iklan Situs
 
Sabtu, 7 Januari 2017 | 10:25:44
Internasional

Pidato Terakhir Ibu Negara Michelle Obama Penuh Emosi

Sumber: Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
Pidato terakhir Michelle Obama sebagai ibu negara.

WASHINGTON-Michelle Obama begitu emosional saat membawakan pidato terakhirnya sebagai ibu negara. Dengan mata berkaca-kaca, tetapi semangat yang berapi-api, ibu dua anak ini mengangkat isu keberagaman. Di hadapan para penasihat di sekolah tinggi AS pada Jumat 6 Januari 2017 waktu setempat, ia menegaskan bahwa AS adalah milik semua orang dari berbagai latar belakang dan jalan hidup.

"Keberagaman kita, perbedaan keyakinan, warna kulit dan kepercayaan, bukanlah ancaman. Semua itu justru yang membuat kita menjadi bangsa yang besar seperti sekarang," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (7/1/2017).

Isu ini menjadi penting, sebab Michelle paham betul akan adanya kekhawatiran yang muncul di kalangan pendatang dengan terpilihnya Donald Trump sebagai suksesor suaminya. Untuk itu, dia berusaha menenangkan rakyatnya.

"Jika Anda atau orangtua Anda adalah imigan, ketahuilah bahwa Anda merupakan bagian dari tradisi Amerika yang membanggakan. Anda semua adalah suntikan budaya baru, talenta dan gagasan, dari generasi ke generasi yang membuat kita menjadi negara terbesar yang ada di muka bumi ini," sergahnya.

Ia menambahkan, "Jika Anda adalah orang beriman, ketahuilah bahwa perbedaan agama juga merupakan tradisi AS yang membanggakan. Entah Anda Muslim, Nasrani, Yahudi, Hindu, atau Sikh, semua agama itu mengajarkan anak muda kita tentang keadilan, kasih sayang dan kejujuran."

Michelle termasuk salah satu pendukung yang vokal dalam kampanye pemenangan Hillary Clinton pada pemilihan presiden tahun lalu. Ia banyak bicara di atas panggung sebelum akhirnya menarik diri usai kontes politik tertinggi di Negeri Paman Sam.

Jelang kepindahan keluarganya dari Gedung Putih, Michelle mengaku menjadi ibu negara adalah kehormatan terbesar dalam hidupnya. Selama delapan tahun terakhir, ia sudah menjadi ibu tidak hanya bagi kedua putrinya, Sasha dan Malia, tetapi bagi seluruh bangsa dan negara bagian di AS.

"Jadi itulah pesan terakhir saya sebagai ibu negara untuk para pemuda. Saya ingin anak-anak muda kita tahu bahwa mereka berarti, bahwa mereka memiliki negara ini. Jadi contoh melalui keteladanan dengan harapan, jangan takut. Ketahui juga bahwa saya berpihak pada Anda, membuka jalan bagimu dan bekerja untuk mendukung Anda selama sisa hidup saya," tutupnya.(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 25 Mei 2017 | 00:07:14

Begini Kondisi Potongan Tubuh Bagian Atas Korban Bom Kampung Melayu

JAKARTA-Pasca ledakan di Terminal Trans Jakarta Kampung Melayu Jakarta Timur Rabu 24/5 sekira pukul 21.00 Wib tadi malam, dua korba tewas.Salah satu korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri itu,  dik
Rabu, 24 Mei 2017 | 22:35:53

Berangkat Dari Rumah Mencari Bakau, Warga Mandah Ini Dinyatakan Hilang

MANDAH - Nafishah (40) yang merupakan seorang warga Kelurahan Khairiah Mandah sekira pukul 17:30 wib mendatangi Polsek Mandah guna melaporkan Kamaruddin (47) yang merupakan suaminya yang tak pulang-pulang saat
Rabu, 24 Mei 2017 | 20:44:08

Bagian Administrasi Sosialisasi Hukum Pertanahan Kepentingan Umum di Rohul

ROKANHULU - Bagian Administrasi Kewilayahan gelar Sosialisasi Hukum Pertanahan tentang Implementasi Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Rabu, (24/4/2017).Sosi
Rabu, 24 Mei 2017 | 20:36:33

Ini Kata Warga Tentang Kaburnya Tahanan Kejari Selat Panjang

SELATPANJANG - Ini pertama kalinya di Selatpanjang tahanan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Selama didirikan Lapas di Wilayah Beran Kelurahan Selatpanjang Kota belum pernah dikabarkan tahanan Kabur.Ha
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 Mei 2017 | 08:39:48

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Ledakan di Konser Ariana Grande

MANCHESTER - Ledakan di konser Ariana Grande dilakukan pengebom bunuh diri. Setelah serangan, kelompok teroris ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.Konser penyanyi pop Amerika Serikat (A
 
Rabu, 24 Mei 2017 | 08:16:20

Calon PM Korsel Tawarkan Perundingan Bersyarat Terhadap Korut

SEOUL - Calon Perdana Menteri (PM) Korea Selatan (Korsel), Lee Nak-yon menawarkan perundingan bersyarat dengan Korea Utara (Korut). Penawaran tersebut muncul menyusul rencana Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-
 
Selasa, 23 Mei 2017 | 16:07:56

Pasukan Garuda Indobatt-03 Kunjungi Penjara Wanita di Ardamata

Darfur-Pasukan Garuda Satgas Batalyon Komposit (Yonkomposit) Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 dibawah Letkol Inf Syamsul Alam, S.E sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) mela
 
