Iklan Sosial
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:45:06
Kesehatan

Ini jenis-jenis leukemia yang mungkin menyerang anak

Sebarkan:
Ilustrasi anak leukemia.

Kabar mengenai putri Denada yang didiagnosis leukemia atau kanker darah tentunya membuat banyak orang prihatin. Juga membuat para orangtua khawatir mengenai risiko kesehatan anak masing-masing. Agar kita lebih memahami ikhwal tentang leukemia, ada baiknya jika kita mengedukasi diri mengenai penyakit ini, terutama leukemia pada anak.

Seseorang dikatakan menderita kanker ketika sel-sel di dalam tubuh mulai tumbuh di luar kendali. Sel di hampir semua bagian tubuh manusia berpotensi menjadi kanker dan dapat menyebar ke area tubuh lainnya.

Dilansir Healthline, leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah. Sel darah dan trombosit diproduksi di sumsum tulang. Pada leukemia, beberapa sel darah putih yang masih baru gagal matang dengan benar. Sel-sel yang belum matang ini terus bereproduksi dengan kecepatan luar biasa, mendesak sel-sel sehat dan memunculkan sejumlah gejala.

Leukemia adalah jenis kanker yang paling umum diderita anak-anak. Di Amerika Serikat saja, sekitar 4.000 anak didiagnosis dengan penyakit ini setiap tahun.

Jenis-jenis leukemia pada anak

Menurut Cancer.org, leukemia sering disebut akut (tumbuh dengan cepat) atau kronis (lambat pertumbuhannya). Hampir semua jenis leukemia pada anak termasuk kategori yang pertama.

Leukemia akut

Ada tiga jenis leukemia atau kanker darah yang bisa digolongkan sebagai leukemia akut. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Acute Lymphocytic (lymphoblastic) Leukemia (ALL)

Sekitar 3 dari 4 kasus leukemia pada anak adalah Leukemia limfositik akut atau ALL. Leukemia ini dimulai dari pembentukan awal limfosit di sumsum tulang.

Limfosit adalah sel-sel dewasa yang bertugas melawan infeksi dan berkembang dari limfoblas, sejenis sel induk darah di sumsum tulang. Limfosit adalah sel-sel utama yang membentuk jaringan limfoid, bagian utama dari sistem kekebalan tubuh. Pada pasien ALL, fungsi limfosit terhambat. Sehingga membuat penderitanya berpotensi mengalami berbagai macam infeksi dan serangan penyakit lain.

Acute Myelogenous Leukemia (AML)

Leukemia myelogenous akut juga disebut dengan istilah leukemia myeloid akut, leukemia myelocytic akut, atau leukemia non-limfositik akut. Merupakan jenis leukemia terbanyak kedua yang menyerang anak-anak.

AML bermula dari sel-sel myeloid yang membentuk sel-sel darah putih (selain limfosit), sel darah merah, atau trombosit. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan menyumbat pembuluh darah.

Mixed Lineage Leukemia atau Leukimia Hibrida

Jenis yang terakhir ini termasuk leukemia yang langka. Pada pasien leukemia hibrida, sel-sel kanker memiliki ciri-ciri ALL dan AML.

Anak-anak penderita leukemia jenis ini biasanya dirawat dengan metode pengobatan untuk ALL, karena pada umumnya metode pengobatan ini yang memberikan hasil paling baik bagi si pasien.

Leukemia kronis

Leukemia kronis lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak. Golongan penyakit ini cenderung tumbuh lebih lambat daripada leukemia akut, tetapi juga lebih sulit disembuhkan.

Leukemia kronis dapat dibagi menjadi 2 jenis. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Chronic Myelogenous Leukemia (CML)

CML banyak diderita orang dewasa dengan usia di atas 20 tahun. CML bermula dari berkembangnya sel-sel darah abnormal yang kemudian akan bertambah dan mengalahkan jumlah sel darah putih sehat.

