Iklan Sosial
 
Jumat, 14 September 2018 | 15:56:45
Lingkungan

Ini Hasil Temuan DLH Rohil Terhadap Bau Busuk Limbah PKS. PT. BSS

Laporan : Anggi Sinaga

Sebarkan:
Anggi Sinaga
Tim DLH saat turun ke PKS. PT. BSS
ROKANHILIR - Usai melakukan pemantauan dan pertemuan dengan pihak Sekolah Dasar (SD) 017 dan warga Kepenghuluan Bangko Sempurna Kecamatan Bangko Pusako yang mengalami keresahan akibat bau busuk menyengat dari limbah PKS. PT. Balam Sawit Sejahtera. (PT. BSS), Kamis (13/9/2018).

Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil selanjutnya melakukan pemantaun ke lokasi pabrik PT. BSS untuk mengetahui peyebab bau busuk tersebut, Tim DLH Rohil dalam verifikasi pemantauan itu menyimpulkan bahwa perusahaan belum melakukan upaya pengelolaan lingkungan sebagaimana yang telah ditetapkan di dalam dokumen upaya pengelolaan lingkungan hidup-Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (Dokumen UKL ? UPL) sesuai izin milik perusahaan.

Hal ini terbukti tim DLH Rohil masih menemukan air lindi dari tumpukan janjangan kosong yang mengalir keparit alam yang bermuara kesungai Murini. Air cucian pabrik ,air Kalsium dan air Blowdown Bolier dibuang langsung keparit yang menuju rawa -rawa yang berada di belakang pabrik.

Bahwa masih terdapat Luberan (Run off) air dari Flat Bed Land Aplikasi yang berada disamping IPAL Kolam Cooling Pond . Air luberan tersebut mengalir kearah kanal yang berada di samping kolam IPAL menuju waduk yang mengalir ke media lingkungan.

Atas beberapa temuan yang menyalahi aturan itu Tim DLH Rohil meminta pihak PT. BSS di wajibkan untuk melaksanakan pencegahan pencemaran seperti "
1. Menghentikan kegiatan membuang air Lindi janjangan kosong ke parit alam.

2. Menghentikan kegiatan membuang air limbah yang berasal dari cucian kalsium serta air blowdown boiler dan air Lindi ke lokasi rawa rawa yang ada di belakang pabrik. Namun harus dibuang ke kolam IPAL.

3. Melakukan pemantauan emisi udara dan udara Ambien setiap 6 bulan sekali diwilayah Balam sempurna sekitarnya. Serta melaksanakan penanaman pohon penghijauan di sekitar areal IPAL untuk mengurangi bau dari IPAL.

Hasil temuan dan verifikasi ini selanjutnya dituangkan dalam suatu berita acara pemantauan yang ditanda tangani oleh pihak DLH dan pihak perusahaan serta disaksikan perwakilan warga untuk ditindaklanjuti  selama waktu satu bulan kedepan oleh pihak perusahaan untuk memperbaikai dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup. (asg)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 17 November 2018 | 09:58:10

Awas, Sering Haus Malam Hari Bisa Pertanda Penyakit

MEMANG rasa haus bisa datang kapan saja, termasuk di tengah malam. Ketika muncul rasa haus di malam hari, tentu saja Anda akan otomatis bangun dan mencari minum. Sekali atau dua kali mungkin hal yang normal
Sabtu, 17 November 2018 | 09:54:17

Fokuskan Keselamatan Nelayan, SPKKL Ambon Kunjungi Nelayan dan Siswa SD

AMBON - Dalam rangka Bina Kreasi Maritim Bakamla, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Ambon memfokuskan kegiatan bagi masyarakat nelayan dan pelajar melalui sosialisasi ke dua lokasi
Sabtu, 17 November 2018 | 09:49:20

Fakta! Ternyata Pria Tak Suka Perempuan yang Terlalu Kurus

JAKARTA Bagi beberapa perempuan, tubuh yang indah adalah tubuh yang kurus dan langsing. Berbagai cara pun dilakukan demi mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan. Nah, salah satu tujuan memiliki bentuk tu
Sabtu, 17 November 2018 | 09:45:44

Fakta Perempuan Berzodiak Leo, Setia dengan Pesona Tiada Duanya

JAKARTA - Setiap perempuan memiliki kepribadian atau karakter yang berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Karakter ini juga bisa dibedakan karena zodiaknya. Jika perempuan gemini dikenal pandai menarik
 
Berita Lainnya
Senin, 12 November 2018 | 18:52:16

Danrem 031/WB Cek Pengerjaan TMMD ke-103 Kodim 0301/Pekanbaru

PEKANBARU- Danrem 031/WB Brigjen TNI Aprianto, S E, M.M didampingi Kasiter Rem 031/WB Kol. arm. Jhonny Manurung beserta Dandim 0301/Pekanbaru Letkol Inf Andri Sulistiawan, S. Sos mengecek pengerjaan sasaran TMM
 
