Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 21 Juni 2019 | 13:59:23
Internasional

Mahathir Tak Senang Penetapan Tersangka MH17, PM Belanda: Bikin Bingung

Sebarkan:
Dok: Reuters
Kerangka MH17 yang dipamerkan tim penyidik yang dipimpin Belanda beberapa tahun lalu.
Amsterdam - Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte, menyebut PM Malaysia, Mahathir Mohamad, memicu kebingungan dengan mengkritik keputusan mengadili empat tersangka terkait jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17.Mahathir sebelumnya mengaku tak senang dengan penetapan tiga warga Rusia dan satu warga Ukraina sebagai tersangka itu.

Mahathir menyebut langkah tim penyidik yang dipimpin Belanda untuk mendakwa tiga warga Rusia dan satu warga Ukraina atas tindak pembunuhan terkait tragedi MH17 yang terjadi pada Juli 2014 lalu, sebagai hal yang 'konyol' dan 'didasari motif politik' terhadap Rusia.

"Saya memahami -- dan tentu saya juga merasakan bahwa -- para kerabat korban sangat kecewa soal itu (komentar Mahathir) dan bahwa itu menyebar kebingungan," ucap PM Rutte kepada wartawan saat dimintai tanggapan soal komentar Mahathir, seperti dilansir AFP, Jumat (21/6/2019).

Tanggapan itu disampaikan PM Rutte sebelum menghadiri pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia. PM Rutte menyatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Belanda akan menghubungi pemerintah Malaysia untuk membahas komentar Mahathir. Dia menambahkan bahwa dirinya ingin 'menunggu hasilnya terlebih dulu sebelum menyampaikan pernyataan lebih lanjut'.

Dalam pernyataan terpisah, Piet Ploeg selaku ketua yayasan yang mewakili korban MH17 asal Belanda, menyebut komentar Mahathir 'aneh'. "Itu menjadi tamparan yang tidak dipercaya bagi keluarga korban di Malaysia dan juga di Belanda," ucapnya.

"Itu sungguh mengejutkan bahwa Perdana Menteri Malaysia akan meragukan hasil temuan aparat kehakimannya sendiri. Orang-orang kehakimannya sendiri sungguh-sungguh ada di balik temuan (tim internasional) itu," cetus Ploeg dalam pernyataan kepada media lokal Belanda, NU.nl.

Pada 17 Juli 2014, penerbangan MH17 yang menggunakan pesawat jenis Boeing 777 itu sedang terbang dari Amsterdam, Belanda menuju Kuala Lumpur saat ditembak jatuh oleh sebuah rudal dari wilayah Ukraina Timur, yang saat itu dikuasai kelompok pemberontak pro-Rusia. Sedikitnya 298 orang, yang sebagian besar warga Belanda dan termasuk juga 12 warga negara Indonesia (WNI), tewas dalam insiden itu.

Malaysia sebagai negara yang memiliki maskapai Malaysia Airlines menjadi bagian dari tim penyidik internasional yang dipimpin Belanda dan terdiri dari Australia, Belgia dan Ukraina. Tim itu berupaya untuk mengidentifikasi dan mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya MH17.

Pada Rabu (19/6) waktu setempat, tim penyidik internasional membeberkan empat nama tersangka di balik penembakan jatuh MH17. Keempatnya terdiri dari tiga warga Rusia bernama Igor Girkin, Sergey Dubinskiy dan Oleg Pulatov, juga satu warga Ukraina bernama Leonid Kharchenko. Keempatnya dijerat dakwaan pembunuhan dan akan mulai disidang pada Maret 2020 mendatang.

Mahathir dalam komentarnya malah menyebut dakwaan itu 'konyol' dan menyatakan tidak yakin dengan penyelidikan yang dipimpin Belanda itu.

"Kami sangat tidak senang, karena sejak awal itu telah menjadi isu politik soal bagaimana menuduh Rusia melakukan kesalahan. Bahkan sebelum mereka memeriksa kasus ini, mereka telah mengklaim itu (penembakan jatuh MH17) dilakukan oleh Rusia," kata Mahathir kepada para wartawan setempat.

