Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 09:30:17
Kesehatan

6 Bulan Mengeluh Sakit Perut, Usus Bocah Ini Ternyata Dipenuhi Cacing Gelang Raksasa

Sebarkan:
Cacing Gelang Raksasa Ditemukan di Perut Bocah 4 Tahun (Foto: Newsweek)

SEORANG dokter terpaksa melakukan operasi mendadak demi mengangkat cacing gelang raksasa yang hidup di perut bocah berusia 4 tahun.

Sebelum proses operasi dilakukan, bocah asal Kamerun itu mengeluh rasa sakit yang hebat di bagian perutnya. Ia juga mengalami gejala muntah-muntah dan sembelit selama tiga hari berturut-turut. Menurut pengakuan ibunya, sang buah hati telah mengeluh gejala tersebut sejak 6 bulan lalu.

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan istilah abdominal distention. Sementara hasil tes dokter menyebutkan bahwa usus kecil bocah tersebut mengalami pembesaran dan terhalang oleh ratusan cacing gelang raksasa yang hidup.

Dokter mengklaim, sang pasien juga mengalami malnutrisi karena seluruh nutrisi dari makanan yang ia konsumsi diserap oleh cacing-cacing di usus kecilnya.

Para ahli bedah secara manual mengangkat Ascaris lumbricoides, atau cacing gelang raksasa dengan "memerah" lubang yang dibuat di ususnya. Operasi pun berjalan lancar tanpa adanya komplikasi, meski pasien harus menjalani rawat inap selama 7 hari.

Beberapa minggu setelahnya, dokter mengatakan bahwa kondisi usus bocah itu sudah mulai membaik dan kembali berfungsi normal seperti sedia kala.

Bercermin dari kasus mengerikan ini, pihak medis menyadari sejumlah fakta menarik yang memicu tumbuhnya cacing gelang di usus bocah tersebut. Berdasarkan hasil penemuan mereka, bocah itu ternyata tidak pernah meminum obat cacing sepanjang hidupnya.

Padahal, bagi mereka yang tinggal di kawasan dengan persentase kasus cacingan yang tinggi, seharusnya meminum mebendazole (obat cacing) sebanyak satu atau dua kali dalam setahun. Fungsinya adalah untuk membunuh parasit yang masuk ke dalam tubuh.

Dilansir Okezone dari Newsweek, Rabu (12/6/2019), ascariasis sendiri merupakan cacing parasit yang paling umun ditemukan di seluruh dunia. Menurut laporan U.S. Center for Disease Control and Prevention, lebih dari 1,2 miliar orang telah terinfeksi parasit tersebut.

Cacing-cacing tersebut kebanyakan menyerang tubuh anak-anak berusia antara 2 dan 10 tahun, dan ditularkan melalui tanah yang terkontaminasi. Biasanya disebabkan oleh iklim yang lembab dan hangat, dengan kondisi kebersihan dan sanitasi yang buruk.

Telur cacing dilaporkan hidup di usus orang yang terinfeksi, dan disebarkan jika kotorannya masuk ke tanah. Misalnya, ketika seseorang buang air besar di luar, atau kotorannya digunakan untuk menyuburkan tanah.

Individu yang tidak sadar dapat menelan telur itu jika mereka memakan buah dan sayuran yang terinfeksi, atau menyentuh tanah yang terinfeksi dan meletakkan tangan mereka di mulut.

Kebanyakan orang tidak akan mengalami gejala apa pun ketika terinfeksi ascariasis. Tetapi jika merek sudah terinfeksi dalam jangka waktu yang lama, cacing dapat memicu komplikasi parah karena mereka memakan isi usus kecil. Parasit ini juga dapat menyebabkan kekurangan gizi dan usus tersumbat. Beberapa orang mungkin mengalami batuk-batuk ketika cacing gelang raksasa bergerak di dalam ususnya.


Sumber: okezone.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 13 November 2019 | 21:52:41

Polda Sumut dan Polres Samosir diminta Segera Tangkap Pelaku dan Otak Pelaku Pembakaran Guest House Yang Sudah Berstatus D.P.O

MEDAN | Polres Samosir hingga kini belum dapat mengungkap siapa pelaku ...
Rabu, 13 November 2019 | 19:42:55

Mantap... Anggota DPRD Inhu Ini Buat Program Bantu Masyarakat Kurang Mampu Selama Menjabat

Inhu - Membantu masyarakat miskin secara bergilir di setiap desa menjadi program rutin yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Muhammad Syafaat SHi, bukan hanya gaji bulan pertama sejak
Rabu, 13 November 2019 | 19:15:30

Pemkab Rohul Buka 169 Formasi CPNS

PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten‎ Rokan Hulu (Rohul) menyediakan 169 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019. Jumlah tahun ini lebih sedikit dibanding 2018, yaitu sebanyak 278 f
Rabu, 13 November 2019 | 18:23:51

Pusjarah TNI Gelar Lomba Lukis SMA Tingkat Nasional

JAKARTA- Dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI tahun 2019, Pusat Sejarah Tentara Nasional Indonesia (Pusjarah TNI) menggelar "Lomba Melukis SMA Tingkat Nasional" dengan menggunakan kanvas berukuran 60 x 40 cm
 
