Iklan Sosial
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 16:32:48
Lingkungan

Karlahut Semakin Meluas, Walikota Dumai Minta Helikopter ke BNPB

Laporan : Vivi Mulfita Sari

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Personil satgas gabungan penanganan pemadaman Karlahut saat melaksanakan apel kesiapan yang dipimpin oleh Wadansubsatgas Karlahut Kota Dumai, Mayor Arh Sudiyono
DUMAI - Walikota Dumai Drs Zulkifli AS MSi meminta pemerintah pusat segera menurunkan Helikopter Water Bombing untuk mencegah semakin meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai.

"Kami minta pemerintah pusat segera menurunkan Helikopter Water Bombing untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai," kata walikota Rabu (21/2/2018).

Laporan yang saya terima Kebakaran lahan di Jalan Dumai Motor Kecamatan Medang Kampai terus meluas. Lokasi kebakaran berada jauh ditengah hutan dan sulit di jangkau. Untuk itu dirasa perlu meminta bantuan heli water bombing.

Terlebih lagi kawasan yang terbakar pun telah sepekan dilakukan pemadaman dan pendinginan oleh personil gabungan namun masih tetap membara.

Menurut walikota saat ini sudah ada helikopter bantuan PT. Sinarmas yang melakukan water bombing, namun belum cukup membantu memadamkan api. Jika ada tambahan dari BNPB maka proses pemadaman kita harapkan dapat berjalan dengan cepat.

"Surat keterangan status siaga bencana karlahut di Kota Dumai kemarin sudah saya tandatangani dan langsung disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui BNPB. Mudah-midahan langsung di respon dan bisa mengirimkan heli untuk water bombing," harap Walikota.

Terakhir walikota menyampaikan bahwa Karlahut yang terjadi di Dumai akan terus menjadi perhatian ekstra pemerintah agar musibah kabut asap yang terjadi pada tahun 2015 lalu tidak terulang lagi pada tahun ini hingga tahun-tahun depannya maka dari itu status siaga kita tetapkan selama 75 hari mulai 20 Februari sampai 5 mei 2018. (vie)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 9 Juni 2018 | 12:33:52

Diduga Penyaluran Limbah PKS PT CAS Salahi Aturan

ROKANHILIR-Ditemukannya sebuah polytank yang bertuliskan "Solid Cair" di sebuah rumah tak jauh dari lokasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Cipta Agro Sejati (CAS) di Kepenghuluan Kota Parit Kecamatan Simpang Kanan
Selasa, 5 Juni 2018 | 17:00:41

Meski sedang Terima Sanksi, Limbah PKS PCR Masih Cemari Lingkungan, Ini Kata Wahyudin

MANDAU - Pasca diberi sanksi administratif paksaan pemerintah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, pihak Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang b
Senin, 28 Mei 2018 | 13:20:11

Pasca Terima Sanksi, Limbah PKS PCR Masih Merembes ke Media Lingkungan

MANDAU - Pasca menerima sanksi paksaan pemerintahan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, atau tepatnya per tanggal 10 April 2018 lalu, ternyata limbah hasil dari pengelolah
Kamis, 24 Mei 2018 | 22:58:36

Pasca Diberi Sanksi Administratif, Tim DLH Bengkalis Tinjau PKS PCR

MANDAU - Terkait sanksi administratif yang diberikan kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Sebanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau,
 
Berita Lainnya
Sabtu, 9 Juni 2018 | 12:33:52

Diduga Penyaluran Limbah PKS PT CAS Salahi Aturan

ROKANHILIR-Ditemukannya sebuah polytank yang bertuliskan "Solid Cair" di sebuah rumah tak jauh dari lokasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Cipta Agro Sejati (CAS) di Kepenghuluan Kota Parit Kecamatan Simpang Kanan
 
Selasa, 5 Juni 2018 | 17:00:41

Meski sedang Terima Sanksi, Limbah PKS PCR Masih Cemari Lingkungan, Ini Kata Wahyudin

MANDAU - Pasca diberi sanksi administratif paksaan pemerintah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, pihak Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang b
 
Senin, 28 Mei 2018 | 13:20:11

Pasca Terima Sanksi, Limbah PKS PCR Masih Merembes ke Media Lingkungan

MANDAU - Pasca menerima sanksi paksaan pemerintahan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, atau tepatnya per tanggal 10 April 2018 lalu, ternyata limbah hasil dari pengelolah
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 22:58:36

