Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Senin, 20 Mei 2019 | 11:28:25
Internasional

Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka

Sebarkan:
Dok: Reuters
Donald Trump di Gedung Putih
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan peringatan terbaru untuk Iran di tengah ketegangan kedua negara. Trump menegaskan bahwa Iran akan dihancurkan jika menyerang kepentingan-kepentingan AS.

"Jika Iran ingin bertempur, maka itu akan menjadi akhir resmi dari Iran. Jangan pernah lagi mengancam Amerika Serikat," tegas Trump dalam pernyataan via akun Twitter resminya, seperti dilansir AFP, Senin (20/5/2019).

Ketegangan antara AS dan Iran semakin meningkat setelah AS mengerahkan kapal induk dan sejumlah pesawat pengebom B-52 ke kawasan Teluk Arab. Pengerahan itu disebut AS sebagai upaya menangkal 'ancaman' Iran. Klaim ini menuai skeptisisme di luar AS.

Beberapa hari terakhir, Gedung Putih mengirimkan sinyal beragam soal ketegangan AS-Iran, di tengah laporan-laporan media soal pertikaian di dalam jajaran kabinet Trump soal seberapa keras Iran harus dilawan.

Pemerintah Trump telah memerintahkan penarikan staf diplomat non-esensial dari wilayah Irak, dengan alasan adanya ancaman dari kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran di kawasan Irak. Pada Minggu (19/5) waktu setempat, sebuah roket Katyusha ditembakkan ke Zona Hijau di Baghdad yang menjadi lokasi kantor pemerintahan dan kedutaan berbagai negara termasuk AS. Tidak diketahui pasti siapa yang bertanggung jawab atas roket itu.

Menurut laporan media-media AS, penasihat keamanan Trump, John Bolton, mendorong kebijakan garis keras terhadap Iran. Namun yang lainnya melawan dorongan Bolton. Trump sendiri pernah menyatakan dirinya harus 'melunakkan' Bolton.

Sejumlah sumber yang dikutip media terkemuka AS, New York Times, menyebut Trump telah menyampaikan kepada tim keamanan nasional dan para pejabat AS lain untuk menghindari konflik bersenjata dengan Iran. "Dia (Trump) tidak ingin berperang," ujar seorang pejabat yang tak ingin disebut namanya.

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengesampingkan prospek perang baru di kawasan. Zarif menegaskan bahwa Iran menentang perang dan menyebut tidak ada satupun pihak yang memiliki 'ilusi' untuk berhadapan langsung dengan Iran.

"Kami yakini...tidak akan ada perang karena tidak ada satupun yang menginginkan perang dan tidak ada satu pihaknya yang berangan-angan menghadapi Iran di kawasan," sebut Zarif kepada kantor berita IRNA.

Menanggapi situasi tegang di kawasan Teluk Arab, Arab Saudi menyerukan digelarnya perundingan darurat regional. Laporan Saudi Press Agency (SPA) menyebut Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud mengundang para pemimpin negara-negara Teluk dan anggota Liga Arab untuk menghadiri dua pertemuan darurat di Mekah pada 30 Mei mendatang. Pertemuan itu dimaksudkan untuk membahas hal yang disebut sebagai 'agresi dan konsekuensinya'.

Di sisi lain, otoritas Saudi juga menyatakan pihaknya tidak ingin berperang dengan Iran, namun siap mempertahankan diri. "(Saudi) Tidak ingin peran, tidak mencari perang dan akan melakukan semuanya untuk mencegahnya," tegas Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, dalam pernyataannya.

"Tapi pada saat bersamaan, jika pihak lain memilih perang, kerajaan akan merespons dengan kekuatan dan tekad untuk mempertahankan diri dan kepentingan," imbuhnya.

