Iklan Sosial
 
Kamis, 6 Desember 2018 | 15:24:00
Kesehatan

Kerusakan Otak hingga Obesitas, Sederet Dampak Buruk Sering Begadang

Sebarkan:
okezone.com

BEGADANG adalah sebuah aktivitas yang kerap dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Biasanya mereka terlalu sibuk bekerja hingga merupakan waktu yang sudah larut malam.

Kerjaan yang menumpuk serta deadline yang mepet, mengharuskan seseorang untuk begadang dan menyelesaikan seluruh tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Tentunya tanpa disadari kebiasaan ini membawa dampak yang buruk bagi tubuh.

Salah satunya adalah faktor kesehatan. Seorang yang gemar begadang tentu berisiko memiliki berbagai penyakit dalam tubuhnya. Pasalnya, tubuh diforsir untuk bekerja diluar kapasitasnya.

Menyadur dari Power of Positivy, Kamis (6/12/2018), Okezone akan membahas mengenai lima dampak begadang bagi kesehatan tubuh.

1.Begadang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia

Sistem kekebalan tubuh kita terkait erat dengan siklus tidur dan bangun yang rentan, siklus ini disebut dengan ritme sirkadian. Dalam keadaan alami ritme sirkadian manusia diprogram selama 12 jam cahaya dan 12 jam gelap. Ketika jam internal tubuh ini dipermainkan, sistem kekebalan tubuh manusia akan menderita.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Science, peneliti mengamati efek negatif mempermainkan ritme sirkadian. Gangguan siklus tidur akan meningkatkan sel imun proinflamasi. Yang berisiko menyebabkan infeksi bakteri dan jamur.

2.Begadang buruk untuk kesehatan otak

Para ilmuwan di Aachen University di Jerman melakukan pemindaian otak dari 59 orang yang dikategorikan ke dalam tiga kelompok yakni 16 orang yang bangun pagi, 23 orang yang suka begadang dan 20 orang yang melakukan keduanya. Menganalisis hasil pemindaian, para ilmuwan menyimpulkan bahwa orang yang begadang memiliki lebih sedikit integritas materi putih di berbagai area otak.

Materi putih di otak adalah jaringan lemak yang memfasilitasi komunikasi antara neuron dimana otak mengirim sinyal ke berbagai area tubuh untuk mengaktifkan sistem on atau off. Tingkat materi putih yang tidak proporsional menekan kemampuan otak untuk mengirimkan sinyal ini ke seluruh otak dan tubuh.

Sampai saat ini, tingkat materi putih yang abnormal telah dikaitkan dengan depresi dan gangguan fungsi kognitif.

3. Begadang merusak kebiasaan makan dan obesitas

Selain memiliki sistem kekebalan yang lemah dan otak yang tidak sehat, begadang juga bisa menyebabkab obesitas. Dalam studi 52-orang yang dilakukan di Universitas Northwestern, dan diterbitkan dalam jurnal Obesity, para peneliti menemukan hubungan antara pola tidur dan kebiasaan makan yang buruk.

"Ketika tidur dan makan tidak selaras dengan jam internal tubuh, itu dapat menyebabkan perubahan nafsu makan dan metabolisme, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan," tutur Dr Phylliss Zee, selaku penulis studi.

Berikut adalah beberapa temuan khusus dari penelitian tentang dampak begadang:

Makan 248 lebih banyak kalori sepanjang hari.

Mengonsumsi dua kali lebih banyak makanan cepat saji.

Mengonsumsi setengah buah dan sayuran.

Minum lebih banyak soda dengan kalori penuh.

Memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi, dan ukuran berat badan.

4.Begadang mengubah produksi melatonin dalam tubuh

Melatonin adalah hormon yang diproduksi di kelenjar pineal yang mengatur tidur dan terjaga. Paparan cahaya menstimulasi jalur dari retina mata ke hipotalamus otak, tempat nukleus suprachiasmatic (SCN) berada. Selain memproduksi melatonin, SCN memancarkan sinyal ke bagian otak yang mengontrol suhu tubuh dan tingkat hormon.