Leukemia ini jarang terjadi pada anak-anak. Metode pengobatan yang digunakan untuk pasien anak-anak sama dengan orang dewasa.

Chronic Lymphocytic Leukemia (CLL)

CLL adalah jenis kanker yang hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya akan terdeteksi ketika sudah memasuki stadium lanjut sehingga pengobatannya membutuhkan waktu yang lebih lama.

Juvenile myelomonocytic leukemia (JMML)

Jenis leukemia yang langka ini sebenarnya tidak bisa digolongkan sebagai leukemia kronis maupun akut. Penyakit ini dimulai dari sel myeloid, tetapi biasanya tidak tumbuh secepat AML atau selambat CML.

JMML terjadi paling sering pada balita, terutama yang usianya di bawah 4 tahun. Gejalanya antara lain kulit pucat, demam, batuk, mudah memar atau berdarah, kesulitan bernapas (akibat terlalu banyak sel darah putih di paru-paru), dan limpa atau kelenjar getah bening yang membesar.

Demikian penjelasan mengenai tipe-tipe leukemia yang bisa menyerang anak-anak. Pada dasarnya leukemia secara umum bukan penyakit yang tidak tersembuhkan, hanya saja memerlukan perawatan intensif dalam waktu yang lama. Metode pengobatan yang tepat akan meningkatkan harapan pasien untuk sembuh.

(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:51:07

Ketum Dharma Pertiwi : Generasi Muda Penerus Estafet Pembangunan Bangsa

JAKARTA - Generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan bangsa harus memiliki dan memperkuat karakter diri, keterampilan kerja dan dilengkapi dengan daya inovasi dan kreatifitas yang baik, sehingga memili
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:43:18

Jemaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah rayakan Idul Adha hari ini

JAMAAH Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah merayakan Idul Adha 1439 H pada hari ini, Senin (20/8). Salat Id telah dilaksanakan dan dipusatkan di tiga lokasi di Indonesia. "Ya benar, Tarekat Naq
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:34:02

Polisi amankan satu dari enam pelaku pembacok tukang sate di Bekasi

JAKARTA - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota meringkus satu dari enam pelaku begal terhadap tukang sate di Jalan Bintara 17, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Selasa (7/8) lalu. Peristiwa ini viral k
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:31:12

Kembali Dapat Emas, Jokowi Optimistis RI Masuk 8 Besar Asian Games

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang atlet Indonesia bisa kembali menyumbang medali emas di ajang Asian Games ke-18. Emas kali ini didapat dari cabang olahraga Wushu yang dipertandingkan oleh
 
Berita Lainnya
Senin, 20 Agustus 2018 | 09:38:08

Ini Kehebatan Manfaat Madu Manuka untuk Kesehatan dan Kecantikan

Madu merupakan bahan alami yang sering ada dalam kandungan produk kesehatan dan kecantikan. Manfaatnya yang banyak pun selalu menjadi kelebihan mengapa madu sering digunakan untuk berbagai macam kebutuhan
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 09:31:29

Kecil dan Bermanfaat, Ini Dia Kebaikan Jeruk Nipis yang Harus Kamu Ketahui

JERUK nipis selalu diandalkan untuk dunia kesehatan dan kecantikan karena memiliki banyak manfaat. Meskipun kecil dan berwarna hijau, jeruk ini punya banyak manfaat dan bisa kamu dapatkan dengan harga ter
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 09:22:02

Mau Jauhi Kanker Prostat? Hindari Konsumsi 3 Asupan Ini

KANKER prostat merupakan salah satu penyakit yang paling ditakutkan oleh Kaum Adam. Ada kanker prostat yang bersifat agresif dan mampu menyebar dengan cepat. Tapi pada umumnya, kanker prostat tumbuh secar
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 09:16:37

Hoax! Beredar Kabar Daging Sapi Berbuih Putih karena Kanker, Begini Penjelasan Dokter Hewan

