Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 08:59:40
Kesehatan

Benarkah Mitos Kena Tipes Lebih dari Dua Kali Bisa Berakibat Fatal?

Sebarkan:
Shutterstock
Sakit tipes 2 kali bisa berakibat fatal?

MENERAPKAN pola hidup sehat bukanlah hal yang mudah. Terkadang tuntutan pekerjaan dan rutinitas yang padat membuat seseorang tidak memerhatikan jam tidur, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga waktu untuk berolahraga. Bila sudah begitu, maka dapat meningkatkan risiko terserang penyakit salah satunya adalah tipes.

Menurut dokter spesialis dalam dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mereka yang kurang tidur, makan tidak teratur dan jorok (kurang higienis), faktor stres tinggi, serta tinggal di lingkungan yang tidak bersih memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Jika sudah begitu, maka mereka rentan terkena tipes.

Penyakit tipes memiliki gejala antara lain demam tinggi yang tidak stabil disertai dengan rasa mual, lemas, nyeri di ulu hati, kembung, dan begah. Bila kondisi-kondisi tersebut tidak kunjung membaik meskipun sudah diberi obat warung, maka orang yang mengalaminya disarankan untuk segera mengunjungi dokter guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Biasanya untuk menentukan seseorang terkena tipes atau tidak, diperlukan pemeriksaan darah. Bila sudah terbukti tipes, maka dokter akan memberikan antibiotik sebagai obat. Tipes memang bisa disembuhkan melalui perawatan di rumah, namun tidak menutup kemungkinan pasien menjalani rawat inap di rumah sakit terutama jika kondisinya mengkhawatirkan.

Benarkah tipes lebih dari sekali harus diwaspadai?

Di sisi lain, ada sebagian masyarakat yang percaya jika seseorang tidak boleh terkena tipes sampai dua kali atau lebih. Sebab bila sudah begitu maka bisa berakibat fatal. Namun dijelaskan oleh dr Ari anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

"Bahaya atau tidaknya itu tergantung kondisi pasien saat terkena tipes. Seumpanya pasien mengalami dehidrasi karena panas tinggi, mual, dan muntah atau komplikasi hingga pendarahan usus, itu baru harus diwaspadai," terang dr Ari saat berkunjung ke Redaksi Okezone, Rabu (19/6/2019).

Dr Ari menekankan frekuensi terkena tipes tidak otomatis berakibat fatal. "Enggak berarti terkena tipes yang kedua atau ketiga kalinya lebih parah. Tergantung dari gejala pada saat kena tipes dan daya tahan tubuhnya, banyak faktor yang harus dilihat," tandasnya.


Sumber: okezone.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:15:06

Harga Jeruk Diprediksi Tak Jatuh Meski Panen Sepanjang Tahun

Kota Batu - Panen jeruk sepanjang tahun bakal terpenuhi dengan teknologi Bujangseta. Petani diminta tak khawatir akan harga jeruk dengan stok yang melimpah. Karena dihitung, dengan ongkos produksi lebih m
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:08:23

Ledakan Dahsyat Pabrik Gas di China, 2 Orang Tewas dan 18 Luka

Beijing - Sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik gas di China bagian tengah. Sedikitnya dua orang tewas dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka.Seperti dilansir AFP, Sabtu (20/7/2019), le
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:05:01

TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Patroli Karlahut

ROKAN HULU Masih dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai melaksanakan Patroli karlahut.Kegitan tersebut guna mengantisipasi terjadinya kebakaran
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:52:21

Para Ibu Harus Tahu, Ini Cara Mencegah Anak Obesitas

HINGGA saat ini masih banyak orangtua yang senang apabila melihat anaknya lebih gemuk dibandingkan anak lain. Sebagian besar menganggap anak mereka jadi tampak lucu dan menggemaskan. Padahal itu adalah an
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 15:01:43

Biaya Pengobatan Mahal, Kenali 10 Faktor Risiko Terkena Hipertensi

HINGGA saat ini hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya termasuk di Indonesia. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi berdas
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:32:09

Jumlah Penderita Meningkat, Waspadai Komplikasi Serius Akibat Hipertensi

Jumlah pasien yang terdeteksi mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia semakin meningkat. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk u
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:28:38

Kamu Suka Ngopi? Awas, Ini Bahaya Minum Kopi Setiap Hari!

Kopi saat ini menjadi salah satu minuman yang digandrungi semua kalangan, mulai dari anak remaja hingga orang dewasa, bahkan mungkin termasuk Anda. Minum yang khas dengan rasa pahit ini memang sudah banya
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 16:49:23

BPJS Kesehatan Paparkan Sistem Pembiayaan Faskes ke Para Pakar Dunia

SESUAI dengan perundangan, BPJS Kesehatan diberi kewenangan untuk mengembangkan model pembiayaan dan sistem pembayaran kepada fasilitas kesehatan. Implementasinya dituangkan dalam kontrak kerjasama dengan fa
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:47:48

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Pemkab Rokan Hulu Melalui Acara FGD

ROKAN HULU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas komitmen  Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau  untuk  mendaftarkan seluruh pegawai Non A
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:30:37

Bahaya Anemia pada Remaja Putri, Bisa Turunkan Kecerdasan

Anemia sangat rentan dialami remaja putri yang baru saja menstruasi. Apalagi kalau mereka kurang dapat edukasi, akibat dari bahaya kekurangan darah. Ketika anemia, tak hanya kondisi kesehatan yang menu
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:09:59

Berat Badan Naik Drastis Tiba-Tiba, Kenali 8 Penyebabnya

PERNAHKAN berat badan Anda naik dengan tiba-tiba, padahal apa yang Anda konsumsi justru lebih sedikit dari baisanya? Kalau pernah, hati-hati ya, mungkin saja itu adalah tanda-tanda Anda kena penyakit.
 
Selasa, 16 Juli 2019 | 10:10:45

Waspada, 6 Efek Buruk Keseringan Pakai Gel Rambut

MENATA rambut adalah salah satu cara untuk membuat penampilan seseorang terlihat menarik. Pada wanita, biasanya mereka menata rambut menggunakan catokan, ikat rambut, atau jepit rambut. Sedangkan pria men
 
Senin, 15 Juli 2019 | 09:21:37

5 Cara Kurangi Risiko Kena Kanker, Salah Satunya Kurangi Makan Sate!

Kanker adalah penyakit yang mematikan, penyakit ini dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur. Namun kanker lebih sering menimpa orang yang berusia 40-an. Penyebab ka
 
Senin, 15 Juli 2019 | 08:58:33

6 Khasiat Tak Terduga Daun Mangga untuk Kesehatan Tubuh

Tanaman yang tumbuh di sekitar dan tidak berbahaya seringkali dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Entah itu buahnya kalau ada, batangnya, maupun daunnya. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan
 
Minggu, 14 Juli 2019 | 09:07:30

Semakin Berinovasi, Pemkab Bintan Luncurkan Posyandu Remaja

BINTAN - Menyikapi Serkembangan Pergaulan Remaja yang Makin hari dianggap Semakin Rawan,Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Memandang Perlu memberi prioritas khusus dalam mencegah pergaulan tersebut merambah pad
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:50

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:26

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top