Pasca Diberi Sanksi Administratif, Tim DLH Bengkalis Tinjau PKS PCR

MANDAU - Terkait sanksi administratif yang diberikan kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Sebanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau,
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 16:32:15

Kangkangi UU LHK dan Sanksi Bupati, PKS SRM Tetap Beroperasi

ROKANHILIR-Kuat dugaan, Pejabat Kabupaten Rokan Hilir bermain mata dengan Perusahan Pabrik Kelapa Sawit PT. Sawit Riau Makmur (PKS SRM) yang beroperasi di wilayah Kepenghuluan Teluk Mega Kecamatan Tanah P
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 15:20:10

PKS PCR Lakukan Dumping Limbah, Ini Penjelasan Kabid Tata Lingkungan DLH Bengkalis

MANDAU - Terkait adanya kegiatan Dumping (pembuangan) Limbah yang dilakukan oleh pihak Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau ke lokasi atau kebun milik
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 04:20:44

Ini Dia `Dosa` Baru PKS PCR yang Terabaikan, Askep Sebut Permintaan Masyarakat

MANDAU - Pasca diberikan sanksi administratif oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu terkait pencemaran lingkungan yang disebabkan karena limbah Pabrik Kelapa Sawit Permata Ci
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 19:25:44

Kangkangi UU No.32 Tahun 2009, PKS PT.PCR Diduga Suap DLH Kabupaten Bengkalis

MANDAU - Kuat dugaan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis disuap oleh Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang beroperasi di wilayah Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 14:56:44

Sampah Yang Menumpuk di Jalan Air Hitam Semakin Parah

PEKANBARU- Kondisi tumpukan sampah yang berada di pinggiran Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, semakin parah, terlihat sampah-sampah tersebut dibiarkan menumpuk begitu saja, sehingga mengganggu pengguna
 
Senin, 14 Mei 2018 | 10:22:50

Mapala Unri Gelar Aksi Peduli Sungai Subayang Desa Kuntu

KAMPAR-Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) Humendala (Hubungan Mahasiswa Ekonomi Dengan Alam) Universitas Riau (UNRI) melakukan aksi peduli Sungai Subayang bersama pemuda Desa Kuntu pada (12/5/18).Sebab, beberapa
 
Rabu, 9 Mei 2018 | 21:29:45

Diduga, DLH Bengkalis, Camat Mandau dan Lurah Talang Mandi Kompak Tutupi `Dosa` PKS PCR

MANDAU - Terkait sanksi administratif akibat pencemaran lingkungan yang diterima oleh Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR), pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis, Camat Mandau dan Lurah Tal
 
Rabu, 9 Mei 2018 | 20:03:22

Kegiatan Proklim Disambut Baik Masyarakat Sungai Pakning

BUKITBATU Masyarakat Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, menyambut baik pelaksanaan Pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) tahun 2018, yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau
 
Rabu, 9 Mei 2018 | 19:58:21

BPBD Se- Riau Gelar Goro Upaya Mitigasi Banjir di Desa Selatbaru

BANTAN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Riau dan seluruh mitra terkait menyelenggarakan Gotong Royong (Goro) sebagai upaya mitigasi banjir, di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Selasa, 8 Mei 201
 
Rabu, 2 Mei 2018 | 17:26:58

Parah, Jalan Ujung Batu Seperti Lintasan Off Road

ROKANHULU-Kerusakan infrastruktur jalan masih menjadi persoalan utama dirasakan masyarakat, seperti yang terjadi di Kecamatan Ujung Batu. Dimana, kerusakan jalan di Kecamatan Urban itu kian hari semakin parah.K
 
Selasa, 1 Mei 2018 | 10:06:53

Dengan Sentuhan Satgas TMMD ke 101 Kodim 0314/Inhil Kini Mimpi Masyarakat Desa Kembang Mekar Sari Menjadi Nyata

KERITANG-Setelah sekian lama menabuh angan, menaruh mimpi dan pada akhirnya Desa Kembang Mekar Sari yang terdiri dari 20 (Dua Puluh) Rukun Tetangga (RT) kini bisa masuk mobil setelah merasakan hasil pembang
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top