Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 18 April 2019 | 10:29:23
Kesehatan

5 Keuntungan Donor Danar Bagi Tubuh, Tunggu Apa Lagi!

Sebarkan:
Shutterstock

KEBUTUHAN darah di Indonesia memang sangat tinggi, sayangnya ketersediaan kantung darah di PMI masih belum dapat mencukupinya. Karenanya, tidak ada salahnya kita ikut mendonorkan darah loh. Selain membantu orang lain, ada efek positifnya juga.

Donor darah tidak hanya menguntungkan bagi penerimanya saja, tapi juga bermanfaat untuk pendonornya. Berikut beberapa manfaat donor darah yang harus Anda ketahui:

1. Bikin lebih bahagia

Sebuah penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa pendonor yang ingin menolong sesana berisiko lebih rendah mengalami kematian dini ketimbang yang mendonor karena kepentingan sendiri atau bahkan tidak mendonorkan sama sekali.

Tak hanya itu, menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan juga akan membuat kita merasa lebih bahagia. Rasa bahagia ini bisa ditumbuh karena Anda merasa berguna dan bermanfaat untuk orang lain.

2. Mencegah penyakit jantung

Kegiatan yang dapat menyelamatkan nyawa orang ini ternyata dapat menurunkan kekentalan darah jika dilakukan secara teratur. Kekentalan darah sendiri merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Jika darah yang mengalir di dalam tubuh terlalu kental, maka risiko terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh juga semakin tinggi. Jika sudah terlanjur terjadi gesekan, maka sel-sel dinding pembuluh bisa mengalami kerusakan yang pada akhirnya memicu terjadinya penyumbatan (ateroskrelosis).

3. Membantu menurunkan berat badan

Anda berencana menurunkan berat badan? Cobalah rutin donor darah. Pasalnya, kegiatan ini bisa jadi cara efektif untuk membakar kalori yang menumpuk dalam tubuh.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of California, San Diego Amerika Serikat, rata-rata orang dewasa dapat membakar 650 kalori saat memberikan 450 ml darahnya, lho! Meski efektif membakar kalori, tapi perlu diingat juga bahwa kegiatan ini tidak dapat dijadikan sebagai pilihan program penurunan berat badan.

Anda tetap harus menerapkan pola hidup sehat dengan memperhatikan asupan makanan dan olahraga secara teratur supaya dapat mencapai berat badan yang ideal.

4. Menurunkan risiko kanker

Dengan menjadi pendonor, Anda berarti ikut membantu tubuh dalam membuang kelebihan zat besi yang menumpuk di dalam tubuh. Dalam jumlah yang tepat, zat besi memang menawarkan banyak manfaat untuk tubuh.

Sebaliknya, pnumpukkan zat besi yang terlalu banyak dalam tubuh dapat meningkatkan radikal bebas yang bisa memicu penuaan dini dan penyakit kanker. Setidaknya itu yang ditemukan oleh salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal of National Cancer Institute.

5. Mendeteksi penyakit serius

Kegiatan satu ini bisa jadi salah satu cara mengatahui bagaimana kondisi kesehatan Anda, lho. Pasalnya, ketika Anda ingin melakukan kegiatan ini, Anda akan terlebih dahulu dicek kesehatannya.

Dokter akan memeriksa kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh, menanyakan riwayat kesehatan, hingga melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa Anda berada dalam kondisi yang baik. Jadi selain membantu orang lain yang membutuhkan darah, Anda juga dapat mendapatkan cek kesehatan secara cuma-cuma.

Tapi, tidak semua orang bisa donor darah. Pasalnya, ada banyak syarat yang harus Anda penuhi sebelum melakukannya. Sebelum donor, pastikan kalau Anda memenuhi beberapa syarat, seperti:

- Sehat jasmani dan rohani.

- Berusia 17-65 tahun.

- Memiliki berat badan minimal 45 kg.

- Tekanan sistolik minimal 100-170, dan tekanan diastolik 70-100.

- Kadar hemoglobin berkisar antara 12,5 g/dl sampai 17 g/dl.

- Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak pendoran sebelumnya.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ada juga beberapa kondisi kesehatan yang membuat Anda tidak diperbolehkan melakukan kegiatan mulia ini. Simak baik-baik daftar berikut.

- Demam

- Flu

- Penyakit jantung

- Penyakit paru-paru

- Kanker

- Hipertensi

- Diabetes mellitus (kencing manis)

- HIV/AIDS

- Epilepsi atau kejang

- Hepatitis B atau hepatitis C

- Penyakit menular seksual, termasuk gonore, sifilis, dan lain sebagainya.

- Kecanduan alkohol

- Pengguna narkoba

Mungkin ada banyak kondisi medis lainnya yang belum disebutkan di atas. Jika ragu, Anda bisa bertanya langsung pada dokter atau petugas medis sebelum Anda melakukan donor darah.


