Iklan Sosial
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 08:41:05
Kesehatan

Seberapa Bahayakah saat Tak Sengaja Menelan Permen Karet? Ini Penjelasannya

Sebarkan:
Shutterstock
Ilustrasi

SEMUA orang tentu pernah mengunyah permen karet. Kudapan ini memang dipercaya dapat menahan rasa haus, serta kerap dijadikan sebagai 'obat mujarab' bagi mereka yang ingin berhenti merokok.

Namun pernahkah Anda mendengar sebuah mitos yang mengatakan jika permen karet tidak sengaja tertelan dan masuk ke dalam tubuh, ia akan tersimpan di dalam perut dalam jangka waktu yang sangat lama?

Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari Insider, Selasa (12/6/2018).

Permen karet sudah ditemukan sejak 9.000 tahun silam

Sebelum menilik lebih jauh mengenai mitos menelan permen karet, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu asal usul permen bertekstur lengket itu. Menurut The History Channel, orang-orang zaman dulu ternyata telah mengunyah zat-zat yang mirip permen karet sejak 9.000 tahun silam.

Bangsa Maya kuno diketahui telah mengunyah sesuatu yang disebut "chicle" yang berasal dari pohon sawo untuk membantu mengurangi rasa haus. Faktanya, hanya wanita dan anak-anak yang diperbolehkan mengunyah chicle.

Sementara untuk produk permen karet modern sebetulnya terbuat dari karet sintetis atau alami. Zat karet itu kemudian dicampur dengan pemanis, sehingga saat Anda mengunyah permen karet rasa manis akan dilepaskan ke dalam mulut.

Perut tidak bisa mencerna permen karet

Ketika Anda mengunyah permen karet, enzim di dalam mulut akan memecah kandungan nutrisi pada makanan. Namun terkadang, tanpa disadari Anda malah menelannya.

Lalu, apa yang terjadi ketika permen karet masuk ke dalam tubuh? Usut punya usut, di dalam perut manusia ternyata tersimpan lebih banyak lagi enzim dan protein yang membantu mengurai nutrisi pada permen karet dan menyebarkannya ke seluruh tubuh.

Menurut laporan BBC, sistem pencernaan dan enzim di tubuh kita memang tidak dapat memecah permen karet. Tapi bukan berarti makanan tersebut akan selamanya mendekam di dalam tubuh Anda.

Sistem pencernaan manusia memiliki sifat adaptif dan dapat mendorong permen karet melalui saluran pencernaan dan mengeluarkannya secara keseluruhan. Dalam arti lain, sebetulnya tidak berbahaya jika Anda tidak sengaja menelan permen karet, karena sistem pencernaan akan menyingkirkannya.

Hanya bertahan kurang dari dua hari

Namun para ahli mengatakan, ada kalanya permen karet dapat membahayakan tubuh kita. Permen karet yang masuk ke dalam sistem pencernaan dipercaya dapat memicu penyumbatan, tapi hal tersebut biasanya jika seseorang mengunyah permen karet dalam jumlah besar. Dampaknya akan menyebabkan konstipasi (sembelit), sakit perut, dan gejala berat lainnya selama kurang dari dua hari saja.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 17 Juli 2018 | 22:46:20

Bupati Inhil Ingatkan Pemberangkatan JCH Dapat Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengingatkan agar pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) dapat dilaksanakan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.Hal ini diungkapkan bupati saat
Selasa, 17 Juli 2018 | 22:41:00

Dipimpin Agus Salim, PPP Datarkan 45 Bacaleg Ke KPU Inhil

TEMBILAHAN - Sebanyak 45 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Inhil didaftarkan ke KPU, Selasa, (17/7/2018) sore. Berkas persyaratan bacaleg langsung diserahkan ole
Selasa, 17 Juli 2018 | 22:36:53

Tahapan Pileg 2019, PAN Daftarkan 45 Putra dan Putri Terbaik Inhil ke KPU

TEMBILAHAN - Setelah melewati berbagai proses dan tahapan, mulai dari penjaringan dan verifikasi hingga pembekalan, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmi mendaftarkan 45 nama
Selasa, 17 Juli 2018 | 19:32:44

Tinjau Persiapan MTQ, Ini yang Dilakukan Sekda Meranti

SELATPANJANG - Sekretatis Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti,  Yulian Norwis SE. MM, meninjau tempat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-X tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti yang berlokasi di D
 
Berita Lainnya
Selasa, 17 Juli 2018 | 16:49:58

Alasan Ibu Hamil di Usia 19-24 Rentan Depresi

HAMIL sah-sah saja bagi perempuan, tapi tentukan usianya agar tidak berdampak buruk. Sebabnya, jika Anda hamil di usia terlalu muda bisa memicu depresi. Bagaimana tidak, saat hamil perempuan bisa mengalami
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 16:44:58

Bahaya Mengintai saat Minum Obat dengan Jus Buah, Waspadalah!

