Iklan Sosial
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 09:34:36
Kesehatan

Cara Ampuh Sembuhkan Kaki Kapalan dengan Cepat

Sebarkan:
Kaki Kapalan

PERNAHKAH Anda mengalami gejala kulit melepuh pada kaki? Ya, penyakit ini biasanya sering ditemui pada orang yang kerap menggunakan sepatu setiap harinya. Tentunya hal ini sangat menjengkelkan, karena Anda akan tersiksa dengan lepuhan yang terasa perih.

Lepuhan ini disebabkan karena gesekan kaki terhadap sepatu. Gesekan yang terus menerus membuat kulit bereaksi dengan mengeluarkan cairan. Cairan tersebut menumpuk di bawah kulit dan menyebabkan rasa yang sangat menyakitkan pada kaki Anda.

Lepuhan ini biasanya terjadi ketika seseorang memakai sepatu yang terlalu ketat. Lepuhan ini juga dapat terbentuk karena berlari, berjalan jarak jauh atau melakukan kegiatan olahraga lainnya. Meski demikian, Anda tidak perlu takut dan berkecil hati, tidak harus pergi ke dokter, Anda bisa mengobati penyakit ini di rumah.

Menyadur dari MedicalHerald, Rabu (11/7/2018), Berikut 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati kaki melepuh akibat terkikis atau yang biasa disebut kapalan.

Mengonsumsi teh hijau

Banyak yang bertanya apa yang bisa dilakukan the hijau untuk menyembuhkan lepuhan? Sebagaimana diketahui the hijau memiliki senyawa anti peradangan . senyawa ini dapat mengurangi pembengkakan. The hijau juga mengandung vitamin yang membantu menyembuhkan lepuh lebih cepat.

Rendam kaki Anda dengan air garam Epsom

Garam Epsom dipercaya bisa mengeringkan lepuhan dengan cepat. Rendamlah kaki Anda dengan mandi garam Epsom untuk mengurangi pembengkakan dan membantu cairan untuk mengalir keluar dari lepuhan.

Oleskan lidah buaya

Lidah buaya atau yang biasa disebut dengan aloe vera memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mengambil pembengkakan pada lepuhan kaki. Kulit akan sembuh jauh lebih cepat karena vitamin yang terkandung dalam lidah buaya yang dapat menjaga kulit tetap terhidrasi.

Rendam dalam cuka sari apel

Membasuh dengan cuka sari apel akan memberikan keajaiban bagi kaki Anda. TIndakan medis seperti ini sudah ada sejak lama dan terbukti dapat bekerja dengan cepat untuk menghilangkan rasa sakit dari lecet. Anda juga bisa mengoleskan sedikit cuka sari apel kepada lepuh jika tidak memiliki cukup waktu untuk merendamnya.

Deodoran

Terdengar sangat aneh, namun pada dasarnya deodoran untuk ketiak memang tidak dapat menyembuhkan lepuhan. Mereka hanya bisa menangkal terjadinya lepuhan pada kaki Anda. Podiatris menyarankan untuk mengoles atau menyemprot deodoran pada kaki sebelum memakai sandal atau sepatu bertali. Deodoran akan mencegah kaki Anda berkeringat yang dapat menimbulkan lepuhan pada kaki.

sumber: okezone.com

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 September 2018 | 14:32:18

370 Personel Polri Bengkalis Amankan Pemilu

BENGKALIS - Sebanyak 370 personel polisi jajaran Polres Bengkalis siap mengamankan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut diungkap Waka Polres Bengkalis Kompol Ade Zamrah usai memimpin apel g
Rabu, 19 September 2018 | 14:29:49

Ikuti Putusan MA, Golkar Banten Loloskan Eks Koruptor Nyaleg

Serang - DPD Golkar Banten tetap mencalonkan calegnya maju sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) besok. Meski dua calegnya yaitu Desy Yusandi dari dapil Kota Tangerang dan Agus Randil dari dapil Pand
Rabu, 19 September 2018 | 14:26:53

Penemuan Medis yang Berjasa Besar di Dunia Kedokteran

JAKARTA - Tenaga medis mulai dari dokter, perawat, dan peneliti telah menghabiskan banyak waktu untuk menyelamatkan nyawa manusia. Dalam beberapa kasus, penemuan dan juga kehadiran teknologi canggih bidan
Rabu, 19 September 2018 | 14:23:53

Novel Baswedan: Jokowi Masih Ada Waktu untuk Menegakkan Hukum

Sleman - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berharap Jokowi bisa menjadi motor untuk memperbaiki penegakan hukum di Indonesia."Beliau ini (Jokowi) adalah presiden ki
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 September 2018 | 09:47:31

Soal Vaksin MR, Maruf Amin: Kalau Tidak Ada yang Halal, Tetap Boleh

FATWA terkait vaksin MR baru dibuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun ini. Sebelumnya, pada tahun 2016, MUI mengeluarkan fatwa terkait hukum imunisasi. Pada fatwa nomor 4 tahun 2016 tertuang isi hukum i
 
Rabu, 19 September 2018 | 09:31:19

Benarkah Harus Kurangi Makan Nasi bagi Penderita Diabetes?

