Rabu, 11 Januari 2017 | 05:49:56
Internasional

Clare Hollingworth, Jurnalis yang Beritakan PD II Meninggal pada Usia 105 Tahun

sumber:okezone.com

Sebarkan:
(Foto: Telegraph)
Clare Hollingworth, perempuan mantan jurnalis perang asal Inggris.

HONG KONG - Perempuan jurnalis Inggris yang memberitakan dimulainya Perang Dunia II, meninggal pada usia 105 tahun. Dia pernah menikah dua kali, tetapi menolak melahirkan anak sendiri. Ia pindah ke Hong Kong sejak 1980-an dan menetap di sana hingga ajal menjemputnya.

Clare Hollingworth saat itu baru menjalani hari ketiganya sebagai jurnalis di Daily Telegraph. Usianya juga masih 27 tahun. Akan tetapi, dia menjadi saksi hidup serbuan ratusan tank Jerman ke Polandia pada Agustus 1939.

"Ia mengabarkan hal ini kepada Kedutaan Besar Inggris di Warsawa, tetapi mereka tidak memercayai ceritanya. Pihak kedubes lantas memaksanya untuk menjulurkan gagang telefonnya ke luar jendela hotel di Katowice sehingga para diplomat itu bisa mendengar derap langkah kendaraan tempur Jerman itu dengan telinga mereka sendiri," kenang Daily Telegraph, Rabu (11/1/2017).

Laporan Hollingworth dengan segera mendunia. Kantor beritanya menerbitkan tulisan dia dengan judul besar di halaman terdepan, "1.000 tank berkumpul di perbatasan Polandia. Sepuluh divisi dilaporkan siap lakukan serangan cepat."

Setelahnya, Hollingworth terkenal sebagai jurnalis zona perang dan konflik. Sepanjang kariernya, dia telah malang melintang ke Palestina, Vietnam, China saat Revolusi Budaya dan Perang Sipil di Aljazair.

Dalam wawancara singkat dengan Telegraph pada 2011, perempuan yang sudah berusia lanjut itu mengungkap betapa dirinya sangat mencintai pekerjaan yang digeluti. Dia mengaku pergi ke daerah konflik bukan karena berani, tetapi lebih karena dia sangat menikmati ketegangan dan suasana yang tercipta untuk meliput dalam kondisi demikian.

"Ketika saya masih kecil, pada era Perang Dunia I, saya sering mendengar orang membicarakan soal pertempuran. Saya pun menjadi sangat tertarik pada perang. Tapi saya ke sana bukan karena berani, saya hanya sangat menikmatinya," terangnya.

Sebelum menjadi seorang pewarta, Hollingworth muda aktif membantu sebagai sukarelawan. Dia menolong ribuan orang dari kekejaman pasukan Nazi Adolf Hitler dengan membuatkan mereka visa Inggris.

"Clare Hollingworth adalah jurnalis yang jempolan. Dia adalah inspirasi bagi semua wartawan, khususnya bagi para perempuan koresponden asing," sanjung editor Telegraph, Chris Evan di sela ucapan belasungkawanya.

(okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 22 Januari 2017 | 09:10:39

Fenomena Aneh, Salju Selimuti Gurun Sahara yang Panas

AIN SEFRA – Sebuah kejadian tak biasa terjadi di salah satu bagian gurun pasir terluas di dunia, Gurun Sahara. Wilayah yang terkenal memiliki suhu yang panas itu terlihat diselimuti salju setebal satu meter.Fen
Sabtu, 21 Januari 2017 | 23:32:28

Kukuhkan Forum Kades dan Relawan Kecamatan Gas, Bupati Wardan dapat Gelar Bapak Pembangunan yang Religi

GAUNG ANAK SERKA - Bertempat di Gedung Serbaguna kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka, Bupati Kabuoaten Indragiri hilir (Inhil) H Muhammad Wardan mengukuhkan Forum Kepala Desa dan Relawan GAS se K
Sabtu, 21 Januari 2017 | 23:24:26

Ini Identitas Mayat yang Ditemukan di Kebun Kelapa Gas Inhil

GAUNGANAKSERKA - Masyarakat Parit 19 Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) digegerkan penemuan mayat laki-laki disebuah kebun kelapa.Dari data yang diperoleh re
Sabtu, 21 Januari 2017 | 23:11:14

Tim Opsnal Polsek Bukit Batu Tangkap Pelaku Narkotika

BUKITBATU - Sabtu 21 Januari sekira pukul.15.30 wib, tim Opsnal Polsek Bukit Batu barhasil mengamankan seorang tersangka pelaku Narkotika jenis sabu. Tepatnya disalah satu rumah di jalan PT.Arara Abadi desa Tem
 
Berita Lainnya
Minggu, 22 Januari 2017 | 09:10:39

Fenomena Aneh, Salju Selimuti Gurun Sahara yang Panas

AIN SEFRA – Sebuah kejadian tak biasa terjadi di salah satu bagian gurun pasir terluas di dunia, Gurun Sahara. Wilayah yang terkenal memiliki suhu yang panas itu terlihat diselimuti salju setebal satu meter.Fen
 
Sabtu, 21 Januari 2017 | 11:48:49

Hadiri Pelantikan Donald Trump, Hary Tanoe Diwawancara VoA

WASHINGTON-Chairman dan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo beserta sang istri Liliana Tanoesoedibjo menghadiri inagurasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai tamu kehormatan. Ketua Umum Partai Perin
 