"Sejauh yang kami ketahui, kami ingin bukti kesalahan (bahwa Rusia melakukannya). Namun sejauh ini, tidak ada bukti. Hanya desas-desus. Ini hal yang konyol. Seseorang menembakkan senjata dan Anda tidak bisa melihat itu siapa, tapi Anda tahu siapa yang menembak," imbuh Mahathir.

Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pernyataan terpisah menyatakan pihaknya 'mengapresiasi' pengumuman yang disampaikan oleh tim penyidik yang dipimpin Belanda soal MH17.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 Juli 2019 | 07:47:35

Diikuti 49 Mahasiswa Baru, Akbid Husada Gemilang Mulai Kegiatan Moka

TEMBILAHAN - Akademi Kebidanan (Akbid) Husada gemilang membuka kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOKA) di Kampus Akbid Jalan Pendidikan Tembilahan. Senin (22/07/2019). Dalam pembukaan kegiatan yang akan b
Senin, 22 Juli 2019 | 19:36:48

H. Alfedri Lantik 7 Pj Penghulu didua Kecamatan di Kab. Siak

SIAK - Bupati Siak Alfedri melantik 7 Pejabat (Pj) Penghulu Kampung di dua Kecamatan, yaitu kecamatan Kerinci Kanan dan Lubuk dalam. Pelantikan dilakukan di aula Kantor Camat Kerinci Kanan, Senin Siang (22/7/19
Senin, 22 Juli 2019 | 19:34:00

Lepas JCH Siak Menuju Embarkasi Haji Antara, Alfedri Doakan Semoga Menjadi Haji Mabrur

SIAK - Bupati Siak Alfedri melepas Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Siak, yang diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru dari halaman Asrama Haji Kabupaten Siak, Senin pagi (22/7/19).Sebanyak 213
Senin, 22 Juli 2019 | 19:20:10

Raih Akreditasi Paripurna, Bupati Alfedri Minta RSUD Tengku Rafian Tingkatkan Kualitas Pelayanan

SIAK - Pasca diraihnya sertifikat akreditasi paripurna bintang lima, RSUD Tengku Rafian Siak saat ini dalam hal sertifikasi telah dinyatakan setara dengan sejumlah rumah sakit ternama lainnya di Indonesia seper
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Juli 2019 | 16:52:55

Buldoser Israel Hancurkan Rumah-rumah Warga Palestina di Yerusalem

Tepi Barat - Israel mulai menghancurkan sejumlah rumah warga Palestina yang dianggapnya ilegal di wilayah selatan Yerusalem. Penghancuran rumah-rumah di dekat tembok pemisah Israel pada Senin (22/7) pagi wa
 
Senin, 22 Juli 2019 | 13:19:01

Pesawat Buatan Australia Dilarang Terbang Sementara Usai Kecelakaan di Swedia

Canberra - Otoritas penerbangan sipil Australia (CASA) telah melarang terbang pesawat buatan Australia yang terlibat dalam kecelakaan di Swedia yang menewaskan sembilan orang.CASA menangguhkan pengoperasi
 
Senin, 22 Juli 2019 | 09:59:59

Kyoto Animation Dibakar, Polisi Jepang Tetapkan Tersangka Pembakaran

TOKYO - Kepolisian Jepang menetapkan seorang pria sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembakaran sebuah studio animasi di Kyoto.Pria bernama Shinji Aoba kini dalam pengamanan polisi saat dirinya menjalani pera
 
Senin, 22 Juli 2019 | 09:05:32

Serangan Udara Tewaskan 11 Orang di Suriah

JAKARTA - Serangan udara menewaskan sedikitnya 11 orang di barat laut Suriah. Tentara memukul mundur serangan dari gerilyawan itu.Dilansir Reuters, Senin (22/7/2019), media pemerintah melaporkan
 
Senin, 22 Juli 2019 | 09:01:18

8 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri Wanita di Pakistan

Peshawar - Seorang wanita meledakkan bom bunuh diri di barat laut Pakistan. Bom bunuh diri itu menyebabkan delapan orang tewas dan 26 lainnya terluka.Serangan terjadi di Dera Ismail Khan, Minggu
 
Senin, 22 Juli 2019 | 08:53:01

Demo di Hong Kong Kaos, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Peluru Karet

