Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Senin, 9 September 2019 | 10:13:06
internasional

Harga Minyak Dunia Naik Usai Putra Raja Salman Jadi Menteri Energi Arab

merdeka.com

Sebarkan:
merdeka.com

Harga minyak tercatat naik di perdagangan Asia pada Senin pagi, setelah seorang pejabat Arab Saudi mengatakan tidak akan ada perubahan dalam kebijakan OPEC usai Pangeran Abdulaziz bin Salman dijadikan menteri energi baru untuk negara pengekspor minyak mentah terbesar dunia itu, pada akhir pekan.

Harga sedang menuju kenaikan hari keempat dan juga didukung oleh komentar dari menteri energi Uni Emirat Arab yang mengatakan OPEC dan sekutunya berkomitmen untuk menyeimbangkan pasar minyak mentah.

Patokan global, minyak mentah berjangka Brent naik tujuh sen menjadi diperdagangkan di USD 61,61 per barel pada pukul 01.06 GMT (08.06 WIB), sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate Amerika Serikat diperdagangkan 20 sen atau 0,3 persen lebih tinggi pada USD 56,72 per barel.

"Tidak ada perubahan dalam minyak Saudi dan kebijakan OPEC. Pangeran Abdulaziz akan berupaya memperkuat kerja sama antara OPEC dan nonOPEC," kata seorang pejabat Saudi.

Raja Arab Saudi menunjuk putranya, Pangeran Abdulaziz bin Salman, sebagai menteri energi pada Minggu (8/9), menggantikan Khalid al-Falih dan untuk pertama kalinya menyerahkan portofolio kepada anggota keluarga kerajaan.

Pangeran Abdulaziz telah lama menjadi anggota delegasi Saudi untuk Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Dia membantu menegosiasikan perjanjian saat ini antara OPEC dan negara-negara nonOPEC termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, untuk memotong pasokan minyak mentah global guna mendukung harga dan menyeimbangkan pasar.

Menteri Energi dan Industri UEA Suhail al-Mazrouei mengatakan pada Minggu (8/9/2019) bahwa anggota OPEC dan produsen nonOPEC berkomitmen untuk mencapai keseimbangan pasar minyak.

Ditanya tentang kemungkinan pengurangan produksi yang lebih dalam, menteri itu mengatakan pada konferensi pers di Abu Dhabi bahwa dia tidak khawatir dengan harga minyak saat ini, melainkan tingkat persediaan minyak.

Ketegangan perdagangan dan geopolitik lebih memengaruhi pasar daripada permintaan dan penawaran, kata Mazrouei, tetapi ia dengan cepat mengesampingkan langkah-langkah tergesa-gesa yang dipengaruhi oleh perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

"Ketakutan akan permintaan yang lebih lambat (minyak) hanya akan terjadi jika ketegangan itu meningkat dan saya pribadi berharap itu tidak terjadi," kata Mazrouei kepada Reuters.

sumber: merdeka.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 September 2019 | 19:15:55

Etape Ke 2 Tour de Siak 2019, diraih Timnas Indonesia

SIAK - Etape kedua Tour de Siak dengan rute Siak - Sungai Apit - Siak sepanjang 80  kilometer berhasil diraih Pebalap Sepeda Tim Nasional Indonesia Reno Yudha Sansaka, Jumat (20 /9/2019). Sesuai Data
Jumat, 20 September 2019 | 19:05:18

Polresta Barelang Polda Kepri Berhasil Amankan 47 WNA di Duga Melakukan Penipuan dan Perasan.

BATAM Sebanyak 47 orang Warga Negara Asing asal Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Polresta Barelang, pelaku diduga telah melakukan praktek Penipuan dan Pemerasan terhadap Warga Negara Tiongkok yang berada di
Jumat, 20 September 2019 | 18:42:04

Tur de Siak Etape ke 2 Melintasi Siak, Sungai Apit, Siak

SIAK - Para pebalap sepeda Dunia di event Tour de Siak  2019 di etape kedua, melintasi jalan Siak, Sungai Apit, Siak dengan jarak tempuh 80 kilometer berhasil memukau para penonton.Pantauan dilapangan
Jumat, 20 September 2019 | 17:02:59

PDIP Jadi Partai Idola Dalam Pendaftaran Cabup Dan Cawabup Rohul 2020

ROKAN HULU - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pertama jadi idola para bakal calon Bupati Rokan Hulu yang sudah menyampaikan maju pada pesta Demokrasi secara serentak pada tahun 2020 termasuk Kabu
 
Berita Lainnya
Jumat, 20 September 2019 | 10:32:04

Hari-hari Kelam di Kampus Pakistan Usai Seorang Profesor Dituduh Menghina Islam

Profesor Khalid Hameed, mengabdikan dirinya sebagai dosen sastra Inggris di Government Sadiq Egerton College, Kota Bahawalpur, Pakistan. Baginya, bukan masalah untuk datang lebih awal setiap harinya. Termasuk,
 
Kamis, 19 September 2019 | 14:28:20

Pria AS Tembak Mati 3 Remaja yang Hendak Merampoknya

Georgia - Seorang pria di Georgia, Amerika Serikat (AS), menembak mati tiga remaja yang hendak merampok dirinya. Dalam kasus penembakan maut ini, pria tersebut bisa bebas dari jeratan h
 
