Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 12 Juni 2019 | 11:30:50
Internasional

Demonstrasi RUU Ekstradisi Berlanjut, Puluhan Ribu Orang Kepung Gedung Pemerintah Hong Kong

Sebarkan:
Dok: Reuters

HONG KONG Puluhan ribu demonstran memenuhi jalan-jalan penting di sekitar kantor pemerintahan Hong Kong pada Rabu untuk memprotes rancangan undangan-undangan (RUU) ekstradisi yang akan mengizinkan warga Hong Kong dikirim ke China untuk diadili. Aksi para demonstran itu menyebabkan kekacauan di sekitar lokasi unjuk rasa besar-besaran tersebut.

Ribuan pengunjuk rasa berdemo di dan sekitar Jalan Lung Wo, sebuah jalan arteri penting di dekat kantor-kantor Pejabat Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam. Ratusan polisi anti huru hara yang dikerahkan memperingatkan mereka untuk berhenti bergerak maju.

Beberapa pengunjuk rasa membangun barikade untuk memblokir lalu lintas di tengah kota yang menjadi pusat keuangan Asia itu, sementara banyak lainnya menentang seruan polisi untuk mundur. Suasana dan adegan tersebut mengingatkan warga Hong Kong pada demonstrasi pro-demokrasi yang mengguncang kota itu pada akhir 2014.

Pemerintah menyarankan para staf untuk menghindari perjalanan menggunakan mobil ke gedung-gedung pemerintah karena jalan terhalang. Demikian diwartakan Reuters, Rabu (12/6/2019).

Carrie Lam telah berjanji untuk terus maju dengan undang-undang ekstradisi yang kontroversial meskipun ada kekhawatiran mendalam di Hong Kong yang pada Minggu, memicu demonstrasi politik terbesar sejak penyerahannya dari Inggris ke pemerintah Cina pada 1997.

Demonstran dari berbagai spektrum masyarakat Hong Kong mulai bergabung dengan para demonstran pada Rabu pagi ketika bisnis di seluruh kota bersiap untuk melakukan pemogokan.

RUU yang telah menghasilkan pertentangan yang luar biasa luas di dalam dan luar negeri, dijadwalkan untuk debat putaran kedua di Dewan Legislatif pada Rabu. Dewan yang beranggotakan 70 kursi itu dikuasai oleh kubu mayoritas pro-Beijing, meski tidak jelas apakah debat itu akan berjalan sesuai rencana atau tidak.

Lam telah berusaha untuk menenangkan keprihatinan publik dan mengatakan pemerintahannya menciptakan amandemen tambahan pada RUU tersebut, termasuk untuk menjaga hak asasi manusia.

Keputusan untuk tetap maju dengan RUU tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi perekonomian Hong Kong, menyebabkan hilangnya kepercayaan para investor dan mengurangi keuntungan kompetitif yang dimiliki kota itu.

Penyelenggara demonstrasi mengatakan bahwa pada Minggu, sekira satu juta demonstran ikut ambil bagian dan turun ke jalan dalam unjuk rasa menentang RUU ekstradisi. Dilaporkan terjadi sejumlah bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan.

Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengeluarkan saran perjalanan bagi para warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Hong Kong dan akan bepergian ke kota itu untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi-lokasi unjuk rasa.

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong di nomor +852 6773 0466 atau melalui Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kemlu.



Sumber: okezone.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 17 Juni 2019 | 13:49:59

Resmi Jadi Ketua Komisi III, Azis Syamsuddin Optimistis Rampungkan RUU KUHP

JAKARTA - Azis Syamsuddin resmi dilantik menjadi Ketua Komisi III DPR RI. Ia mengatakan langkah pertama yang akan dilakukannya adalah menggelar rapat bersama pimpinan Komisi III. "Yang pertama mekanismenya
Senin, 17 Juni 2019 | 13:47:20

Driver Ojol Jambret HP Bocah di Cengkareng, Istri Diperiksa Polisi

JAKARTA - Polisi masih mengetahui identitas driver ojek online yang menjambret ponsel milik seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat. Istri pelaku telah dimintai keterangan oleh polisi terkait
Senin, 17 Juni 2019 | 13:46:00

Driver Ojol Jambret HP Bocah di Cengkareng, Istri Diperiksa Polisi

JAKARTA - Polisi masih mengetahui identitas driver ojek online yang menjambret ponsel milik seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat. Istri pelaku telah dimintai keterangan oleh polisi terkait
Senin, 17 Juni 2019 | 13:38:31

Istri PM Israel Menyalahgunakan Uang Negara: Dana Dipakai untuk Jasa Katering

TEL AVIV - Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengaku telah menyalahgunakan uang negara. Dia diperintahkan pengadilan untuk membayar USD15.000 atau setara Rp215 juta. Sara N
 
Berita Lainnya
Senin, 17 Juni 2019 | 13:38:31

Istri PM Israel Menyalahgunakan Uang Negara: Dana Dipakai untuk Jasa Katering

TEL AVIV - Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengaku telah menyalahgunakan uang negara. Dia diperintahkan pengadilan untuk membayar USD15.000 atau setara Rp215 juta. Sara N
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:44:46