JAKARTA - Demonstrasi di Hong Kong pada Minggu malam ini kaos. Polisi anti huru-hara menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa setelah kantor China di kota itu dipulas dengan t
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:23:12

Raja Salman Izinkan Arab Saudi Kembali Jadi Tuan Rumah Tentara AS

Riyadh - Arab Saudi memutuskan untuk kembali menjadi tuan rumah tentara-tentara Amerika Serikat (AS) dalam langkah gabungan dengan AS untuk meningkatkan keamanan kawasan. Langkah yang mendapat perse
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:18:15

Perdana Menteri Kosovo Mundur Setelah Dipanggil ke Mahkamah Kejahatan Perang

PRISTINA Perdana Menteri Kosovo mengumumkan pengunduran dirinya karena dipanggil ke mahkamah kejahatan perang di Den Haag untuk menjawab pertanyaan dari jaksa penuntut terkait perjuangan kemerdekaan Kos
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:08:23

Ledakan Dahsyat Pabrik Gas di China, 2 Orang Tewas dan 18 Luka

Beijing - Sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik gas di China bagian tengah. Sedikitnya dua orang tewas dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka.Seperti dilansir AFP, Sabtu (20/7/2019), le
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:33:14

Kapal Tanker Disita Iran, Menlu Inggris Peringatkan Konsekuensi Serius

LONDON - Akan ada "konsekuensi-konsekuensi" serius jika Iran tidak melepaskan kapal tanker berbendera Inggris yang disita di kawasan Teluk, tegas Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt."Kami benar-benar jelas ba
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:01:18

Masjid Berusia 1200 Tahun Ditemukan di Israel, Temuan Langka di Dunia

Tel Aviv - Ini adalah salah satu masjid tertua yang pernah ditemukan di Israel. Para arkeolog juga menemukan jejak bekas pertanian dan pemukiman di dekatnya.Para arkeolog mengumumkan telah menemukan masji
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:31:16

Kyoto Animation Dibakar, Jasad Korban Ditemukan Menumpuk di Tangga

TOKYO - Detail mengerikan terkait aksi pembakaran studio Kyoto Animation di Jepang mulai bermunculan. Jenazah para korban dilaporkan ditemukan menumpuk di bagian tangga menuju pintu keluar yang
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 13:53:49

Kebakaran Mengerikan di Studio Kyoto Animation, Saksi Mata: Seperti Neraka

Kyoto - Kebakaran mengerikan di studio milik perusahaan produksi animasi Kyoto Animation di kota Kyoto, Jepang menewaskan 33 orang dan melukai puluhan orang lainnya. Saksi mata menyebut kobaran
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:24:59

Korban Tewas Kebakaran Studio Animasi Jepang Jadi 33 Orang

Kyoto - Korban tewas akibat kebakaran di sebuah studio animasi di Kyoto, Jepang bertambah menjadi 33 orang. Motif di balik aksi pembakaran yang disengaja ini masih diselidiki otoritas setempat. Sepe
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:09:10

Eks PM Pakistan Ditangkap Badan Anti-Korupsi

Islamabad - Badan anti-korupsi Pakistan menangkap mantan PM Pakistan, Shahid Khaqan Abbasi. Penangkapan Abbasi terkait proyek terminal gas alam cair (LNG). Abbasi ditangkap pada Kamis (18/7). Dia di
 
 
 
Terpopuler

1

22 Jul 2019 16:52 | 234 views
Internasional

Buldoser Israel Hancurkan Rumah-rumah Warga Palestina di Yerusalem

2

18 Jul 2019 15:18 | 211 views
Internasional

Studio Animasi di Jepang Sengaja Dibakar, 13 Orang Tewas

3

20 Jul 2019 14:23 | 180 views
Internasional

Raja Salman Izinkan Arab Saudi Kembali Jadi Tuan Rumah Tentara AS

4

18 Jul 2019 08:49 | 132 views
Internasional

Diplomat Turki Tewas Tertembak di Restoran Irak

5

18 Jul 2019 14:19 | 128 views
Internasional

Dewan Hubungan Amerika-Islam Kecam Keras Komentar Rasis Trump

 
 
 
 
Top