Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:03:50
Sehat

Cegah Anak Stunting dengan Rajin Makan Ikan

Sebarkan:
okezone.com
Gemar makan ikan

KASUS stunting masih saja menjadi polemik di Indonesia karena angka penderitanya yang masih cukup tinggi. Hal ini tentu menjadi tanda tanya besar mengapa negara perairan penghasil ikan seperti Indonesia masih berjuang mengalami stunting.

Sebagaimana diketahui, stunting bisa terjadi karena janin yang kurang mendapat asupan nutrisi sejak berada di dalam kandungan. Kekurangan protein, vitamin serta zat-zat lain yang diperlukan tubuh, bisa menyebabkan stunting atau biasa disebut dengan kekerdilan.

Stunting di Indonesia disebabkan oleh ketidakpahaman masyarakat terhadap sumber makanan yang penting untuk dikonsumsi. Padahal salah satu makanan yang bergizi dan mampu memerangi stunting adalah ikan.

Alhasil banyak dari masyarakat yang notabene tinggal di daerah dekat laut, seperti di Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur justru mengalami stunting karena kurang mengonsumsi ikan. Mereka justru melaut dan lebih memilih untuk menjual hasil tangkapannya untuk membeli bahan pangan lain seperti beras, mi dan makanan lain yang memiliki kadar nutrisi yang lebih rendah.

"Kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi ikan masih sangat rendah. Padahal ikan merupakan salah satu makanan murah, mudah dijumpai dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan maka risiko stunting di Indonesia bisa ditekan secara perlahan, tegas Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Doddy Izwardy, saat ditemui Okezone di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Oleh sebab itu pemerintah mencoba mengurangi angka stunting di Indonesia dengan mempromosikan gaya hidup sehat dengan rajin mengonsumsi ikan. Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengajak masyarakat untuk lebih memahami kandungan protein yang terkandung dalam ikan.

Kampanye untuk rajin mengonsumsi ikan ini ditunjukkan kepada para ibu hamil, dengan harapan dapat menghancurkan risiko stunting sejak anak masih di dalam kandungan. Selain itu anak-anak kecil yang sudah bisa mengonsumsi makan padat juga harus dibiasakan memakan ikan. Pasalnya risiko stunting akan mulai terlihat setelah dua tahun sejak anak tersebut dilahirkan.

"Target utama kami adalah ibu hamil dan anal-anak. Kami ingin memecah mata rantai stunting sejak sang anak masih berupa janin. Stunting adalah penyakit multisektor. Sunting awalnya adalah masalah gizi kronik yang menjadi masalah intergenerasi. Oleh sebab itu kami harus memutusnya agar penyebarannya tidak bertambah banyak," tuntasnya.


(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:33:08

RI Tawarkan Proyek Rp 1.200 Triliun Ke Uni Emirat Arab

JAKARTA - Pemerintah akan menawarkan daftar investasi proyek senilai US$ 91 miliar atau Rp 1.274 triliun (kurs Rp 14.000) ke Uni Emirat Arab (UEA). Luhut bilang, nilai investasi US$ 91 miliar ini merupaka
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:32:43

RI Tawarkan Proyek Rp 1.200 Triliun Ke Uni Emirat Arab

JAKARTA - Pemerintah akan menawarkan daftar investasi proyek senilai US$ 91 miliar atau Rp 1.274 triliun (kurs Rp 14.000) ke Uni Emirat Arab (UEA). Luhut bilang, nilai investasi US$ 91 miliar ini merupaka
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:27:31

Soal Imbauan RUPSLB BUMN, Bos BTN: Kebetulan Dirkeu Kita Kosong

JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN)Maryono angkat bicara perihal imbauan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:20:18

Sukseskan TMMD ke 105, Koramil 10/Kds Lakukan Panen Jagung di Koptan Kasang Mungkal

BONAI DARUSSALAM - Koramil 10/ Kds Kodim 0313/ KPR, dukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 dengan melakukan panen raya jagung di Kelompok Tani (Koptan) Suka Maju, Desa Kasang Mungkal, Kecamat
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:52:21

