Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Senin, 2 September 2019 | 11:34:10
Lingkungan

Kebakaran Lahan Masih Berlanjut Hot Spot di Riau 150 Titik

Sebarkan:
PEKANBARU-Kurang dari satu pekan Riau terbebas dari kabut asap karena diguyur hujan, kini wilayah Riau kembali diselimuti asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota.

Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisik (BMKG) Pekanbaru, jumlah hotspot di Riau langsung meningkat tajam hingga mencapai 150 titik. Bahkan dari jumlah tersebut, 107 di antaranya berada di level confidance di atas 70 persen atau titik api akibat Karhutla.

Kepala Bada Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger saat dihubungi, Senin (2/9/2019) membenarkan Karhutla kembali terjadi pascahujan yang melanda Riau dalam tiga hari belakangan. Dan saat ini timnya terus berjuang untuk memadamkan Karhutla yang tersebar di wilayah Riau. "Iya kita akan coba menuntaskannya dengan kebersamaan tim Satgas Karhutla Riau, mohon doa dan supportnya," pinta Edwar Sanger.

Dijelaskan Edwar Sanger, pada saat hujan turun dalam beberapa hari lalu, tim Satgas, tetap turun ke lokasi yang terpantau hotspot. Untuk memastikan api yang masih menyala betul-betul padam.

"Saya bersama Wakapolda Riau, dan rekan-rekan TNI, melakukan pemadaman di beberapa wilayah Riau. Hujan memang sangat membantu kita dalam menyelesaikan Karhutla," kata mantan Pj Walikota Pekanbaru ini.,

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki, menjelaskan, dari pantauan satelit ada banyak terdeteksi 358 titik panas di Sumatera, sebagian besar berada di Riau. Dan Riau menjadi wilayah yang terbanyak hotspot. Selanjutnya di Provinsi Jambi 103 titik, Lampung 12 titik, Sumatra Selatan 67 titik, dan Bangka Belitung 22 titik. "Dari pantauan satelit terdapat 358 hotspot di Sumatera, 150 titik ada di Riau. Di mana 107 titik memiliki confidance di atas 70 persen, diyakini sebagai titik api," jelas Marzuki.

Dari data hotspot yang tersebar di Kabupaten Kota, titik terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir dengan 49 titik, Pelalawan 30 titik, Bengkalis 25 titik, Meranti 16 titik, Indragiri Hulu 13 titik, Indragiri Hilir 13 titik, Kampar 2 titik dan Kuansing 1 titik.***


Sementara itu, warga Kota Pekanbaru harus kembali menghirup udara yang tercampur asap, karena kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru. Hal ini pun membuat masyarakat kembali mengeluh. "Sudah enak beberapa hari kemarin gak ada asap, sekarang malah balik lagi asapnya," ujar Buyung, warga Kota Pekanbaru, Senin (2/9) pagi.


Katanya, kabut asap yang kembali menyelimuti Kota Pekanbaru ini pun membuat kesehatannya kembali terganggu. "Memang kalau sudah kabut asap seperti ini, sering batuk. Ini balik lagi batuk saya abis ngantar anak sekolah tadi pagi," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan Yurni, warga Panam, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Dia juga mengeluhkan kondisi kabut asap yang kembali datang menyelimuti Kota Pekanbaru.

"Kemarin hujan beberapa hari sempat hilang. Ini gak ada hujan sekali aja langsung balik lagi penyakit asapnya. Saya minta pemerintah serius lah tangani kabut asap ini. Kasian anak-anak sekolah, tiap pagi harus sarapan asap," ujarnya kesal.

Dari pantauan di lapangan, kabut asap memang tampak kembali menyelimuti Kota Pekanbaru sejak pagi hari kemarin. Namun kondisi kabut asap pagi ini terpantau memang menebal dan membuat jarak pandang terganggu. ***
dilansir dari berbagau sumber
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 September 2019 | 12:23:38

Bahasa Paser, Bahasa Ibu Kota yang Terancam Punah

Penajam Paser Utara - Penajam Paser Utara (PPU) telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu lokasi Ibu kota baru. Kabupaten ini sendiri punya bahasa asli suku Pase
Jumat, 20 September 2019 | 11:56:21

Adegan Sadis Pembunuhan Pengantin Baru di Pemalang Direkonstruksi

Pemalang - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang pria pengantin baru di Pemalang. Sebanyak 10 adegan diperagakan oleh pelaku yang bernama Arifin (25)."Rekonstruksi ada 10 adegan," ujar Kas
Jumat, 20 September 2019 | 11:26:38

Sukseskan MTQ Ke-44, Camat Riki Rihardi Siap Berikan Pelayanan Yang Terbaik

Duri - Camat Mandau Riki Rihardi mengatakan, sebagai tuan rumah penyelenggara, siap memberikan yang terbaik demi sukesnya MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019."Kamis siap memberikan pelayanan terbai
Jumat, 20 September 2019 | 11:00:44

Jambret Di Pinggir, Dua Warga Kandis Masuk Sel

Pinggir - Rabu tanggal 18 September 2019 sekira jam 23.30 Wib, Tim Polsek Pinggir mengamankan dua orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana Curas atau Jambret) di seputaran jalan lintas Duri-Pekanbaru
 
Berita Lainnya
Kamis, 19 September 2019 | 16:15:34

Hutan di Merbabu Terus Berkobar, Kenapa Tak Dilakukan Water Bombing?

