iklan Situs
 
Senin, 17 Juli 2017 | 14:33:04
Internasional

Media AS: UEA Dalangi Peretasan yang Picu Krisis Qatar

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
WASHINGTON - Intelijen Amerika Serikat (AS) diklaim telah mengonfirmasi bahwa Uni Emirat Arab (UEA) berada di belakang peretasan saluran berita dan media sosial milik Pemerintah Qatar. Peretasan yang terjadi pada akhir Mei tersebut berakibat munculnya posting-posting kutipan palsu Emir Qatar sehingga memicu krisis diplomatik di yang saat ini mengisolasi Qatar. 

Laporan Washington Post menyebutkan, berdasarkan analisa data intelijen yang dikumpulkan oleh agen-agen AS, pada 23 Mei, pejabat-pejabat senior pemerintah UEA membahas rencana peretasan tersebut dan implementasinya. Serangan siber itu dilakukan keesokan harinya dan tak lama setelah pertemuan puncak anti terorisme yang dihadiri Presiden AS, Donald Trump dengan para pemimpin negara Teluk di Arab Saudi.

Kutipan palsu hasil peretasan itu di antaranya menyebut bahwa Emir Qatar, Tamim bin Hamad al Thani, memuji Iran dan Hamas sehingga menimbulkan murka Arab Saudi dan sejumlah negara Arab. Belum jelas apakah UEA yang melakukan peretasan itu sendiri atau apakah mereka  menggunakan jasa pihak lain.

Duta Besar UEA untuk AS, Yousef al-Otaiba membantah laporan tersebut dan secara tegas menyatakan negaranya tidak memiliki peran dalam peretasan itu.

"UAE tidak memiliki peran apapun dalam dugaan peretasan yang dilaporkan dalam artikel tersebut. Hal yang sebenarnya terjadi adalah perilaku Qatar. Membiayai, mendukung, dan memungkinkan ekstremis dari Taliban, Hamas sampai Gaddafi untuk menghasut, memicu kekerasan, mendorong radikalisasi, dan merusak stabilitas tetangganya," kata Yousef al-Otaiba sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Senin (17/7/2017).

Namun, dalam laporannya, Washington Post mencatat bahwa terungkapnya rencana peretasan tersebut muncul dari sebuah email yang diretas dari akun pribadi al-Otaiba. Email itu telah beredar di kalangan jurnalis dalam beberapa bulan belakangan.

Peretasan akun email al-Otaiba itu telah diklaim oleh organisasi yang diduga pro-Qatar yang menamakan dirinya GlobalLeaks. Banyak di antara email-email tersebut menyoroti keinginan UAE sejak lama untuk mengumpulkan pemikir dan pembuat kebijakan di Washington ke pihaknya terkait isu-isu yang menjadi pusat perselisihan Abu Dhabi dengan Doha. (Okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:29:03

Demokrat Tak Menampik Koalisi Prabowo-AHY Bisa Terjadi di Pilpres 2019

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan pada Pilpres 2019 tak tertutup kemungkinan pihaknya berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung calon presiden dan wakil pres
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:03:01

Perkuat Lini Depan, Juventus Resmi Layangkan Tawaran untuk Winger Lazio

TURIN Juventus sepertinya benar-benar serius untuk bisa mendapatkan tanda tangan winger kiri Lazio, Keita Balde. Bahkan klub yang bermarkas di J-Stadium tersebut sudah melayangkan tawaran untuk pemain berpasp
Kamis, 27 Juli 2017 | 10:57:10

Wiih, Mahasiswa Indonesia Unjuk Gigi Riset di Meksiko

JAKARTA - Mahasiswa Indonesia kembali unjuk gigi di panggung internasional. Kali ini panggung internasional itu bertajuk International Student Energy Summit (ISES) 2017 yang diselenggarakan di Merida, Meksiko.I
Kamis, 27 Juli 2017 | 10:54:36

Catat! Waskita Beton Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham

JAKARTA PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengalokasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak-banyaknya 7% atau setara 1,84 miliar saham.Aksi korporasi ini ber
 
Berita Lainnya
Kamis, 27 Juli 2017 | 08:35:24

Dianggap Menghasut Kekerasan, PM Israel Akan Tutup Situs Berita Asal Arab

YERUSALEM - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berencana akan menutup dan memblokir situs portal berita asal Arab Saudi, Al Jazeera. Rencana penutupan tersebut keluar lantaran Al Jazeera dianggap me
 
Rabu, 26 Juli 2017 | 15:22:40

Observation Post Pasukan Garuda di Darfur Barat

Darfur Sudan-Pasukan Garuda Satgas Indobatt-03 Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur)  melaksanakan kegiatan jaga (OP / Observation Post) dalam rangka pengamanan sekeliling wilayah Super Ca
 
Rabu, 26 Juli 2017 | 11:35:59

Horor! Korut Disebut Akan Luncurkan Rudalnya ke Daratan AS Tahun Depan

WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon memperkirakan bahwa Korea Utara (Korut) akan merampungan rancangan pengembangan program rudal antarbenua (ICBM) pada 2018 mendatang. Hal ini
 