Senin, 12 November 2018 | 16:48:35

Warga Sekitar PKS PT.PCR Berharap Ada Tim Kesehatan untuk Memeriksa Kesehatan Mereka

MANDAU - Sejak adanya bangunan kolam-kolam limbah milik perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) Sebanga yang baru, tepatnya kolam lombah yang berada di luar lingkungan Pabrik, ternyata
 
Jumat, 26 Oktober 2018 | 21:10:58

Humas PKS PT. PCR Sebut Kolam Genangan Air, Warga Yakini Itu Limbah

MANDAU - Terkait pernyataan Humas Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Sebanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau y
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:51:25

PKS PT.PCR Sebanga Miliki Kolam Limbah Di Luar Pabrik, Ini Keterangan DLH Bengkalis

MANDAU - Selain kolam-kolam limbah yang berada di dalam lingkungan Pabrik, ternyata Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Sebanga Keluraha
 
Rabu, 10 Oktober 2018 | 18:12:00

Dewan Minta Pemkab Siak Tertibkan Galian C

SIAK - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Syamsurizal Budi mendesak Pemerintah Kabupaten Siak agar segera menertibkan aktivifas penambangan galian C yang tak ada izin (ilegal). Selain
 
Minggu, 7 Oktober 2018 | 23:29:03

Ikuti Festival Pesisir Paloh, Wujud Bakamla RI Peduli Lingkungan

SAMBAS- Bakamla RI melalui Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas berpartisipasi dalam berbagai kegiatan peduli lingkungan yang digelar selama Festival Pesisir Paloh berlangsung di Telu
 
Minggu, 7 Oktober 2018 | 13:42:24

PKS PT.PCR Kembali Beroperasi, PMN Pertanyakan Penegakkan Hukumnya

MANDAU - Beroperasinya kembali Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) yang berada di Jalan Gajah Mada KM 3,5 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, ternyata membu
 
Jumat, 21 September 2018 | 17:40:03

Perusahaan TGI di Talang Mandi Kecewakan Warga

MANDAU - Satu lagi perusahaan yang beroperasi di wilayah Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, menimbulkan kekecewaan warga.Kali ini perusahaan PT.Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang me
 
Rabu, 19 September 2018 | 13:23:09

PKS PT.PCR Sebanga Beroperasi Kembali, Ini Kekecewaan Warga Purnama

MANDAU - Pasca berbulan-bulan sudah lamanya tidak beroperasi, perusahaan pengelolah tandan buah sawit, Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang beralamat di jalan Gajah Mada KM 3,5 Keluraha
 
Jumat, 14 September 2018 | 15:56:45

Ini Hasil Temuan DLH Rohil Terhadap Bau Busuk Limbah PKS. PT. BSS

ROKANHILIR - Usai melakukan pemantauan dan pertemuan dengan pihak Sekolah Dasar (SD) 017 dan warga Kepenghuluan Bangko Sempurna Kecamatan Bangko Pusako yang mengalami keresahan akibat bau busuk menyengat
 
Jumat, 14 September 2018 | 11:57:39

Limbah PKS. PT. BSS Keluarkan Bau Busuk, DLH Rohil Turun Lapangan

ROKANHILIR - Terkait keresahan warga KM 22 Kepenghuluan Balam Sempurna Kota Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir terhadap aroma busuk yang berasal dari PT. Balam Sawit Sejahtera (BSS), Tim Dinas Lin
 
Sabtu, 8 September 2018 | 18:30:51

Jelang Bagan Batu Merah Putih Adventure Bike, Panitia Tanam Pohon

ROKANHILIR-Jelang kegiatan Bagan Batu Merah Putih Adventure Bike, panitia pelaksana bersama Komunitas Bumi Gaharu Malaccensis menggelar kegiatan penanaman pohon.Penanaman pohon ini merupakan bagian dari acara t
 
Senin, 3 September 2018 | 19:48:08

TNI, Polri dan Pemcam Rambah Samo Apel Tiga Pilar Cegah Gangguan Katibmas dan Karhutla

ROKANHULU - Polsek Rambah Samo menggelar Apel tiga pilar terdiri Bhabinkamtibmas,  Babinsa dan kepala desa di halaman Polsek Rambah Samo Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu Senin, (3/9/2018)Dalam ke
 
Sabtu, 1 September 2018 | 17:21:28

KKM Putri Hijau Bengkalis Tanam Mangrove dan Pamerkan Kreatifitas

BENGKALIS -Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2018 berlangsung di Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis, Sabtu (1/9/2018) pagi. Kegiatan HKAN ditaja Kelompok Konsevasi Mangrove (KKM)
 
Kamis, 30 Agustus 2018 | 14:21:39

Tentang Karhutla di Riau, ini Kata DR. Elviriadi

SELATPANJANG-Masih berlarutnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau sampai tahun 2018 menurut pakar lingkungan DR.Elviriadi M.Si memang karena lahan gambut rusak belum ditangani dengan serius.Dari janua
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top