Biasanya, respons fisiologis tersebut terjadi sekira pukul 9 malam. Sebagai contoh orang yang suka begadang, meskipun tidak sepenuhnya waspada, mereka jauh dari tertidur. Otak dan tubuh terprogram dengan baik untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, termasuk aktivitas yang ditimbulkan sendiri.

Artinya orang yang suka begadang akan kekurangan produksi melatonin dan karena sedikitnya melatonin tersedia maka dapat menyebabkan gangguan pada berbagai fungsi hormon.

5.Meningkatkan risiko diabetes dan sindrom metabolik

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, Pria yang suka begadang lebih cenderung berpotensi mengalami diabetes sementara perempuan yang gemar begadang dua kali lebih mungkin untuk memiliki sindrom metabolik ekivalen mereka akan meningkat.

Jadi, setelah mengetahui berbagai macam dampak buruk begadang bagi kesehatan, ada baiknya untuk menguranginya dan biasakan pola hidup sehat ya.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:08:47

Kapolres Rohil Himbau Warga Terkena Banjir Waspada

UJUNGTANJUNG - Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIk.MH menghimbau masyarakat yang terkena banjir untuk lebih waspada,terutama sekali warga yang rumahnya berada di pinggiran Sungai Rokan.Pasalnya saat
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:06:11

Herawati Hanura Hadiri Perayaan Hari Ibu, Ini Sambutannya

ROKANHILIR - Herawati Bendahara DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Hanura (Hatu Nurani Rakyat) Kabupaten Rokan Hilir dalam kedudukannya sebagai Ketua Komite Sekolah Ananda Bagan Batu menghadiri acara Peri
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:03:22

Bawa 2 Kg Shabu, Sat Narkoba Polres Rohul Amankan Satu Warga Malaysia

ROKANHULU - Sebanyak 2 Kg sabu diamankan dari tangan warga negara Malaysia yang mencoba memasuki wilayah Riau. Tersangka WNA inisial KH (50) berasal dari Muara, Johor.Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombe
Selasa, 18 Desember 2018 | 17:01:21

Ribuan Keping KTP Hangus Dibakar

DUMAI - Sebanyak 5.700 keping Kartu Tanda Penduduk (KTP) dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Dumai dengan cara dibakar.Pemusnahan dilakukan pada 14 Desember lalu usai
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Desember 2018 | 10:28:06

Apakah Minum Bubble Tea Itu Menyehatkan?

SAAT ini, siapa sih yang enggak tahu bubble tea? Minuman satu ini memang lagi tren. Bukan cuma variannya yang bermacam-macam, tapi rasanya juga menyegarkan. Belum lagi sekarang minuman itu tampilannya ins
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 10:09:34

Punya Penyakit Batu Ginjal? Baiknya Hindari 5 Makanan Ini

GINJAL adalah organ manusia yang melakukan pekerjaan sulit. Ginjal melakukan pekerjaan dengan memfilter kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Ginjal juga berperan sebaga
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 09:20:30

Kebiasaan Suka Menggigit Sedotan? Awas Infeksi Bakteri Mengintai!

TENTU kita semua memiliki beberapa kebiasaan sehari-hari yang menyebarkan infeksi dan kuman di sekitar kita. Kuman bersifat menular dan mudah menular. Mereka menyebar dari satu orang ke orang lain hanya d
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 09:11:21

Waspada, Ini 10 Ciri Anda Berisiko Terkena Stroke di Kemudian Hari!

