat puisinya "Ibu Indonesia". Juru Bicara Persaudar
 
Sabtu, 21 April 2018 | 16:38:47

Menanti Ruang Hijau di Kawasan Bekas Taman Ria Senayan

JAKARTA - Arah pembangunan Taman Ria Senayan yang dulu tempat hiburan masyarakat semua kalangan harus memiliki konsep yang matang. Pasalnya, model Taman Ria yang ada di tahun 1970-an, dinilai memang kuran
 
Sabtu, 21 April 2018 | 11:45:44

Menaker : Perpres TKA Bukan Membebaskan, Tapi Menyederhanakan Perizinan

SEMARANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja
 
 
 
Terpopuler

1

19 Apr 2018 09:23 | 941 views
Nasional
Gempa Skala 4,4SR Ratusan Bangunan Rusak di Banjarnegara

2

20 Apr 2018 11:50 | 623 views
Nasional
Tolak Anti Kritik DPR Gelar Lomba Kritik Berhadiah Rp10juta

3

23 Apr 2018 20:40 | 524 views
Demo Ojol, Tuntut Tiga Hal

4

25 Apr 2018 10:10 | 216 views
Nasional
Tunjukkan Keberpihakan, Pemda Bisa Buat Perda Ojol
 
 
 
 
 
 
Top