Semarang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengupayakan dilakukannya water bombing untuk mengatasi kebakaran di Gunung Merbabu. Namun ada beberapa hal yang diperhitungkan u
 
Kamis, 19 September 2019 | 13:52:50

Ini Penampakan Petirtaan Suci Majapahit Usai 10 Hari Ekskavasi

Jombang - Selama 10 hari ekskavasi, tim arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim berhasil menampakkan hampir seluruh bagian petirtaan suci peninggalan Majapahit di Jombang. Situs purb
 
Kamis, 19 September 2019 | 13:17:59

Dinas LH Bogor Bersihkan 305 Ton Sampah di Sungai Cipakancilan

Bogor - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Bogor terus melakukan pembersihan Sungai Cipakancilan, Bogor, yang sempat menjadi sorotan publik. Sebanyak 305 ton sampah di sungai itu telah diangkut.Koordinator Dump T
 
Kamis, 19 September 2019 | 09:02:43

Kebakaran di Gunung Slamet Meluas, Ratusan Relawan Dikerahkan

Brebes - Kebakaran hutan di lereng Gunung Slamet, wilayah Kabupaten Tegal meluas hingga ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.Ratusan relawan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang ada di lereng gunung ters
 
Rabu, 18 September 2019 | 15:27:11

Bupati Bogor Sebut Ada 2 Ribu Ton Sampah yang Tak Terangkut Setiap Hari

Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin mengakui persoalan penanganan sampah di wilayahnya masih mengalami kendala. Ade menyebut dari 2.800 ton sampah per hari di Bogor, hanya 800 ton yang terangkut."Dari
 
Rabu, 18 September 2019 | 13:11:02

Cek Karhutla, Bupati OKI Minta Perusahaan Perkebunan Bantu Padamkan Api

Palembang - Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Iskandar mengecek lahan gambut yang terbakar di wilayahnya. Iskandar minta perusahaan perkebunan juga terlibat pemadaman kebakaran hutan
 
Rabu, 18 September 2019 | 10:43:08

Viral Warga Blitar Keluhkan Sungai Lemon Diduga Tercemar Limbah Pabrik Gula

Blitar - Viral di media sosial di komunitas lokal Blitar, postingan warga soal pencemaran sungai di Kecamatan Binangun. Warga menduga air sungai tercemar limbah pabrik gula di sekitar wilayah itu
 
Rabu, 18 September 2019 | 08:55:57

Asap Karhutla Masih Pekat, Jarak Pandang di Pekanbaru 500 Meter

Pekanbaru - Asap pekat imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Riau. Asap pagi ini kian pekat, jarak pandang di Pekanbaru hanya tembus 500 meter saja.BMKG Pekanbaru pada Rabu
 
Selasa, 17 September 2019 | 14:42:41

Bermohon Datangny Hujan Polres Tanjungpinang Gelar Sholat Istiqo

Jajaran Polres Tanjungpinang melaksanakan Sholat Istisqo bertempat di halaman Mako Polres Tanjungpinang, Selasa (17/9/2019).Sholat Istisqo dilaksanakan oleh Pejabat Utama, Perwira, Brigadir dan PNS Polres Tanju
 
Selasa, 17 September 2019 | 11:37:17

4 Rumah Warga dan Seekor Sapi Dilahap Si Jago Merah di Grobogan

Grobogan - Empat rumah warga di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan terbakar. Selain itu, ada seekor sapi yang ikut dilahap api."Pada Selasa (17 /9/2019) sekitar pukul 07.00 WIB di Dusun
 
Selasa, 17 September 2019 | 10:53:22

Kekeringan di Situbondo Meluas Hingga 6 Kecamatan

Situbondo - Wilayah yang terdampak kekeringan di Situbondo terus meluas. Sampai saat ini ada 11 perkampungan warga yang dilanda kekeringan.Perkampungan itu tersebar di 7 desa dalam 6 kecamatan di Situ
 
Senin, 16 September 2019 | 19:04:46

Panglima TNI : Menghentikan Kebakaran Hutan dan Lahan Adalah Ibadah

PEKANBARU- Prajurit TNI jika ingin punya amal yang baik, ladang ibadah saat ini adalah bagaimana caranya kita menghentikan kebakaran hutan dan lahan. Itu adalah ibadah, namun tetap harus menjaga faktor kesehata
 
Senin, 16 September 2019 | 16:55:02

Cegah ISPA Polres Tanjungpinang Bagikan Masker Kepada Pengguna Jalan

Polres Tanjungpinang melalui Polsek Bukit Bestari membagikan sebanyak 800 (delapan ratus) masker kepada para pengendara (sepeda motor) dan pengguna jalan bertempat di Jl. MT. Haryono depan Kantor Polsek Bukit B
 
Senin, 16 September 2019 | 15:58:33

Menengok Dampak Lingkungan akibat Tumpahan Minyak Pertamina di Karawang

Insiden tumpahnya minyak milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di Karawang, Jawa Barat berpotensi menimbulkan kerugian lingkungan dan bisnis. Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum
 
Senin, 16 September 2019 | 11:36:22

Kabut Asap Bikin Udara Malam-Pagi di Palembang Tak Sehat

Palembang - Kota Palembang dan sekitarnya diselimuti kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan. BMKG menyebut ada jam-jam yang kini harus diwaspadai."Sumber dari LAPAN, tercatat beberapa t
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top