Houthi Kembali Lancarkan Serangan Drone ke Bandara Abha di Arab Saudi

Riyadh - Kelompok pemberontak Houthi di Yaman kembali melancarkan serangan drone ke bandara di Abha, Arab Saudi selatan. Belum ada laporan mengenai jatuhnya korban dalam serangan tersebut.Media yang dikel
 
Senin, 17 Juni 2019 | 08:58:00

Dituntut Mundur Terkait RUU Ekstradisi, Pemimpin Hong Kong Minta Maaf

HONGKONG - Demonstran menuntut pemimpin Hong Kong Carrie Lam mundur. Demonstran menilai Carrie Lam harus mundur meski pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Ekstradisi ditunda.Carrie Lam dinil
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 11:14:09

Inggris Salahkan Iran Atas Serangan ke 2 Kapal Minyak di Teluk Oman

LONDON - Pemerintah Inggris menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman. Inggris pun menyerukan Iran untuk menghentikan semua bentuk kegiatan destabilisasi.Ment
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 10:13:10

Jawatan Hiburan Bantah Berikan Izin Diskotik Halal di Jeddah Arab Saudi

JEDDAH - Pembukaan White, sebuah klub malam di kota Jeddah, Arab Saudi cukup mengejutkan banyak orang dan mengundang berbagai reaksi, terutama di media sosial. Beberapa pengguna Twitter memuji itu sebagai
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 14:15:27

Bandaranya Diserang Rudal Houthi, Arab Saudi Peringatkan Iran

RIYADH - Pemerintah Arab Saudi menuding musuh lamanya, Iran telah memerintahkan serangan rudal kelompok pemberontak Houthi ke sebuah bandara Saudi. Saudi pun mengingatkan Iran akan adanya konsekuens
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 11:22:35

Syekh Sudais: Serangan ke Bandara Abha Aksi Teror yang Tidak Dapat Ditoleransi

JAKARTA Imam Besar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Syekh Dr Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al Sudais mengecam keras serangan teroris yang dilakukan kelompok Al Houthi yang menyasar Bandara Internasional A
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 10:58:43

Pengamat Asing Protes Dikutip Prabowo Soal Jokowi Neo-Orde Baru

JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyatakan pemerintahan Jokowi bergaya otoritarian Orde Baru. Untuk membenarkannya, tim hukum Prabowo m
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 10:49:23

Putri Raja Salman Akan Diadili di Paris Atas Kasus Pemukulan Pekerja

Riyadh - Putri Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, Putri Hassa binti Salman, akan diadili di Paris, Prancis bulan depan atas tuduhan memerintahkan pengawalnya untuk memukuli seorang
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 10:28:14

Meksiko Jual Pesawat Kepresidenan untuk Atasi Migrasi Ilegal

Mexico City - Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, berjanji akan menggunakan keuntungan dari penjualan pesawat kepresidenannya untuk mendanai upaya-upaya mengatasi migrasi ilegal.Langk
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 09:46:34

Meski Ditentang AS, Turki Datangkan Sistem Rudal S-400 Buatan Rusia

ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan dirinya berharap menerima senjata penangkal pesawat buatan Rusia pada Juli mendatang, di tengah seruan kekhawatiran Amerika Serikat.AS
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 09:03:43

Polisi Rusia Tangkap 400 Pendemo di Aksi Solidaritas untuk Ivan Golunov

Moskow - Polisi Rusia menahan lebih dari 400 orang yang berunjuk rasa di Moskow. Salah satu di antara para pendemo yang menyerukan hukuman bagi polisi yang terlibat dalam dugaan kriminalisasi te
 
Kamis, 13 Juni 2019 | 08:56:22

5 Paramiliter Tewas dalam Serangan Kelompok Militan di India

Srinagar - Kelompok militan menyerang polisi paramiliter India dan menewaskan lima orang. Kelima polisi paramiiter itu tewas dalam serangan terhadap pasukan keamanan yang dikerahkan di kota Kash
 
Rabu, 12 Juni 2019 | 12:00:54

Mahkamah Agung Australia Akan Putuskan Kasus Sunat Perempuan

Sydney - Pihak jaksa penuntut umum dalam kasus sunat perempuan yang pertama dibawa ke pengadilan di Australia, bersikeras untuk menghukum para terdakwa. Dakwaan jaksa sebelumnya dibatalkan oleh pengadilan
 
Rabu, 12 Juni 2019 | 11:30:50

Demonstrasi RUU Ekstradisi Berlanjut, Puluhan Ribu Orang Kepung Gedung Pemerintah Hong Kong

HONG KONG Puluhan ribu demonstran memenuhi jalan-jalan penting di sekitar kantor pemerintahan Hong Kong pada Rabu untuk memprotes rancangan undangan-undangan (RUU) ekstradisi yang akan mengizinkan warga
 
 
 
Terpopuler

1

10 Jun 2019 13:55 | 367 views
Internasional

Australia Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp11 Triliun

3

13 Jun 2019 14:15 | 121 views
Internasional

Bandaranya Diserang Rudal Houthi, Arab Saudi Peringatkan Iran

4

11 Jun 2019 11:32 | 111 views
Internasional

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone yang Diluncurkan Houthi dari Yaman

5

12 Jun 2019 11:09 | 106 views
Internasional

Di London, Indonesia Galang Dukungan Jadi Anggota Dewan IMO

 
 
 
 
Top