iklan Situs
 
Sabtu, 9 September 2017 | 15:07:55
Internasional

Bukan Kembang Api, Korut Bisa Saja Luncurkan Rudal saat Hari Ulang Tahunnya

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
Kim Jong-un saat berkunjung ke Kementerian Angkatan Bersenjata Rakyat Korut.
SEOUL Hari ulang tahun (HUT) Korea Utara (Korut) yang jatuh pada Sabtu (9/9/2017), ternyata membuat Korea Selatan (Korsel) khawatir. Masyarakat Korsel cemas Pyongyang akan kembali meluncurkan rudalnya di hari jadinya tersebut.

Sebuah laporan pihak intelijen Korsel menyebut adanya persiapan peluncuran rudal yang dilakukan Korut. Waktu peluncurannya diperkirakan akan berdekatan dengan uji coba bom hidrogen yang dilakukan pada Minggu 3 September.

"Situasinya sangat parah. Tampaknya tidak banyak waktu yang tersisa sebelum Korea Utara mencapai persenjataan nuklirnya yang lengkap," ujar Perdana Menteri (PM) Korea Selatan, Lee Nak-yon, sebagaimana dikutip dari Newsweek, Sabtu (9/9/2017).

Berdasarkan laporan itu banyak orang percaya peluncuran rudal Korut mungkin saja dilakukan hari ini. Apalagi, Korut belakangan ini semakin gemar melakukan uji coba.

"Beberapa orang percaya Korea Utara dapat meluncurkan rudal balistik antarbenua lainnya pada 9 September," lanjut PM Lee.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Korsel bahkan telah mempersiapkan diri. Sepanjang minggu ini, pejabat di Korsel telah memperingatkan kemungkinan adanya peluncuran rudal balistik antarbenua yang dilakukan Korut. Komisi Keamanan dan Keamanan Nuklir (NSSC) melakukan uji coba terhadap sampel tanah, udara, dan air setelah uji coba nuklir Korea Utara pada Minggu 3 September.

Kekhawatiran ini semakin dirasakan karena Korea Utara sering melakukan uji coba peluncuran rudal di hari-hari bersejarahnya. Pada 9 September 2016, Kim Jong-un melakukan uji coba nuklir kelima. Pada hari perayaan ulang tahunnya itu, sebuah rudal meluncur dari wilayah Korut.

Pada 15 April, saat hari ulang tahun bapak bangsa Korut, Kim Il-sung, Kim Jong-un meluncurkan rudal jarak menengah. Peluncuran itu sekaligus menguji coba rudal jarak menengah Musudan pertama kalinya diproduksi.

Kemudian saat hari jadi Amerika Serikat (AS) pada 4 Juli, Kim Jong-un juga meluncurkan rudal. Rudal antarbenua ditembakkan sebagai "kado" untuk ulang tahun Negeri Paman Sam. Korea Utara juga menembakkan tiga buah rudal balistik dari kapal selam saat pelaksanaan KTT G-20 di Hangzhou, China. Rudal yang diluncurkan pada 5 September itu berhasil mencapai zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.

Laporan badan intelijen Korsel mungkin saja menjadi kenyataan. Pasalnya, mereka beberapa kali mendapati petunjuk sebelum peluncuran dilakukan. Pakar nuklir Korea Selatan, yang memeriksa kontaminasi, mengatakan mereka telah menemukan jejak gas xenon radioaktif beberapa kali sebelum peluncuran terjadi pada Minggu 3 September. (Okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 24 September 2017 | 22:25:08

Perang Melawan Narkoba, KNPI Bantan Selasa Depan Akan Kumpulkan Ratusan Pelajar

BANTAN Wujud kepedulian untuk menyatakan perang terhadap bahaya narkoba, pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Selasa mendatang (26 September 2017), akan mengum
Minggu, 24 September 2017 | 22:22:49

Ekpedisi NKRI Wujudkan Toleransi Antar Umat Beragama dan Keanekaragaman Budaya

JAKARTA-Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi memperingati tahun baru Islam 1439 H bersama paguyuban Jawa Madura pada rabu (20/9). Kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi ini menuai antusias dari pelbagai lapisan
Minggu, 24 September 2017 | 22:18:23

Bakti Sosial TNI Di Taman Wisata Pulau Tunda Serang

BANTEN - Dalam rangka HUT TNI yang ke-72,  TNI bersama Budha Tzu Chi dan Artha Graha Peduli melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan TNI  di  Taman Wisata Pulau Tunda, Desa Wargasara Kecamata
Minggu, 24 September 2017 | 22:15:33

Komandan Satgas Indobatt-03 Tinjau Lokasi Quick Impact Projects di Sudan

DARFUR-Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. yang beberapa waktu lalu menjabat sebagai Unamid (Acting) Secto
 
Berita Lainnya
Minggu, 24 September 2017 | 22:10:32

TNI Gelar Pengobatan Gratis di Pulau Panjang Kabupaten Serang

JAKARTA-Sebanyak 2.500 orang mendapat pengobatan gratis dari TNI di Desa Pulau Panjang Kec. Pulau Ampel Kel. Pasir Putih Kab. Serang, Jumat (22/9/2017). Pengobatan gratis ini menggunakan KRI dr. Soeharso 99 yan
 