MEDIA sosial menjadi ladang untuk penyebar hoax. Tak sedikit dari informasi-informasi yang keliru dan membuat masyarakat resah. Salah satunya yang kini sedang ramai dibahas di jagat maya adalah kasus dagin
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:56:44

Inilah Waktu Terbaik Minum Teh Hijau

TEH hijau menjadi salah satu jenis teh favorit para pencinta teh. Khasiatnya yang begitu banyak untuk tubuh membuatnya kian banyak diminati. Selain meningkatkan kekebalan, teh hijau juga dipercaya mamp
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:35:07

Mematikan Alarm dan Kembali Tidur Membuat Tubuh Lemas

ALARM banyak diandalkan orang untuk membuatnya bangun di pagi hari. Namun terkadang suara alarm yang berisik membuat orang tergoda untuk mematikannya dan kembali melanjutkan tidur. Tombol snooze yang dig
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:14:16

Benarkah Diet dan Gaya Hidup dapat Turunkan Risiko Kanker Payudara?

DALAM beberapa tahun terakhir, semakin banyak petugas medis yang mengklaim tentang adanya keterkaitan antara kanker payudara dengan diet dan gaya hidup seseorang. Hingga kini, belum ada studi komprehensi
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:06:22

Ramuan Herbal Pengganti Parasetamol untuk Turunkan Demam

SAAT tubuh demam, Anda pasti mengandalkan parasetamol. Tapi kini jangan lagi, coba beberapa ramuan herbal yang sama-sama ampuh mengatasi demam. Ketika demam sebenarnya jadi cara tubuh untuk merespons inf
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:04:31

Meriahkan HUT RI ke 73, RS Surya Insani Pasirpengaraian Layani USG Gratis

ROKANHULU - Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 tahun 2018, Rumah Sakit Surya Insani Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu menggelar Ultrasonografi (USG) secara gr
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:01:13

8 Khasiat Ajaib Mentimun, Cegah Kanker Salah Satunya!

TIMUN merupakan salah satu jenis golongan buah yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Biasanya orang menggunakan timun sebagai bahan lalapan yang dicocol menggunakan sambal, seb
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 09:56:47

Cegah Gigi Ompong di Usia Senja, Terapkan 5 Langkah Sehat Ini

GIGI ompong merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak dialami masyarakat Indonesia, terutama untuk orang yang sudah lanjut usia. Namun jangan khawatir. Gigi ompong saat tua bisa dicegah denga
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 09:33:39

Kenali Demensia Vaskular, Penyakit Kerusakan Otak yang Belum Ada Obatnya

SETIAP manusia dilengkapi oleh kemampuan berpikir dan daya ingat yang tumbuh secara alami. Tanpa ingatan yang kuat, akan sangat sulit bagi manusia untuk menjalani kehidupan normal. Seseorang tidak akan bis
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 09:07:07

5 Cara Jaga Kesehatan Mata dari Paparan Layar Smartphone

SMARTPHONE seolah jadi barang wajib yang dimiliki manusia zaman sekarang. Sebagian besar masyarakat tak dapat lepas dari penggunaan smartphone setiap harinya. Kadangkala smartphone membuat Anda melupakan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 09:36:34

Ngemil Kacang Satu Genggam Per Hari Bantu Turunkan Berat Badan

JAKARTA - Ada banyak cara berusaha menurunkan berat badan, bukan hanya dengan mengatur pola makan dan rajin olahraga, namun juga dengan memilih camilan apa yang bisa membantu menurunkan berat badan. Saat
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 09:27:55

Benarkah Konsumsi Bawang Putih Bisa Menurunkan Berat Badan?

JAKARTA - Bawang putih menjadi salah satu bumbu dapur yang nampaknya selalu wajib ada di setiap masakan. Bawang putih memiliki aroma yang khas dan cukup menyengat. Meski begitu, aroma ini justru bisa membua
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top