Iklan Sosial
 
Minggu, 16 September 2018 | 17:16:02

Satu lagi, tenaga kesehatan Siak dari Penemu Inovasi Hingga Ukir Prestasi Tingkat Provinsi Riau

Laporan : Rudi

Sebarkan:
SIAK - Pengelolaan limbah cair (Grey Water) limbah rumah tangga non kakus, pembuangan yang berasal dari kamar mandi, dapur mengandung sisa makanan dan tempat cuci. Limbah cair ini biasanya menggenang sebelum mengalir, sehingga tempat di sekitarnya menjadi bau, kotor, sarang kuman, dan kumuh. Namun limbah cair itu di tangan Hemat Simatupang tenaga kesehatan asal Kecamatan Dayun, menjadi berguna bagi mahluk hidup.
 
Hemat Simatupang (42) tenaga kesehatan lingkungan yang bertugas di Puskesmas Kecamatan Dayun Kabupaten Siak. Punya cara tersendiri mengubah limbah cair yang berasal dari rumah tangga, menjadi air yang bermanfaat bagi mahluk hidup. Atas inovasi yang ia temukan dirinya juga terpilih sebagai tenaga kesehatan lingkungan terbaik se Riau. 

Inovasi yang ia temukan sangat bermanfaat bagi warga tempat ia mengabdi, dengan tong ajaib yang ia namakan, air limbah domestik dari sisa pembuangan rumah tangga. Setelah melalui proses penyulingan dari tong ajaib, air yang tadinya berbau dan kotor menjadi jernih dan dapat digunakan untuk menyiram tanaman dan juga di kembalikan ke tanah.

"Masyarakat merasa terbantu dengan inovasi yang saya buat, dulunya mereka membuang limbah sembarangan, namun dengan tong ajaib ini, limbah limbah warga dapat di kelola dan airnya selain digunakan untuk menyiram tanaman juga dapat di kembalikan ke tanah,"kata Hemat Simatupang.
 
Ketertarikan dirinya menciptakan tekologi tepat guna ini, karna ia melihat kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya yang di timbulkan dari limbah cair rumah tangga.

" Saya bertugas di Kecamatan Dayun, di sana saya melihat masyarakat pada umumnya. Membuang limbah seperti air bekas cuci pakaian, cuci piring, dan air mandi di buang dibiarkan begitu saja di sekitar rumah," ulasnya.

"Masyarakat tidak paham efek yang ditimbulkan dari pembuangan limbah rumah tangga itu, padahal sangat berbahaya baik bagi lingkungan dan juga bagi kesehatan manusia. Menimbulkan bau tak sedap, menjadi sarang kecoak, lalat, yamuk juga sarang penyakit, dan juga dapat mencemari sumber air sumur yang bersih," ungkap Hemat Simatupang saat di hubungi via telpon Minggu, (16/9/18).

Kata Hemat Lagi, inovasi yang ia ciptakan, diikuti dengan prestasi yang ia dapat di tingkat provinsi, ia meraih juara pertama, dalam katagori penilaian Teknologi Tepat Guna (TTG) yang ditaja Dinas Kesehatan Provinsi Riau, beberapa watu lalu dengan menyisihkan 12 peserta dari kabupaten lain se Riau.

Selanjutnya ia dipercayai mewakili Riau mengikuti seleksi di Jakarta. Dari 263 tenaga kesehatan se Nusantara, terdiri dari 9 profesi bidang kesehatan, terpilih lah 18 orang Nakes (Tenaga Kesehatan) yang akan dijaring lagi untuk mencari juara 1,2,3 namun seleksi yang dilakukan tidak berpropesi, tetapi digabung dengan dokter. 

"Kita saat ini sedang menerapkan program kementrian, namanya tenaga kesehatan teladan. Kita di seleksi tingkat provinsi, dengan inovasi yang saya temui, untuk di provinsi kita nomor satu di provinsi. Selanjutnya diundang ke Jakarta mengikuti seleksi, namun seleksi di Jakarta tidak propesi, digabung dengan dokter, terpilih lah 18 besar yang terbaik, sayangnya kita tidak masuk di 18 besar itu, karna teknis penilaian mengalami perubahan setiap tahunnya," terang Hemat Simatupang.

Dijelaskannya lagi, dalam penerapan Program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) terdapat lima pilar, antara lain. Stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabut, mengelola makanan dan minuman rumah tangga, mengelola sampah rumah tangga serta mengelola limbah cair rumah tangga. 