Kamis, 19 September 2019 | 08:51:05

Bangga! Kayu Asal Indonesia Bersaing di Pasar Internasional

Jakarta -Sebagai salah satu negara dengan iklim tropis terbaik di dunia, Indonesia memiliki karunia hasil sumber daya alam yang berlimpah dan potensi ekspor yang sangat besar. Melihat keadaan ini, PT Sumbe
 
Rabu, 18 September 2019 | 15:07:01

Dua Warga Malaysia Tertangkap Selundupkan 1 Ton Bahan Narkoba ke Australia ABC Australia - detikNews

Canberra -Usaha menyeludupkan bahan-bahan kimia ke Australia yang bisa digunakan untuk memproduksi obat terlarang semakin bervariasi.Pada 10 September lalu, dua warga Malaysia ditahan di Sydney oleh petuga
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:58:12

Kereta Tiba-tiba Tergelincir di Hong Kong, 8 Orang Luka-luka

Hong Kong - Sebuah kereta api tiba-tiba tergelincir di Hong Kong hari Selasa (17/9) ini. Insiden ini mengancam terjadinya kekacauan komuter saat jam sibuk di jantung pusat finansial Asia tersebut
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:54:34

Korban Tewas Bom Bunuh Diri Jelang Pemilu di Afghanistan Jadi 48 Orang

Kabul - Korban ledakan bom bunuh diri jelang pemilu di Afghanistan menjadi 48 orang. Selain itu ada puluhan orang terluka akibat dua ledakan yang terjadi hari ini.Seperti dilansir 
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:50:50

Bocah 4 Tahun di Texas AS Tewas Ditembak Kakak Kandung

Texas - Bocah 4 tahun tewas ditembak kakak kandungnya yang berumur 5 tahun. Polisi menyebut peristiwa ini terjadi saat ibu kandung kedua bocah tidur di kamar lainnya.Seperti dilansir ABC News, Selasa
 
Selasa, 17 September 2019 | 16:26:27

Belajar dari Cara Australia Atasi Kebakaran Hutan Tanpa Air

Canberra -Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI hari Senin (16/9/2019) menyatakan kebakaran hutan dan lahan di Australia kemungkinan ikut memicu kejadian serupa di Kalimantan saat ini. Bagaimana Au
 
Selasa, 17 September 2019 | 09:17:54

Jerman Siapkan 75 M Euro Untuk Penanggulangan Perubahan Iklim

Berlin -Partai-partai koalisi pemerintahan Jerman, CDU, CSU dan SPD sejak Jumat lalu (14/9) mulai membahas paket kebijakan untuk penanggulangan perubahan iklim. Kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya men
 
Senin, 16 September 2019 | 13:32:30

Kapal Wisata Terbalik, India Gelar Operasi Pencarian 39 Orang yang Hilang

New Delhi - Otoritas India melakukan operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan 39 orang yang hilang setelah kapal wisata mereka terbalik di sungai yang arusnya deras.Kepolisian lokal men
 
Senin, 16 September 2019 | 10:07:49

Saat Mahasiswa di Amerika Ikut Lomba Lari Pakai Aksesoris Batik

Washington DC - Ratusan warga Indonesia dan mahasiswa negara lain terlibat dalam Batik 5K Fun Run and Walk di Lake Fairfax Park, Virginia, Amerika Serikat. Mereka mengenakan aksesoris khas Indonesia dalam
 
Senin, 16 September 2019 | 08:58:17

Makanan-Makanan Ekstrem Dunia Ini Malah Jadi Favorit Warga

Biasanya makanan disajikan dalam kondisi matang dan menggugah selera. Tentu dibumbui dengan berbagai macam rempah hingga tercium aroma yang menambah nafsu makan. Namun di beberapa negara, justru menyajikan maka
 
Jumat, 13 September 2019 | 14:43:05

Pengusaha Ditahan, Taiwan Imbau Warganya Tak Pergi ke Hong Kong dan China

Taipei - Seorang pengusaha Taiwan ditahan setelah menyeberang dari Hong Kong ke Shenzhen, China. Otoritas Taiwan pun kini melarang setiap warganya untuk bepergian ke Hong Kong atau Chin
 
Jumat, 13 September 2019 | 13:22:39

Duh! 2 Penerjun Payung Nyaris Tabrakan dengan Jet F-15 di Langit Inggris

London - Dua penerjun payung nyaris saja bertabrakan dengan dua jet tempur Amerika Serikat (AS) yang mengudara di wilayah udara Inggris. Insiden nyaris tabrakan ini diduga sebagian
 
Jumat, 13 September 2019 | 09:26:33

Raja-Raja di Dunia Pilih Hidup Sederhana, Tak Mewah-mewahan

Merdeka.com - Berstatus sebagai raja memang punya banyak keuntungan, salah satunya mendapat pelayanan khusus. Namun ada sisi lain dari seorang raja selain soal kemewahan, yaitu kehidupan sederhana. Meski t
 
 
 
Terpopuler

1

17 Sep 2019 16:26 | 163 views
internasional

Belajar dari Cara Australia Atasi Kebakaran Hutan Tanpa Air

2

19 Sep 2019 14:28 | 114 views
internasional

Pria AS Tembak Mati 3 Remaja yang Hendak Merampoknya

4

18 Sep 2019 09:50 | 99 views
internasional

Bocah 4 Tahun di Texas AS Tewas Ditembak Kakak Kandung

5

16 Sep 2019 10:07 | 91 views
internasional

Saat Mahasiswa di Amerika Ikut Lomba Lari Pakai Aksesoris Batik

 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top