Jumat, 13 September 2019 | 09:26:33
internasional

Raja-Raja di Dunia Pilih Hidup Sederhana, Tak Mewah-mewahan

merdeka.com

Sebarkan:
merdeka.com

Merdeka.com - Berstatus sebagai raja memang punya banyak keuntungan, salah satunya mendapat pelayanan khusus. Namun ada sisi lain dari seorang raja selain soal kemewahan, yaitu kehidupan sederhana. Meski tidak semua raja seperti itu.

Berikut raja-raja yang memilih hidup sederhana dan berbaur dengan masyarakat:

Raja Bhutan

Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck dari Bhutan memang terkenal sebagai penguasa yang rendah hati. Meskipun dipanggil raja naga oleh rakyatnya, sang raja dikenal seluruh dunia karena kesederhanaannya.

Salah satu contoh kesederhanaan Jigme adalah ketika dia turun tangan menyiapkan makanan untuk siswa SD di Mongar. Sang raja tampak mengenakan pakaian santai, duduk di atas bangku kecil sambil mengupas bawang dengan serius.

Foto Jigme yang tengah membantu di dapur ini diabadikan dan diunggah ke Twitter oleh Harsh Goenka. "Raja Bhutan, memotong bawang dan cabai demi menyiapkan makanan untuk Sekolah Komunitas di Mongar sendiri," tulisnya.

Gaya hidup yang sama juga ditunjukkan oleh keluarga kerajaan. Pernikahan Raja Jigme dan Ratu Jetsun Pema, sang permaisuri dilangsungkan dalam upacara tertutup.

Kelahiran putra pertama mereka pun dirayakan dengan sederhana. Alih-alih pesta besar, warga menyambut kehadiran sang pangeran dengan gerakan menanam 108.000 batang pohon.

Raja Malaysia

Masyarakat Malaysia mengenal Raja Malaysia Yang Dipertuan Agung al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin al-Mustafa Billah Shah sebagai sosok yang sederhana. Bahkan beberapa kali Raja Malaysia terlihat mengantre di restoran cepat saji di Malaysia.

Namun kali ini, Raja Malaysia tengah makan di sebuah restoran sederhana. Di sana, ia menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang juga makan di restoran tersebut.

"KDYMM Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong singgah menikmati santapan di restoran Nasi Lemak Royale Kedah Putrajaya selepas selesai majlis Menghadap bersama YAB Timbalan Perdana Menteri di Istana Melawati Putrajaya," tulis akun istana_negara, Rabu (4/9).

Tak hanya itu saja, Raja Malaysia juga pernah menghentikan iring-iringan kendaraannya untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas. Saat itu ia bersama rombongan sedang menuju ke Istana Melawati untuk bertemu dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Raja Afrika

Raja Afrika Cephas Bansah ternyata seorang raja yang sederhana. Tak hanya sebagai raja, Cephas Bansah juga sebagai mekanik full time di Jerman. Ia memerintahkan masyarakatnya melalui aplikasi Skype. Meski begitu, Cephas Bansah masih tetap mengunjungi langsung masyarakatnya.

Wilayah kekuasaan Raja Afrika Cephas Bansah yaitu Ghaba dan Togo. Ia membawahi sekitar dua juta orang di sana.

Cephas Bansah lahir di Ghana dan kini menjadi warga negara Jerman yang sah. Cephas Bansah pindah ke Jerman sejak 1970 dan mendirikan sebuah bengkel di Ludwigshafen di akhir 1980-an. Jabatan Raja didapatkanya secara tidak sengaja.

Jadi, jabatan raja itu seharusnya diberikan pada ayah atau kakaknya. Namun keduanya kidal, sehingga jabatan itu harus diberikan padanya.

Karena ia tinggal di Jerman, maka cara memerintahnya dengan menggunakan Skype. Raja Afrika Cephas Bansah melakukan koordinasi dengan warganya dengan aplikasi itu. Meski begitu, Cephas Bansah tetap mengunjungi masyarakatnya setiap delapan kali dalam setahun.

sumber: merdeka.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:48:04

Bedah RUU KUHP FJPI dan UIR, Hak Perempuan Terlindungi

PEKANBARU - Seninar tentang Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana (KUHP) yang ditaja Forum Jurnalis Perempuan Indonesia  (FJPI) menggandeng Universitas Islam Riau (UIR), Kamis (17/10/2019) berjalan su
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:38:51

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Wujudkan Lingkungan Asri di Gereja Kampung Karubate

PAPUA- Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang asri dan sehat, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY melaksanakan pembersihan bersama warga di Gereja GIDI Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:35:39

Panglima TNI: Marwah dan Nama Baik NKRI Dipertaruhkan Dalam Pelantikan Presiden RI

JAKARTA- Marwah dan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Dengan demikian, seluruh komponen bangsa harus turut serta dalam menjamin k
Kamis, 17 Oktober 2019 | 17:36:59

Satgas TMMD ke-106 Kodim 0314/Inhil Tancap Gas Menyelesaikan Semua Program

RETEH - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)-106 yang diselenggarakan Kodim 0314/Inhil, di Desa Seberang Sanglar dan Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Satgas TMMD tancap g
 
Berita Lainnya
Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:40:41

Drama Keluarga di Belanda Ditemukan Setelah 9 Tahun Terkurung

Drenthe - Seorang ayah dan lima anaknya ditemukan dalam ruangan kecil pada sebuah perkebunan di Belanda. Mereka dilaporkan telah terkurung di ruangan itu selama sembilan tahun.Terungkapnya k
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:22:08