Rabu, 26 Juli 2017 | 11:29:41

Erdogan: Israel Ingin Rebut Masjid Al Aqsa dari Muslim

ANKARA Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, Israel sedang berupaya mengambil alih Masjid Al Aqsa dari tangan Muslim. Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) itu menekankan, menyamakan jamaah di
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 11:44:11

AS Kirim Utusan, PBB Desak Solusi Krisis Masjidil Aqsa Selesai Pekan Ini

NEW YORK Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengirim utusan khusus Jason Grenblaat ke Timur Tengah untuk menyelesaikan ketegangan terkait Masjid Al Aqsa. Di saat bersamaan, utusan khusus PBB untu
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 11:22:34

Petahana Absen, Capres Kenya Tampil Sendirian dalam Debat Kandidat

NAIROBI Calon Presiden (capres) Kenya, Raila Odinga, tampil sendirian di atas panggung debat kandidat untuk menjawab pertanyaan dari para panelis. Ia sebenarnya dijadwalkan berhadapan dengan petahana, Uhuru K
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 10:18:08

Kunjungan Kerja Commander Sector West ke Markas Indobatt-03

Darfur Sudan-Commander Sector West Brigadier General Asrat Denero Amad beserta rombongan melaksanakan kunkungan kerja ke Markas Indobatt-03 yang diterima langsung Komandan Satgas Batalyon Kompisit TNI Konga XXX
 
Senin, 24 Juli 2017 | 12:02:06

Garda Revolusi Iran Tangkap Kapal Nelayan Arab Saudi di Teluk Persia

TEHERAN - Garda Revolusi Iran telah menahan sebuah kapal nelayan Arab Saudi dan menangkap semua krunya di tengah ketegangan diplomatik yang semakin memuncak antara kedua negara. Kejadian ini hanya berselang seb
 
Senin, 24 Juli 2017 | 11:40:33

Belum Lama Jadi Presiden Prancis, Popularitas Macron Anjlok

PARIS Baru-baru ini sebuah polling diadakan di Prancis untuk melihat sejauh mana warganya puas dengan kepemimpinan Presiden Emmanuel Macron. Hasilnya mengejutkan mengingat Macron baru menjabat sebagai Preside
 
Senin, 24 Juli 2017 | 11:35:59

Kilasan Ketegangan di Masjid Al Aqsa Sepekan Terakhir

YERUSALEM Tewasnya dua orang polisi Israel akibat ditembak tiga orang tidak dikenal memicu ketegangan yang selama sepekan terakhir terjadi di Masjid Al Aqsa, Yerusalem. Pembatasan akses masuk, pemasangan meta
 
Sabtu, 22 Juli 2017 | 16:29:44

Jerman Keluarkan Travel Warning ke Turki, Kenapa Ya?

BERLIN Jerman baru-baru ini mengeluarkan travel warning untuk para warganya yang akan atau berniat mengunjungi Turki. Travel warning ini disebut media Barat sebagai indikasi memanasnya hubungan kedua negara.K
 
Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:55:49

Wah, UEA Sambut Baik Perubahan UU Anti-Terorisme Qatar

ABU DHABI Qatar baru-baru ini disebut melakukan perubahan terhadap undang-undang (UU) anti-terorisme setelah krisis diplomatik yang menimpa negaranya. Langkah ini disambut baik oleh Uni Emirat Arab (UEA).Arab
 
Sabtu, 22 Juli 2017 | 11:08:33

Disebut akan Kembali Calonkan Diri Jadi Presiden, Putin: Saya Belum Memutuskannya

MOSKOW Presiden Rusia, Vladimir Putin, disebut akan kembali mencalonkan diri untuk memimpin Negeri Beruang Merah pada pilpres 2018. Sang Presiden Rusia itu pun membuka suara terkait isu pencalonannya tersebut
 
Jumat, 21 Juli 2017 | 11:22:33

Penyelesaian Konflik Perbatasan India-China Diupayakan lewat Diplomasi Senyap

NEW DELHI Konflik perbatasan antara India dan China kembali menghangat pada akhir Juni lalu. China menuduh pasukan perbatasan India di Negara Bagian Sikkim yang berbatasan dengan Tibet, telah menyeberang ke w
 
Jumat, 21 Juli 2017 | 11:17:41

Presiden Filipina Kunjungi Garis Depan Wilayah Konflik Marawi

MARAWI Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte akhirnya dapat berkunjung ke Marawi, Pulau Mindanao, pada Kamis 20 Juli 2017 siang waktu setempat. Mantan Wali Kota Davao City itu beberapa kali hendak pergi ke Ma
 
 
 
Terpopuler

1

22 Jul 2017 16:29 | 619 views
Internasional
Jerman Keluarkan Travel Warning ke Turki, Kenapa Ya?

2

22 Jul 2017 15:55 | 296 views
Internasional
Wah, UEA Sambut Baik Perubahan UU Anti-Terorisme Qatar

5

21 Jul 2017 11:17 | 193 views
Internasional
Presiden Filipina Kunjungi Garis Depan Wilayah Konflik Marawi
 
 
 
 
Top