Iklan Sosial
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:43:16
Nasional

Indeks Kebebasan Pers di Negara Muslim, Indonesia di Bawah Afganistan

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Okezone.com
Ilustrasi
JAKARTA - Kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan aparat polisi terhadap terhadap jurnalis Okezone Saldi Hermanto di Timika, Papua, menambah daftar catatan buruk kebebasan berekspresi di media sosial. Banyaknya kasus kekerasan itu dinilai belum meratanya pemahaman aparat polisi terhadap hukum.

Umumnya kekerasan yang terjadi terhadap awak media di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dilakukan oleh pemerintah, bukan ormas atau masyarakat, kecuali di kawasan konflik seperti Irak, Suriah atau Libya.

Berikut peringkat kebebasan pers sejumlah negara muslim terbesar. Seperti dilansir Deutsche Welle.

1. Afghanistan

Wartawan di Afghanistan memiliki banyak musuh, selain Taliban yang gemar membidik awak media sebagai sasaran serangan, pemerintah daerah dan aparat keamanan juga sering dilaporkan menggunakan tindak kekerasan terhadap jurnalis, tulis RSF. Namun begitu posisi Afghanistan tetap lebih baik ketimbang banyak negara berpenduduk mayoritas muslim lain.

2. Indonesia

Intimidasi dan tindak kekerasan terhadap wartawan dilaporkan terjadi selama masa kampanye Pilkada DKI Jakarta. Terutama sejumlah ormas yang tercatat terlibat dalam aksi pemukulan atau penangkapan terhadap awak media. Namun begitu kelompok tersebut bukan dianggap ancaman terbesar kebebasan pers di Indonesia, melainkan militer dan polisi yang aktif mengawasi pemberitaan di Papua.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat, ada 106 kasus kekerasan terhasap jurnalis di Tanah Air yang terjadi sepanjang 2016-2017. Terbaru, peristiwa pengeroyokan oleh 9 orang oknum anggota Dalmas Polres Mimika kepada jurnalis Okezone, Saldi Hermanto, belum lama ini.

3. Pakistan

Wartawan di Pakistan termasuk yang paling bebas di Asia, tapi kerap menjadi sasaran serangan kelompok radikal, organisasi Islam dan dinas intelijen, tulis Reporters sans frontières. Sejak 1990 sudah sebanyak 2,297 awak media yang tewas. April silam, Mashal Khan, seorang wartawan mahasiswa tewas dianiaya rekan sekampus lantaran dianggap menistakan agama.

4. Malaysia

Undang-undang Percetakan dan Penerbitan Malaysia memaksa media mengajukan perpanjangan izin terbit setiap tahun kepada pemerintah. Regulasi tersebut digunakan oleh pemerintahan Najib Razak untuk membungkam media yang kritis terhadap pemerintah dan aktif melaporkan kasus dugaan korupsi yang menjerat dirinya. Selain itu UU Anti Penghasutan juga dianggap ancaman karena sering disalahgunakan.

5. Turki

Perang melawan media independen yang dilancarkan Presiden Recep Tayyip Erdogan pasca kudeta yang gagal 2016 silam menempatkan 231 wartawan di balik jeruji besi. Sejak itu sebanyak 16 stasiun televisi, 23 stasiun radio, 45 koran, 15 majalah dan 29 penerbit dipaksa tutup.

6. Mesir

Enam tahun setelah Revolusi Januari, situasi kebebasan pers di Mesir memasuki masa-masa paling gelap. Setidaknya sepuluh jurnalis terbunuh sejak 2011 tanpa penyelidikan profesional oleh kepolisian. Saat ini paling sedikit 26 wartawan dan awak media ditahan di penjara. Jendral Sisi terutama memburu wartawan yang dicurigai mendukung atau bersimpati terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin.

7. Iran

Adalah hal ironis bahwa kebebasan pers menjadi salah satu tuntutan revolusi yang menanggalkan kekuasaan Shah Iran pada 1979. Namun janji itu hingga kini tidak ditepati. Iran masih menjadi kuburan dan penjara terbesar bagi awak media, tulis Reporters Sans Frontières. Saat ini tercatat 29 wartawan dipenjara dan belasan media independen diberangus oleh pemerintah.