Ia melihat pilar ke lima cakupannya sangat kecil sekali di Kecamatan Dayun, sehingga muncul ide Hemat untuk membuat tong ajaib ini atau Komposter Aerob nama kerennya.

"Untuk diketahui dari program STBM, pada pilar pertama Kecamatan Dayun satu satunya kecamatan di Riau yang baru mendeklarasikan kecamatan ODF (Open Defecation Free) atau tidak buang air besar sembarangan (tabs).  Karena Kecamatan Dayun diangap seluruh masyarakatnya sudah memiliki akses ke jamban," pungkas Hemat Simatupang.

Sebagai tenaga kesehatan lingkungan, yang sudah malang melintang bertugas sejak tahun 2002 lalu, ia sangat bertangungjawab terhadap kesehatan lingkungan masyarakat di mana tempat ia mengabdi. Inovasi yang ia temukan peralatanya sangat sedehana dan biaya pembuatanya juga murah. Sehingga masyarakat dapat membuat sendiri.
 
Inovasi yang ia buat, mendapat tangapan serius dari dinas kesehatan Siak, dan melalui dana CSR PT.BSP Hemat Simatupang dibantu peralatan sebanyak 21 unit. Yang saat ini bantuan yang diberikan sudah dirakit dan di gunakan warga Teluk Merbau.

Hingga saat ini ia masih membutuhkan dana memperbanyak tong ajaib juga digunakan untuk uji laboratorium lagi, agar kualitas air yang dihasilkan dapat digunakan baik kebutuhan manusia dan juga mahluk hidup lainnya. (rud)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 September 2018 | 23:46:02

H. Alfedri : Tour de Siak 2018 Semangkin Baik, Perlu Diacungi Jempol

SIAK - Wakil Bupati Siak H. Alfedri mengatakan, pelaksanaan Tour de Siak yang ke 6 tahun 2018, semakin membaik perlu diacungi jempol.Hal ini dikatakannya usai pelepasan peserta Tour de Siak di hari kedua R
Rabu, 19 September 2018 | 23:39:53

Tim Opsnal Polsek Payung Sekaki Amankan Pelaku Pencurian Alat Berat

PEKANBARU- Dua tersangka pencurian alat berat dibengkel Jalan Pemuda Ujung, Kelurahan Tirta Siak Kecamatan Tampan diamankan Polsek Payung Sekaki. Rabu (19/8/2018)Kedua tersangka tersebut, RM (35) warga jalan ka
Rabu, 19 September 2018 | 23:34:08

Terkait Pengungkapan 26.06 Gram Shabu, Polres Rohul Gelar Konferensi Pers

ROKANHULU - Polisi Resor (Polres)  Rokan Hulu (Rohul) konfrensi pers panangkapan dua orang pelakuPenyalahgunaan Narkotika jenis Shabu-shabu, satu orang laki-laki dan satu orang Ibu Rumah Tangga (IRT).Konfr
Rabu, 19 September 2018 | 20:50:10

Pesta Shabu di Kebun Sawit, 3 Pria Digrebek Warga dan Diserahkan ke Polsek Pujud

ROKANHILIR-Ketua RW 01 di Dusun VI Sungai Kuning Desa Sungai Tapah Kecamatan Tanjung Medan Rohil bersama warga berhasil menangkap 3 orang pria yang diduga sedang menikmati Narkotika jenis Shabu di sebuah kebun
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 September 2018 | 16:22:52

Waspada, Sering Makan Terlalu Malam Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

PENYAKIT kanker jadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh yang abnormal dan tidak terkendali. Sel kanker bisa terjadi di mana pun pada tubu
 
Rabu, 19 September 2018 | 09:47:31

Soal Vaksin MR, Maruf Amin: Kalau Tidak Ada yang Halal, Tetap Boleh

FATWA terkait vaksin MR baru dibuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun ini. Sebelumnya, pada tahun 2016, MUI mengeluarkan fatwa terkait hukum imunisasi. Pada fatwa nomor 4 tahun 2016 tertuang isi hukum i
 
Rabu, 19 September 2018 | 09:31:19

Benarkah Harus Kurangi Makan Nasi bagi Penderita Diabetes?

NASI adalah menu utama bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Bahkan slogan "belum kenyang kalau belum makan nasi" sudah melekat di telinga dan di kehidupan sehari-hari. Hal ini bersinggungan bagi diabete
 
Rabu, 19 September 2018 | 09:09:55

MUI: Vaksin MR Bukan Sekadar Boleh, Tapi Wajib!