Selasa, 23 Mei 2017 | 10:50:15

Penutupan Latihan Pratugas Kontingen Garuda Misi PBB di Afrika

JAKARTA-Sebanyak 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-D/Minusca yang akan bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan PBB selama satu tahun di
 
Selasa, 23 Mei 2017 | 09:22:02

Turki Panggil Duta Besarnya untuk AS Terkait Pecahnya Kerusuhan saat Kunjungan Erdogan

ANKARA - Pemerintah Turki memanggil Duta Besarnya (Dubes) untuk Amerika Serikat (AS), Mevlut Cavusoglu kembali ke Ibu Kota Ankara menyusul pecahnya kerusuhan saat Presiden Recep Tayyip Erdogan ke negara pimpina
 
Senin, 22 Mei 2017 | 11:23:49

200 Personel Pasukan Garuda terima Brevet Minusca

Afrika Tengah-Sebanyak 200 personel Pasukan Garuda, terdiri dari 178 TNI AD, 18 TNI AL dan 4 TNI AU yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Missio
 
Senin, 22 Mei 2017 | 10:13:06

Erdogan Perpanjang Status Darurat Turki

ANKARA - Pascaupaya kudeta yang gagal tahun lalu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan keadaan darurat pada negaranya. Erdogan lalu secara resmi memperpanjang status darurat Turki. Menurut Erdogan, d
 
Sabtu, 20 Mei 2017 | 11:19:20

Presiden China Ingin Hubungan dengan Korsel Kembali Baik

SEOUL Presiden China Xi Jinping mengutarakan keinginannya agar hubungan dengan Korea Selatan (Korsel) kembali membaik. Hal tersebut disampaikannya ketika ia bertemu dengan utusan khusus Korsel, Lee Hae-chan.H
 
Sabtu, 20 Mei 2017 | 11:07:32

Antusias, Warga Saudi Sebut Kunjungan Trump Sebagai yang Terbesar

RIYADH Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Arab Saudi pada akhir pekan ini disambut dengan baik oleh penduduk kerajaan kaya minyak itu, terutama di Ibu Kota Riyadh. Arab Saudi menjadi nega
 
Sabtu, 20 Mei 2017 | 09:34:47

Militan Pakistan Tembak Mati Tiga Pekerja Proyek Jalur Sutra China

GWADAR Kelompok militan di Pakistan dilaporkan menembak mati tiga pekerja konstruksi jalan raya yang dibiayai China. Jalan raya tersebut merupakan salah satu proyek "Jalur Sutra" China.Sebagaimana dikutip dar
 
Jumat, 19 Mei 2017 | 11:39:41

Brasil Segera Selidiki Presiden yang Tersandung Kasus Korupsi

BRASIL - Mahkamah Agung Brasil menyetujui penyelidikan atas Presiden Michel Temer. Sang presiden diduga terlibat kasus penyuapan seorang calon saksi dalam skandal korupsi besar. Meski demikian, Temer mengklaim
 
Jumat, 19 Mei 2017 | 08:36:27

Presiden Korsel Sebut Konflik dengan Korut Merupakan Hal yang Sangat Mungkin

SEOUL Presiden Korea Selatan (Korsel) yang baru, Moon Jae-in, menyatakan konflik senjata dengan Korea Utara (Korut) merupakan hal yang sangat mungkin terjadi. Pernyataan Moon ini mengindikasikan keadaan Semen
 
Jumat, 19 Mei 2017 | 08:22:33

Jerman Ancam Tarik Pasukannya dari Incirlik, Turki Sebut Selamat Tinggal

ADANA Turki menyatakah tidak akan menghalangi jika Jerman memang ingin menarik pasukannya dari Incirlik. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.Ancaman ini berawal ketika Tu
 
Kamis, 18 Mei 2017 | 18:35:49

Unamid Gelar Pertandingan Antar Pasukan Perdamaian di Sudan

DARFUR-Delapan negara yang tergabung dalam Unamid (United Nations Mission In Darfur) pada misi perdamaian PBB mengikuti Sector West Tournament / Turnamen Sektor Barat Unamid yang dibuka secara resmi oleh Komand
 
Rabu, 17 Mei 2017 | 15:16:47

Wartawan Meksiko Dibunuh, Pegiat Media Gelar Unjuk Rasa

MEKSIKO - Kota Meksiko memanas usai seorang wartawan dibunuh di depan kantornya. Sejumlah pegiat media dan hak asasi di Meksiko menggelar aksi protes di beberapa kota mendesak pemerintah mengambil tindakan sete
 
 
 
Terpopuler

1

24 Mei 2017 08:39 | 307 views
Internasional
ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Ledakan di Konser Ariana Grande

2

23 Mei 2017 16:07 | 297 views
Internasional
Pasukan Garuda Indobatt-03 Kunjungi Penjara Wanita di Ardamata

3

24 Mei 2017 08:16 | 236 views
Internasional
Calon PM Korsel Tawarkan Perundingan Bersyarat Terhadap Korut

4

20 Mei 2017 11:19 | 202 views
Internasional
Presiden China Ingin Hubungan dengan Korsel Kembali Baik

5

20 Mei 2017 11:07 | 195 views
Internasional
Antusias, Warga Saudi Sebut Kunjungan Trump Sebagai yang Terbesar
 
 
 
 
Top