Diketahui bahwa beberapa hari lalu, sejumlah kapal tanker Saudi diserang secara misterius di perairan dekat Uni Emirat Arab. Tidak hanya itu, sebuah fasilitas minyak Saudi juga diserang oleh drone yang diklaim dikendalikan oleh pemberontak Houthi di Yaman. Saudi menuduh Iran memerintahkan serangan drone itu.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 September 2019 | 21:47:09

17 Haktar Lahan Terbakar di Penyaguan, Tim 8 Sub Satgas Gab II Kodim Inhu Kesulitan Padamkan Api

INHU - Kembali terjadi kebakaran lahan perkebunan masyarakat seluas lebih kurang 17 haktar di Desa Penyaguan Kecamatan Batanggansal, Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, dalam memadamkan titik api tim 8 Sub S
Jumat, 20 September 2019 | 21:07:12

Etape Ke 3 Tour de Siak Akan digelar Pukul 9 Pagi

SIAK - Etape Ke 3 Tour de Siak 2019 dengan rute Siak, Buatan, Siak direncakan akan digelar pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Ini dikatakan Race Director, Sondi Sampurno saat diwawancara awak media, Jumat
Jumat, 20 September 2019 | 20:50:56

Cegah ISPA Akibat Kabut Asap Polres Tanjungpinang Bersama Para Pelajar Bagikan Masker

Polres Tanjungpinang bersama SMK Negeri 3 Tanjungpinang membagikan sebanyak 5000 (lima ribu) lembar masker kepada para pengguna jalan baik pengendara sepeda motor, mobil dan pejalan kaki bertempat di persimpang
Jumat, 20 September 2019 | 20:31:46

Bupati Amril Mukminin Lepas Ribuan Peserta Pawai Taaruf MTQ Ke-44 Tingkat Kabupaten Bengkalis

Duri - Bupati Amril Mukminin lepas ribuan peserta pawai taaruf di pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis yang digelar di Kecamatan Mandau, Jum'at,(20/9). Dan dikabari
 
Berita Lainnya
Jumat, 20 September 2019 | 10:32:04

Hari-hari Kelam di Kampus Pakistan Usai Seorang Profesor Dituduh Menghina Islam

Profesor Khalid Hameed, mengabdikan dirinya sebagai dosen sastra Inggris di Government Sadiq Egerton College, Kota Bahawalpur, Pakistan. Baginya, bukan masalah untuk datang lebih awal setiap harinya. Termasuk,
 
Kamis, 19 September 2019 | 14:28:20

Pria AS Tembak Mati 3 Remaja yang Hendak Merampoknya

Georgia - Seorang pria di Georgia, Amerika Serikat (AS), menembak mati tiga remaja yang hendak merampok dirinya. Dalam kasus penembakan maut ini, pria tersebut bisa bebas dari jeratan h
 
Kamis, 19 September 2019 | 08:51:05

Bangga! Kayu Asal Indonesia Bersaing di Pasar Internasional

Jakarta -Sebagai salah satu negara dengan iklim tropis terbaik di dunia, Indonesia memiliki karunia hasil sumber daya alam yang berlimpah dan potensi ekspor yang sangat besar. Melihat keadaan ini, PT Sumbe
 
Rabu, 18 September 2019 | 15:07:01

Dua Warga Malaysia Tertangkap Selundupkan 1 Ton Bahan Narkoba ke Australia ABC Australia - detikNews

Canberra -Usaha menyeludupkan bahan-bahan kimia ke Australia yang bisa digunakan untuk memproduksi obat terlarang semakin bervariasi.Pada 10 September lalu, dua warga Malaysia ditahan di Sydney oleh petuga
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:58:12

Kereta Tiba-tiba Tergelincir di Hong Kong, 8 Orang Luka-luka

Hong Kong - Sebuah kereta api tiba-tiba tergelincir di Hong Kong hari Selasa (17/9) ini. Insiden ini mengancam terjadinya kekacauan komuter saat jam sibuk di jantung pusat finansial Asia tersebut
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:54:34

Korban Tewas Bom Bunuh Diri Jelang Pemilu di Afghanistan Jadi 48 Orang

Kabul - Korban ledakan bom bunuh diri jelang pemilu di Afghanistan menjadi 48 orang. Selain itu ada puluhan orang terluka akibat dua ledakan yang terjadi hari ini.Seperti dilansir 
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:50:50