VAKSIN MR memang dinyatakan tidak halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun lembaga ini mengeluarkan fatwa khusus terkait pentingnya imunisasi dan pemberian vaksin MR. Oleh karena itu, keberhasilan
 
Selasa, 18 September 2018 | 20:22:44

Sawir Achmadi Sebut Banyak Pekerja di Bawah Kontraktor di Rohul tidak didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

ROKANHULU - Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sawir Achmadi, mengaku masih banyak kontraktor yang belum mendaftarkan pekerjanya  s
 
Selasa, 18 September 2018 | 09:08:40

5 Cara Atasi Asma Tanpa Inhaler

KAMBUHNYA penyakit asma tentunya sangat mengganggu bagi para penderitanya. Meskipun dapat diobati, asma dapat sangat menjengkelkan ketika sedang kumat. Ketika seseorang mengalami asma, ia akan mengeluarka
 
Selasa, 18 September 2018 | 09:00:31

Selain Enak, 4 Makanan Ini Ampuh Meredakan Sakit Kepala

SAKIT kepala merupakan salah satu penyakit yang kerap menyerang. Sakit kepala sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari pikiran yang stres, tekanan darah tinggi, gejala flu, tubuh mengalami kelela
 
Selasa, 18 September 2018 | 08:58:40

Hindari Gula Darah Tinggi saat Hamil, Jika Tidak, Risiko Diabetes Menanti Kamu!

SEBUAH studi baru menemukan bahwa wanita dengan gula darah tinggi selama kehamilan mengalami risiko lebih tinggi terkena penyakit diabetes tipe 2 setelah melahirkan. Penemuan tersebut juga mengungkapkan
 
Selasa, 18 September 2018 | 08:54:02

Cara Cerdas Konsumsi Karbohidrat, Beri Jeda Waktu hingga Tunggu Dingin Dulu!

BANYAK orang yang dengan sengaja menghindari karbohidrat seperti roti, pasta, dan kentang karena sedang berusaha menurunkan berat badan atau menjaganya tetap ideal. Selain itu, beberapa jenis karbohidrat
 
Senin, 17 September 2018 | 09:53:07

Vaksin MR Sudah Penuhi Prasyarat Keadaan Darurat dan Hukum Islam

Dalam perkembangan medis, vaksin memang sudah ada sejak dahulu demi menjaga kesehatan dan mencegah penyakit yang membahayakan keselamatan bahkan nyawa banyak orang. Namun beredarnya vaksin MR yang mengandun
 
Senin, 17 September 2018 | 09:42:54

Waspada Darah Haid Sedikit, Bisa Jadi Risiko Gejala Penyakit

Saat menstruasi atau haid, berapa lama biasanya ladies? Umumnya, seseorang akan mengalami menstruasi selama 5 sampai 8 hari. Namun, beberapa orang mungkin akan lebih sebentar dan beberapa lainnya akan leb
 
Senin, 17 September 2018 | 09:37:25

5 Vitamin Paling Penting untuk Mendapatkan Kulit Glowing

Seperti bagian tubuh lainnya, kulit juga perlu perhatian dan nutrisi yang cukup untuk bisa tampil sehat dan cantik menawan. Bahkan menjaga kesehatan kulit sangat penting karena kulit adalah bagian terluar t
 
Senin, 17 September 2018 | 09:33:44

Ladies, Kenali Gejala Kanker Darah yang Mengancam Nyawa

Dibanding penyakit kanker lain, limfoma menjadi salah satu penyakit yang mendapat perhatian rendah dari masyarakat. Padahal kanker limfoma yang dikenal sebagai kanker darah atau kanker getah bening ini juml
 
Senin, 17 September 2018 | 09:29:33

Tips Memilih Sabun Mandi Sesuai Kondisi Kulit dan Mood

MENGGUNAKAN produk perawatan tubuh dari kaki hingga kepala sebaiknya tidak sembarangan. Karena jika tidak memilih produk yang tepat, justru dapat merusak kulit. Pemilihan produk yang sesuai dengan kondis
 
Minggu, 16 September 2018 | 17:16:02

Satu lagi, tenaga kesehatan Siak dari Penemu Inovasi Hingga Ukir Prestasi Tingkat Provinsi Riau

SIAK - Pengelolaan limbah cair (Grey Water) limbah rumah tangga non kakus, pembuangan yang berasal dari kamar mandi, dapur mengandung sisa makanan dan tempat cuci. Limbah cair ini biasanya menggenang sebelum me
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top