Dapatkah kiata mengetahui bila kita berisiko stroke? Walau tidak ada cara pasti untuk mengetahui bahwa Anda akan mengalami stroke atau tidak di sepanjang hidup Anda, ada beberapa tanda bahwa Anda berisiko t
 
Selasa, 18 Desember 2018 | 09:04:28

Obat Alami untuk Atasi Alergi Kerang

ALERGI makanan kadang-kadang bisa memburuk sedemikian rupa, sehingga dapat menyebabkan kematian seorang. Beberapa makanan umum yang menyebabkan alergi adalah susu, telur, kacang pohon, gandum, kacang kede
 
Senin, 17 Desember 2018 | 15:22:57

Rambut Rontok dan Kepala Mudah Berkeringat? Hati-Hati Tubuh Kekurangan Vitamin D

VITAMIN D merupakan vitamin yang larut dalam lemak, dan sangat mempengaruhi sistem tubuh kita dari pasokan kalsium ke tulang. Dengan demikian, maka dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Oleh karena it
 
Senin, 17 Desember 2018 | 15:14:03

7 Warna Lidah yang Harus Anda Waspadai, Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

LIDAH adalah salah satu organ yang paling penting bagi tubuh manusia. Lidah berfungsi sebagai indera perasa yang dapat menentukan setiap makanan yang kita konsumsi. Namun, peran lidah tidak serta merta s
 
Senin, 17 Desember 2018 | 14:58:38

Daun Kemangi si Ratu Herbal, Manfaatnya Bikin Tercengang, Anti Jerawat hingga Kanker

DAUN kemangi dianggap sebagai ramuan Ayurvedic, obat yang paling suci, sehat dan efektif di dunia lantaran segudang manfaatnya. Tanaman yang sangat mudah tumbuh di segala musim ini juga sangat mudah ditem
 
Senin, 17 Desember 2018 | 14:52:34

Presiden Jokowi Minta Petani Tanam Jengkol & Petai, Ini 5 Manfaat Sehatnya

PRESIDEN Joko Widodo meminta agar para petani di Indonesia mulai menanam jengkol dan petai. Pernyataan itu ia ungkapkan saat memberikan pembekalan kepada para calong anggota legislatif partai politik pend
 
Senin, 17 Desember 2018 | 09:53:31

Viral Makan Anjing dengan Sayur Kol, Ternyata Ini Dampak Konsumsi Daging Anjing

Tren menyanyikan lagu berjudul 'Makan daging anjing dengan sayur kol' memang sedang viral saat ini. Sejumlah orang berusaha membawakan lagu tersebut dengan gayanya masing-masing. Mulai dari bernyan
 
Senin, 17 Desember 2018 | 09:30:27

Trik Nyaman dan Tetap Aktif Saat Menstruasi

Jakarta Bagi perempuan modern yang memiliki aktivitas yang padan dan aktif, momen menstruasi menjadi hal yang kurang nyaman. Kekhawatiran akan bocor dapat mengganggu produktivitas kamu sehari-hari. Sehin
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:45:31

Berat Badan Tak Pernah Stabil, Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh

MASALAH berat badan biasanya menjadi sebuah polemik bagi setiap orang. Karena itu, Anda harus bisa mengontrol berat badan tersebut. Mengontrol berat badan adalah cara terbaik agar terhindar dari berbagai
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:10:47

Bikin Udara di Rumah Tetap Bersih dan Sehat dengan Cara Ini

BICARA soal kesehatan anak, biasanya sebagian orangtua masih berfokus pada soal asupan gizi alias makanan dan juga aktivitas fisik semata. Padahal menjaga kesehatan itu, sejatinya juga berhubungan dengan
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 09:05:21

Harus Berpikir Maju, Kaum Difabel Tak Boleh Abaikan Perkembangan Teknologi

SISTEM teknologi yang canggih dapat dinikmati oleh siapa saja, termasuk kalangan difabel yang bisa meningkatkan kreativitas dan berkaitan erat dengan teknologi canggih. Saat ini, banyak sekali perusahaan
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 15:11:43

Mengenal Gas Helium yang Akhiri Adik Emil Dardak, Lebih Berbahaya dari Ganja dan Ekstasi

KEMATIAN adik kandung Emil Dardak, Eril Aristianto Dardak, di kamar kosnya, Bandung, menggemparkan publik. Dia diduga mengakhiri hidupnya dengan Gas Helium. Kapolrestabes Bandung pun menemukan barang bukti
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top