Jumat, 15 September 2017 | 18:07:30

Bertahun-Tahun Jual Rahasia Negara, Agen FBI Diciduk Berkat Informasi Bekas Intel Rusia

SEBAGAI salah satu agen ganda yang menyebabkan kerugian terbesar bagi AS, Robert Hansen memberikan ribuan halaman dokumen rahasia yang mengandung informasi sensitif milik Washington kepada Uni Soviet dan
 
 
Kamis, 14 September 2017 | 23:03:45

Prajurit TNI Satgas Indobatt-03 Gelar Kegiatan Cimic di Kampung Al-Wahdah Sudan

DARFUR- Guna meningkatkan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat lokal di wilayah penugasan, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In D
 
Kamis, 14 September 2017 | 15:01:25

Isu etnis di balik terpilihnya Halimah Yacob jadi presiden Singapura

Halimah Yacob sore nanti akan diambil sumpahnya sebagai presiden baru Singapura di Istana Negara.Perempuan 63 tahun itu menjadi presiden Singapura pertama dari etnis muslim melayu setelah dua kandidat lainn
 
Kamis, 14 September 2017 | 14:56:40

Kebakaran pesantren di Malaysia, 25 orang tewas

Sedikitnya 25 orang tewas akibat kebakaran terjadi di sebuah sekolah di Malaysia. Di antara korban tewas, 23 di antaranya merupakan siswa sementara dua lainnya merupakan guru.Dilansir dari laman CNN, Kami
 
Kamis, 14 September 2017 | 07:59:45

Tolak Tinggal di Istana, Presiden Terpilih Singapura Tetap di Rusun

SINGAPURA- Presiden terpilih Singapura, Halimah Yacob, menyatakan dia akan tetap tinggal di rumah susun (rusun) miliknya ketika menjabat sebagai presiden.Berbicara kepada The Straits Times, Rabu (13/9/2017) sia
 
Rabu, 13 September 2017 | 21:43:18

Perletakan Batu Pertama Pembangunan Solar Cell Panel

DARFUR-Rabu, 13 September 2017).  Prajurit TNI yang tergaung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 melaksanakan peletakan batu p
 
Rabu, 13 September 2017 | 15:56:05

Diprotes karena Terpilih Aklamasi, Halimah Yacob: Saya Presiden untuk Semua Orang

SINGAPURA Nama Halimah Yacob tengah mencuat dalam dua hari terakhir. Sebab, perempuan berusia 63 tahun itu baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Singapura. Yang lebih menarik lagi, sang pr
 
Rabu, 13 September 2017 | 15:53:45

Kapal Indonesia Tabrakan di Singapura, 26 ABK WNI Selamat

JAKARTA - Kecelakaan yang melibatkan kapal tanker Indonesia terjadi di perairan Singapura, Rabu (13/9/2017). Pagi tadi, kapal tersebut bertabrakan dengan kapal keruk berbendera Dominika. Hingga kini 5 ana
 
Selasa, 12 September 2017 | 21:35:15

Dubes LB BP RI untuk Kesultanan Oman Kunjungi Konga XXVIII-J di KRI Usman Harun

KONGA-Dubes LB BP (Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh) RI untuk Kesultanan Oman, H.E. Musthofa Taufik Abdulatif beserta rombongan mengunjungi prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force
 
Senin, 11 September 2017 | 13:10:17

Satgas MTF TNI dan Angkatan Laut India Gelar Cocktail Party

KONGA-Selama melaksanakan perjalanan melintasi Laut atau lintas laut Samudera Hindia dari Indonesia menuju India dengan menggunakan KRI Usman Harun-359, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime T
 
Minggu, 10 September 2017 | 13:05:10

Gadis ini diperkosa 40 pria di desa dihuni hanya 100 orang

Polisi Thailand kini tengah menyelidiki kasus dugaan perkosaan massal terhadap seorang gadis berusia 14 tahun.Korban adalah warga desa di Pulau Koh Raed, Provinsi Phang Nga dan pemerkosaan itu terjadi antar
 
Sabtu, 9 September 2017 | 15:07:55

Bukan Kembang Api, Korut Bisa Saja Luncurkan Rudal saat Hari Ulang Tahunnya

SEOUL Hari ulang tahun (HUT) Korea Utara (Korut) yang jatuh pada Sabtu (9/9/2017), ternyata membuat Korea Selatan (Korsel) khawatir. Masyarakat Korsel cemas Pyongyang akan kembali meluncurkan rudalnya di hari
 
Sabtu, 9 September 2017 | 11:47:04

Awas! Krisis Rohingya Rentan Dimanfaatkan Kelompok Teroris

DI SAAT puluhan ribu muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar, mengungsi ke Bangladesh pasca-desa mereka dihancurkan oleh pasukan keamanan dan ekstremis Buddha, para analis memperingatkan bahwa kekeras
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top