5 Wanita Muslim Masuk Daftar Perempuan Berpengaruh Dunia, 2 dari Asia

 Diskriminasi tidak menjadi penghambat dalam melakukan aksi untuk perubahan dunia bagi sebagian orang. Meski menjadi bagian dari minoritas di sebuah wilayah, seseorang tetap bisa berbuat demi perubahan.Con
 
Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:10:13

Perempuan asal Indonesia Masuk Daftar 100 Orang Berpengaruh di Dunia

 Kaum perempuan mempunyai peran tak kalah penting dalam kehidupan dibanding kaum laki-laki. Mereka pun bisa menjadi sosok berpengaruh di dunia. Kaum hawa juga bisa memberikan dampak positif terhadap orang
 
Minggu, 13 Oktober 2019 | 10:28:53

Bakamla RI/IDNCG Hadiri HLM for the 15th HACGAM di Colombo

SRILANGKA- Perwakilan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) dan Polair yang tergabung sebagai Delegasi Republik Indonesia (Delri) dipimpin Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla T.S.N.B. Hutab
 
Minggu, 6 Oktober 2019 | 10:33:59

Usai Nyanyi Lagu Opera di Kereta Perempuan Tunawisma Ini Terkenal

SEORANG polisi Los Angeles berhenti untuk memfilmkan seorang perempuan tunawisma yang menyanyikan lagu opera di kereta bawah tanah. Mereka tidak menyadari bahwa video tersebut menjadi viral.Emily Zamourka terli
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 19:07:54

Puluhan Pucuk Senjata Berhasil Diperoleh Dari Ex-Combatan Kabege Kongo

KONGO- Sebanyak 48 pucuk senjata yang terdiri dari, 41 pucuk AK-47, 1 pucuk Mortir 60 LR, 2 pucuk Machine Gun, 2 pucuk RPG, 2 pucuk senjata Arquebus, 1 buah granat, ratusan butir munisi, ratusan busur dan ribua
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 10:54:40

2 WNI Meninggal Akibat Jembatan Ambrol di Taiwan

Jakarta - Tiga orang WNI sempat hilang dalam insiden jembatan ambrol di Taiwan. Dua di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia."Tim pencarian otoritas Taiwan telah menemukan 2 dari 3 WNI yan
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 08:52:59

Bentrok di Irak, 2 Demonstran Tewas dan Lebih dari 200 Orang Terluka

Baghdad - Dua demonstran tewas dalam bentrokan pasukan keamanan selama protes di Irak. Selain itu, lebih dari 200 orang terluka.Dilansir AFP, Rabu (2/10/9/2019), lebih dari 1.00 orang turun ke ib
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 16:54:39

11 Polisi Afghanistan Tewas dalam Serangan Taliban, 13 Diculik

Kabul - Setidaknya 11 polisi tewas saat para militan Taliban menyerang markas mereka di wilayah Afghanistan utara. Belasan polisi lainnya dilaporkan telah diculik Taliban.Juru bicara provinsi Bal
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 11:06:39

Kena Peluru Karet, Jurnalis Indonesia Tuntut Jawaban dari Polisi Hong Kong

Hong Kong - Jurnalis asal Indonesia yang bertugas di Hong Kong, Veby Mega Indah, menuntut jawaban dari Kepolisian Hong Kong terkait insiden peluru karet yang mengenai dirinya saat meliput unjuk r
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 09:37:38

Bunuh Bocah Umur 8 Tahun, Wanita di Spanyol Divonis Penjara Seumur Hidup

Madrid - Ana Julia Quezada terbukti bersalah membunuh seorang anak berumur 8 tahun. Pengadilan Spanyol memvonis wanita tersebut dengan hukuman penjara seumur hidup.Korban bernama Gabriel Cruz yang hilang p
 
Senin, 30 September 2019 | 17:00:53

Roda Pesawat Meletus di Udara, Qantas Airways Putar Balik ke Brisbane

Brisbane - Sebuah pesawat Qantas Airways dengan rute domestik terpaksa putar balik ke Brisbane, Australia, setelah salah satu rodanya meletus di udara. Insiden ini terjadi sesaat setelah pes
 
Senin, 30 September 2019 | 16:45:11

Dalam 3 Hari, 100 Orang Tewas Akibat Hujan Lebat di India

New Delhi - Setidaknya 100 orang tewas di wilayah India utara dalam tiga hari terakhir ini akibat hujan lebat yang telah merendam jalan-jalan, bangsal-bangsal rumah sakit dan rumah-rumah.Puluhan
 
Senin, 30 September 2019 | 13:39:02

Akui Bertanggung Jawab, Putra Mahkota Saudi Tak Tahu Pembunuhan Khashoggi

Riyadh - Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, bersikeras menyatakan tidak tahu-menahu soal pembunuhan wartawan senior Saudi, Jamal Khashoggi, meskipun dia mengakui dirinya
 
Senin, 30 September 2019 | 09:45:14

Mobil Lindas Ranjau di Nigeria, 7 Warga Sipil Tewas

Abuja - Sebanyak tujuh orang warga sipil tewas akibat ledakan ranjau yang ditanam di wilayah timur laut Nigeria. Ranjau tersebut meledak setelah terlindas mobil yang mereka tumpangi."Ketujuh penumpang dala
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top