Para Ibu Harus Tahu, Ini Cara Mencegah Anak Obesitas

HINGGA saat ini masih banyak orangtua yang senang apabila melihat anaknya lebih gemuk dibandingkan anak lain. Sebagian besar menganggap anak mereka jadi tampak lucu dan menggemaskan. Padahal itu adalah an
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 15:01:43

Biaya Pengobatan Mahal, Kenali 10 Faktor Risiko Terkena Hipertensi

HINGGA saat ini hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya termasuk di Indonesia. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi berdas
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:32:09

Jumlah Penderita Meningkat, Waspadai Komplikasi Serius Akibat Hipertensi

Jumlah pasien yang terdeteksi mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia semakin meningkat. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk u
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:28:38

Kamu Suka Ngopi? Awas, Ini Bahaya Minum Kopi Setiap Hari!

Kopi saat ini menjadi salah satu minuman yang digandrungi semua kalangan, mulai dari anak remaja hingga orang dewasa, bahkan mungkin termasuk Anda. Minum yang khas dengan rasa pahit ini memang sudah banya
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 16:49:23

BPJS Kesehatan Paparkan Sistem Pembiayaan Faskes ke Para Pakar Dunia

SESUAI dengan perundangan, BPJS Kesehatan diberi kewenangan untuk mengembangkan model pembiayaan dan sistem pembayaran kepada fasilitas kesehatan. Implementasinya dituangkan dalam kontrak kerjasama dengan fa
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:47:48

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Pemkab Rokan Hulu Melalui Acara FGD

ROKAN HULU - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi atas komitmen  Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau  untuk  mendaftarkan seluruh pegawai Non A
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:30:37

Bahaya Anemia pada Remaja Putri, Bisa Turunkan Kecerdasan

Anemia sangat rentan dialami remaja putri yang baru saja menstruasi. Apalagi kalau mereka kurang dapat edukasi, akibat dari bahaya kekurangan darah. Ketika anemia, tak hanya kondisi kesehatan yang menu
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:09:59

Berat Badan Naik Drastis Tiba-Tiba, Kenali 8 Penyebabnya

PERNAHKAN berat badan Anda naik dengan tiba-tiba, padahal apa yang Anda konsumsi justru lebih sedikit dari baisanya? Kalau pernah, hati-hati ya, mungkin saja itu adalah tanda-tanda Anda kena penyakit.
 
Selasa, 16 Juli 2019 | 10:10:45

Waspada, 6 Efek Buruk Keseringan Pakai Gel Rambut

MENATA rambut adalah salah satu cara untuk membuat penampilan seseorang terlihat menarik. Pada wanita, biasanya mereka menata rambut menggunakan catokan, ikat rambut, atau jepit rambut. Sedangkan pria men
 
Senin, 15 Juli 2019 | 09:21:37

5 Cara Kurangi Risiko Kena Kanker, Salah Satunya Kurangi Makan Sate!

Kanker adalah penyakit yang mematikan, penyakit ini dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur. Namun kanker lebih sering menimpa orang yang berusia 40-an. Penyebab ka
 
Senin, 15 Juli 2019 | 08:58:33

6 Khasiat Tak Terduga Daun Mangga untuk Kesehatan Tubuh

Tanaman yang tumbuh di sekitar dan tidak berbahaya seringkali dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Entah itu buahnya kalau ada, batangnya, maupun daunnya. Salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan
 
Minggu, 14 Juli 2019 | 09:07:30

Semakin Berinovasi, Pemkab Bintan Luncurkan Posyandu Remaja

BINTAN - Menyikapi Serkembangan Pergaulan Remaja yang Makin hari dianggap Semakin Rawan,Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Memandang Perlu memberi prioritas khusus dalam mencegah pergaulan tersebut merambah pad
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:50

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:32:26

Dari Jamur hingga Beri, Sayur dan Buah Ini Ampuh Cegah Kanker

HINGGA saat ini kanker masih menjadi penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis mengidap kanker setiap tahunnya. Di Indonesia, angka pasien peng
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top