Sumber: okezone.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Juli 2019 | 16:50:10

Danramil 03/Tempuling Kerahkan Babinsa Untuk Antisipasi Karhutla

TEMPULING - Babinsa Koramil 03/Tempuling bersama Masyarakat dan MPA Patroli Karhutla. Memasuki musim kemarau, Kodim 0314/Inhil melalui Danramil 03/Tempuling, Kapten Arh Sugiyono mengerahkan seluruh Babinsanya u
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajuka
Minggu, 21 Juli 2019 | 09:33:15

Hadir MPW Riau, Muscablub MPC PP Rohul Bung Reynaldi Terpilih Ketua Priode 2019-2023

ROKAN HULU - Musawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Majelis Pimpinan Cabang  (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu Sabtu, (20/7/2019) terlaksana sukses.Meski terlaksana alot dan tidak dihadiri
Minggu, 21 Juli 2019 | 08:43:28

3 Tahun Kepemimpinan Apri-Dalmasri Jadi Evaluasi Kinerja ke Depan di Pemkab Bintan

Bintan - Sekertaris daerah (Sekda) Bintan, Adi Prihantara, memyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan Refleksi tiga tahun kepemimpinan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam untuk dijadikan evaluasi kinerja ke depannya
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:42:39

Olahraga Jalan Kaki untuk Membakar Lemak, Simak 4 Tips Melakukannya

JAKARTA - Jalan kaki merupakan salah satu jenis olahraga yang bagus untuk membakar lemak. Secara khusus, olahraga jalan kaki bisa bantu membakar lemak perut dan lemak viseral (lemak yang ditemukan dalam r
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:52:21

Para Ibu Harus Tahu, Ini Cara Mencegah Anak Obesitas

HINGGA saat ini masih banyak orangtua yang senang apabila melihat anaknya lebih gemuk dibandingkan anak lain. Sebagian besar menganggap anak mereka jadi tampak lucu dan menggemaskan. Padahal itu adalah an
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 15:01:43

Biaya Pengobatan Mahal, Kenali 10 Faktor Risiko Terkena Hipertensi

HINGGA saat ini hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya termasuk di Indonesia. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi berdas
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:32:09

Jumlah Penderita Meningkat, Waspadai Komplikasi Serius Akibat Hipertensi

Jumlah pasien yang terdeteksi mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia semakin meningkat. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk u
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:28:38

Kamu Suka Ngopi? Awas, Ini Bahaya Minum Kopi Setiap Hari!

Kopi saat ini menjadi salah satu minuman yang digandrungi semua kalangan, mulai dari anak remaja hingga orang dewasa, bahkan mungkin termasuk Anda. Minum yang khas dengan rasa pahit ini memang sudah banya
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 16:49:23

BPJS Kesehatan Paparkan Sistem Pembiayaan Faskes ke Para Pakar Dunia

SESUAI dengan perundangan, BPJS Kesehatan diberi kewenangan untuk mengembangkan model pembiayaan dan sistem pembayaran kepada fasilitas kesehatan. Implementasinya dituangkan dalam kontrak kerjasama dengan fa
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:47:48

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Pemkab Rokan Hulu Melalui Acara FGD

ROKAN HULU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas komitmen  Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau  untuk  mendaftarkan seluruh pegawai Non A
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:30:37

Bahaya Anemia pada Remaja Putri, Bisa Turunkan Kecerdasan

Anemia sangat rentan dialami remaja putri yang baru saja menstruasi. Apalagi kalau mereka kurang dapat edukasi, akibat dari bahaya kekurangan darah. Ketika anemia, tak hanya kondisi kesehatan yang menu
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:09:59

Berat Badan Naik Drastis Tiba-Tiba, Kenali 8 Penyebabnya

PERNAHKAN berat badan Anda naik dengan tiba-tiba, padahal apa yang Anda konsumsi justru lebih sedikit dari baisanya? Kalau pernah, hati-hati ya, mungkin saja itu adalah tanda-tanda Anda kena penyakit.
 
Selasa, 16 Juli 2019 | 10:10:45

Waspada, 6 Efek Buruk Keseringan Pakai Gel Rambut

MENATA rambut adalah salah satu cara untuk membuat penampilan seseorang terlihat menarik. Pada wanita, biasanya mereka menata rambut menggunakan catokan, ikat rambut, atau jepit rambut. Sedangkan pria men
 
Senin, 15 Juli 2019 | 09:21:37

5 Cara Kurangi Risiko Kena Kanker, Salah Satunya Kurangi Makan Sate!

Kanker adalah penyakit yang mematikan, penyakit ini dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur. Namun kanker lebih sering menimpa orang yang berusia 40-an. Penyebab ka
 
Senin, 15 Juli 2019 | 08:58:33

6 Khasiat Tak Terduga Daun Mangga untuk Kesehatan Tubuh

Tanaman yang tumbuh di sekitar dan tidak berbahaya seringkali dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Entah itu buahnya kalau ada, batangnya, maupun daunnya. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan
 
Minggu, 14 Juli 2019 | 09:07:30

Semakin Berinovasi, Pemkab Bintan Luncurkan Posyandu Remaja

BINTAN - Menyikapi Serkembangan Pergaulan Remaja yang Makin hari dianggap Semakin Rawan,Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Memandang Perlu memberi prioritas khusus dalam mencegah pergaulan tersebut merambah pad
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:50

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top