Sabtu, 21 Januari 2017 | 09:55:16

Donald Trump Resmi Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat ke-45

WASHINGTON DC-"Saya bersumpah bahwa saya akan setia menjalankan tugas sebagai Presiden Amerika Serikat, dan dengan kemampuan untuk melakukan yang terbaik, saya akan melestarikan, melindungi, dan membela Konstit
 
Jumat, 20 Januari 2017 | 11:17:41

Hakim Agung Brasil Penyidik Kasus Korupsi Tewas dalam Kecelakaan

RIO DE JANEIRO-Hakim Agung Brasil, Teori Albino Zavascki, tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat terbang di perairan dekat negara bagian Rio de Janeiro. Pria berkepala plontos itu tengah bepergian dari Sao Paulo
 
Jumat, 20 Januari 2017 | 10:07:24

Jelang Inagurasi, Trump Berjanji Menyatukan Amerika Serikat

WASHINGTON-Hanya dalam hitungan jam, Donald John Trump akan menyandang gelar baru, yakni Presiden Amerika Serikat (AS). Politikus Partai Republik itu akan diambil sumpahnya pada Jumat 20 Januari 2017 siang wakt
 
Kamis, 19 Januari 2017 | 15:52:40

Hotel di Italia Tertimbun Salju, Puluhan Orang Dikabarkan Tewas

ABRUZZO-Tim SAR Italia menuturkan, sedikitnya puluhan orang tewas akibat tertimpa longsoran salju di sebuah hotel di Abruzzo. Longsoran salju tersebut diduga diakibatkan gempa bumi yang terjadi pada Rabu 18 Jan
 
Kamis, 19 Januari 2017 | 09:59:43

Obama Ingatkan Trump soal Two-State Solution

WASHINGTON-Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama mengaku dirinya sangat khawatir terhadap masa depan isu Palestina-Israel. Pria berusia 55 tahun itu menyebut situasi saat ini sangat berbahaya bagi
 
Rabu, 18 Januari 2017 | 11:55:30

Patung Budha Berusia 600 Tahun Muncul dari Sumber Mata Air di China

BEIJING - Sebuah patung Budha berusia 600 tahun ditemukan di sebuah galian air sebuah proyek pembangunan di Provinsi Jiangxi, China Timur. Patung Budha tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang me
 
Rabu, 18 Januari 2017 | 11:48:51

Suami Enggan Ikut Pemilu, Istri Diminta Boikot Hubungan Seks

MOMBASA-Para perempuan di Kenya diminta menolak untuk berhubungan seks hingga suami mereka mau mendaftarkan diri sebagai pemilih dalam pemilihan umum (pemilu) Agustus 2017. Seruan tersebut dilontarkan oleh angg
 
Selasa, 17 Januari 2017 | 17:20:38

Penjahit ini mengaku sudah lecehkan dan perkosa ratusan bocah

Seorang penjahit di mengaku sudah menculik, menganiaya dan memerkosa ratusan bocah perempuan di India selama 10 tahun terakhir. Pengakuan itu diucapkannya di hadapan polisi, sekaligus menjadi kasus paedofil
 
Selasa, 17 Januari 2017 | 12:23:58

Presiden Venezuela Yakin Trump Lebih Baik dari Obama

CARACAS-Presiden Venezuela Nicolas Maduro yakin Donald Trump akan menjadi pemimpin yang lebih baik daripada Barack Obama. Ia melihat presiden terpilih Amerika Serikat (AS) tersebut seperti dirinya yang menjadi
 
Selasa, 17 Januari 2017 | 11:07:12

Sepi Kerjaan, Obama Akan Tenggelamkan Diri dalam Buku

WASHINGTON-Bersamaan dengan semakin dekatnya hari pelantikan Donald Trump, Presiden Barack Obama juga akan segera angkat kaki dari Gedung Putih. Pada satu titik, hidupnya segera mengalami perubahan drastis. Dar
 
Senin, 16 Januari 2017 | 10:24:11

Bertemu Jokowi, PM Jepang Bahas LCS dan Nuklir Korut

JAKARTA-Indonesia dan Jepang sepakat memperkuat kerjasama kedua negara di berbagai bidang saat pemimpin kedua negara bertemu di Istana Bogor kemarin. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai isu kerja
 
Senin, 16 Januari 2017 | 10:04:20

28 Tahanan Brasil Melarikan Diri Lewat Lubang Hasil Ledakan

CURITIBA-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Piraqura di Brasil kebobolan. Sejumlah narapidana bekerja sama membuat sebuah lubang untuk melarikan diri dari penjara. Rencana itu terealisasikan pada Minggu 15 Januari
 
Minggu, 15 Januari 2017 | 04:52:20

Kelompok Abu Sayyaf Bebaskan Dua Orang Sandera

SULU – Kelompok militan Abu Sayyaf dikabarkan melepas dua orang sandera mereka yang ditawan sejak tiga bulan lalu di Kepulauan Sulu, Filipina. Keduanya dibebaskan pada Sabtu 14 Januari 2017 malam waktu setempat
 
 
 
Terpopuler

1

19 Jan 2017 15:52 | 143 views
Internasional
Hotel di Italia Tertimbun Salju, Puluhan Orang Dikabarkan Tewas

2

16 Jan 2017 10:24 | 129 views
Internasional
Bertemu Jokowi, PM Jepang Bahas LCS dan Nuklir Korut

5

21 Jan 2017 11:48 | 82 views
Internasional
Hadiri Pelantikan Donald Trump, Hary Tanoe Diwawancara VoA
 
 
 
 
Top