JIKA Anda termasuk orang yang sulit minum obat, salah satu cara yang mungkin pernah direkomendasikan adalah minum obat berbarengan dengan makan buah atau minum jus buah. Hal ini mungkin dimaksudkan agar
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 14:55:09

Minum Wedang Jahe Bantu Atas Nyeri Punggung Menyiksa

NYERI punggung dapat dialami oleh siapa saja yang tentu rasanya menyiksa. Tapi dengan minum wedang jahe, Anda bisa membantu mengatasinya. Diperkirakan bahwa di seluruh dunia, setidaknya 1 dari 30 orang
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 11:37:14

Kolang-Kaling, Si Kenyal yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Jakarta Kehadiran kolang-kaling pada kolak, membuat sajian tersebut makin nikmat. Tekstur kenyal Arenga pinnata ini membuat sensasi tersendiri di lidah.  Kolang-kaling umumnya berwarna transpara
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 09:59:21

Kiat Menjaga Kesehatan Jantung, Rutin Olahraga Tipsnya!

Setiap tanggal 29 September, diperingati sebagai Hari Kesehatan Jantung Sedunia atau WHD (World Heart Day). Ini adalah sebuah momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya hidup sehat guna mengur
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 09:45:58

Kenali Penyebab & Cara Perawatan Mata Kering, Mudah Dilakukan di Rumah!

SAAT mata terasa seperti berpasir, panas seakan terbakar, dan nampak merah mungkin Anda sedang mengalami gejala mata kering. Kondisi seperti ini bisa saja terjadi saat kelenjar yang ada di kelopak mata ti
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 09:19:54

Rajin Makan Terong Cegah Penyebaran Sel Kanker dan Tumor

SEMUA jenis sayuran memang cocok untuk menurunkan berat badan. Tak terkecuali makan terong ungu yang punya banyak manfaat. Tapi sayang, banyak orang tidak suka terong karena saat dimasak jadi lembek. Padahal
 
Senin, 16 Juli 2018 | 20:58:54

Sekda Kepulauan Meranti Jenguk Balita Penderita Epilepsi, Ini Harapannya

SELATPANJANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis menjenguk Balita menderita penyakit Epilepsi yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (16/7/2
 
Senin, 16 Juli 2018 | 15:38:41

Sering Anda Minum, 3 Minuman Ini Ternyata Sebabkan Bau Mulut!

BAU mulut meskipun sepele tapi bisa membuat seseorang dijauhi atau bahkan dikucilkan. Selain tidak nyaman saat bicara dalam jarak yang cukup dekat, bau mulut pun bisa membuat orang yang sensitif jadi mual
 
Senin, 16 Juli 2018 | 10:21:09

Percepatan Akreditasi, RSUD Rohul Dapat Bimbingan dari RSPAD

ROKANHULU - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul mendapat bimbingan langsung dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta.RSPAD ditunjuk langsung oleh Kementrian Kesehatan dan Komit
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 10:28:51

Benarkah Roti Gosong Bisa Memicu Kanker? Begini Kata Ahli Kesehatan

SEBUAH informasi terbaru yang dikeluarkan oleh Food Standards Agency (FSA) di Inggris terkait kemungkinan seseorang terkena kanker akibat memakan roti panggang gosong, memicu perdebatan hebat di tengah ma
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 09:59:05

5 Tanda Kehamilan yang Kerap Tak Disadari

Jakarta Tanda kehamilan dapat dibagi menjadi dua, yaitu tanda kehamilan pasti dan tanda kehamilan tidak pasti. Pada tanda kehamilan pasti atau tanda yang objektif, hal-hal yang dapat terlihat atau terasa antar
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 09:52:47

Minum Baking Soda Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Jakarta Orang terus mencari obat ajaib untuk mempermudah usaha mereka menurunkan berat badan. "Ramuan" terbaru yang sedang heboh diperbincangkan adalah baking soda (soda kue). Melansir Women's Health,
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 15:12:18

4 Cara Mudah Mengobati Sengatan Lebah dengan Bahan Alami

BERAKTIVITAS di luar ruangan tentu sangat mengasyikkan. Banyak hal yang dapat Anda lakukan dengan lebih banyak berinteraksi dengan alam. Berada di luar ruangan memungkinkan Anda terlibat kontak dengan ber
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 14:57:59

Tidak Hanya Tulang Sehat, Paparan Sinar Matahari Pagi Bisa Cegah Kanker!

MANUSIA membutuhkan berbagai macam asupan nutrisi dan vitamin di dalam tubuh. Salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh manusia adalah vitamin D. Sebenarnya cukup mudah untuk mendapatkan vitamin D secara al
 
 
 
Terpopuler

1

16 Jul 2018 10:21 | 794 views
Kesehatan
Percepatan Akreditasi, RSUD Rohul Dapat Bimbingan dari RSPAD

3

17 Jul 2018 16:49 | 124 views
Kesehatan
Alasan Ibu Hamil di Usia 19-24 Rentan Depresi

5

14 Jul 2018 09:52 | 94 views
Kesehatan
Minum Baking Soda Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?
 
 
 
 
 
 
Top