Berita Lainnya
Sabtu, 2 November 2019 | 06:45:59

Pasca Adanya Karyawan PTPN V Terserang DBD, Camat Kabun Himbau Goro Kebersihan

ROKAN HULU - Pemerintah Kecamatan Kabun menghimbau Kepala Desa dan masyarakat desa diwilayahnya untuk melaksanakan kegiatan Gotong Royong (Goro) dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk.   Himbau
 
Selasa, 29 Oktober 2019 | 09:51:41

Waspada Serangan Stroke, Kenali 6 Gejalanya sejak Dini

Stroke menjadi salah satu penyakit dengan angka kematian yang besar di Indonesia. Tentunya penyakit stroke memiliki gejala yang bisa dikenali dengan mudah oleh masyarakat awam, karena melibatkan perubahan
 
Selasa, 29 Oktober 2019 | 09:29:50

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Menkes Terawan: Masyarakat Enggak Perlu Resah

MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto setuju jika iuran tarif BPJS Kesehatan dinaikkan. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris. Fahmi mengungkapkan, Menkes Terawan m
 
Senin, 28 Oktober 2019 | 11:39:29

Waspada Demam Berdarah, Dinkes Ajak Masyarakat Aktifkan Goro

Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE
 
Senin, 28 Oktober 2019 | 09:59:45

Bila Ibu Hamil Stres Akan Menullar pada Janin?

 Jakarta Stres tak hanya dialami oleh orang dewasa saja, janin pun bisa mengalaminya. Kondisi ibu yang terus didera stes semasa hamil akan berdampak pada bayi dalam kandungan. Berikut ciri-ciri b
 
Jumat, 25 Oktober 2019 | 17:45:58

BPJS Kesehatan Tekor Terus, Ini Langkah Jitu Menkes Terawan Cepat Atasi Defisit

MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto menilai, selama ini BPJS Kesehatan tekor dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tak heran kalau defisit BPJS Kesehatan belum kunjung tuntas hin
 
Jumat, 25 Oktober 2019 | 17:19:42

Ini Alasan Mengapa Kamu Kalap Makan Terlalu Banyak pada Malam Hari

Pada malam hari, seseorang memiliki kemungkinan untuk makan secara terus-menerus terutama dalam jumlah besar. Anehnya, keinginan makan dalam jumlah banyak ini sebenarnya tidak mereka alami pada siang harinya.Ma
 
Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:55:30

Kegemukan Ternyata Bisa Membuat Lemak Menempel Hingga Paru-Paru

Lemak bisa menempel pada sejumlah bagian tubuh seseorang mulai dari kepala hingga kaki. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa lemak ini juga dapat menumpuk pada paru-paru.Dilansir dari Live Science, peneli
 
Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:01:22

Perhatikan Konsumsi Makanan Saat Muda Karena Bisa Pengaruhi Kesehatan Ketika Tua

Makanan yang kita konsumsi sehari-hari sangat besar perannya terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Makanan ini bisa menentukan apakan kita bakal sehat atau memiliki penyakit saat tua."Kita harus beralih
 
Senin, 21 Oktober 2019 | 12:14:07

6 Manfaat Mengejutkan Konsumsi Mentimun Secara Rutin

 Jakarta - Selama ini, mentimun menjadi salah satu lalapan populer. Anda juga akan mudah menemukannya dalam acar sebagai pendamping makanan-makanan berat. Selain menyegarkan, apa lagi m
 
Senin, 21 Oktober 2019 | 12:04:39

5 Hal yang Menjadi Alasan Kamu Terus Marah Sepanjang Waktu

 Bagi beberapa orang, mengendalikan emosi yang mereka miliki bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Mengatasi rasa marah, tertekan, serta emosi lain yang muncul pada jiwa merupakan sebuah hal yang lebih mudah di
 
Senin, 21 Oktober 2019 | 11:58:03

4 Dampak Negatif yang Bisa Kamu Alami Saat Menerapkan Juicing Diet

Salah satu cara diet yang tengah populer untuk diterapkan adalah juicing diet. Cara ini diyakini mampu mendetoks tubuh secara cepat dan juga bermanfaat membantu menurunnya berat badan.Seperti namanya, ketika me
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:09:00

Tinggal Tunggu Hasil, Akreditasi RSU Indah Rampung

ROKANHILIR - Proses penilaian Akreditasi Rumah Sakit Umum Indah Bagan Batu yang dilakukan dari tanggal 14/10/2019 hingga 16/10/2019 rampung. Saat ini hanya tinggal menunggu hasil dari KARS (Komisi Akreditasi Ru
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:39:47

Air Putih Pengaruhi Kinerja Otak Anak, Ini Penjelasannya

SEBAGIAN mungkin berfikir bahwa minum air putih hanya berguna untuk menghilangkan dahaga. Padahal manfaatnya banyak, di antaranya mempengaruhi kinerja otak anak.Hydration Science Director Danone-
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:28:27

Air Laut Sudah Sampai ke Monas, Bagaimana Dampaknya ke Kesehatan?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan Jakarta kini tengah dihadapkan dengan masalah serius terkait air bersih. Dalam sebuah acara, dirinya mengatakan telah terjadi intrusi 
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top