Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 30 Mei 2019 | 08:51:55
Kesehatan

Terjebak Macet saat Mudik? Pastikan Mode AC Recirculation Menyala

Sebarkan:
Ilustrasi mudik naik mobil (Foto : Carfinance4U)

JELANG Hari Raya Idul Fitri 1440 H, aktivitas mudik Lebaran sudah mulai dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Menurut penuturan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, puncak arus mudik sendiri akan berlangsung pada 31 Mei mendatang.

Bagi masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman, diharapkan melakukan persiapan matang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), sempat membagikan beberapa tips mudik sehat bagi para pengguna kendaraan roda empat.

Menurut penuturannya, mengingat aktivitas mudik ini identik dengan kemacetan dalam waktu yang lama, masyarakat diminta untuk membuka jendela mobil secara berkala.

"Kalau terjebak macet yang cukup lama, kita khawatir akan ada banyak kandungan gas berbahaya di dalam mobil. Hal ini bisa muncul dari kebocoran kendaraan yang akhirnya memproduksi gas CO2 berlebihan, bisa juga dari napas penumpang yang mengeluarkan CO2," tutur Dokter Agus Dwi Susanto, saat ditemui di Gedung Kemenkes, Selasa 28 Mei 2019.

Agus menambahkan, bila terlalu lama terjebak macet, maka gas CO2 akan terakumulasi di dalam kabin. Sehingga dapat menyebabkan kantuk, pusing, dan keluhan lainnya karena keracunan udara.

Untuk hal tersebut, pemudik harus menyalakan AC dengan mode re-circulate agar udara atau racun polutan di luar tidak masuk ke dalam kabin (mobil).

"Kalau pakai mode ini maka setiap satu jam jendela harus dibuka sebentar untuk menurunkan level CO2 di dalam kabin. Setelah itu tutup kembali," tegasnya.

Selain itu, pemudik juga dihimbau untuk tidak merokok dengan alasan apa pun. Buang jauh-jauh dipikiran Anda bahwa kandungan nikotin pada rokok dapat menghilangkan rasa kantuk yang berlebihan.

Bila rasa kantuk sudah tidak tertahankan lagi, sebaiknya mengunjungi rest area untuk beristirahat. Apalagi jika Anda hendak melakukan perjalanan dengan jarak yang cukup jauh.

"Rata-rata pemudik itu menempuh jarak hingga 200 km saat mudik. Kalau capek barus istirahat, saya tidak merekomendasikan merokok. Apalagi kalau merokok di dalam mobil, bisa memicu terjadinya sesak napas karena kekurangan oksigen," tukas Agus.


Sumber: okezone.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:15:06

Harga Jeruk Diprediksi Tak Jatuh Meski Panen Sepanjang Tahun

Kota Batu - Panen jeruk sepanjang tahun bakal terpenuhi dengan teknologi Bujangseta. Petani diminta tak khawatir akan harga jeruk dengan stok yang melimpah. Karena dihitung, dengan ongkos produksi lebih m
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:08:23

Ledakan Dahsyat Pabrik Gas di China, 2 Orang Tewas dan 18 Luka

Beijing - Sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik gas di China bagian tengah. Sedikitnya dua orang tewas dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka.Seperti dilansir AFP, Sabtu (20/7/2019), le
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:05:01

TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Patroli Karlahut

ROKAN HULU Masih dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai melaksanakan Patroli karlahut.Kegitan tersebut guna mengantisipasi terjadinya kebakaran
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:52:21

Para Ibu Harus Tahu, Ini Cara Mencegah Anak Obesitas

HINGGA saat ini masih banyak orangtua yang senang apabila melihat anaknya lebih gemuk dibandingkan anak lain. Sebagian besar menganggap anak mereka jadi tampak lucu dan menggemaskan. Padahal itu adalah an
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 15:01:43

Biaya Pengobatan Mahal, Kenali 10 Faktor Risiko Terkena Hipertensi

HINGGA saat ini hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya termasuk di Indonesia. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi berdas
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:32:09

Jumlah Penderita Meningkat, Waspadai Komplikasi Serius Akibat Hipertensi

Jumlah pasien yang terdeteksi mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia semakin meningkat. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk u
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:28:38

Kamu Suka Ngopi? Awas, Ini Bahaya Minum Kopi Setiap Hari!

Kopi saat ini menjadi salah satu minuman yang digandrungi semua kalangan, mulai dari anak remaja hingga orang dewasa, bahkan mungkin termasuk Anda. Minum yang khas dengan rasa pahit ini memang sudah banya
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 16:49:23

BPJS Kesehatan Paparkan Sistem Pembiayaan Faskes ke Para Pakar Dunia

SESUAI dengan perundangan, BPJS Kesehatan diberi kewenangan untuk mengembangkan model pembiayaan dan sistem pembayaran kepada fasilitas kesehatan. Implementasinya dituangkan dalam kontrak kerjasama dengan fa
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:47:48

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Pemkab Rokan Hulu Melalui Acara FGD

ROKAN HULU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas komitmen  Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau  untuk  mendaftarkan seluruh pegawai Non A
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:30:37

Bahaya Anemia pada Remaja Putri, Bisa Turunkan Kecerdasan

Anemia sangat rentan dialami remaja putri yang baru saja menstruasi. Apalagi kalau mereka kurang dapat edukasi, akibat dari bahaya kekurangan darah. Ketika anemia, tak hanya kondisi kesehatan yang menu
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:09:59

Berat Badan Naik Drastis Tiba-Tiba, Kenali 8 Penyebabnya

PERNAHKAN berat badan Anda naik dengan tiba-tiba, padahal apa yang Anda konsumsi justru lebih sedikit dari baisanya? Kalau pernah, hati-hati ya, mungkin saja itu adalah tanda-tanda Anda kena penyakit.
 
Selasa, 16 Juli 2019 | 10:10:45

Waspada, 6 Efek Buruk Keseringan Pakai Gel Rambut

MENATA rambut adalah salah satu cara untuk membuat penampilan seseorang terlihat menarik. Pada wanita, biasanya mereka menata rambut menggunakan catokan, ikat rambut, atau jepit rambut. Sedangkan pria men
 
Senin, 15 Juli 2019 | 09:21:37

5 Cara Kurangi Risiko Kena Kanker, Salah Satunya Kurangi Makan Sate!

Kanker adalah penyakit yang mematikan, penyakit ini dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur. Namun kanker lebih sering menimpa orang yang berusia 40-an. Penyebab ka
 
Senin, 15 Juli 2019 | 08:58:33

6 Khasiat Tak Terduga Daun Mangga untuk Kesehatan Tubuh

Tanaman yang tumbuh di sekitar dan tidak berbahaya seringkali dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Entah itu buahnya kalau ada, batangnya, maupun daunnya. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan
 
Minggu, 14 Juli 2019 | 09:07:30

Semakin Berinovasi, Pemkab Bintan Luncurkan Posyandu Remaja

BINTAN - Menyikapi Serkembangan Pergaulan Remaja yang Makin hari dianggap Semakin Rawan,Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Memandang Perlu memberi prioritas khusus dalam mencegah pergaulan tersebut merambah pad
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:50

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:26

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top