NASI adalah menu utama bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Bahkan slogan "belum kenyang kalau belum makan nasi" sudah melekat di telinga dan di kehidupan sehari-hari. Hal ini bersinggungan bagi diabete
 
Rabu, 19 September 2018 | 09:09:55

MUI: Vaksin MR Bukan Sekadar Boleh, Tapi Wajib!

VAKSIN MR memang dinyatakan tidak halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun lembaga ini mengeluarkan fatwa khusus terkait pentingnya imunisasi dan pemberian vaksin MR. Oleh karena itu, keberhasilan
 
Selasa, 18 September 2018 | 20:22:44

Sawir Achmadi Sebut Banyak Pekerja di Bawah Kontraktor di Rohul tidak didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

ROKANHULU - Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sawir Achmadi, mengaku masih banyak kontraktor yang belum mendaftarkan pekerjanya  s
 
Selasa, 18 September 2018 | 09:08:40

5 Cara Atasi Asma Tanpa Inhaler

KAMBUHNYA penyakit asma tentunya sangat mengganggu bagi para penderitanya. Meskipun dapat diobati, asma dapat sangat menjengkelkan ketika sedang kumat. Ketika seseorang mengalami asma, ia akan mengeluarka
 
Selasa, 18 September 2018 | 09:00:31

Selain Enak, 4 Makanan Ini Ampuh Meredakan Sakit Kepala

SAKIT kepala merupakan salah satu penyakit yang kerap menyerang. Sakit kepala sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari pikiran yang stres, tekanan darah tinggi, gejala flu, tubuh mengalami kelela
 
Selasa, 18 September 2018 | 08:58:40

Hindari Gula Darah Tinggi saat Hamil, Jika Tidak, Risiko Diabetes Menanti Kamu!

SEBUAH studi baru menemukan bahwa wanita dengan gula darah tinggi selama kehamilan mengalami risiko lebih tinggi terkena penyakit diabetes tipe 2 setelah melahirkan. Penemuan tersebut juga mengungkapkan
 
Selasa, 18 September 2018 | 08:54:02

Cara Cerdas Konsumsi Karbohidrat, Beri Jeda Waktu hingga Tunggu Dingin Dulu!

BANYAK orang yang dengan sengaja menghindari karbohidrat seperti roti, pasta, dan kentang karena sedang berusaha menurunkan berat badan atau menjaganya tetap ideal. Selain itu, beberapa jenis karbohidrat
 
Senin, 17 September 2018 | 09:53:07

Vaksin MR Sudah Penuhi Prasyarat Keadaan Darurat dan Hukum Islam

Dalam perkembangan medis, vaksin memang sudah ada sejak dahulu demi menjaga kesehatan dan mencegah penyakit yang membahayakan keselamatan bahkan nyawa banyak orang. Namun beredarnya vaksin MR yang mengandun
 
Senin, 17 September 2018 | 09:42:54

Waspada Darah Haid Sedikit, Bisa Jadi Risiko Gejala Penyakit

Saat menstruasi atau haid, berapa lama biasanya ladies? Umumnya, seseorang akan mengalami menstruasi selama 5 sampai 8 hari. Namun, beberapa orang mungkin akan lebih sebentar dan beberapa lainnya akan leb
 
Senin, 17 September 2018 | 09:37:25

5 Vitamin Paling Penting untuk Mendapatkan Kulit Glowing

Seperti bagian tubuh lainnya, kulit juga perlu perhatian dan nutrisi yang cukup untuk bisa tampil sehat dan cantik menawan. Bahkan menjaga kesehatan kulit sangat penting karena kulit adalah bagian terluar t
 
Senin, 17 September 2018 | 09:33:44

Ladies, Kenali Gejala Kanker Darah yang Mengancam Nyawa

Dibanding penyakit kanker lain, limfoma menjadi salah satu penyakit yang mendapat perhatian rendah dari masyarakat. Padahal kanker limfoma yang dikenal sebagai kanker darah atau kanker getah bening ini juml
 
Senin, 17 September 2018 | 09:29:33

Tips Memilih Sabun Mandi Sesuai Kondisi Kulit dan Mood

MENGGUNAKAN produk perawatan tubuh dari kaki hingga kepala sebaiknya tidak sembarangan. Karena jika tidak memilih produk yang tepat, justru dapat merusak kulit. Pemilihan produk yang sesuai dengan kondis
 
Minggu, 16 September 2018 | 17:16:02

Satu lagi, tenaga kesehatan Siak dari Penemu Inovasi Hingga Ukir Prestasi Tingkat Provinsi Riau

SIAK - Pengelolaan limbah cair (Grey Water) limbah rumah tangga non kakus, pembuangan yang berasal dari kamar mandi, dapur mengandung sisa makanan dan tempat cuci. Limbah cair ini biasanya menggenang sebelum me
 
Sabtu, 15 September 2018 | 10:27:19

Tak Hanya Sinar Matahari, Memasak dan Bermain Ponsel Juga Sebabkan Penuaan

PAPARAN sinar matahari merupakan salah satu faktor utama kulit mengalami penuaan. Sinar ultraviolet (UV) di dalamnya dapat menyebabkan radiasi yang merusak kulit. Radiasi disebabkan oleh 2 jenis sinar yai
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top