Bocah 4 Tahun di Texas AS Tewas Ditembak Kakak Kandung

Texas - Bocah 4 tahun tewas ditembak kakak kandungnya yang berumur 5 tahun. Polisi menyebut peristiwa ini terjadi saat ibu kandung kedua bocah tidur di kamar lainnya.Seperti dilansir ABC News, Selasa
 
Selasa, 17 September 2019 | 16:26:27

Belajar dari Cara Australia Atasi Kebakaran Hutan Tanpa Air

Canberra -Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI hari Senin (16/9/2019) menyatakan kebakaran hutan dan lahan di Australia kemungkinan ikut memicu kejadian serupa di Kalimantan saat ini. Bagaimana Au
 
Selasa, 17 September 2019 | 09:17:54

Jerman Siapkan 75 M Euro Untuk Penanggulangan Perubahan Iklim

Berlin -Partai-partai koalisi pemerintahan Jerman, CDU, CSU dan SPD sejak Jumat lalu (14/9) mulai membahas paket kebijakan untuk penanggulangan perubahan iklim. Kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya men
 
Senin, 16 September 2019 | 13:32:30

Kapal Wisata Terbalik, India Gelar Operasi Pencarian 39 Orang yang Hilang

New Delhi - Otoritas India melakukan operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan 39 orang yang hilang setelah kapal wisata mereka terbalik di sungai yang arusnya deras.Kepolisian lokal men
 
Senin, 16 September 2019 | 10:07:49

Saat Mahasiswa di Amerika Ikut Lomba Lari Pakai Aksesoris Batik

Washington DC - Ratusan warga Indonesia dan mahasiswa negara lain terlibat dalam Batik 5K Fun Run and Walk di Lake Fairfax Park, Virginia, Amerika Serikat. Mereka mengenakan aksesoris khas Indonesia dalam
 
Senin, 16 September 2019 | 08:58:17

Makanan-Makanan Ekstrem Dunia Ini Malah Jadi Favorit Warga

Biasanya makanan disajikan dalam kondisi matang dan menggugah selera. Tentu dibumbui dengan berbagai macam rempah hingga tercium aroma yang menambah nafsu makan. Namun di beberapa negara, justru menyajikan maka
 
Jumat, 13 September 2019 | 14:43:05

Pengusaha Ditahan, Taiwan Imbau Warganya Tak Pergi ke Hong Kong dan China

Taipei - Seorang pengusaha Taiwan ditahan setelah menyeberang dari Hong Kong ke Shenzhen, China. Otoritas Taiwan pun kini melarang setiap warganya untuk bepergian ke Hong Kong atau Chin
 
Jumat, 13 September 2019 | 13:22:39

Duh! 2 Penerjun Payung Nyaris Tabrakan dengan Jet F-15 di Langit Inggris

London - Dua penerjun payung nyaris saja bertabrakan dengan dua jet tempur Amerika Serikat (AS) yang mengudara di wilayah udara Inggris. Insiden nyaris tabrakan ini diduga sebagian
 
Jumat, 13 September 2019 | 09:26:33

Raja-Raja di Dunia Pilih Hidup Sederhana, Tak Mewah-mewahan

Merdeka.com - Berstatus sebagai raja memang punya banyak keuntungan, salah satunya mendapat pelayanan khusus. Namun ada sisi lain dari seorang raja selain soal kemewahan, yaitu kehidupan sederhana. Meski t
 
 
 
Terpopuler

1

17 Sep 2019 16:26 | 166 views
internasional

Belajar dari Cara Australia Atasi Kebakaran Hutan Tanpa Air

2

19 Sep 2019 14:28 | 116 views
internasional

Pria AS Tembak Mati 3 Remaja yang Hendak Merampoknya

4

18 Sep 2019 09:50 | 100 views
internasional

Bocah 4 Tahun di Texas AS Tewas Ditembak Kakak Kandung

5

16 Sep 2019 10:07 | 93 views
internasional

Saat Mahasiswa di Amerika Ikut Lomba Lari Pakai Aksesoris Batik

 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top