8. Arab Saudi

Berada di peringkat 168 dari 180 negara, Arab Saudi nyaris tidak mengenal pers bebas. Internet adalah satu-satunya ranah media yang masih menikmati sejumput kebebasan. Namun ancaman pidana tetap mengintai blogger yang nekat menyuarakan kritiknya, seperti kasus yang menimpa Raif Badawi. Ia dihukum 10 tahun penjara dan 10.000 pecutan lantaran dianggap melecehkan Islam. (Okezone.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Minggu, 17 Juni 2018 | 21:11:09

Fadli Zon Nilai Sudah Seharusnya Kasus Chat Rizieq Dihentikan

JAKARTA-Polisi resmi memberhentikan kasus chat bernada pornografi yang menjerat pimpinan FPI Rizieq Syihab. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai keluarnya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) wajar. Karena
 
Minggu, 17 Juni 2018 | 21:07:20

Tak Mampu Ungkap Penyerang Novel Baswedan, Kapolda Metro Disarankan Mundur

JAKARTA-Setahun dua bulan pelaku penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan tak juga bisa diungkap kepolisian. Penuntasan kasus penyerangan ini mandek dan belum terungkap dalang di balik teror yan
 
Minggu, 17 Juni 2018 | 20:41:25

Keraguan Novel Baswedan Soal Pengusutan Kasusnya

Jakarta - Polri mempersilakan penyidik KPK Novel Baswedan untuk menyebut sosok jenderal yang disebutnya terlibat atas penyerangan air keras. Apa kata Novel?"Saya kira begini, sudah berkali-kali saya sampaikan b
 
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:27:55

Golkar: Polisi Harus Klarifikasi Pernyataan Habib Rizieq soal SP3

Jakarta - Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mendesak kepolisian mengklarifikasi pernyataan Habib Rizieq Syihab yang mengklaim sudah menerima surat penghentian penyidikan perkara (SP3) atas dugaan kasus chat p
 
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:06:39

Habib Rizieq Mengaku Terima SP3 Kasus Chat di Hari Lebaran

Jakarta - Imam besar FPI, Habib Rizieq Syihab, mengaku sudah menerima surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus chat. Rizieq menerima surat itu dari pengacaranya. Hal itu disampaikan Habib Rizieq le
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:43:40

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Kecam Pergub BKP Reklamasi Anies

Jakarta - Gubernur Jakarta Anies Baswedan meneken Peraturan Gubernur Nomor 58 Tahun 2018 yang mengesahkan Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi (BKP) Pantai Utara Jakarta. Langkah Anies menuai kecaman karena
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:48:26

Tanggapi Polemik E-KTP Djarot, Menkumham Heran Camat Tak Tahu Prosedut Buat E-KTP

Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyayangkan adanya polemik yang muncul terkait kepemilikan KTP Elektronik Calon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat yang kini resmi menjadi warga Ko
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:04:41

Kondisi 7 Anak Terduga Teroris, Sempat Tertawa Tapi Masih Sering Melamun

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menerima 7 orang anak terduga pelaku terorisme. Anak-anak tersebut nantinya akan dirawat dan diberikan pendampingan guna mengembalikan kepercayaan diri merek
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 09:26:53

Mudik Terpantau Lancar, Program Infrastruktur Jokowi Dinilai Berhasil Atasi Kemacetan

JAKARTA - Arus lalu lintas pada musim mudik lebaran tahun ini dirasakan cukup lengang alias sepi di hampir seluruh jalur penghubung antara Jakarta dan sekitarnya. Salah satu ruas yang dirasakan cukup mend
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 14:59:58

Menhub: 19 Juta Pemudik Sudah Meninggalkan Ibu Kota

CIREBON - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim sudah 19 juta pemudik yang sudah meninggalkan Jakarta untuk berlebaran ke kampung halamannya. Jumlah itu baru 2/3 dari total orang yang akan mudik
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 14:43:22

Jokowi: Isu Palestina Jadi Prioritas RI dalam DK PBB

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ada empat prioritas utama yang akan dilakukan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) periode 2019-2020.
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 14:05:32

Jokowi Akan Rayakan Idul Fitri 1439 H di Bogor

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah atau Lebaran 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Kepala Negara juga bakal menggelar open house atau menerima para
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 13:55:57

Penumpang Bergurau Bawa Bom Diserahkan ke PM Sumbar

Pariaman-Manajemen Lion Air Grup memastikan penerbangan Wings Air nomor IW1293 rute  dari Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) tujuan Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi (DJB
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 13:52:44

Empat Alasan Titiek Soeharto Mundur dari Golkar

Jakarta-Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Siti Hediati Soeharto akhirnya keluar dari  Partai berlambang pohon beringin dan pindah ke Partai Berkarya. Bergabungnya Titiek Soeharto  yang kini men
 
Senin, 11 Juni 2018 | 21:36:25

Pererat Kebersamaan, PKS PT.SSP Semunai Gelar Silaturahmi Bersama Masyarakat Pinggir

PINGGIR - Senin, 11 Juni 2018, Perusahaan pengelolah buah tandan sawit yang berada di Desa Semunai Kecamatan Pinggir, yakni Pabrik Kelapa Sawit PT.Semunai Sawit Perkasa (PKS PT.SSP), gelar kegiatan silaturahmi
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top